Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nurochman

Nurochman atau yang dikenal dengan Cak Nur adalah Wali Kota Batu masa jabatan 2025–2030. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Batu selama dua periode berturut-turut, yakni masa jabatan 2014–2019 dan 2019–2024.

Wali Kota Batu
Diperbarui 4 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nurochman
Nurochman
Wali Kota Batu ke-5
Petahana
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurKhofifah Indar Parawansa
WakilHeli Suyanto
Sebelum
Pendahulu
Dewanti Rumpoko
Aries Agung Paewai (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir7 Maret 1969 (umur 57)
Malang, Jawa Timur
Partai politik  PKB
Suami/istriSiti Fauziyah
AlmamaterUniversitas Islam Malang (S.H., M.H.)
ProfesiPolitikus
Instagram: nurochman.sae Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Nurochman atau yang dikenal dengan Cak Nur (lahir 7 Maret 1969) adalah Wali Kota Batu masa jabatan 2025–2030. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Batu selama dua periode berturut-turut, yakni masa jabatan 2014–2019 dan 2019–2024.

Pendidikan

Nurochman menghabiskan masa kecilnya dan menyelesaikan pendidikan dasar di SD Sumberejo (1976–1982). Kemudian, ia melanjutkan studinya di MTs Hasyim Asy'ari Batu (1982–1985) dan MAN 2 Malang (1985–1988). Beberapa puluh tahun kemudian di tahun 2014, ia berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Islam Malang dan mendapatkan gelar Sarjana Hukum pada tahun 2018. Setelah lulus S-1, ia langsung melanjutkan studi Magister Hukum di universitas yang sama dan mendapatkan gelar Magister Hukum pada tahun 2021.[1]

Riwayat Organisasi

Cak Nur mengawali pengalaman organisasinya dari menjadi anggota KNPI Kota Batu pada tahun 1991. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua PC IPNU Kota Batu dari tahun 1993–1997. Lalu pernah menjadi Ketua BPD Sumberejo pada tahun 2006–2007.

Selain itu, ia mulai tertarik masuk ke dunia politik. Cak Nur memantapkan langkahnya dengan bergabung ke PKB. Saat itu, Cak Nur langsung mendapatkan kepercayaan menjadi Sekretaris DPAC PKB Kota Batu periode 2004–2009. Sejak tahun 2010, Cak Nur dipercaya menjadi Ketua DPC PKB Kota Batu. Kegigihannya di bidang politik, membuat ia berhasil menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Kota Batu. Selama itu juga, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Batu masa jabatan 2014–2019 dan 2019–2024. Pada tahun 2024, ia berhasil membawa PKB meraih suara terbanyak di Kota Batu

Karier

Sebelum terjun ke dunia politik

Cak Nur memulai kariernya dari seorang karyawan sebagai tukang sapu di Hotel Victory, Kota Batu pada tahun 1995. Ia bekerja di hotel tersebut selama sembilan tahun hingga memposisikannya menjadi ketua serikat pekerja. Pengalaman Cak Nur tidak berhenti di dunia perhotelan. Pada tahun 2004, Cak Nur memutuskan untuk menjadi wirausahawan. Wirausaha yang dipilih adalah mengelola sayuran organik dan budidaya jamur tiram putih. Hanya saja Cak Nur menjadi wirausahawan tak cukup lama, kurang lebih tiga tahun lamanya.

Namun, dalam kurun waktu ini memberinya pengetahuan pentingnya ketahanan pangan. Ia juga sempat menjadi pegawai di Badan Perencanaan Daerah Kota Batu selama lima tahun. Dalam kurun waktu itu dianggapnya seperti kuliah jurusan pemerintahan, memberinya wawasan mendalam tentang perencanaan kebijakan pemerintah daerah. Selanjutnya di tahun 2006 sampai 2007, Cak Nur juga sempat menjadi Penjabat Kepala Desa Sumberejo, sebuah posisi yang diberikan karena aktivitasnya di organisasi kemasyarakatan.[2]

Menjadi Wali Kota Batu

Pada 28 Agustus 2024, Cak Nur resmi mendaftarkan diri ikut Pilwali Kota Batu 2024. Ia didampingi oleh Heli Suyanto yang merupakan politikus Gerindra dan diusung oleh PKB dan Gerindra,[3] serta didukung PSI.[4]

Pasangan Cak Nur–Mas Heli berhasil memenangkan Pilwali Kota Batu 2024 dengan mendapatkan dukungan 65.684 suara atau 50,32 persen dari total suara sah, mengungguli dua kandidat lainnya yaitu Firhando Gumelar – Rudi dan Kris Dayanti – Kresna Dewanata Phrosakh.[5] Mereka resmi ditetapkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Batu pada 9 Januari 2025, dalam acara yang digelar di The Singhasari Resort.[6]

Cak Nur dan Mas Heli Suyanto kemudian dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta, untuk masa jabatan 2025–2030.[7]

