Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Antiintelektualisme

Antiintelektualisme adalah bentuk diskriminasi yang berupa rasa ketidakpercayaan dan kebencian terhadap segala hal yang berhubungan dengan intelek, intelektual, dan intelektualisme. Bentuk umum dari antiintelektualisme dapat berupa kebencian terhadap pendidikan dan filsafat serta penolakan berlebihan terhadap seni, sastra, sejarah, dan sains sebagai kegiatan manusia yang tidak praktis, memiliki motif politik, dan hina. Pihak antiintelektualisme menampilkan diri mereka sebagai pembela populis yang menentang elitisme dalam politik dan akademisi, serta cenderung melihat orang-orang terpelajar sebagai status sosial yang mendominasi wacana politik dan pendidikan tinggi, tetapi tidak memiliki kepedulian dalam berhubungan dengan masalah-masalah rakyat biasa.

bentuk diskriminasi yang berupa rasa ketidakpercayaan dan kebencian terhadap segala hal yang berhubungan dengan intelek, intelektual, dan intelektualisme.
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri
Diskriminasi
Bentuk
  • Institusional
  • Struktural
Arah diskriminasi
  • Agama
  • Bahasa
  • Difabel
  • Genetika
    • Warna rambut
    • Tekstur rambut
    • Tinggi badan
    • Penampilan
    • Ukuran badan
  • Pangkat dan jabatan
    • Kasta
    • Kelas
  • Rasisme
    • Nordikisme
    • Warna kulit
  • Seks
    • Orientasi seks
  • Umur
Sosial
  • Aseksual
  • Arofobia
  • Adultisme
  • Antialbino
  • Antiautisme
  • Anti pecandu narkoba
  • Antitunawisma
  • Antiintelektualisme
  • Anti-interseks
  • Antikidal
  • Anti-Mason
  • Aporofobia
  • Audisme
  • Bifobia
  • Kronisme
  • Elitisme
  • Efebifobia
  • Stigma sosial terhadap orang gemuk
  • Gayfobia
  • Gerontofobia
  • Heteroseksisme
  • HIV/AIDS
  • Homofobia
  • Kusta
  • Lesbofobia
  • Misandri
  • Misogini
  • Nepotisme
  • Orang asing abadi
  • Pedofobia
  • Perempuan hamil
  • Sektarianisme
  • Supremasisme
    • Hitam
    • Putih
  • Transfobia
    • Nonbiner
    • Transmisogini
    • Diskriminasi terhadap transpria
  • Vegafobia
  • Xenofobia
Diskriminasi agama
  • Ahmadiyah
  • Ateisme
  • Baháʼí
  • Buddhisme
  • Katolik
  • Kristen
    • pasca-Perang Dingin
  • Druze
  • Falun Gong
  • Hindu
    • Penganiayaan
    • Untouchability
  • Islam
    • Penganiayaan
  • Saksi-Saksi Yehuwa
  • Yahudi
    • Yahudi
  • LDS/Mormon
  • Neopaganisme
  • non-Muslims
  • Ortodoks Timur
  • Ortodoks Oriental
    • Kubti
  • Protestanisme
  • Rastafari
  • Sikh
  • Syiah
  • Sufi
  • Sunni
  • Zoroastrian
Etnis/kebangsaan
  • Albania
  • Afrika
  • Amerika
  • Arab
  • Armenia
  • Australia
  • Austria
  • Inggris
  • Kanada
  • Katalan
  • Chili
  • Kroasia
  • Mandarin
  • Belanda
  • Bahasa Inggris
  • Estonia
  • Eropa
  • Filipina
  • Finlandia
  • Prancis
  • Jerman
  • Georgia
  • Yunani
  • Haiti
  • Hazara
  • Hindu
  • Hispanik
  • Hungaria
  • Igbo
  • India
  • Iran atau Persia
  • Irlandia
  • Israel
  • Italia
  • Jepang
  • Yahudi
  • Khmer
  • Korea
  • Kurdi
  • Melayu
  • Meksiko
  • Timur Tengah
  • Mongolia
  • Pakistan
  • Pashtun
  • Polandia
  • Portugis
  • Quebec
  • Romani
  • Rumania
  • Rusia
  • Skotlandia
  • Serbia
  • Slav
  • Soviet
  • Thailand
  • Turki
  • Ukraina
  • Vietnam
  • Barat
Manifestasi
  • Kekejaman terhadap hewan
  • Kompleks industri hewan
  • Percobaan hewan
  • Fitnah darah
  • Olahraga berdarah
  • Bullying
  • Karnisme
  • Sterilisasi wajib
  • Kontrajihad
  • Genosida budaya
  • Demosida
  • Kejahatan kebencian disabilitas
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Eliminasisme
  • Ketenagakerjaan
  • Musuh rakyat
  • Pembersihan etnis
  • Kebencian etnis
  • Lelucon etnis
  • Etnosida
  • Konversi paksa
  • Pertunjukan aneh
  • persekusi gay
  • Gendersida
  • Mutilasi genital
  • Genosida
    • contoh
  • Langit-langit kaca
  • Fitnah
  • Kejahatan kebencian
  • Kelompok kebencian
  • Ucapan kebencian
  • Pembuangan tunawisma
  • Perumahan
  • Indian rolling
  • Kejahatan kebencian LGBT
  • Ketakutan Lavender
  • Penghakiman massa
  • makan daging
  • Hipotek
  • Murder music
  • Segregasi pekerjaan
  • Persekusi
  • Pogrom
  • Pembersihan
  • Perang ras
  • Ketakutan Merah
  • Persekusi agama
  • Mengkambinghitamkan
  • Akademi segregasi
  • Aborsi selektif jenis kelamin
  • Perbudakan
  • Slut-shaming
  • Terorisme agama
  • Kekerasan agama
  • Perang agama
  • Trans bashing
  • Viktimisasi
  • Kekerasan terhadap perempuan
  • White filght
  • White power music
  • Penjualan istri
  • Perburuan penyihir
Kebijakan diskriminasi
  • Segregasi
    • usia
    • ras
    • agama
    • Seks
  • Usia pencalonan
  • Darah murni
  • Derajat darah
  • Kejahatan apartheid
  • Disabilitas
    • Yahudi
    • Katolik
  • Etnokrasi
  • Etnopluralisme
  • Kesenjangan upah antargender
  • Peran gender
  • Gerontokrasi
  • Gerrymandering
  • Bangku ghetto
  • Interniran
  • Kuota Yahudi
  • Hukum Jim Crow
  • Hukum Perlindungan Bangsa
  • McCarthyisme
  • Kontroversi donor darah LSL
  • Nonperson
  • Numerus clausus (sebagai kuota agama atau ras)
  • Hukum Nuremberg
  • Aturan satu tetes
  • Kuota ras
  • Kemudi ras
  • Redlining
  • Pernikahan sesama jenis (hukum dan isu yang melarang)
  • Ateisme negara
  • Agama negara
  • Hukum sodomi
  • Hukum kejelekan
  • Penindasan pemilih
Melawan diskriminasi
  • Tindakan afirmatif
  • Hak asasi hewan
  • Hukum antidiskriminasi
  • Asimilasi budaya
  • Pluralisme budaya
  • Pelatihan keragaman
  • Pemberdayaan
  • Feminisme
  • Memerangi Diskriminasi
  • Hak asasi manusia
  • Hak interseks
  • Hak LGBT
  • Maskulisme
  • Multikulturalisme
  • Tanpa kekerasan
  • Integrasi ras
  • Penentuan nasib sendiri
  • Integrasi sosial
  • Toleransi
Topik terkait
  • Allofilia
  • Antroposentrisme
  • Sentimen antibudaya
  • Asimilasi
  • Bias
  • Hak istimewa Kristen
  • Diskriminasi data
  • Dehumanisasi
  • Keragaman
  • Penalti etnis
  • Eugenika
  • Penindasan terinternalisasi
  • Interseksionalitas
  • Kompleks Madonna-pelacur
  • Hak istimewa laki-laki
  • Model medis disabilitas
    • autisme
  • Multikulturalisme
  • Keragaman saraf
  • Oikofobia
  • Penindasan
  • Kebrutalan polisi
  • Kebenaran politik
  • Polikulturalisme
  • Jarak kekuasaan
  • Prasangka
  • Bias rasial dalam berita kriminal
  • Rasisme menurut negara
  • Intoleransi agama
  • Bias jender generasi kedua
  • Keangkuhan
  • Pengasingan sosial
  • Model sosial disabilitas
  • Stigma sosial
  • Stereotip
    • ancaman
  • Hak istimewa kulit putih
  • l
  • b
  • s

