Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Wahyu Hidayat

Wahyu Hidayat atau yang juga akrab disapa Pak Mbois adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wali Kota Malang untuk masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Malang sejak 24 September 2023 hingga 10 Agustus 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malang pada periode 2020–2023.

Wali Kota Malang ke-13
Diperbarui 21 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Wahyu Hidayat
Wali Kota Malang ke-13Templat:SHORTDESC:Wali Kota Malang ke-13
Wahyu Hidayat
Wali Kota Malang ke-13
Petahana
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurKhofifah Indar Parawansa
WakilAli Muthohirin
Sebelum
Pendahulu
Iwan Kurniawan (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Penjabat Wali Kota Malang
Masa jabatan
24 September 2023 – 10 Agustus 2024
PresidenJoko Widodo
GubernurKhofifah Indar Parawansa
Sebelum
Pendahulu
Sutiaji
Pengganti
Iwan Kurniawan (Pj.)
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir17 Desember 1966 (umur 59)
Bangkalan, Jawa Timur
Partai politik  Gerindra (2024–sekarang)
Suami/istriAlm. Hanik Andriani
Anak1
AlmamaterInstitut Teknologi Nasional Malang (Ir.)
STIE Mitra Indonesia (M.M.)
Universitas Merdeka Malang (Dr.)
ProfesiPolitikus, Birokrat
Instagram: wahyuhidayatmbois Tiktok: pakmbois.malang Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Wahyu Hidayat atau yang juga akrab disapa Pak Mbois (lahir 17 Desember 1966) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wali Kota Malang untuk masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Malang sejak 24 September 2023 hingga 10 Agustus 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malang pada periode 2020–2023.[2][3]

Kehidupan pribadi

Wahyu Hidayat menikah dengan Hanik Andriani pada tahun 1993. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai satu putri yang kini telah berkeluarga.[4]

Pendidikan

Wahyu lahir di Kabupaten Bangkalan, negara Madura tapi dia menghabiskan masa kecilnya dan menyelesaikan pendidikan dasar di SD Bareng Kulon 2 Malang (1974–1979). Kemudian, ia pindah ke Probolinggo untuk melanjutkan studinya di SMP Negeri 1 Kraksaan (1979–1982) dan SMA Proyek Perintis Sekolah Pembangunan IKIP, yang kini dikenal sebagai SMA Negeri 8 Malang (1982–1985). Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studinya di program studi Teknik Planologi (Sekarang Perencanaan Wilayah dan Kota), Institut Teknologi Nasional Malang dan meraih gelar Insinyur pada tahun 1991.

Pada tahun 1998, ia berhasil meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) setelah mengenyam pendidikan di STIE Mitra Indonesia Yogyakarta selama dua tahun. Dan pada tahun 2018, ia berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Sosial setelah mengenyam pendidikan di Universitas Merdeka Malang selama tiga tahun.

Karier

Pegawai negeri sipil

Ia merupakan lulusan Planologi atau Perencanaan Wilayah Kota Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Ia mula-mula bergabung dengan kantor konsultan tata ruang yang menangani proyek perencanaan wilayah kota di Jawa Timur. Ia kemudian menjadi pegawai di Badan Kepegawaian Kabupaten Malang. Ia kemudian dipindahkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang. Wahyu Hidayat merupakan warga asli Malang. Setelah lulus dari kuliah dari Institut Teknologi Nasional Malang, ia mengawali kariernya sebagai ASN. Bermula jadi ASN yang bertugas membuat dan mengantarkan surat, kini Wahyu Hidayat menempati jabatan penting di Kabupaten Malang sebagai Sekretaris Daerah dan Penjabat Wali Kota Malang.[5]

Ia kemudian mendapat tugas belajar di Rotterdam, Belanda. Sekembalinya ke Indonesia, ia kembali bekerja di Bappeda Kabupaten Malang. Ia sempat memegang berbagai jabatan yang meliputi Camat Tajinan, Kepala Kantor Perumahan Kabupaten Malang, dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang. Pada 2020, ia diangkat menjadi Sekda Kabupaten Malang. Pada 2023, ia diangkat menjadi pelaksana jabatan Wali Kota Malang.[6]

Penjabat Wali Kota Malang (2023–2024)

