Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMuhammad Farhan
Artikel Wikipedia

Muhammad Farhan

Muhammad Farhan adalah seorang pemeran, pembawa acara, penyiar radio, dan politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bandung sejak 20 Februari 2025.

presenter dan politisi asal Indonesia
Diperbarui 24 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Muhammad Farhan
Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung ke-23
Petahana
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurDedi Mulyadi
WakilErwin
Sebelum
Pendahulu
Yana Mulyana
Bambang Tirtoyuliono (Pj.)
A. Koswara (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2019 – 30 September 2024
Jabatan lainAnggota Komisi I (2019–2024)
Grup parlemenFraksi Partai NasDem
Daerah pemilihanJawa Barat I
Informasi pribadi
Lahir
Muhammad Farhan

25 Februari 1970 (umur 56)
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Partai politik  NasDem (2019—sekarang)
Suami/istri
Aryatri Benarto
​
(m. 1998)​
Anak2
AlmamaterUniversitas Padjadjaran
Pekerjaan
  • Pemeran
    pembawa acara
    penyiar radio
    politikus
X: farhanpenyiar Instagram: hmfarhanbdg Tiktok: hmfarhanofficial Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Muhammad Farhan (lahir 25 Februari 1970) adalah seorang pemeran, pembawa acara, penyiar radio, dan politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bandung sejak 20 Februari 2025.

Sebelumnya, Farhan merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai NasDem dan menjabat sejak 1 Oktober 2019 hingga 30 September 2024.[1]

Riwayat Hidup

Kehidupan awal dan pendidikan

Ia lahir dari pasangan Teungku Yazid Hamzah dan Nani Rubiyani dan menghabiskan masa kecilnya di Bandung.[2] Ayahnya adalah seorang guru dan Anggota DPRD–GR Kabupaten Bogor pada dekade 1960an. Tahun 1982, Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Bina Budaya, Bandung. Pendidikan menengah ia mulai tempuh di SMP Negeri 3 Bandung hingga lulus tahun 1985. Selanjutnya, ia menghabiskan masa SMA di SMA Negeri 3 Bandung dan lulus pada 1988. Pendidikan tinggi Ia selesaikan di Jurusan Ekonomi Pembangunan, Universitas Padjadjaran pada tahun 1995.

Ia sempat mengikuti "Fellowship Unity in Diversity" di MIT Sloan School of Management pada tahun 2011.

Karier

Setelah lulus kuliah, Farhan menjadi penyiar di radio Hard Rock FM. Sebagian besar hidupnya ia lebih dikenal sebagai presenter di televisi. Namun kemudian beralih menjadi Wakil Direktur klub sepak bola Persib Bandung, lalu menjadi politikus sejak tahun 2019 hingga kini.

Farhan juga menjadi pengelola radiobobotoh.com sejak 2015. Pada Januari 2016, Farhan menjadi presenter program Nite Time di Metro TV.

Karier profesional

Ia memulai karier di dunia penyiaran sebagai announcer di Radio KLCBS, Bandung pada tahun 1983 – 1984. Tahun 1994 – 1995, ia menjadi tenaga creative di Broadcast Design Indonesia di Jakarta. Ia sempat pindah bidang ke dunia advertising dengan menjadi account executive di Go Ad. Ia mulai masuk ke dunia televisi di RCTI di acara Aksi, Galaksi, Candid Camera pada tahun 1996 – 1997. Ia pindah ke SCTV sebagai main presenter pada periode 1997 – 1998. Tahun 1999 – 2002, ia menjadi main presenter di Pentas Sejuta Aksi (Pesta) Indosiar. Tahun 1999 – 2002, ia mulai dikenal sebagai main announcer di Good Morning Hard Rockers, Hard Rock FM. Tahun 2002 ia menjadi main presenter di acara The Price is Right di Trans TV. Tahun berikutnya ia menjadi presenter Lowongan Kerja di TV7 dan acara Bantal RCTI bersama dengan alm Indra Safera. Pada tahun 2004, ia menjadi presenter 7 Suara di TV 7 dan Lion Air di Metro TV. Pada tahun 2004 – 2006 ia aktif di Trans TV, sebagai host dan creative di acara Lepas Malam, creative dan content di Extravaganza, content di So What Gitu Lho, hingga host di Good Morning on the Weekend. Tahun 2006 – 2007, ia menjadi host dan creative di Om Farhan dan creative dan content di Tawa Sutra di ANTV.

