Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPaus Hilarius
Artikel Wikipedia

Paus Hilarius

Paus Hilarius, juga dikenal sebagai Hilarius dari Roma, adalah seorang uskup Roma yang memimpin Gereja Katolik sebagai Paus dari tahun 461 hingga 468 M. Ia lahir di Sardinia, sekitar tahun 355 M, dalam sebuah keluarga Kristen yang saleh. Nama "Hilarius" berasal dari bahasa Latin yang berarti "ceria" atau "gembira," mencerminkan sifatnya yang penuh kelembutan dan kebijaksanaan.

Paus Gereja Katolik dari tahun 461 hingga 468 M
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Paus Hilarius
Santo Paus

Hilarius
Paus Hilarius
Awal masa kepausan
17 November (?) 461
Akhir masa kepausan
28 Februari (?) 468
PendahuluLeo I
PenerusSimplisius
Informasi pribadi
Nama lahirHilarus atau Hilarius
Lahirtidak diketahui
Sardinia, Italia
Meninggal28 Februari (?) 468
Roma, Italia

Paus Hilarius, juga dikenal sebagai Hilarius dari Roma, adalah seorang uskup Roma yang memimpin Gereja Katolik sebagai Paus dari tahun 461 hingga 468 M. Ia lahir di Sardinia, sekitar tahun 355 M, dalam sebuah keluarga Kristen yang saleh. Nama "Hilarius" berasal dari bahasa Latin yang berarti "ceria" atau "gembira," mencerminkan sifatnya yang penuh kelembutan dan kebijaksanaan.

Awal Karier dalam Gereja

Hilarius memulai karier gerejawinya sebagai diakon di bawah Paus Leo I, yang kemudian dikenal sebagai Paus Leo Agung. Dalam kapasitas ini, ia menunjukkan dedikasi yang mendalam terhadap doktrin ortodoks dan kesatuan Gereja. Ia memainkan peran penting dalam melawan ajaran sesat Eutychianisme, yang menyangkal dua kodrat Kristus, yaitu kodrat ilahi dan kodrat manusiawi-Nya.

Pada tahun 449 M, Hilarius diutus oleh Paus Leo I ke Konsili Efesus yang dikenal sebagai "Sinode Pencuri." Dalam konsili ini, Hilarius berani menentang keputusan-keputusan yang mendukung Eutychianisme. Keberanian ini hampir mengorbankan nyawanya, tetapi ia berhasil kembali ke Roma dengan selamat.

Pemilihan sebagai Paus

Setelah kematian Paus Leo I pada tahun 461 M, Hilarius terpilih sebagai penggantinya. Pemilihannya diterima dengan luas karena reputasinya sebagai pembela iman yang teguh dan seorang gembala yang bijaksana.

Kepemimpinan sebagai Paus

Selama masa kepausannya, Paus Hilarius bekerja keras untuk memperkuat otoritas Gereja Roma dan menjaga kesatuan doktrin. Ia melanjutkan perjuangan melawan berbagai ajaran sesat, termasuk Monofisitisme, yang mengajarkan bahwa Kristus hanya memiliki satu kodrat ilahi.

Hilarius juga memperkuat administrasi Gereja, terutama melalui berbagai dekrit yang mengatur hubungan antara uskup dan imam di berbagai wilayah. Ia memastikan bahwa uskup yang diangkat harus disetujui oleh Tahta Suci, untuk menjaga kesatuan ajaran dan disiplin.

Karya Pastoral dan Konstruksi Gereja

Paus Hilarius dikenal sebagai seorang pembangun. Ia memerintahkan renovasi dan pembangunan beberapa gereja di Roma, termasuk Basilika Santo Yohanes Lateran, tempat kediaman resmi para paus pada masa itu. Ia juga mendirikan oratorium dan biara untuk memperkuat kehidupan rohani di kota Roma.

Surat Apostolik

Hilarius menulis beberapa surat apostolik yang menegaskan supremasi Tahta Roma dalam masalah-masalah doktrin. Surat-surat ini menjadi dasar penting bagi pengembangan doktrin primasi paus di kemudian hari.

Kematian dan Kanonisasi

Paus Hilarius wafat pada 29 Februari 468 M. Ia dimakamkan di Basilika Santo Laurensius di Roma. Meskipun ia tidak dikanonisasi secara formal, Gereja menghormatinya sebagai seorang santo karena kesalehan hidupnya dan komitmennya terhadap iman Katolik.

Warisan

Paus Hilarius dikenang sebagai seorang gembala yang setia, pembela iman yang gigih, dan seorang pembangun yang penuh visi. Pemerintahannya menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Gereja, khususnya dalam memperkokoh otoritas paus dan melestarikan doktrin ortodoks.

Hari Peringatan

Hari peringatan Santo Hilarius dirayakan setiap tanggal 28 Februari di Gereja Katolik. Ia dipandang sebagai teladan iman, keberanian, dan kebijaksanaan bagi umat Kristen sepanjang masa.

Lihat pula

  • Hilarius dari Poitiers, seorang Pujangga Gereja yang hidup seabad sebelum Paus Hilarius.