Kekayaan

Berdasarkan data LHKPN, laporan kekayaan Nurochman pada 26 Maret 2024 adalah Rp 1.407.884.641. Sebesar Rp 1.631.000.000 merupakan tanah dan bangunan, Rp 249.400.000 berbentuk alat transportasi dan mesin, dan Rp 104.623.797 dalam bentuk kas atau setara kas. Ia memiliki hutang sebesar Rp 577.139.156.[8]

Referensi

  1. ↑ Alifian, Muhammad Afnani (02-12-2024). "Alumni Menang Pilwali Batu, Rektor: Bukti Kepercayaan atas Kualitas Lulusan Unisma". beritajatim.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  2. ↑ Richa, Irsya (28-11-2024). Sri Kurnia Mahiruni (ed.). "Berangkat dari Tukang Sapu, Nurochman Buktikan Pemimpin Tak Harus dari Kalangan Elit". jatimtimes.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  3. ↑ Perdana, Nugraha (28-08-2024). Aloysius Gonsaga A. E. (ed.). "Datang Naik Delman, Nurochman-Heli Daftar Pilkada 2024 ke Kantor KPU Kota Batu". kompas.com. Diakses tanggal 08-12-2024.
  4. ↑ Priyono, P. (30-08-2024). Hairul Faisal (ed.). "Pasangan Nurochman-Heli Suyanto Dapat Tambahan Dukungan dari PSI di Pilkada Kota Batu". kabarbaik.co. Diakses tanggal 08-12-2024.
  5. ↑ TV, Metro, Pilkada Kota Batu, Nur-Heli Unggul 65 Ribu Suara, diakses tanggal 2025-05-06
  6. ↑ "KPU KOTA-BATU". kota-batu.kpu.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-06.
  7. ↑ TV, Metro, Mantan Tukang Sapu itu Kini Resmi Jabat Wali Kota Batu, diakses tanggal 2025-05-06
  8. ↑ Wulansari, Dewi Nurrohmah (13 Januari 2025). Dian Naren (ed.). "Pimpin Daerah Terkaya di Jawa Timur, Wali Kota Terpilih Ini Justru Termiskin, Hingga Tak Punya Aset Rumah Hasil Pribadi". ayobandung.com. Diakses tanggal 4 Maret 2026.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Dewanti Rumpoko
Aries Agung Paewai (Pj.)
Wali Kota Batu
2025–sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana
  • l
  • b
  • s
Kota Batu, Jawa Timur
  • Wali Kota: Nurochman
  • Wakil Wali Kota: Heli Suyanto
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kecamatan
  • Batu
  • Bumiaji
  • Junrejo
Lambang Kota Batu
Lihat juga: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Batu
  • l
  • b
  • s
Kepala daerah petahana di Jawa Timur
Gubernur: Khofifah Indar Parawansa
Bupati
  • Bangkalan: Lukman Hakim
  • Banyuwangi: Ipuk Fiestiandani
  • Blitar: Rijanto
  • Bojonegoro: Setyo Wahono
  • Bondowoso: Abdul Hamid Wahid
  • Gresik: Fandi Akhmad Yani
  • Jember: Muhammad Fawait
  • Jombang: Warsubi
  • Kediri: Hanindhito Himawan Pramana
  • Lamongan: Yuhronur Efendi
  • Lumajang: Indah Amperawati Masdar
  • Madiun: Hari Wuryanto
  • Magetan: Nanik Endang Rusminarti
  • Malang: Sanusi
  • Mojokerto: Muhammad Al Barra
  • Nganjuk: Marhaen Djumadi
  • Ngawi: Ony Anwar Harsono
  • Pacitan: Indrata Nur Bayuaji
  • Pamekasan: Kholilurrahman
  • Pasuruan: Mochamad Rusdi Sutejo
  • Ponorogo: Lisdyarita (Plt.)
  • Probolinggo: Muhammad Haris
  • Sampang: Slamet Junaidi
  • Sidoarjo: Subandi
  • Situbondo: Yusuf Rio W. P.
  • Sumenep: Achmad Fauzi
  • Trenggalek: Mochamad Nur Arifin
  • Tuban: Aditya Halindra Faridzky
  • Tulungagung: Gatut Sunu Wibowo
Wali Kota
  • Batu: Nurochman
  • Blitar: Syauqul Muhibbin
  • Kediri: Vinanda Prameswati
  • Madiun: Bagus Panuntun (Plt.)
  • Malang: Wahyu Hidayat
  • Mojokerto: Ika Puspitasari
  • Pasuruan: Adi Wibowo
  • Probolinggo: Aminuddin
  • Surabaya: Eri Cahyadi
  • l
  • b
  • s
Wali kota di Indonesia berdasarkan provinsi
Aceh
  • Banda Aceh: Illiza Sa'aduddin Djamal
  • Langsa: Jeffry Sentana Putra
  • Lhokseumawe: Sayuti Abubakar
  • Sabang: Zulkifli H. Adam
  • Subulussalam: M. Rasyid Bancin
