Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika adalah surat Paulus dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Surat ini dikaitkan dengan Rasul Paulus, dan ditujukan kepada jemaat di Tesalonika, di Yunani modern. Surat ini ditulis oleh Paulus. Kota Tesalonika, yang namanya secara populer dipakai untuk menyebut surat ini, merupakan ibu kota dari Makedonia, sebuah provinsi di kekaisaran Romawi. Paulus merupakan pendiri Jemaat di Tesalonika, khususnya setelah ia meninggalkan Filipi.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika
1 Tesalonika 1:3–2:1 pada Papirus 65 (recto; ca 250 M)[1]
Bagian dari Alkitab Kristen
Perjanjian Baru
Papirus 3
Lukas 7:36-37 pada Papirus 3
Injil
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
Sejarah
Kisah Para Rasul
Surat
Surat-surat Paulus
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
Surat-surat umum
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
Apokalips
Wahyu
  • Perjanjian Lama
  •  Portal Kristen
  • l
  • b
  • s
Halaman pertama dari epistola dalam Minuscule 699 yang diberi judul προς θεσσαλονικεις, "untuk jemaat di Tesalonika."

Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika[a] adalah surat Paulus dalam Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Surat ini dikaitkan dengan Rasul Paulus, dan ditujukan kepada jemaat di Tesalonika, di Yunani modern.[4][5][6] Surat ini (maupun surat yang kedua kepada jemaat yang sama) ditulis oleh Paulus.[4][5][6] Kota Tesalonika, yang namanya secara populer dipakai untuk menyebut surat ini, merupakan ibu kota dari Makedonia, sebuah provinsi di kekaisaran Romawi.[4][5][6] Paulus merupakan pendiri Jemaat di Tesalonika, khususnya setelah ia meninggalkan Filipi.[4][5][6]

Beberapa lama kemudian, orang-orang Yahudi iri hati kepada Paulus dan mulai menentang usaha Paulus untuk memberitakan ajaran Kristen kepada orang-orang non-Yahudi.[4][5] Mereka marah karena orang non-Yahudi telah menunjukkan minat terhadap agama Yahudi.[4][5] Oleh sebab itu, Paulus dengan terpaksa meninggalkan Tesalonika, lalu dia pergi ke Berea.[4][5] Setibanya di Korintus, ia menerima surat dari Timotius, danrekan- rekannya yang lain, tentang keadaan jemaat di Tesalonika.[4][5]

Tujuan penulisan

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Tesalonika ini memiliki tujuan khusus.[7] Surat ini ditulis untuk memberi dorongan dan keteguhan kepada jemaat-jemaat yang ada di daerah itu.[7] Paulus bersyukur atas berita yang diterimanya tentang iman dan kasih mereka.[7] Paulus mengingatkan mereka tentang kehidupannya sendiri ketika ia masih berada di tengah-tengah jemaat-jemaat di Tesalonika pada masa lalu.[7] Setelah menceritakan semuanya itu, Paulus pun menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka tentang kembalinya Kristus datang ke dunia.[7] Adapun pertanyaan yang mereka ajukan, seperti:[8] kalau seorang Kristen meninggal sebelum Kristus datang kembali, apakah orang itu menerima hidup yang kekal dan sejati dari Kristus? Kapankah Kristus akan datang kembali? Paulus pun menasihati mereka supaya terus bekerja dengan tenang sambil menantikan kedatangan Kristus dengan penuh harapan.[8]

Penulisan

Para pakar Perjanjian Baru meyakini bahwa Rasul Paulus menulis surat ini dari kota Korintus, meskipun ada informasi yang ditambahkan di beberapa naskah kuno (misalnya, Codex Alexandrinus, Codex Mosquensis I, dan Codex Angelicus) yang menyatakan Paulus menulisnya di kota Atena[9] setelah Timotius kembali dari Makedonia dengan kabar mengenai keadaan gereja di Tesalonika (Kisah Para Rasul 18:1–5; 1 Tesalonika 3:6).

Keotentikan

Mayoritas pakar Perjanjian Baru menyatakan Surat 1 Tesalonikato ini otentik, sekalipun ada segelintir yang meragukannya. Gaya penulisan dan isi surat ini selaras dengan surat-surat Paulus yang lain, dan informasi pengarangnya juga dikuatkan di dalam Surat 2 Tesalonika.[10]

Jemaat Gereja

Paulus menyebut dirinya "Rasul untuk orang-orang asing", serta mendirikan gereja-gereja untuk orang bukan-Yahudi di beberapa kota penting di wilayah Kekaisaran Romawi.[11] Orang Tesalonika yang dikirimi surat ini umumnya adalah orang Kristen dari golongan bukan-Yahudi yang merupakan jemaat gereja yang didirikan Paulus. Ini didukung oleh komentar pendek Paulus dalam 1 Tesalonika 1:9 bahwa mereka "berpaling kepada Allah dari berhala-berhala." Hanya orang bukan-Yahudi yang berhenti menyembah berhala setelah menjadi Kristen.