Pranala luar

  • (Inggris) Ensiklopedia Katolik: Santo Paus Hilarius
  • (Inggris) Henry Wace, Biographical Dictionary
Didahului oleh:
Leo I (Leo Agung)
Paus
461 – 468
Diteruskan oleh:
Simplisius

Referensi

  1. Alban Butler, Paul Burns. Butler's Lives of the Saints: February, p. 266. A&C Black, 1995. ISBN 9780860122517
  2. "CATHOLIC ENCYCLOPEDIA: Pope Saint Hilarus". www.newadvent.org.
  3. ""Hilarius", Pontiffs, The Holy See".
  4. One or more of the preceding sentences incorporates text from a publication now in the public domain: Kirsch, Johann Peter (1910). "Pope Saint Hilarus". In Herbermann, Charles (ed.). Catholic Encyclopedia. Vol. 7. New York: Robert Appleton Company. Retrieved 31 March 2019.
  5. Chapman, John. "Dioscurus." The Catholic Encyclopedia Vol. 5. New York: Robert Appleton Company, 1909. 31 March 2019Public Domain This article incorporates text from this source, which is in the public domain.
  • l
  • b
  • s
Paus Gereja Katolik
  • Daftar paus
    • grafik
    • masa jabatan
    • orang kudus
  • Nama Paus
  • Abdikasi Paus
    • Paus emeritus
  • Antipaus
  • Paus terpilih
Abad ke-1
s.d. ke-4
  • Petrus
  • Linus
  • Anakletus
  • Klemens I
  • Evaristus
  • Aleksander I
  • Sistus I
  • Telesforus
  • Higinus
  • Pius I
  • Anisetus
  • Soter
  • Eleuterus
  • Viktor I
  • Zefirinus
  • Kalistus I
  • Urbanus I
  • Pontianus
  • Anterus
  • Fabianus
  • Kornelius
  • Lusius I
  • Stefanus I
  • Sistus II
  • Dionisius
  • Feliks I
  • Eutikhianus
  • Kaius
  • Marselinus
  • Marselus I
  • Eusebius
  • Miltiades
  • Silvester I
  • Markus
  • Yulius I
  • Liberius
  • Damasus I
  • Sirisius
  • Anastasius I
Abad ke-5
s.d. ke-8
  • Inosensius I
  • Zosimus
  • Bonifasius I
  • Selestinus I
  • Sistus III
  • Leo I
  • Hilarius
  • Simplisius
  • Feliks III
  • Gelasius I
  • Anastasius II
  • Simakhus
  • Hormidas
  • Yohanes I
  • Feliks IV
  • Bonifasius II
  • Yohanes II
  • Agapitus I
  • Silverius
  • Vigilius
  • Pelagius I
  • Yohanes III
  • Benediktus I
  • Pelagius II
  • Gregorius I
  • Sabianus
  • Bonifasius III
  • Bonifasius IV
  • Adeodatus I
  • Bonifasius V
  • Honorius I
  • Severinus
  • Yohanes IV
  • Teodorus I
  • Martinus I
  • Eugenius I
  • Vitalianus
  • Adeodatus II
  • Donus
  • Agato
  • Leo II
  • Benediktus II
  • Yohanes V
  • Konon
  • Sergius I
  • Yohanes VI
  • Yohanes VII
  • Sisinius
  • Konstantinus
  • Gregorius II
  • Gregorius III
  • Zakharias
  • Stefanus II
  • Paulus I
  • Stefanus III
  • Adrianus I
  • Leo III
Abad ke-9
s.d. ke-12
  • Stefanus IV
  • Paskalis I
  • Eugenius II
  • Valentinus
  • Gregorius IV
  • Sergius II
  • Leo IV
  • Benediktus III
  • Nikolaus I
  • Adrianus II
  • Yohanes VIII
  • Marinus I
  • Adrianus III
  • Stefanus V
  • Formosus
  • Bonifasius VI
  • Stefanus VI
  • Romanus
  • Teodorus II
  • Yohanes IX
  • Benediktus IV
  • Leo V
  • Sergius III
  • Anastasius III
  • Lando
  • Yohanes X
  • Leo VI
  • Stefanus VII
  • Yohanes XI
  • Leo VII
  • Stefanus VIII
  • Marinus II
  • Agapitus II
  • Yohanes XII
  • Benediktus V
  • Leo VIII
  • Yohanes XIII
  • Benediktus VI
  • Benediktus VII
  • Yohanes XIV
  • Yohanes XV
  • Gregorius V
  • Silvester II
  • Yohanes XVII
  • Yohanes XVIII
  • Sergius IV
  • Benediktus VIII
  • Yohanes XIX
  • Benediktus IX
  • Silvester III
  • Benediktus IX
  • Gregorius VI
  • Klemens II
  • Benediktus IX
  • Damasus II
  • Leo IX
  • Viktor II
  • Stefanus IX
  • Nikolaus II
  • Aleksander II
  • Gregorius VII
  • Viktor III
  • Urbanus II
  • Paskalis II
  • Gelasius II
  • Kalistus II