Bali
  • Denpasar: I Gusti Ngurah Jaya Negara
Banten
  • Cilegon: Robinsar
  • Serang: Budi Rustandi
  • Tangerang: Sachrudin
  • Tangerang Selatan: Benyamin Davnie
Bengkulu
  • Bengkulu: Dedy Wahyudi
Gorontalo
  • Gorontalo: Adhan Dambea
Jakarta
  • Jakarta Barat: Uus Kuswanto
  • Jakarta Pusat: Arifin
  • Jakarta Selatan: Muhammad Anwar
  • Jakarta Timur: Munjirin
  • Jakarta Utara: Hendra Hidayat
Jambi
  • Jambi: Maulana
  • Sungai Penuh: Alfin
Jawa Barat
  • Bandung: Muhammad Farhan
  • Banjar: Sudarsono
  • Bekasi: Tri Adhianto Tjahyono
  • Bogor: Dedie Abdu Rachim
  • Cimahi: Ngatiyana
  • Cirebon: Effendi Edo
  • Depok: Supian Suri
  • Sukabumi: Ayep Zaki
  • Tasikmalaya: Viman Alfarizi Ramadhan
Jawa Tengah
  • Magelang: Damar Prasetyono
  • Pekalongan: Achmad Afzan Arslan Djunaid
  • Salatiga: Robby Hernawan
  • Semarang: Agustina Wilujeng Pramestuti
  • Surakarta: Respati Ardi
  • Tegal: Dedy Yon Supriyono
Jawa Timur
  • Batu: Nurochman
  • Blitar: Syauqul Muhibbin
  • Kediri: Vinanda Prameswati
  • Madiun: Bagus Panuntun (Plt.)
  • Malang: Wahyu Hidayat
  • Mojokerto: Ika Puspitasari
  • Pasuruan: Adi Wibowo
  • Probolinggo: Aminuddin
  • Surabaya: Eri Cahyadi
Kalimantan Barat
  • Pontianak: Edi Rusdi Kamtono
  • Singkawang: Tjhai Chui Mie
Kalimantan Selatan
  • Banjarbaru: Erna Lisa Halaby
  • Banjarmasin: Muhammad Yamin HR
Kalimantan Tengah
  • Palangka Raya: Fairid Naparin
Kalimantan Timur
  • Balikpapan: Rahmad Mas'ud
  • Bontang: Neni Moerniaeni
  • Samarinda: Andi Harun
Kalimantan Utara
  • Tarakan: Khairul
Bangka Belitung
  • Pangkalpinang: Saparudin
Kepulauan Riau
  • Batam: Amsakar Achmad
  • Tanjung Pinang: Lis Darmansyah
Lampung
  • Bandar Lampung: Eva Dwiana
  • Metro: Bambang Iman Santoso
Maluku
  • Ambon: Bodewin Melkias Wattimena
  • Tual: Akhmad Yani Renuat
Maluku Utara
  • Ternate: Tauhid Soleman
  • Tidore Kepulauan: Muhammad Senin
Nusa Tenggara Barat
  • Bima: A. Rahman H. Abidin
  • Mataram: Mohan Roliskana
Nusa Tenggara Timur
  • Kupang: Christian Widodo
Papua
  • Jayapura: Abisai Rollo
Papua Barat
Papua Barat Daya
  • Sorong: Septinus Lobat
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
  • Dumai: Paisal
  • Pekanbaru: Agung Nugroho
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
  • Makassar: Munafri Arifuddin
  • Palopo: Naili Trisal
  • Parepare: Tasming Hamid
Sulawesi Tengah
  • Palu: Hadianto Rasyid
Sulawesi Tenggara
  • Baubau: Yusran Fahim
  • Kendari: Siska Karina Imran
Sulawesi Utara
  • Bitung: Hengky Honandar
  • Kotamobagu: Weny Gaib
  • Manado: Andrei Angouw
  • Tomohon: Caroll Senduk
Sumatera Barat
  • Bukittinggi: Ramlan Nurmatias
  • Padang: Fadly Amran
  • Padang Panjang: Hendri Arnis
  • Pariaman: Yota Balad
  • Payakumbuh: Zulmaeta
  • Sawahlunto: Riyanda Putra
  • Solok: Ramadhani Kirana Putra
Sumatera Selatan
  • Lubuklinggau: Rachmat Hidayat
  • Pagar Alam: Ludi Oliansyah
  • Palembang: Ratu Dewa
  • Prabumulih: Arlan
Sumatera Utara
  • Binjai: Amir Hamzah
  • Gunungsitoli: Sowa'a Laoli
  • Medan: Rico Waas
  • Padangsidimpuan: Letnan Dalimunthe
  • Pematangsiantar: Wesly Silalahi
  • Sibolga: Ahmad Syukri Nazri Penarik
  • Tanjungbalai: Mahyaruddin Salim
  • Tebing Tinggi: Iman Irdian Saragih
DI Yogyakarta
  • Yogyakarta: Hasto Wardoyo
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2025
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Riwayat Organisasi
  3. Karier
  4. Sebelum terjun ke dunia politik
  5. Menjadi Wali Kota Batu
  6. Kekayaan
  7. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026