Dalam hukum kanonik Gereja Katolik, oratorium adalah sebuah tempat yang dirancang atas izin seorang ordinaris untuk ibadat ilahi, melayani beberapa komunitas atau kelompok umat yang berkumpul disana, selain penganut kepercayaan lain juga dapat memiliki akses.Templat:1983CIC Kata "oratorium" berasal dari kata Latin orare yang artinya berdoa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


| Bagian dari seri tentang |
| Hukum Kanonik Gereja Katolik |
|---|
|
|
Dalam hukum kanonik Gereja Katolik, oratorium adalah sebuah tempat yang dirancang atas izin seorang ordinaris untuk ibadat ilahi, melayani beberapa komunitas atau kelompok umat yang berkumpul disana, selain penganut kepercayaan lain juga dapat memiliki akses.Templat:1983CIC Kata "oratorium" berasal dari kata Latin orare yang artinya berdoa.
Oratorium adalah tempat berdoa.[1] Oratorio berasal dari bahasa Latin, ora yang artinya doa, sehingga dalam bahasa latin, oratorium berarti tempat doa.[2] Sebutan ini dipergunakan untuk gereja-gereja atau kapel-kapel pribadi yang mulai dikenal sejak Abad Pertengahan.[1] Asal-usul yang pertama berasal kapel yang dibangun di atas kuburan para martir pada zaman abad 2-3.[1] Karena banyak orang Kristen mengalami penganiayaan dan tidak memiliki gereja sebagai tempat ibadah, maka oratorio juga dipakai sebagai tempat peribadahan.[1] Berdasarkan fungsinya, oratorio dibedakan menjadi 3, pribadi, semi umum dan untuk umum.[1]