Wahyu yang pada saat itu merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Malang sejak 24 September 2023 setelah dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.[7] Menjadi penjabat wali Kota selama 10 bulan 17 hari, Wahyu telah mencatatkan sederet prestasi di akhir masa jabatannya. Dia meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Tahun 2024 dari Tempo Media dan Kemendagri pada 30 Agustus 2024. Tiga penghargaan itu, antara lain pemenang Kinerja Total penjabat Wali Kota/Bupati kategori Fiskal Sedang, pemenang kesejahteraan Rakyat penjabat Wali Kota/Bupati kategori Fiskal Sedang, dan pemenang Pelayanan Publik penjabat Wali Kota/ Bupati kategori Fiskal Sedang.[8]

Di bawah kepemimpinan beliau, Kota Malang dinilai berhasil dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Pusat. Karena itu, Kota Malang mendapatkan Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2024 dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.[9]

Menjadi Wali Kota Malang

Pada 29 Agustus 2024, Wahyu Hidayat resmi mendaftarkan diri ikut Pilwali Kota Malang 2024. Ia didampingi oleh Ali Muthohirin yang merupakan politikus PSI dan diusung oleh Gerindra, PSI, PKS, Golkar, NasDem, serta didukung 8 partai non parlemen.[10]

Di tengah ia mengikuti kontestasi Pilkada, Wahyu juga resmi ditetapkan sebagai kader Gerindra. Pada 20 September 2024, Wahyu Hidayat didapuk sebagai Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra Kota Malang.[11] Setelah pemunggutan suara, pasangan Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin mendapat dukungan 203.257 suara atau 49,62 persen dari total suara sah. Mereka lantas ditetapkan oleh KPU Kota Malang sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih pada Kamis, 6 Februari 2025.[12]

Penghargaan

Pegawai negeri sipil

Wahyu Hidayat mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya di HUT ke-1264 Kabupaten Malang. Penghargaan itu diberikan langsung dari Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo yang diserahkan oleh Bupati Malang Sanusi pada 29 November 2024 di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Ia mendapatkan penghargaan tersebut karena telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara selama 30 tahun.[13]

Wali Kota Malang

Pada 12 Juni 2025, Wahyu Hidayat mendapatkan penghargaan bergengsi di ajang Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025. Penghargaan ini diberikan karena komitmennya dalam pembiayaan maupun pengembangan BUMD Air Minum untuk pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi prestisius karena baru kali pertama diterima Wali kota dalam 10 tahun penyelenggaraan IWWEF.[14]

Pada 25 Agustus 2025, Wahyu menerima penghargaan langsung dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, sebagai Pemerintah Kota Terbaik Delineasi Perkotaan; Penganggaran di bidang Perumahan dalam APBD Kabupaten/Kota. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam mendukung Program Strategis Nasional, yakni pembangunan 3 juta rumah bagi rakyat Indonesia. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pengentasan kemiskinan melalui bedah rumah yang sudah tidak layak huni dan pembangunan PSU perumahan bersubsidi.[15]

Pada 11 September 2025, Wahyu Hidayat mendapatkan penghargaan di tingkat nasional karena berkomitmen di dunia pendidikan. Penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan ini diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Jakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya nyata kepala daerah dalam mendukung akses pendidikan yang merata dan meningkatkan infrastruktur pendidikan di wilayahnya. Kota Malang yang dikenal sebagai Kota Pendidikan, menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin setiap anak memperoleh pendidikan berkualitas, merata, dan inklusif.[16]

Pada 25 November 2025, Wahyu menjadi satu-satunya kepala daerah yang menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada High Level Meeting di Surabaya. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas capaian digitalisasi dan pengendalian inflasi di Kota Malang. Tiga penghargaan yang diraih masing-masing adalah TP2DD Kota dengan Realisasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Tertinggi 2025, kabupaten/kota dengan jumlah fase etalase pengendalian inflasi terbanyak, dan Kota dengan Indeks Masyarakat Digital Indonesia Tertinggi 2025.[17]

Pada bulan Desember 2025, Wahyu Hidayat kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kota Malang dinobatkan sebagai Pemerintah Kota Klasifikasi Fiskal Sedang dengan kinerja terbaik kategori penyerapan tenaga kerja serta kategori penurunan ketimpangan kesejahteraan masyarakat atau gini ratio menurut Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.[18] Di bawah kepemimpinannya juga, Kota Malang berhasil meraih Penghargaan Indeks Reformasi Hukum Terbaik II untuk kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, dengan nilai 100 atau sempurna.[19]