Ia kembali ke dunia radio dengan menjadi announcer di Radio Delta Jakarta, sebagai Announcer. Ia juga merambah dunia olahraga dengan menjadi Direktur PT. Persib Bandung. Ia juga sempat menjadi head trainer media plan for public information office di Kementerian Pemberantasan Narkotika di Afghanistan.

Tahun 2012 ia kembali muncul di dunia televisi dengan menjadi presenter Indonesia Cinta Sehat di MetroTV. Ia juga sempat satu panggung dengan Steve Wozniak saat menjadi moderator di acara Workshop Innovation & Creativity. Tahun 2014 ia menjadi presenter di Keluarga Masa Kini di Net TV.

Karier Politik

Ia terpilih menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2024 dari Partai NasDem di Komisi I. Selama di komisi I ia tercatat mengeluarkan pernyataan bahwa pers banyak menyelamatkan masyarakat dari hoaks COVID–19,[3] menyoroti tunjangan direksi TVRI sebesar Rp 12 Miliar yang tidak memiliki kejelasan sumber pendanaan,[4] dan menyoroti program Kabel Bawah Laut Palapa Ring di bawah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kemenkominfo.[5]

Dalam demonstrasi terhadap RUU Penyiaran, ia berada di pihak jurnalis, dengan menyatakan memahami aspirasi demonstran dan berjanji akan mengawal pembahasan RUU tersebut agar tidak berujung menjadi pembatasan terhadap kebebasan pers.[6]

Wali Kota Bandung

Pada Pemilihan Wali kota Bandung 2024, ia dicalonkan bersama Erwin untuk jabatan wali kota Bandung, dengan partai pengusung NasDem dan PKB, didukung pula oleh Partai Buruh dan Gelora. Pendaftaran dilakukan pada tanggal 29 Agustus 2024, setelah sebelumnya mengadakan rangkaian acara Acara Budaya di Titik 0 km, Bandung.[7]

Hasil survei Pemilihan Umum Wali kota Bandung 2024

Sebelumnya, hasil survei Lembaga Survei Riset Indonesia (SeRi) Juli 2024 memperlihatkan bahwa Atalia Praratya memiliki keterpilihan tertinggi. Namun dengan mundurnya Atalia yang digantikan Arfi Rafnialdi, maka Farhan dan Erwin adalah dua calon dengan keterpilihan paling tinggi dari seluruh bakal calon yang memiliki potensi bertarung di Bandung.[8][9]

Hasil Survei Lembaga Survei Bandung Aktual (LSBA) tanggal 20 November 2024 setelah debat terakhir yang dilaksanakan KPU Kota Bandung, menghasilkan elektabiltitas Pasangan Arfi Rafnialdi – Yena Iskandar Masoem 30%, Pasangan Haru Suandharu-Dhani 25%, Pasangan Dandan Riza Wardana-Arif 19,6%, Pasangan Muhammad Farhan -Erwin19% sedangkan yang memilih tidak tahu 1,4%.[10]

Kinerja sebagai Wali kota

Ia termasuk wali kota di Jawa Barat yang menentang kebijakan Dedi Mulyadi terkait study tour dan keputusan ini didukung oleh Wakil Wali Kota Edwin. Keputusan terkait kegiatan ini dilaksanakan asalkan tidak dikaitkan dan tidak dihubungkan dengan nilai akademik.[11][12] Ia juga memutuskan jam masuk sekolah anak-anak di Bandung tidak mengikuti kebijakan yang diputuskan oleh Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat.[13] Ia juga memutuskan peninggalan Ridwan Kamil yaitu Teras Cihampelas/ Cihampelas Skywalk tetap dilakukan renovasi.[14][15]

