Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Museum Padepokan Sumber Karahayon

Museum Padepokan Sumber Karahayon atau Museum Sumber Karahayon adalah museum yang terletak di Padukuhan Tegal, Kalurahan Jambidan, Kapanéwon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Museum tersebut didirikan oleh Ki Wiryodikarso atau Mbah Pleret dan awalnya dikenal sebagai Padepokan Sumber Karahayon. Pada 1 Oktober 1980, bangunan itu dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantul dan diterima oleh Bupati Bantul saat itu, R. Soetomo Mangkoesasmito. Museum tersebut saat ini dilestarikan oleh para anggota Yayasan Hondodento.

museum di Indonesia
Diperbarui 12 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Museum Padepokan Sumber Karahayon
Museum Padepokan Sumber Karahayon.

Museum Padepokan Sumber Karahayon atau Museum Sumber Karahayon (bahasa Jawa: ꦩꦸꦱꦶꦪꦸꦩ꧀ꦥꦣꦺꦥꦺꦴꦏ꧀ꦏꦤ꧀ꦱꦸꦩ꧀ꦧꦼꦂꦏꦫꦲꦪꦺꦴꦤ꧀code: jv is deprecated , translit. Musiyum Padhépokan Sumber Karahayon) adalah museum yang terletak di Padukuhan Tegal, Kalurahan Jambidan, Kapanéwon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Museum tersebut didirikan oleh Ki Wiryodikarso atau Mbah Pleret dan awalnya dikenal sebagai Padepokan Sumber Karahayon. Pada 1 Oktober 1980, bangunan itu dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bantul dan diterima oleh Bupati Bantul saat itu, R. Soetomo Mangkoesasmito. Museum tersebut saat ini dilestarikan oleh para anggota Yayasan Hondodento.

Asal-usul

Bangunan Museum Padepokan Sumber Karahayon terletak di Padukuhan Tegal, Kalurahan Jambidan, Kapanéwon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sebelum ditetapkan menjadi salah satu museum oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, bangunan ini awalnya merupakan tempat tinggal dari Ki Wiryodikarso (lebih dikenal dengan nama Mbah Pleret) dan dikenal sebagai Padepokan Sumber Karahayon.[1][2] Pada 1 Oktober 1980, tempat tinggal beserta isinya itu lantas dihibahkan kepada Pemkab Bantul atas keinginannya sendiri dan diterima oleh Bupati Bantul saat itu, R. Soetomo Mangkoesasmito. Nama bangunan tersebut kemudian diubah menjadi Museum Padepokan Sumber Karahayon atau Museum Sumber Karahayon.[3]

Koleksi yang ada di museum ini adalah benda-benda bersejarah milik Wiryodikarso berupa patung, foto, mobil, pakaian, dan lain-lain.[4] Endang Sawitri, salah satu pengelola Museum Sumber Karahayon, menerangkan jika bangunan museum ini dilihat dari atas tampak seperti orang tidur, yang membujur dari barat ke timur dengan posisi miring menghadap ke selatan. Secara filosofis, bagian-bagian yang berada di dalam museum diibaratkan seperti buku, yaitu wujudnya dapat dibaca.[3]

Riwayat pendiri

Yayasan Hondodento.

Sawitri menjelaskan bahwa Wiryodikarso adalah salah satu pejuang nasional yang ikut merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Dia lahir di Kampung Gebayanan, Kemantrèn Mantrijeron, Kota Yogyakarta pada 8 Januari 1904. Ketika remaja, dia menjadi anggota Vatvinder (Pramuka) Budi Utomo. Ketertarikannya di dunia politik lantas membawanya masuk ke Partai Nasional Indonesia (PNI). Sejak saat itu, dia mengikuti kursus-kursus politik yang diajarkan oleh Soekarno serta berteman akrab dengan Ali Sastroamidjojo dan Gatot Mangkoepradja. Pertemuan terakhirnya dengan Soekarno terjadi pada 1962 di Istana Negara.[3]