  • Honorius II
  • Inosensius II
  • Selestinus II
  • Lusius II
  • Eugenius III
  • Anastasius IV
  • Adrianus IV
  • Aleksander III
  • Lusius III
  • Urbanus III
  • Gregorius VIII
  • Klemens III
  • Selestinus III
  • Inosensius III
Abad ke-13
s.d. ke-16
  • Honorius III
  • Gregorius IX
  • Selestinus IV
  • Inosensius IV
  • Aleksander IV
  • Urbanus IV
  • Klemens IV
  • Gregorius X
  • Inosensius V
  • Adrianus V
  • Yohanes XXI
  • Nikolaus III
  • Martinus IV
  • Honorius IV
  • Nikolaus IV
  • Selestinus V
  • Bonifasius VIII
  • Benediktus XI
  • Klemens V
  • Yohanes XXII
  • Benediktus XII
  • Klemens VI
  • Inosensius VI
  • Urbanus V
  • Gregorius XI
  • Urbanus VI
  • Bonifasius IX
  • Inosensius VII
  • Gregorius XII
  • Martinus V
  • Eugenius IV
  • Nikolaus V
  • Kalistus III
  • Pius II
  • Paulus II
  • Sistus IV
  • Inosensius VIII
  • Aleksander VI
  • Pius III
  • Yulius II
  • Leo X
  • Adrianus VI
  • Klemens VII
  • Paulus III
  • Yulius III
  • Marselus II
  • Paulus IV
  • Pius IV
  • Pius V
  • Gregorius XIII
  • Sistus V
  • Urbanus VII
  • Gregorius XIV
  • Inosensius IX
  • Klemens VIII
Abad ke-17
s.d. ke-20
  • Leo XI
  • Paulus V
  • Gregorius XV
  • Urbanus VIII
  • Inosensius X
  • Aleksander VII
  • Klemens IX
  • Klemens X
  • Inosensius XI
  • Aleksander VIII
  • Inosensius XII
  • Klemens XI
  • Inosensius XIII
  • Benediktus XIII
  • Klemens XII
  • Benediktus XIV
  • Klemens XIII
  • Klemens XIV
  • Pius VI
  • Pius VII
  • Leo XII
  • Pius VIII
  • Gregorius XVI
  • Pius IX
  • Leo XIII
  • Pius X
  • Benediktus XV
  • Pius XI
  • Pius XII
  • Yohanes XXIII
  • Paulus VI
  • Yohanes Paulus I
  • Yohanes Paulus II
Abad ke-21
  • Benediktus XVI
  • Fransiskus
  • Leo XIV
Sejarah
Zaman Klasik dan
Abad Pertengahan Awal
  • Selama Kekaisaran Romawi, hingga 493
    • Di bawah Konstatinus Agung, 312–337
  • Kepausan Ostrogoth, 493–537
  • Kepausan Bizantin, 537–752
  • Kepausan Franka, 756–857
  • Saeculum obscurum, 904–964
  • Zaman Kresentius, 974–1012
Abad Pertengahan
Puncak dan Akhir
  • Kepausan Tuskulum, 1012–1044 / 1048
  • Konflik dengan Romawi Suci, 1048–1257
  • Kepausan kembara
    • Viterbo, 1257–1281
    • Orvieto, 1262–1297
    • Perugia, 1228–1304
  • Kepausan Avignon, 1309–1378
  • Skisma Barat, 1378–1417
Zaman Modern
Awal dan Puncak
  • Kepausan Renaisans, 1417–1534
  • Kepausan Reformasi, 1534–1585
  • Kepausan Barok, 1585–1689
  • Abad Pencerahan, ±1640–1740
  • Kepausan Revolusi, 1775–1848
  • Permasalahan Roma, 1870–1929
  • Vatikan, 1929–sekarang
    • Perang Dunia II, 1939–1945
    • Perang Dingin, 1945–1992
  • Buku
  • Kategori
  •  Portal Katolik
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Republik Ceko
  • Spanyol
Seniman
  • ULAN
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Awal Karier dalam Gereja
  2. Pemilihan sebagai Paus
  3. Kepemimpinan sebagai Paus
  4. Karya Pastoral dan Konstruksi Gereja
  5. Surat Apostolik
  6. Kematian dan Kanonisasi
  7. Warisan
  8. Hari Peringatan
  9. Lihat pula
  10. Pranala luar
  11. Referensi

Artikel Terkait

Daftar orang kudus Katolik

daftar tidak lengkap dari orang dan malaikat yang telah dikanonisasi sebagai santo/a oleh Gereja Katolik. Menurut teologi Katolik, semua santo menikmati

James Charles Stuart

Raja Skotlandia (1566–1625), Raja Inggris dan Irlandia (1603–1625)

Yesus dan perempuan yang berzina

positif bertarikh tahun 546 M, memuat pericope adulterae ini. Surat kedua Paus Callistus bagian 6 memuat kutipan yang rupanya dari Yohanes 8:11 - "Baiklah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026