Atas keberhasilannya dalam mencanangkan program 1.000 event di Kota Malang, Wahyu berhasil mendapatkan penghargaan pada kategori pengembangan pariwisata serta usaha mikro, kecil, dan menengah di ajang Pemimpin Daerah Award 2025 pada 28 Agustus 2025.[20] Pada 9 Februari 2026 bertepatan dengan Hari Pers Nasional, Wahyu menerima Trofi Abyakta Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia Pusat karena dinilai konsisten mendorong pemajuan kebudayaan di Kota Malang dengan menjadikan kebudayaan sebagai penggerak pembangunan melalui sinergi lintas sektor, dukungan fasilitas dan regulasi, serta pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan solidaritas sosial masyarakat.[21]

Di bidang lingkungan hidup, ia selaku Pembina Program Kampung Iklim mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia karena dinilai memiliki kebijakan yang dinilai pro dengan mitigasi dan adaptasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.[22] Pada 25 Februari 2026, Kota Malang di bawah kepemimpinan Wahyu Hidayat menerima penghargaan tertinggi berupa Sertifikat Menuju Kota Bersih. Penghargaan tersebut diberikan kepada 35 kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai memiliki kinerja baik dalam pengelolaan sampah. Kota Malang berhasil menempati peringkat ketujuh terbaik secara nasional. Malang menjadi kota kedua di Jawa Timur yang memperoleh penghargaan ini. Penghargaan ini diterima langsung olehnya di Jakarta dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026.[23]

Di bawah kepemimpinan beliau, Kota Malang menjadi kota pertama di Jawa Timur yang meraih pengakuan internasional sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO di bidang Media Arts.[24]

Kekayaan

Berdasarkan data LHKPN, laporan kekayaan Wahyu Hidayat pada 29 Maret 2025 adalah Rp 2.578.883.367. Sebesar Rp 1.455.000.000 merupakan tanah dan bangunan, Rp 464.434.000 berbentuk alat transportasi dan mesin, Rp 50.000.000 dalam bentuk harta bergerak lainnya, dan Rp 609.449.367 dalam bentuk kas atau setara kas. Ia tidak memiliki hutang.[25]