Waktu penulisan

Surat ini diyakini ditulis di permulaan tahun 50 M.[12] Pendapat lain memberi perkiraan tahun 48-49,[13] atau tahun 50-51.[14]

Ayat-ayat terkenal

  • 1 Tesalonika 2:17: Tetapi kami, saudara-saudara, yang seketika terpisah dari kamu, jauh di mata, tetapi tidak jauh di hati, sungguh-sungguh, dengan rindu yang besar, telah berusaha untuk datang menjenguk kamu.
  • 1 Tesalonika 4:14: Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
  • 1 Tesalonika 5:16–18: Bersukacitalah senantiasa. (5:17) Tetaplah berdoa. (5:18) Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Isi

Berikut adalah garis besar isi Kitab Satu Tesalonika:[7]

  • Salam (1:1)
  • Doa Ucapan Syukur (1:2-3)
  • Kenang-kenangan Tesalonika (1:4-2:16)
    • Jawaban untuk Jemaat Tesalonika (1:4-10)
    • Pengajaran Injil di Tesalonika (2:1-16)
      • Motif-motif si Pengkhotbah (2:1-6)
      • Upah si Pengkhotbah (2:7-9)
      • Perilaku si Pengkhotbah (2:10-12)
      • Pesan si Pengkhotbah (2:13)
      • Penganiayaan (2:14-16)
  • Hubungan Paulus dengan Jemaat Tesalonika (2:17-3:13)
    • Keinginan Paulus untuk Kembali (2:17-18)
    • Paulus Bersukacita (2:19-20)
    • Misi Timotius (3:1-5)
    • Laporan Timotius (3:6-8)
    • Kepuasan Paulus (3:9-10)
    • Doa Paulus (3:11-13)
  • Nasihat Kehidupan Orang Kristen (4:1-12)
    • Umum (4:1-2)
    • Kesucian Seksualitas (4:3-8)
    • Kasih Persaudaraan (4:9-10)
    • Upah Kehidupan Seseorang (4:11-12)
  • Masalah-masalah yang berkaitan dengan Parousia (4:13-5:11)
    • Orang-orang Percaya yang Mati sebelum Parousia (4:13-18)
    • Masa Parousia (5:1-3)
    • Masa Depan (5:4-11)
  • Nasihat Umum (5:12-22)
  • Penutup

Sumber

Garis-garis Besar KitabTesalonika I:[15]

  • Pendahuluan 1:1
  • Syukur dan pujian 1:2--3:13
  • Nasihat mengenai bagaimana seharusnya kelakuan orang Kristen 4:1-12
  • Penjelasan mengenai kedatangan Kristus yang kedua kalinya 4:13–5:11
  • Nasihat-nasihat terakhir 5:12-22
  • Penutup 5:23-28

Muatan Teologinya

kedatangan Yesus Kristus kembali ke dunia ini adalah fokus utama Paulus dalam suratnya ke jemaat Tesalonika.[16] Hal ini tidak mengherankan, jikalau kita teringat sebab-sebabnya Paulus mengarang surat ini.[16] Tidak dapat tidak bahwa kesukaran, yang dialami di dunia ini mengantar pikiran orang saleh kepada saat yang berbahagia.[16] Dalam hal ini, Kristus menyatakan diri-Nya dalam segala keagungan dan kekuasaan-Nya.[16] Apalagi Paulus merasa dirinya wajib memperbaiki anggapan-anggapan yang salah tentang zaman akhir pada saat itu.[16]

Namun, ini bukan berarti bahwa rasul Paulus bermaksud memberikan suatu eskatologi yang lengkap dan teratur.[16] Paulus tidak menganjurkan suatu filsafat sejarah dan tidak juga mengembangkan pikiran manusia tentang keadaan alam semesta.[16] Dia malah menjelaskan tentang penyataan Allah sendiri, yang diakui dan sah oleh iman dan yang sangat besar artinya bagi jemaat Kristus.[16]