Wiryodikarso juga merupakan pendiri Yayasan Hondodento yang bergerak di bidang kebudayaan.[3] Yayasan ini dilindungi oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.[5] Tak hanya memugar Petilasan Sri Aji Jayabaya dan Sendang Tirto Kamandanu di Kediri,[6][7][8][9] yayasan itu juga rutin menggelar upacara labuhan di Pantai Parangkusumo.[10] Ritual tersebut merupakan wujud rasa syukur para anggotanya.[11]

Ritual tradisional ini dilaksanakan oleh Yayasan Hondodento bekerja sama dengan Karang Taruna Unit Krebet sebagai pelaku upacara. Labuhan tersebut pertama kali diadakan secara internal, khusus bagi keluarga besar Hondodento sejak tahun 1974.[12] Saat ini, Labuhan Hondodento menjadi agenda pariwisata tahunan di Bantul setiap tanggal 15 Sura, kalender Jawa.[13][14][15]

Galeri

Lihat pula

  • Labuhan Alit Keraton Yogyakarta
  • Masjid Agung Kauman Pleret
  • Museum Sejarah Purbakala Pleret
  • Rumah Tradisional Yusuf Sudirman
  • Sendang Tirto Kamandanu
  • Yayasan Hondodento

Rujukan

  1. ↑ "Museum Padepokan Sumber Karahayon". Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Agustus 2019. Diakses tanggal 31 Agustus 2019.
  2. ↑ Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul (2019). Kajian Length of Stay Kabupaten Bantul 2019 (Laporan Akhir) (PDF). Bantul: Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. hlm. 7. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2 Juni 2021. Diakses tanggal 31 Agustus 2019.
  3. 1 2 3 4 "Museum Sumber Karahayon, Simpan Aneka Koleksi". Sketsindo. Diakses tanggal 28 Mei 2022.
  4. ↑ "Museum Padepokan Sumber Karahayon". Bantulpedia. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  5. ↑ "Labuhan Hondodento". Jogja TV. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  6. ↑ "Kirab Ritual 1 Sura Kabupaten Kediri, Mengenang Kebesaran Sosok Sri Aji Jayabaya". Times Indonesia. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  7. ↑ "1 Sura, Momentum Masyarakat Kediri Telusuri Jejak-Jejak Sri Aji Jayabaya". Hallo Lifestyle. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  8. ↑ "Pengaruh Petilasan Sri Aji Jayabaya dan Sendang Tirta Kamandanu terhadap Budaya dan Tradisi Masyarakat Desa Menang". Syair Karya Literasi. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  9. ↑ "Menjelang Pemilihan Legislatif, Sendang Tirto Kamandanu Kediri Dikunjungi Sejumlah Caleg". Super Radio. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  10. ↑ Tempo Publishing (2020). Menelusuri Kota Lama Kerajaan Majapahit. Jakarta: Tempo Publishing. hlm. 39. ISBN 978-623-2625-63-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Upacara Adat: Labuhan Hondodento". Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul. Diakses tanggal 15 Januari 2023.
  12. ↑ "Wisata Jogja dalam Upacara Adat Labuhan Hondodento". Portal Yogyakarta. Diakses tanggal 15 Januari 2023.
  13. ↑ "Mengikuti Labuhan Hondodento Bulan Sura di Pantai Parangkusumo". Merdeka. Diakses tanggal 28 Mei 2022.
  14. ↑ "Ribuan Orang Ikuti Labuhan Hondodento". Radar Jogja. Diakses tanggal 15 Januari 2023.
  15. ↑ "Labuhan Hondodento di Parangkusumo". Pemerintah Kabupaten Bantul. Diakses tanggal 15 Januari 2023.