Referensi

  1. ↑ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  2. ↑ "Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat Jabat Pj Wali Kota Malang, Begini Rekam Jejaknya". Times Indonesia.
  3. ↑ RedMP (2025-02-21). "Profil Wahyu Hidayat, Pak Mbois yang Kini Emban Tugas jadi Wali Kota Malang Periode 2025-2030". Malang Pagi. Diakses tanggal 2025-06-26.
  4. ↑ "Wali Kota Malang Berduka, Istri Hj Hanik Andriani Meninggal Dunia". tugumalang.id. 2025-11-21. Diakses tanggal 2025-11-28.
  5. ↑ "Ditunjuk Jadi PJ Wali Kota Malang, Begini Rekam Jejak Wahyu Hidayat". Jatimtimes.
  6. ↑ "Profil dan Biodata Wahyu Hidayat yang Dilantik Jadi Pj Wali Kota Malang, Ini Harta Kekayaannya". Surya.co.id.
  7. ↑ "Gubernur Khofifah Indar Parawansa Lantik Pj Wali Kota Malang". malangkota.go.id. 25-09-2023. Diakses tanggal 08-12-2024.
  8. ↑ Novrian, Aditya (02-09-2024). Yudistira Satya Wira Wicaksana (ed.). "Dr Ir Wahyu Hidayat MM, Borong Tiga Penghargaan dari Kemendagri". jawapos.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  9. ↑ "KOTA MALANG RAIH PREDIKAT KOTA TERBAIK I DALAM PENGHARGAAN PEMBANGUNAN DAERAH TINGKAT NASIONAL TAHUN 2024". malangkota.go.id. 06-05-2024. Diakses tanggal 06-03-2026.
  10. ↑ Novrian, Aditya (29-08-2024). Yudistira Satya Wira Wicaksana (ed.). "Pasangan Calon Wali kota Malang Wahyu Hidayat dan Calon Wawali Ali Muthohirin Daftar ke KPU dan Bawa Visi Misi Ini di Pilwali 2024". jawapos.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  11. ↑ Wahyu, Yudhistira (20-09-2024). "DPC Gerindra Kota Malang Tetapkan Wahyu Hidayat Jadi Kader Partai". malangpagi.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  12. ↑ Aminudin, Muhammad (07-02-2025). "Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin Ditetapkan Wali-Wawali Kota Malang Terpilih". detik.com. Diakses tanggal 16-09-2025.
  13. ↑ Eko Darmoko, ed. (29-11-2024). "30 Tahun Mengabdi sebagai ASN di Malang, Wahyu Hidayat Raih Penghargaan Satyalancana Karya Satya". tribunnews.com. Diakses tanggal 08-12-2024. ;
  14. ↑ Nugroho, A. (12-06-2025). A. Nugroho (ed.). "Sukses Mentransformasi Tugu Tirta, Wali Kota Malang Raih Penghargaan Nasional Pertama di IWWEF 2025". jawapos.com. Diakses tanggal 07-12-2025.
  15. ↑ Nikmatur, Binti (26-08-2025). A. Yahya (ed.). "Kota Malang Raih Penghargaan Nasional Bidang Perumahan, Walikota Wahyu: Struktur Anggaran Pro Rakyat". jatimtimes.com. Diakses tanggal 06-03-2025.
  16. ↑ "Berkomitmen di Dunia Pendidikan, Kota Malang Terima Penghargaan Nasional". malangkota.go.id. 12-09-2025. Diakses tanggal 28-11-2025.
  17. ↑ Syamsuddin, ed. (26-11-2025). "Wali Kota Malang Raih Tiga Penghargaan Gubernur Jatim". rri.co.id. Diakses tanggal 28-11-2025. ;
  18. ↑ "Raih Dua Penghargaan, Kemendagri RI Apresiasi Kinerja Pemkot Malang". malangkota.go.id. 01-12-2025. Diakses tanggal 07-12-2025.
  19. ↑ Adha, Tria (18-12-2025). Ferry Agusta Satrio (ed.). "Nilai Sempurna Indeks Reformasi Hukum, Wali Kota Malang Dorong Harmonisasi Regulasi". timesindonesia.co.id. Diakses tanggal 20-12-2025.
  20. ↑ Ulyasalim, Ghany (01-09-2025). Novia Rizky Amelia (ed.). "Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Terima Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2025 Berkat Program 1.000 Event Pariwisata dan UMKM". wartajatim.co.id. Diakses tanggal 28-11-2025.
  21. ↑ Tri Antoro, ed. (10-02-2026). "Wali Kota Malang Raih Penghargaan Tertinggi PWI Pusat untuk Pemajuan Budaya". infopublik.id. Diakses tanggal 26-02-2026.