Oleh karena itu, apa yang dikatakan Paulus dalam surat ini tentang pengharapan jemaat Kristen akan penggenapan segala janji Tuhan pada kesudahan alam, semuanya itu tak boleh dipandang sebagai ramalan atau alasan pelbagai perhitungan saja.[16] maksud Paulus tidak lain hanyalah untuk menunjukkan kepada jemaat kepastian dan kesempurnaan keselamatan yang sudah disediakan baginya.[16] Kepercayaan kepada Hari Tuhan itu seharusnya merupakan sumber penghiburan, kekuatan, kegembiraan dan ketabahan hati bagi jemaat dalam sengsaranya.[16] Pengharapan akan parousia segera memenuhi batin orang Kristen dengan terang dan pengharapan, yang tidak diberikan oleh dunia ini, dan akan memberikan kekuatan kepada segenap kehidupan jemaat selama masih berjuang di bumi.[16]

Catatan

  1. ↑ Buku ini kadang-kadang disebut Surat Pertama Paulus kepada Jemaat di Tesalonika, atau hanya 1 Tesalonika.[2] Umumnya disingkat menjadi "1 Tess."[3]

Lihat pula

  • Perjanjian Baru
  • Surat 2 Tesalonika
  • Tesalonika
  • Kisah Para Rasul
Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika
Surat-surat Paulus
Didahului oleh:
Surat Kolose
Perjanjian Baru
Alkitab
Diteruskan oleh:
Surat 2 Tesalonika

Referensi

  1. ↑ Aland, Kurt; Aland, Barbara (1995). The Text of the New Testament: An Introduction to the Critical Editions and to the Theory and Practice of Modern Textual Criticism (dalam bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Rhodes, Erroll F. (Edisi 2nd). Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. hlm. 159. ISBN 978-0-8028-4098-1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2023.
  2. ↑ ESV Pew Bible. Wheaton, IL: Crossway. 2018. hlm. 986. ISBN 978-1-4335-6343-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 3, 2021.
  3. ↑ "Bible Book Abbreviations". Logos Bible Software. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 21, 2022. Diakses tanggal April 21, 2022.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 Arnnold E. Airhart.1969.Beacon Bible Commentary, Vol. IX.USA.Beacon Hill Press.433-438.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 F. F. Bruce.1982.Word Biblical Commentary: 1&2 Thessalonians.USA.WORD BOOKS, PUBLISHER.xix-xxvii.
  6. 1 2 3 4 W. R. F. Brown.2007.Kamus Alkitab.Jakarta.Gunung Mulia.447-448.
  7. 1 2 3 4 5 6 Leon Morris.1984.Tyndale New Tetament Commentaries: 1 and 2 Tessalonians.England.Inter-Varsity Press.20-24.
  8. 1 2 Abraham Smith.1994.The New Interpreter’s Bible, Vol. XI.USA.Abingdon Press.673-686.
  9. ↑ Ernest Best, The First and Second Epistles to the Thessalonians (New York: Harper and Row, 1972), p. 7
  10. ↑ "The only possible reference to a previous missive is in 2:15...." Raymond E. Brown, An Introduction to the New Testament, Anchor Bible, 1997. p. 590.
  11. ↑ Ehrman, Bart. Peter, Paul, and Mary Magdalene: The Followers of Jesus in History and Legend. Oxford University Press, USA. 2006. ISBN 0-19-530013-0
  12. ↑ John Arthur Thomas Robinson (1919-1983). "Redating the New Testament". Westminster Press, 1976. 369 halaman. ISBN 10: 1-57910-527-0; ISBN 13: 978-1-57910-527-3
  13. ↑ A. Harnack, Geschichte der altchristlichen Litteratur bis Eusehius, Leipzig 1893-7, vol. II.
  14. ↑ W. G. Kummel, "Introduction to the New Testament" (Heidelberg i963),ET 1966; 21975.
  15. ↑ Berdasarkan Pengantar Alkitab Lembaga Alkitab Indonesia, 2002
  16. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 I. H. Enklaar.1986.Tafsiran Alkitab: Tesalonika.Jakarta.Gunung Mulia.xi-xii.