Berdasarkan situs Metrotvnews.com, 44 persen warga Bandung menyatakan puas dengan kinerja Farhan.[16]

Kehidupan pribadi

Farhan menikah dengan Aryatri di Jakarta pada 27 September 1998. Pernikahan mereka dikaruniai dua orang anak. Istrinya adalah mantan kru film Tusuk Jelangkung (2003). Farhan aktif dalam kegiatan sosial seperti kampanye rajin cuci tangan untuk cegah flu burung dan aktivitas pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.[17]

Bersama istrinya, dengan melibatkan dua putranya, mereka mengembangkan bentuk kepedulian pada autisme lewat akun facebook Au–Tees By–Ridzky lewat desain kaus dunia autisme yang penuh warna. Hal ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa putra pertamanya, Ridzky adalah penyandang autisme.

Ia memutuskan berhenti merokok pada tahun 2008 setelah mendengar anaknya yang ingin meniru dirinya merokok ketika sudah dewasa.[2]

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2007 Jakarta Undercover Operator berita
2014 Crush Produser
2015 The Wedding & Bebek Betutu
2017 Trinity, The Nekad Traveler Bapak
2018 Dilan 1990 Kolonel Adnan
Kesempatan Keduda Pak Roy
2019 Dilan 1991 Kolonel Adnan
Susi Susanti: Love All Try Sutrisno
Trinity Traveler Bapak
2020 Milea: Suara dari Dilan Kolonel Adnan
2024 Glenn Fredly the Movie Penyiar radio

Serial televisi

Tahun Judul Peran Catatan
1995 Spesial Pake Telor Bersama dengan Nico Siahaan
2014 Keluarga Masa Kini Farhan

Serial web

Tahun Judul Peran Catatan
2024 The One Episode 5

Acara televisi

Nama Stasiun
Trik Kamera RCTI
Pesta Indosiar
Detak Detik SCTV
Bantal RCTI
Selimut Trans TV
The Price is Right Trans TV
Tebak Harga Trans TV
Lepas Malam Trans TV
Om Farhan antv
Good Morning on The Weekend Trans TV
Password Jutawan Global TV
Ini Talkshow NET.
Nite Time Metro TV
Sarwo Sarwi Pedalangan TVRI
Tebak Harga Trans TV

Sejarah elektoral

Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Partai politik Perolehan suara Hasil
2019 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Jawa Barat I Partai NasDem 52.033[18] checkY Terpilih
2024 52.545[19] N Tidak Terpilih
Pilkada Lembaga eksekutif Daerah pemilihan Partai politik Perolehan suara Hasil
2024 Wali Kota Bandung Kota Bandung Partai NasDem 523.000 (44,64%) checkY Terpilih