Bacaan lanjutan

Buku

  • Quinn, George (2019). Bandit Saints of Java: How Java's Eccentric Saints are Challenging Fundamentalist Islam in Modern Indonesia. Selangor: Monsoon Books. ISBN 978-191-2049-45-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Quinn, George (2021). Wali Berandal Tanah Jawa. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 978-602-4815-24-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Buku lama

  • Pengurus Pusat Yayasan Hondodento (1989). Loka Moksa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya dan Sendang Tirtokamandanu. Yogyakarta: Yayasan Hondodento. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Pengurus Pusat Yayasan Hondodento (2004). Perjalanan Yayasan Hondodento. Yogyakarta: Kelompok Malam Seton (Yogyakarta). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Yudoyono, Bambang (1984). Sang Prabu Sri Adji Djajabaja, 1135–1157. Yogyakarta: Karya Unipress. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Jurnal

  • Ariyanto, Vionita Rizkyka; Trisakti (2013). "Bentuk dan Nilai Pendidikan Arak-Arakan Ritual 1 Sura Petilasan Sri Aji Jayabaya di Kabupaten Kediri". Apron. 2 (1). ISSN 2252-7958.
  • Jalil, Abdul (2015). "Memaknai Tradisi Upacara Labuhan dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat Parangtritis". El Harakah. 17 (1). ISSN 2356-1734.
  • Juliati, Intan; Ruja, I Nyoman; Kurniawan, Bayu (2021). "Makna Simbolis Kirab Ritual 1 Sura Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri". Sandhyakala. 2 (1). ISSN 2721-2602.
  • Yuni, Pramita; Segara, Nuansa Bayu (2022). "Analisis Potensi dan Pengelolaan Desa Agro-History Wisata Menang di Kabupaten Kediri Sebagai Sarana Edukatif dan Sumber Pembelajaran IPS". Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS. 16 (1). ISSN 2721-8821.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Museum Padepokan Sumber Karahayon.
  • Film Dokumenter Museum Padepokan Sumber Karahayon
  • Labuhan Hondodento
  • Labuhan Yayasan Hondodento di Bantul, Yogyakarta
  • Museum Padepokan Sumber Karahayon di Instagram
  • Museum Padepokan Sumber Karahayon di YouTube
  • l
  • b
  • s
Topik Daerah Istimewa Yogyakarta
Gubernur: Hamengkubawana X  · Wakil Gubernur: Paku Alam X
Arsitektur bersejarah
  • Astana Pajimatan Himagiri
  • Bank BNI 1946 Yogyakarta
  • Hotel Toegoe
  • Kantor Pos Besar Yogyakarta
  • Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Kotagede
  • Makam Ratu Mas Malang
  • Dalem Brontokusuman
  • Dalem Jayadipuran
  • Dalem Pujokusuman
  • Pasarean Mataram
  • Pasarean Giri Gondo
  • Pura Pakualaman
  • Rumah Tradisional Yusuf Sudirman
  • Keraton Kerto
  • Situs Warungboto
  • Taman Sari Yogyakarta
  • Tugu Yogyakarta
  • Watu Ngelak
Candi
  • Dataran Kewu
  • Candi Barong
  • Candi Banyunibo
  • Candi Gebang
  • Candi Ijo
  • Candi Kalasan
  • Candi Kedulan
  • Candi Kimpulan
  • Candi Prambanan
  • Candi Sambisari
  • Candi Sari
  • Situs Ratu Baka
Monumen dan museum
  • Monumen Jogja Kembali
  • Monumen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia
  • Monumen Perjuangan TNI AU
  • Museum Benteng Vredeburg
  • Museum Biologi
  • Museum Anak Kolong Tangga
  • Museum Gunung Merapi
