Setyo Wahono adalah seorang politikus dan pengurus olahraga Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Bojonegoro masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Setyo Wahono | |
|---|---|
| Bupati Bojonegoro ke-42 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Khofifah Indar Parawansa |
| Wakil | Nurul Azizah |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 8 Mei 1972 Tambakrejo, Bojonegoro |
| Partai politik | Gerindra |
| Suami/istri | Sri Budi Cantika Yuli |
| Hubungan | Pratikno (kakak) |
| Anak | 2 |
| Almamater | Universitas Islam Indonesia |
| Pekerjaan |
|
Setyo Wahono (lahir 8 Mei 1972) adalah seorang politikus dan pengurus olahraga Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Bojonegoro masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1]
Pada Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2024, Wahono mencalonkan diri sebagai Bupati Bojonegoro untuk masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan Nurul Azizah, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro.[2][3] Pasangan tersebut didukung oleh 14 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Bojonegoro Maju yakni Gerindra, Demokrat, PPP, PBB, Golkar, PSI, PAN, PKS, NasDem, Gelora, Buruh, Hanura, Ummat, dan PKB.[4] Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 701.249 suara atau 89,34% dari total suara sah.[5]
Wahono menjadi Dewan Pembina sekaligus Penasihat klub sepak bola Persibo Bojonegoro.[6] Dalam dewan komisaris Samator Indo Gas, Ia menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama.[7][8]
Wahono lahir pada tanggal 8 Mei 1972 di Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Wahono merupakan anak dari pasangan Kariman dan Kasminah, sekaligus adik dari Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.[9] Ia menikah dengan Sri Budi Cantika Yuli, seorang akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang.[10] Pernikahan mereka dikaruniai dua putra yakni Arva Naufal Rachmanoka dan Aswin Hadyan Rachmanoka.[11] Wahono menempuh pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana dari Universitas Islam Indonesia di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.[12]