Referensi

  1. ↑ Rencana Farhan Usai Diambil Sumpah Sebagai Anggota DPR RI. dari situs liputan6.com
  2. 1 2 "Stop Merokok, Farhan Rela Dihipnotis". detikhot. Diakses tanggal 2025-06-17.
  3. ↑ Yulianto, Agus (2022-10-02). "Muhammad Farhan: Pers Sukses Selamatkan Publik dari Hoaks Covid-19". Republika. Diakses tanggal 2024-04-09.
  4. ↑ dhf/bac (2020-27-05). "Tunjangan Kerja Rp12 Miliar Direksi Baru TVRI Jadi Sorotan". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2024-04-09.
  5. ↑ Muhammad Farhan: DPR Pasti Kawal Realisasi Palapa Ring Kemkomenfo. dari situs berita jpnn
  6. ↑ Anggota DPR Apresiasi Aksi Jurnalis Tolak RUU Penyiaran. Dari situs RMOL
  7. ↑ Farhan Erwin Resmi Mendaftar Cawalkot Sebelum ke KPU, Gelar Serangkaian Acara Budaya. dari situs republika
  8. ↑ Hasil Survei: Kang Erwin PKB Perkasa di Posisi Pertama Kandidat Pilwalkot Bandung 2024. dari situs rctiplus
  9. ↑ "Sosok Arfi Rafnialdi Masuk Bursa Pilwalkot Bandung 2024 Gantikan Atalia, "Orang Dekat" Ridwan Kamil". Tribunjabar.id. Diakses tanggal 2024-11-24.
  10. ↑ "Survey LSBA Empat Paslon Bersaing Ketat Jelang Pencoblosan". beritasatu.com.
  11. ↑ "Erwin Tetap Dukung Kebijakan Wali Kota Bandung Meski KDM Ancam Pecat Kepsek yang Gelar Study Tour". Tribunjabar.id. Diakses tanggal 2025-07-30.
  12. ↑ Rakyat, Tim Pikiran. "Soal Larangan Study Tour Wali kota Bandung Muhammad Farhan Punya Kebijakan yang Berbeda". Pikiran Rakyat Koran. Diakses tanggal 2025-07-30.
  13. ↑ "Jam Masuk Sekolah di Bandung Beragam, Beda dengan Edaran Dedi Mulyadi". Tempo. 16 Juli 2025 | 10.42 WIB. Diakses tanggal 2025-07-30.
  14. ↑ Bb, Admin (2025-07-12). "Wali kota Bandung, Farhan Pastikan Renovasi Teras Cihampelas Terus Dikawal". Balebandung. Diakses tanggal 2025-07-30.
  15. ↑ "Wali Kota Bandung Farhan Tolak Usulan Dedi Mulyadi Bongkar Skywalk Cihampelas". tempo.co. 2025-07-16. Diakses tanggal 2025-07-30.
  16. ↑ TV, Metro, 44 Persen Warga Kota Bandung Puas Kinerja Farhan, diakses tanggal 2025-07-30
  17. ↑ "Aryatri Benarto: Sosok Istri Wali Kota Bandung 2025-2030 M Farhan, Aktivis Sosial dan Budaya". Tribunjabar.id. Diakses tanggal 2025-02-21.
  18. ↑ "Hasil Pemilu 2019". kpu.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-20. Diakses tanggal 23 Mei 2022.
  19. ↑ "Berita Acara dan Sertifikat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Kabupaten/Kota dalam Wilayah Provinsi Pemilihan Umum Tahun 2024" (PDF). Info Publik Pemilu 2024. Diakses tanggal 2024-11-28.