Antiintelektualisme adalah bentuk diskriminasi yang berupa rasa ketidakpercayaan dan kebencian terhadap segala hal yang berhubungan dengan intelek, intelektual, dan intelektualisme. Bentuk umum dari antiintelektualisme dapat berupa kebencian terhadap pendidikan dan filsafat serta penolakan berlebihan terhadap seni, sastra, sejarah, dan sains sebagai kegiatan manusia yang tidak praktis, memiliki motif politik, dan hina.[1] Pihak antiintelektualisme menampilkan diri mereka (dan sering kali dianggap oleh masyarakat banyak) sebagai pembela populis yang menentang elitisme dalam politik dan akademisi, serta cenderung melihat orang-orang terpelajar sebagai status sosial yang mendominasi wacana politik dan pendidikan tinggi, tetapi tidak memiliki kepedulian dalam berhubungan dengan masalah-masalah rakyat biasa.[1]

Pada umumnya, antiintelektualisme diterapkan dalam bentuk pemerintahan totaliterisme untuk menekan ketaksepakatan politik di dalam negara.[2] Sebagai contoh, dalam Perang Saudara Spanyol dan masa kediktatoran Francisco Franco penindasan kaum reaksioner (yang dikenal sebagai Teror Putih (1936–1945)) merupakan bentuk penindasan yang menargetkan 200.000 warga sipil yang tergolong kaum cendekiawan di Spanyol, termasuk di antaranya guru dan akademisi yang aktif secara politik, serta seniman dan penulis yang aktif di Republik Spanyol Kedua.[3] Rezim Kamboja Demokratik yang dipimpin Pol Pot juga melakukan tindakan antiintelektualisme dengan mengeksekusi warga negara dengan latar belakang pendidikan selama genosida Kamboja.

Lihat juga

  • Antisains
  • Teori konspirasi
  • Kontra-Pencerahan
  • Pembodohan
  • Misologi
  • Ressentiment

Referensi

  1. 1 2 Holman, C. Hugh (1980). A Handbook to Literature (Edisi ke-4). hlm. 27. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Courtois, Stephanie. The Black Book of Communism. hlm. 601.
  3. ↑ Dictionary of Wars (Edisi ke-3). 2007. hlm. 517–518. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026