  22. ↑ "Raih Penghargaan ProKlim 2025, Wali Kota Malang Beri Pesan Fundamental". malangkota.go.id. 01-12-2025. Diakses tanggal 07-12-2025.
  23. ↑ "Kota Malang Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Peringkat 7 Terbaik Nasional". malangkota.go.id. 25-02-2026. Diakses tanggal 26-02-2026.
  24. ↑ "UNESCO Resmi Akui Malang sebagai Kota Kreatif Dunia di Bidang Media Arts". detik.com. 01-11-2025. Diakses tanggal 26-02-2026. ;
  25. ↑ Yahya, Zulhilmi (01-10-2025). Aditya Pratama (ed.). "Harta Kekayaan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Capai Rp2,57 Miliar, Berikut Rinciannya". inews.id. Diakses tanggal 03-03-2026.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Iwan Kurniawan (Pj.)
Wali Kota Malang
2025–2030
Diteruskan oleh:
Petahana
Didahului oleh:
Sutiaji
Penjabat Wali Kota Malang
2023–2024
Diteruskan oleh:
Iwan Kurniawan (Pj.)
  • l
  • b
  • s
Wali Kota Malang
  1. F.L. Broekveldt
  2. J.J. Coert
  3. H.I. Bussemaker
  4. Voorneman
  5. Lakemar
  6. J. H. Boerstra
  7. Raden Adipati Ario Sam
  8. Soewarso Tirtowijogo
  9. Sardjono Wiryohardjono
  10. Koesno Soeroatmodjo
  11. M. Ng Soedarto
  12. Indra Soedarmadji
  13. Sugiyono
  14. Soeprapto
  15. Tom Uripan
  16. Soesamto
  17. Suyitno
  18. Peni Suparto
  19. Mochamad Anton
  20. Sutiaji
  21. Wahyu Hidayat
  1. Pejabat Sementara : Wahid Wahyudi
  2. Pelaksana Tugas : Sutiaji
  3. Pelaksana Harian : Wasto
  4. Penjabat : Wahyu Hidayat
  5. Penjabat : Iwan Kurniawan
  • l
  • b
  • s
Kota Malang, Jawa Timur
  • Wali Kota: Wahyu Hidayat
  • Wakil Wali Kota: Ali Muthohirin
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Blimbing
  • Kedungkandang
  • Klojen
  • Lowokwaru
  • Sukun
Lambang Kota Malang
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Malang
  • l
  • b
  • s
Kepala daerah petahana di Jawa Timur
Gubernur: Khofifah Indar Parawansa
Bupati
  • Bangkalan: Lukman Hakim
  • Banyuwangi: Ipuk Fiestiandani
  • Blitar: Rijanto
  • Bojonegoro: Setyo Wahono
  • Bondowoso: Abdul Hamid Wahid
  • Gresik: Fandi Akhmad Yani
  • Jember: Muhammad Fawait
  • Jombang: Warsubi
  • Kediri: Hanindhito Himawan Pramana
  • Lamongan: Yuhronur Efendi
  • Lumajang: Indah Amperawati Masdar
  • Madiun: Hari Wuryanto
  • Magetan: Nanik Endang Rusminarti
  • Malang: Sanusi
  • Mojokerto: Muhammad Al Barra
  • Nganjuk: Marhaen Djumadi
  • Ngawi: Ony Anwar Harsono
  • Pacitan: Indrata Nur Bayuaji
  • Pamekasan: Kholilurrahman
  • Pasuruan: Mochamad Rusdi Sutejo
  • Ponorogo: Lisdyarita (Plt.)
  • Probolinggo: Muhammad Haris
  • Sampang: Slamet Junaidi
  • Sidoarjo: Subandi
  • Situbondo: Yusuf Rio W. P.
  • Sumenep: Achmad Fauzi
  • Trenggalek: Mochamad Nur Arifin
  • Tuban: Aditya Halindra Faridzky
  • Tulungagung: Gatut Sunu Wibowo
Wali Kota
  • Batu: Nurochman
  • Blitar: Syauqul Muhibbin
  • Kediri: Vinanda Prameswati
  • Madiun: Bagus Panuntun (Plt.)
  • Malang: Wahyu Hidayat
  • Mojokerto: Ika Puspitasari
  • Pasuruan: Adi Wibowo
  • Probolinggo: Aminuddin
  • Surabaya: Eri Cahyadi
  • l
  • b
  • s
Wali kota di Indonesia berdasarkan provinsi
Aceh
  • Banda Aceh: Illiza Sa'aduddin Djamal
  • Langsa: Jeffry Sentana Putra
  • Lhokseumawe: Sayuti Abubakar
  • Sabang: Zulkifli H. Adam
  • Subulussalam: M. Rasyid Bancin
Bali
  • Denpasar: I Gusti Ngurah Jaya Negara
Banten
  • Cilegon: Robinsar
  • Serang: Budi Rustandi
  • Tangerang: Sachrudin
  • Tangerang Selatan: Benyamin Davnie
Bengkulu
  • Bengkulu: Dedy Wahyudi
Gorontalo
  • Gorontalo: Adhan Dambea
Jakarta
  • Jakarta Barat: Uus Kuswanto
  • Jakarta Pusat: Arifin
  • Jakarta Selatan: Muhammad Anwar