Pranala luar

  • (Indonesia) Profil di KapanLagi.com
  • Muhammad Farhan di X
  • Riwayat hidup Muhammad Farhan - Diarsipkan 2014-07-14 di Wayback Machine.
  • Situs pribadi
Jabatan politik
Didahului oleh:
Yana Mulyana
Wali Kota Bandung
2025–sekarang
Petahana
  • l
  • b
  • s
Wali Kota Bandung
Era Hindia Belanda
  • E.A. Maurenbrecher (1906–1907)
  • R.E. Krijboom (1907–1908)
  • J.A. van Der Ent (1909–1910)
  • J.J. Verwijk (1910–1912)
  • C.C.B. van Vlenier (1912–1913)
  • B. van Bijveld (1913–1920)
  • Bertus Coops (1920–1921), (1928–1934)
  • S.A. Reitsma (1921–1928)
  • Ir. J.E.A. von Wolzogen Kühr (1929–1935)
  • Mr. J.M. Wesselink (1936–1941)
Lambang Kota Bandung
Era Jepang
  • R. Ating Atmadinata (1941–1945)
Era Kemerdekaan
  • R. Sjamsuridjal (1945–1947)
  • Ir. Oekar Bratakoesoemah (1947–1949 )
  • R. Enoch (1949–1957)
  • R. Priatna Kusumah (1957–1966)
  • R. Didi Djukardi (1966–1968)
  • R. Hidayat Sukarmadidjaja (1968–1970)
  • Otje Djundjunan (1971–1976)
  • H.Utju Djoenaedi (1976–1978)
  • R. Husen Wangsaatmadja (1978–1983)
  • H. Ateng Wahyudi (1983–1988–1993)
  • H. Wahyu Hamidjaja (1993–1998)
  • H. Aa Tarmana (1998–2003)
  • H. Dada Rosada (2003–2013)
  • M. Ridwan Kamil (2013–2018)
  • Oded M. Danial (2018–2021)
  • Yana Mulyana (2021–2023)
  • Muhammad Farhan (2025–sekarang)
  • l
  • b
  • s
Kota Bandung, Jawa Barat
  • Wali Kota: Muhammad Farhan
  • Wakil Wali Kota: Erwin
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Andir
  • Antapani
  • Arcamanik
  • Astanaanyar
  • Babakan Ciparay
  • Bandung Kidul
  • Bandung Kulon
  • Bandung Wetan
  • Batununggal
  • Bojongloa Kaler
  • Bojongloa Kidul
  • Buahbatu
  • Cibeunying Kaler
  • Cibeunying Kidul
  • Cibiru
  • Cicendo
  • Cidadap
  • Cinambo
  • Coblong
  • Gedebage
  • Kiaracondong
  • Lengkong
  • Mandalajati
  • Panyileukan
  • Rancasari
  • Regol
  • Sukajadi
  • Sukasari
  • Sumur Bandung
  • Ujungberung
Lambang Kota Bandung
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Bandung
  • l
  • b
  • s
Kepala daerah petahana di Jawa Barat
Gubernur: Dedi Mulyadi
Bupati
  • Bandung: Dadang Supriatna
  • Bandung Barat: Ritchie Ismail
  • Bekasi: Asep Surya Atmaja (Plt.)
  • Bogor: Rudy Susmanto
  • Ciamis: Herdiat Sunarya
  • Cianjur: Mohammad Wahyu Ferdian
  • Cirebon: Imron Rosyadi
  • Garut: Abdusy Syakur Amin
  • Indramayu: Lucky Hakim
  • Karawang: Aep Syaepuloh
  • Kuningan: Dian Rachmat Yanuar
  • Majalengka: Eman Suherman
  • Pangandaran: Citra Pitriyami
  • Purwakarta: Saepul Bahri Binzein
  • Subang: Reynaldi Putra
  • Sukabumi: Asep Japar
  • Sumedang: Dony Ahmad Munir
  • Tasikmalaya: Cecep Nurul Yakin
Wali Kota
  • Bandung: Muhammad Farhan
  • Banjar: Sudarsono
  • Bekasi: Tri Adhianto Tjahyono
  • Bogor: Dedie Abdu Rachim
  • Cimahi: Ngatiyana
  • Cirebon: Effendi Edo
  • Depok: Supian Suri
  • Sukabumi: Ayep Zaki
  • Tasikmalaya: Viman Alfarizi Ramadhan
Terakhir diperbarui: 4 Juni 2025
  • l
  • b
  • s
Wali kota di Indonesia berdasarkan provinsi