Pranala luar

  • Epistles to the Thessalonians entry in the Catholic Encyclopedia
  • Online Bible at GospelHall.org
  • l
  • b
  • s
Surat Paulus yang Pertama kepada Jemaat di Tesalonika • Α' Επιστολή προς Θεσσαλονικείς (A Epistole pros Thessalonikeis)
Alkitab
1 Tesalonika 1 • 2 • 3 • 4 • 5
  • iconPortal Kristen
Nama tempat/Istilah
Akhaya • Atena • Filipi • Makedonia • Tesalonika • Yudea
Nama orang
Paulus • Silwanus • Timotius • Yesus Kristus
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Surat Kolose (pasal 4) ← • → Surat 2 Tesalonika (pasal 1)
  • l
  • b
  • s
Kitab-kitab dalam Alkitab
Pembagian
utama
Alkitab Ibrani/
Perjanjian Lama
(Protokanonika)
  • Kejadian
  • Keluaran
  • Imamat
  • Bilangan
  • Ulangan
  • Yosua
  • Hakim-hakim
  • Rut
  • Samuel
    • 1
    • 2
  • Raja-raja
    • 1
    • 2
  • Tawarikh
    • 1
    • 2
  • Ezra–Nehemia
    • Ezra
    • Nehemia
  • Ester
  • Ayub
  • Mazmur
  • Amsal
  • Pengkhotbah
  • Kidung Agung
  • Yesaya
  • Yeremia
  • Ratapan
  • Yehezkiel
  • Daniel
  • Dua Belas Nabi
    • Hosea
    • Yoël
    • Amos
    • Obaja
    • Yunus
    • Mikha
    • Nahum
    • Habakuk
    • Zefanya
    • Hagai
    • Zakharia
    • Maleakhi
Deuterokanonika
dan Apokrifa
  • Katolik
  • Ortodoks
  • Tobit
  • Yudit
  • Tambahan Ester
  • 1 Makabe
  • 2 Makabe
  • Kebijaksanaan
  • Sirakh
  • Barukh
    • Surat Yeremia
  • Tambahan Daniel
    • Doa Azarya dan Lagu Pujian Ketiga Pemuda
    • Susana
    • Dewa Bel dan Naga Babel
khusus Ortodoks
  • 1 Esdras
  • 2 Esdras
  • Doa Manasye
  • Mazmur 151
  • 3 Makabe
  • 4 Makabe
  • Syair Pujian
Tewahedo Ortodoks
  • Henokh
  • Yobel
  • 1, 2, dan 3 Makabian
  • Paralipomena Barukh
  • Kanon lebih luas
Suriah
  • Surat Barukh
  • 2 Barukh
  • Mazmur 152–155
Perjanjian Baru
  • Matius
  • Markus
  • Lukas
  • Yohanes
  • Kisah Para Rasul
  • Roma
  • 1 Korintus
  • 2 Korintus
  • Galatia
  • Efesus
  • Filipi
  • Kolose
  • 1 Tesalonika
  • 2 Tesalonika
  • 1 Timotius
  • 2 Timotius
  • Titus
  • Filemon
  • Ibrani
  • Yakobus
  • 1 Petrus
  • 2 Petrus
  • 1 Yohanes
  • 2 Yohanes
  • 3 Yohanes
  • Yudas
  • Wahyu
Pembagian
  • Pasal dan ayat
  • Perjanjian Lama
    • Protokanonika
    • Deuterokanonika
    • Apokrifa
    • Taurat
    • Sejarah
    • Puisi
      • Hikmat
    • Kenabian
      • Besar
      • Kecil
  • Perjanjian Baru
    • Injil
      • Sinoptik
    • Sejarah kerasulan
    • Epistola
      • Paulus
      • Umum
      • Yohanes
      • Pastoral
    • Apokalips
      • Sastra
Perkembangan
  • Kanon Perjanjian Lama
  • Kanon Perjanjian Baru
  • Antilegomena
  • Kanon Yahudi
  • Kanon Kristen
Naskah
  • Naskah Laut Mati
  • Taurat Samaria
  • Septuaginta
  • Targum
  • Diatessaron
  • Fragmen Muratori
  • Pesyita
  • Vetus Latina
  • Teks Masoret
  • Kategori Naskah Perjanjian Baru
  • Papirus Perjanjian Baru
  • Uncial Perjanjian Baru
Lihat pula
  • Kanon Alkitab
  • Penulis
  • Terjemahan Alkitab
  • Kitab lain yang dikutip dalam Kitab Suci
  • Pseudopigrafa
    • daftar
  • Apokrifa Perjanjian Baru
  • Studi Alkitab
  • Sinode Hippo
  • Kritik teks
  • Kata serapan dari bahasa Tamil Kuno dalam bahasa Ibrani Alkitabiah
  • Kategori
  • Portal
  • BukuWiki
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
    • 2
    • 3
    • 4
    • 5
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Argentina
  • Polandia
  • Vatikan
Lain-lain
  • IdRef
  • MusicBrainz work

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Tujuan penulisan
  2. Penulisan
  3. Keotentikan
  4. Jemaat Gereja
  5. Waktu penulisan
  6. Ayat-ayat terkenal
  7. Isi
  8. Sumber
  9. Muatan Teologinya
  10. Catatan
  11. Lihat pula
  12. Referensi
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026