Trucuk adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Seluruh wilayah Trucuk berada di utara Bengawan Solo dan diapit oleh ibu kota Bojonegoro di selatan serta Kabupaten Tuban di utara. Kecamatan Trucuk dibentuk pada tahun 1992 dan mencakup 12 desa dari 3 kecamatan sekaligus, dengan sebagian besar berasal dari Kecamatan Bojonegoro sedangkan sisanya dari Kecamatan Malo dan Kalitidu. Trucuk memiliki berbagai jembatan ikonik yang menghubungkan Trucuk dengan daerah di selatan Bengawan Solo, yaitu Jembatan Sosrodilogo, Jembatan Kaliketek, dan Bendung Gerak Bojonegoro.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Trucuk | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Bojonegoro | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Drs. Saad Mujaddid | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 40.373 jiwa | ||||
| Kode pos | 62155 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.22.23 | ||||
| Kode BPS | 3522170 | ||||
| Luas | 36,71 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 12 | ||||
| |||||
Trucuk adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Seluruh wilayah Trucuk berada di utara Bengawan Solo dan diapit oleh ibu kota Bojonegoro di selatan serta Kabupaten Tuban di utara.[1] Kecamatan Trucuk dibentuk pada tahun 1992 dan mencakup 12 desa dari 3 kecamatan sekaligus, dengan sebagian besar berasal dari Kecamatan Bojonegoro sedangkan sisanya dari Kecamatan Malo dan Kalitidu.[2] Trucuk memiliki berbagai jembatan ikonik yang menghubungkan Trucuk dengan daerah di selatan Bengawan Solo, yaitu Jembatan Sosrodilogo, Jembatan Kaliketek, dan Bendung Gerak Bojonegoro.[3][4]

Trucuk adalah kecamatan yang terletak di utara ibu kota Bojonegoro dan dipisahkan oleh Sungai Bengawan Solo. Wilayah Trucuk memanjang dari barat di perbatasan Malo (Desa Kanten) hingga ke timur di Desa Banjarsari. Sungai penting lainnya di Trucuk yaitu Kali Kening yang mengalir dari arah Tuban di utara dan bermuara di Bengawan Solo.
Batas wilayah Kecamatan Trucuk adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | |
| Timur | |
| Selatan | Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Bojonegoro, dan Kecamatan Kalitidu |
| Barat | Kecamatan Malo |
Kecamatan Trucuk terdiri dari 12 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Banjarsari | Banjarsari, Kalisari, Karang | [1] |
| 2 | Guyangan | Guyangan, Bungas | [1] |
| 3 | Kandangan | Kandangan I, Kandangan II | [1] |
| 4 | Kanten | Kanten, Mundu, Pasinan, Sembung | [1][5] |
| 5 | Mori | Mori, Gongseng | [1] |
| 6 | Padang | Padang, Gampeng, Genuk, Mberjo | [1] |
| 7 | Pagerwesi | Pagerwesi | [1] |
| 8 | Sranak | Sranak | [1] |
| 9 | Sumbangtimun | Sumbangtimun | [1] |
| 10 | Sumberejo | Sumberejo / Kentong | [1] |
| 11 | Trucuk | Trucuk, Kedung | [1] |
| 12 | Tulungrejo | Tulungrejo, Gedangan, Pandean | [1] |
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 1992, dibentuk 2 kecamatan baru di Bojonegoro yaitu Trucuk dan Margomulyo. Kecamatan Trucuk sendiri mencakup 12 desa dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Bojonegoro, Kalitidu, dan Malo. Desa-desa dari Kecamatan Bojonegoro berjumlah 8 yaitu Desa Trucuk, Tulungrejo, Sranak, Guyangan, Mori, Sumberejo, Padang, dan Banjarsari. Sedangkan desa dari Kecamatan Malo berjumlah 3 yaitu Desa Pagerwesi, Kanten, dan Kandangan ditambah 1 desa dari Kecamatan Kalitidu yaitu Sumbangtimun. Akibat pemekaran tersebut, tidak ada wilayah Kecamatan Bojonegoro dan Kalitidu yang berada di utara Bengawan Solo.[2]