  • Jakarta Timur: Munjirin
  • Jakarta Utara: Hendra Hidayat
Jambi
  • Jambi: Maulana
  • Sungai Penuh: Alfin
Jawa Barat
  • Bandung: Muhammad Farhan
  • Banjar: Sudarsono
  • Bekasi: Tri Adhianto Tjahyono
  • Bogor: Dedie Abdu Rachim
  • Cimahi: Ngatiyana
  • Cirebon: Effendi Edo
  • Depok: Supian Suri
  • Sukabumi: Ayep Zaki
  • Tasikmalaya: Viman Alfarizi Ramadhan
Jawa Tengah
  • Magelang: Damar Prasetyono
  • Pekalongan: Achmad Afzan Arslan Djunaid
  • Salatiga: Robby Hernawan
  • Semarang: Agustina Wilujeng Pramestuti
  • Surakarta: Respati Ardi
  • Tegal: Dedy Yon Supriyono
Jawa Timur
  • Batu: Nurochman
  • Blitar: Syauqul Muhibbin
  • Kediri: Vinanda Prameswati
  • Madiun: Bagus Panuntun (Plt.)
  • Malang: Wahyu Hidayat
  • Mojokerto: Ika Puspitasari
  • Pasuruan: Adi Wibowo
  • Probolinggo: Aminuddin
  • Surabaya: Eri Cahyadi
Kalimantan Barat
  • Pontianak: Edi Rusdi Kamtono
  • Singkawang: Tjhai Chui Mie
Kalimantan Selatan
  • Banjarbaru: Erna Lisa Halaby
  • Banjarmasin: Muhammad Yamin HR
Kalimantan Tengah
  • Palangka Raya: Fairid Naparin
Kalimantan Timur
  • Balikpapan: Rahmad Mas'ud
  • Bontang: Neni Moerniaeni
  • Samarinda: Andi Harun
Kalimantan Utara
  • Tarakan: Khairul
Bangka Belitung
  • Pangkalpinang: Saparudin
Kepulauan Riau
  • Batam: Amsakar Achmad
  • Tanjung Pinang: Lis Darmansyah
Lampung
  • Bandar Lampung: Eva Dwiana
  • Metro: Bambang Iman Santoso
Maluku
  • Ambon: Bodewin Melkias Wattimena
  • Tual: Akhmad Yani Renuat
Maluku Utara
  • Ternate: Tauhid Soleman
  • Tidore Kepulauan: Muhammad Senin
Nusa Tenggara Barat
  • Bima: A. Rahman H. Abidin
  • Mataram: Mohan Roliskana
Nusa Tenggara Timur
  • Kupang: Christian Widodo
Papua
  • Jayapura: Abisai Rollo
Papua Barat
Papua Barat Daya
  • Sorong: Septinus Lobat
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
  • Dumai: Paisal
  • Pekanbaru: Agung Nugroho
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
  • Makassar: Munafri Arifuddin
  • Palopo: Naili Trisal
  • Parepare: Tasming Hamid
Sulawesi Tengah
  • Palu: Hadianto Rasyid
Sulawesi Tenggara
  • Baubau: Yusran Fahim
  • Kendari: Siska Karina Imran
Sulawesi Utara
  • Bitung: Hengky Honandar
  • Kotamobagu: Weny Gaib
  • Manado: Andrei Angouw
  • Tomohon: Caroll Senduk
Sumatera Barat
  • Bukittinggi: Ramlan Nurmatias
  • Padang: Fadly Amran
  • Padang Panjang: Hendri Arnis
  • Pariaman: Yota Balad
  • Payakumbuh: Zulmaeta
  • Sawahlunto: Riyanda Putra
  • Solok: Ramadhani Kirana Putra
Sumatera Selatan
  • Lubuklinggau: Rachmat Hidayat
  • Pagar Alam: Ludi Oliansyah
  • Palembang: Ratu Dewa
  • Prabumulih: Arlan
Sumatera Utara
  • Binjai: Amir Hamzah
  • Gunungsitoli: Sowa'a Laoli
  • Medan: Rico Waas
  • Padangsidimpuan: Letnan Dalimunthe
  • Pematangsiantar: Wesly Silalahi
  • Sibolga: Ahmad Syukri Nazri Penarik
  • Tanjungbalai: Mahyaruddin Salim
  • Tebing Tinggi: Iman Irdian Saragih
DI Yogyakarta
  • Yogyakarta: Hasto Wardoyo
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2025

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan pribadi
  2. Pendidikan
  3. Karier
  4. Pegawai negeri sipil
  5. Penjabat Wali Kota Malang (2023–2024)
  6. Menjadi Wali Kota Malang
  7. Penghargaan
  8. Pegawai negeri sipil
  9. Wali Kota Malang
  10. Kekayaan
  11. Referensi

Artikel Terkait

Kota Malang

kota di Provinsi Jawa Timur

Daftar Wali Kota Malang

jabatan kepala daerah di Kota Malang

Daftar Wakil Wali Kota Malang

jabatan wakil kepala daerah di Kota Malang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026