Aceh
  • Banda Aceh: Illiza Sa'aduddin Djamal
  • Langsa: Jeffry Sentana Putra
  • Lhokseumawe: Sayuti Abubakar
  • Sabang: Zulkifli H. Adam
  • Subulussalam: M. Rasyid Bancin
Bali
  • Denpasar: I Gusti Ngurah Jaya Negara
Banten
  • Cilegon: Robinsar
  • Serang: Budi Rustandi
  • Tangerang: Sachrudin
  • Tangerang Selatan: Benyamin Davnie
Bengkulu
  • Bengkulu: Dedy Wahyudi
Gorontalo
  • Gorontalo: Adhan Dambea
Jakarta
  • Jakarta Barat: Uus Kuswanto
  • Jakarta Pusat: Arifin
  • Jakarta Selatan: Muhammad Anwar
  • Jakarta Timur: Munjirin
  • Jakarta Utara: Hendra Hidayat
Jambi
  • Jambi: Maulana
  • Sungai Penuh: Alfin
Jawa Barat
  • Bandung: Muhammad Farhan
  • Banjar: Sudarsono
  • Bekasi: Tri Adhianto Tjahyono
  • Bogor: Dedie Abdu Rachim
  • Cimahi: Ngatiyana
  • Cirebon: Effendi Edo
  • Depok: Supian Suri
  • Sukabumi: Ayep Zaki
  • Tasikmalaya: Viman Alfarizi Ramadhan
Jawa Tengah
  • Magelang: Damar Prasetyono
  • Pekalongan: Achmad Afzan Arslan Djunaid
  • Salatiga: Robby Hernawan
  • Semarang: Agustina Wilujeng Pramestuti
  • Surakarta: Respati Ardi
  • Tegal: Dedy Yon Supriyono
Jawa Timur
  • Batu: Nurochman
  • Blitar: Syauqul Muhibbin
  • Kediri: Vinanda Prameswati
  • Madiun: Bagus Panuntun (Plt.)
  • Malang: Wahyu Hidayat
  • Mojokerto: Ika Puspitasari
  • Pasuruan: Adi Wibowo
  • Probolinggo: Aminuddin
  • Surabaya: Eri Cahyadi
Kalimantan Barat
  • Pontianak: Edi Rusdi Kamtono
  • Singkawang: Tjhai Chui Mie
Kalimantan Selatan
  • Banjarbaru: Erna Lisa Halaby
  • Banjarmasin: Muhammad Yamin HR
Kalimantan Tengah
  • Palangka Raya: Fairid Naparin
Kalimantan Timur
  • Balikpapan: Rahmad Mas'ud
  • Bontang: Neni Moerniaeni
  • Samarinda: Andi Harun
Kalimantan Utara
  • Tarakan: Khairul
Bangka Belitung
  • Pangkalpinang: Saparudin
Kepulauan Riau
  • Batam: Amsakar Achmad
  • Tanjung Pinang: Lis Darmansyah
Lampung
  • Bandar Lampung: Eva Dwiana
  • Metro: Bambang Iman Santoso
Maluku
  • Ambon: Bodewin Melkias Wattimena
  • Tual: Akhmad Yani Renuat
Maluku Utara
  • Ternate: Tauhid Soleman
  • Tidore Kepulauan: Muhammad Senin
Nusa Tenggara Barat
  • Bima: A. Rahman H. Abidin
  • Mataram: Mohan Roliskana
Nusa Tenggara Timur
  • Kupang: Christian Widodo
Papua
  • Jayapura: Abisai Rollo
Papua Barat
Papua Barat Daya
  • Sorong: Septinus Lobat
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
  • Dumai: Paisal
  • Pekanbaru: Agung Nugroho
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
  • Makassar: Munafri Arifuddin
  • Palopo: Naili Trisal
  • Parepare: Tasming Hamid
Sulawesi Tengah
  • Palu: Hadianto Rasyid
Sulawesi Tenggara
  • Baubau: Yusran Fahim
  • Kendari: Siska Karina Imran
Sulawesi Utara
  • Bitung: Hengky Honandar
  • Kotamobagu: Weny Gaib
  • Manado: Andrei Angouw
  • Tomohon: Caroll Senduk
Sumatera Barat
  • Bukittinggi: Ramlan Nurmatias
  • Padang: Fadly Amran
  • Padang Panjang: Hendri Arnis
  • Pariaman: Yota Balad
  • Payakumbuh: Zulmaeta
  • Sawahlunto: Riyanda Putra
