Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tiji Tibeh

TIji Tibeh adalah semboyan perjuangan Pangeran Sambernyawa yang berarti "mati siji, mati kabeh" atau "mukti siji, mukti kabeh". Selain diterapkan dalam bidang kemiliteran atau peperangan, semboyan ini juga diterapkan dalam bidang pemerintahan.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

TIji Tibeh adalah semboyan perjuangan Pangeran Sambernyawa yang berarti "mati siji, mati kabeh" (mati satu, mati semua) atau "mukti siji, mukti kabeh" (berjaya satu, berjaya semua). Selain diterapkan dalam bidang kemiliteran atau peperangan, semboyan ini juga diterapkan dalam bidang pemerintahan.[1]

Apabila salah satu orang dalam kelompok mengalami kesulitan, maka semua orang dalam kelompok tersebut akan mengalami kesulitan yang sama pula; apabila salah satu orang dalam kelompok mengalami kebahagiaan, maka semua orang dalam kelompok tersebut juga ikut menikmati kebahagiaan yang sama.[2]

Penerapan

Dalam peperangan, semboyan Tiji Tibeh diterapkan salah satunya dengan membagi rata harta rampasan perang tanpa memandang status prajurit atau pemimpin.[1] Semboyan ini juga diserukan untuk membakar semangat di medan tempur ketika melawan penjajahan Belanda.[3][4]

Lihat juga

  • Jiwa korsa
  • Tridarma

Catatan kaki

  1. 1 2 Mangkoehadiningrat, Soeryo Soedibyo (2011-01-01). Sambernyawa Menggugat Indonesia. GUEPEDIA. ISBN 978-602-97263-5-0.
  2. ↑ M.Pd, Dr Novia Wahyu Wardhani; M.Pd, Dr Sabar Narimo, M. M. (2021-05-25). NASIONALISME MANGKUNEGARA IV. Insan Cendekia Mandiri. ISBN 978-623-348-031-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ↑ "Semboyan Tiji Tibeh Pangeran Sambernyawa". SINDOnews.com. 2014-07-19. Diakses tanggal 2021-07-13.
  4. ↑ Mangkunegaran (2017-11-13). "Nilai Kepahlawanan Pangeran Sambernyawa". Puro Mangkunegaran (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-07-13.
  • l
  • b
  • s
Filsafat Jawa
Diri dan Ketuhanan
  • Bhinneka Tunggal Ika
  • Hyang
  • Manunggaling kawula gusti
  • Mati sajroning urip
  • Ngudi kasampurnan
  • Rasa jati
  • Sangkan paraning dumadi
  • Sedulur papat
  • Suwung
  • Tombo ati
  • Tridaya
Kesusilaan
  • Empan papan
  • Ewuh pakewuh
  • Mikul dhuwur, mendhem jero
  • Ngalah, ngalih, ngamuk
  • Ngunduh wohing pakarti
  • Nrima ing pandum
  • Ojo dumeh
  • Pager mangkok
  • Pasemon
  • Samadya
  • Sawang sinawang
  • Sumarah
Keindahan
  • Estetika Jawa (sekumpulan konsep keindahan)
  • Memayu hayuning bawana
  • Asmaragama
Kepemimpinan
  • Astabrata
  • Ing ngarsa sung tuladha
  • Jer basuki mawa béya
  • Rawe-rawe rantas
  • Sura dira jayaningrat
  • Tiji Tibeh
  • Tridarma
Pengetahuan
  • Ilmu titen
  • Kawruh Begja
  • Kawruh Jiwa
  • Macapat
  • Palintangan Jawa
  • Pawukon
  • Primbon
  • Sumbu Filosofis
Tokoh
  • Empu Kanwa
  • Empu Tantular
  • Empu Panuluh
  • Ki Ageng Suryomentaram
  • Koentjaraningrat
  • Notonagoro
  • Parmono
  • Poerbatjaraka
  • Pakubuwana IV
  • Ranggawarsita
  • Selo Soemardjan
  • Soenoto
  • Sosrokartono
  • Supadjar
  • Yasadipura I
Pustaka
  • Sastra Jawa Baru
  • Arjunawijaya
  • Arjunawiwāha
  • Bhāratayuddha
  • Dewaruci
  • Serat Centhini
  • Serat Kalatidha
  • Ramayana
  • Serat Wedhatama
  • Serat Wirid
  • Sutasoma
  • Wulangreh
Lain-lain
  • Saminisme
  • Kejawen

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penerapan
  2. Lihat juga
  3. Catatan kaki

Artikel Terkait

Pakubuwana XI

susuhunan ke-10 dari Kesunanan Surakarta

Mangkunegara I

pendiri Mangkunagaran dan pahlawan nasional Indonesia

Tridarma

Perguruan Tinggi". lldikti13.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 7 Des. 2025. Tiji Tibeh Memikirkan Ulang Tridharma Perguruan Tinggi, www.kompas.id l b s

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026