  • Solok: Ramadhani Kirana Putra
Sumatera Selatan
  • Lubuklinggau: Rachmat Hidayat
  • Pagar Alam: Ludi Oliansyah
  • Palembang: Ratu Dewa
  • Prabumulih: Arlan
Sumatera Utara
  • Binjai: Amir Hamzah
  • Gunungsitoli: Sowa'a Laoli
  • Medan: Rico Waas
  • Padangsidimpuan: Letnan Dalimunthe
  • Pematangsiantar: Wesly Silalahi
  • Sibolga: Ahmad Syukri Nazri Penarik
  • Tanjungbalai: Mahyaruddin Salim
  • Tebing Tinggi: Iman Irdian Saragih
DI Yogyakarta
  • Yogyakarta: Hasto Wardoyo
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2025
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Jawa Barat, 2019–2024
Jawa Barat I
  • Sodik Mudjahid (Gerindra)
  • Nico Siahaan (PDI-P)
  • Nurul Arifin (Golkar)
  • Muhammad Farhan (NasDem)
  • Ledia Hanifa Amaliah (PKS)
  • Teddy Setiadi (PKS)
  • Agung Budi Santoso (Demokrat)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Barat II
  • Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB)
  • Rachel Maryam (Gerindra)
  • Iis Rosita Dewi (Gerindra)
  • Yadi Srimulyadi (PDI-P)
  • Anang Susanto (Golkar)
  • Ace Hasan Syadzily (Golkar)
  • Rian Firmansyah (NasDem)
  • Diah Nurwitasari (PKS, menggantikan Adang Sudrajat)
  • Ahmad Najib Qodratullah (PAN)
  • Dede Yusuf (Demokrat)
Jawa Barat III
  • Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB)
  • Irwan Ardi Hasman (Gerindra, menggantikan Ahmad Riza Patria)
  • Endang Setyawati Thohari (Gerindra)
  • Diah Pitaloka (PDI-P)
  • Budhy Setiawan (Golkar)
  • Tjetjep Muchtar Soleh (NasDem)
  • Ecky Awal Mucharam (PKS)
  • Eddy Soeparno (PAN)
  • Syarief Hasan (Demokrat)
Jawa Barat IV
  • Heri Gunawan (Gerindra)
  • Ribka Tjiptaning (PDI-P)
  • Dewi Asmara (Golkar)
  • Slamet (PKS)
  • Desy Ratnasari (PAN)
  • Mohamad Muraz (Demokrat)
Jawa Barat V
  • Tommy Kurniawan (PKB)
  • Fadli Zon (Gerindra)
  • Mulyadi (Gerindra)
  • Adian Yunus Yusak Napitupulu (PDI-P)
  • Ravindra Airlangga (Golkar, menggantikan Ichsan Firdaus)
  • Fahmi Alaydroes (PKS)
  • Elly Rachmat Yasin (PPP)
  • Primus Yustisio (PAN)
  • Anton Sukartono Suratto (Demokrat)
Jawa Barat VI
  • Nuroji (Gerindra)
  • Sukur H. Nababan (PDI-P)
  • Wenny Haryanto (Golkar)
  • Mahfudz Abdurrahman (PKS)
  • Nur Azizah Tamhid (PKS)
  • Intan Fauzi (PAN)
Jawa Barat VII
  • Syaiful Huda (PKB)
  • Obon Tabroni (Gerindra)
  • Putih Sari (Gerindra)
  • Rieke Diah Pitaloka (PDI-P)
  • Dadang S. Muchtar (Golkar, menggantikan Dedi Mulyadi)
  • Puteri Anetta Komarudin (Golkar)
  • Saan Mustopa (NasDem)
  • Ahmad Syaikhu (PKS)
  • Daeng Muhammad (PAN)
  • Vera Febyanthy (Demokrat)
Jawa Barat VIII
  • Dedi Wahidi (PKB)
  • Kardaya Warnika (Gerindra)
  • Ono Surono (PDI-P)
  • Selly Andriany Gantina (PDI-P)
  • Bambang Hermanto (Golkar, menggantikan Daniel Mutaqien Syafiuddin)
  • Dave Akbarshah Fikarno (Golkar)
  • Satori (NasDem)
  • Netty Prasetiyani (PKS)
  • Herman Khaeron (Demokrat)
Jawa Barat IX
  • Maman Imanul Haq (PKB)
  • Jefry Romdonny (Gerindra)
  • Tubagus Hasanuddin (PDI-P)
  • Sutrisno (PDI-P)
  • Itje Siti Dewi Kuraesin (Golkar)
  • Nurhasan Zaidi (PKS)
  • Farah Puteri Nahlia (PAN)
  • Linda Megawati (Demokrat)
Jawa Barat X
  • Yanuar Prihatin (PKB)
  • Ardhya Pratiwi Setiowati (Gerindra)
  • Muhamad Nurdin (PDI-P)
  • Agun Gunandjar Sudarsa (Golkar)
  • Surahman Hidayat (PKS)
  • Asep Ahmad Maoshul Affandy (PPP)
  • Didi Irawadi Syamsuddin (Demokrat)
Jawa Barat XI
  • Acep Adang Ruhiat (PKB)
  • Muhammad Husein Fadlulloh (Gerindra)
  • Subarna (Gerindra)
  • Raden Wulansari (Gerindra)
  • Dony Maryadi Oekon (PDI-P)
  • Ferdiansyah (Golkar)
  • Toriq Hidayat (PKS)
  • Nurhayati Effendi Monoarfa (PPP)
  • Haerudin Amin (PAN)
  • Siti Mufattahah (Demokrat)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2019–2024
  • l
  • b
  • s
The Price is Right Indonesia
Musim
  • Musim I (2003–2005)
  • Musim II (2010)
  • Musim III (2016–2018)
  • Musim IV (2020)
Pembawa acara
  • Muhammad Farhan (musim I)
  • Steny Agustaf, Ferry Ardiansyah, Surya Insomnia (musim II)
  • Ananda Omesh, Gracia Indri (musim III)
  • Andhika Pratama, Edric Tjandra (musim IV)
Stasiun TV
  • Trans TV (musim I)
  • Indosiar (musim II)
  • RCTI (musim III)
  • GTV (musim IV)
Rumah produksi
  • Fremantle
Pranala lainnya
  • Tebak Harga (Trans TV, 2001–2002)
  • Daftar babak permainan harga dalam The Price is Right Indonesia
  • l
  • b
  • s
Dilan Universe
Penulis: Pidi Baiq, Sutradara: Fajar Bustomi (Dilan 1990, Dilan 1991, Milea, dan Dilan 1983) • Benni Setiawan (Ancika 1995)
Novel
  • Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990
  • Dilan Bagian Kedua: Dia adalah Dilanku Tahun 1991
  • Milea: Suara dari Dilan
  • Ancika: Dia yang Bersamaku di Tahun 1995
  • Dilan: Wo Ai Ni 1983
Film
  • Dilan 1990
  • Dilan 1991
  • Milea: Suara dari Dilan
  • Ancika: Dia yang Bersamaku 1995
  • Dilan 1983: Wo Ai Ni
Pemeran
  • Iqbaal Ramadhan (Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea)
  • Vanesha Prescilla (Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea)
  • Sissy Priscillia (Dilan 1990 dan Dilan 1991)
  • Ira Wibowo (semua)
  • Adhisty Zara (Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea)
  • Happy Salma (Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea)
  • Muhammad Farhan (Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea)
  • Arbani Yasiz (Ancika 1995)
  • Azizi Asadel (Ancika 1995)
  • Muhammad Adhiyat (Dilan 1983)
  • Malea Emma (Dilan 1983)
  • Adzana Ashel (Dilan 1983)
Hal terkait
  • Pojok Dilan
  • Sistem Dilan
  • Falcon Pictures
  • Max Pictures
  • MD Pictures
  • Enam Sembilan Production
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
Nasional
  • Belanda

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup
  2. Kehidupan awal dan pendidikan
  3. Karier
  4. Karier Politik
  5. Kehidupan pribadi
  6. Filmografi
  7. Film
  8. Serial televisi
  9. Serial web
  10. Acara televisi
  11. Sejarah elektoral
  12. Referensi
  13. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026