  • Museum Padepokan Sumber Karahayon
  • Museum Perjuangan
  • Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman
  • Museum Sejarah Purbakala Pleret
  • Museum Sonobudoyo
  • Wahanarata
Transportasi
  • Bandara Adisucipto
  • Bandar Udara Internasional Yogyakarta
  • Pelabuhan Tanjung Adikarta
  • Stasiun Lempuyangan
  • Stasiun Maguwo
  • Stasiun Tugu
  • Stasiun Wates
  • Terminal Condongcatur
  • Terminal Dhaksinarga
  • Terminal Giwangan
  • Terminal Jombor
  • Terminal Pakem
  • Terminal Palbapang
  • Terminal Prambanan
  • Terminal Wates
  • Trans Jogja
Objek wisata alam
  • Air Terjun Sri Gethuk
  • Bukit Bego
  • Curug Pulosari
  • Gardu Pandang Lemah Rubuh
  • Gua Cerme
  • Gua Pindul
  • Gua Selarong
  • Gunung Merapi
    • Kaliurang
    • Kaliadem
  • Gunung Nglanggeran
  • Pantai Baron
  • Pantai Indrayanti
  • Pantai Kesirat
  • Pantai Krakal
  • Pantai Kukup
  • Pantai Glagah
  • Pantai Wohkudu
  • Puncak Suroloyo
  • Puncak Sosok
  • Parangtritis
Tempat ibadah
  • Masjid Gedhe Kauman
  • Masjid Jogokariyan
  • Masjid Syuhada
  • Gereja Santo Antonius Kotabaru
  • GPIB Marga Mulya Yogyakarta (eks Indische Kerk)
  • Kelenteng Fuk Ling Miau
  • Kelenteng Poncowinatan
Wisata belanja, hiburan,
hotel, dan kuliner
  • Hartono Lifestyle Mall Yogyakarta
  • Jalan Malioboro
  • Jogja City Mall
  • Kampung Ketandan
  • Kebun Binatang Gembira Loka
  • Kasongan
  • Malioboro Mall
  • Pasar Beringharjo
  • Pasar Ngasem
  • Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta
  • Plaza Ambarrukmo
  • Purawisata
  • Ramai Mall
  • Kampung Internasional Sosrowijayan Wetan
  • Taman Budaya Embung Giwangan
  • Taman Budaya Gunungkidul
  • Taman Budaya Kulon Progo
  • Taman Budaya Yogyakarta
  • Taman Pelangi
  • Taman Pintar Yogyakarta
  • Wisata Gudeg Wijilan
Pendidikan
  • Daftar sekolah di Yogyakarta
  • Daftar perguruan tinggi di Yogyakarta
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Islam Indonesia
    • Universitas Mercu Buana
    • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    • Universitas Negeri Yogyakarta
    • Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Olahraga
  • GOR Among Raga
  • Persiba Bantul
  • Persig Gunung Kidul
  • Persikup Kulon Progo
  • PS Protaba Bantul
  • PSIM Yogyakarta
  • PSS Sleman
  • Sleman United
  • Stadion Maguwoharjo
  • Stadion Mandala Krida
  • Stadion Sultan Agung
  • Stadion Tridadi
Militer dan kepolisian
  • Polda DIY
  • Korem 072/Pamungkas
  • Yonif 403
  • Kikavser 2
  • Pangkalan TNI AL Yogyakarta
  • Pangkalan Udara Adisutjipto
Kebudayaan
  • Bahasa Jawa Yogyakarta
  • Bregada
  • Budaya Jawa
  • Gamelan
    • Javanese Court Gamelan
Makanan dan minuman
tradisional khas Yogyakarta
  • Adrem
  • Alen-alen
  • Ampyang
  • Awug-awug
  • Bakmi Jawa
  • Bakpia Pathuk
  • Bir Jawa
  • Brongkos
  • Carang Gesing
  • Cemplon
  • Cenil
  • Cethil
  • Gaplek
  • Gathot
  • Geblek
  • Geplak
  • Gudeg Manggar
  • Gudeg Nangka
  • Grontol
  • Growol
  • Gudangan
  • Jadah
  • Jadah Manten
  • Jenang Gempol
  • Jenang Sungsum
  • Kipo
  • Kopi Jos
  • Lempeng Legendar
  • Lempeng Tela
  • Lotek
  • Mangut Lele
  • Mata Kebo
  • Miedes
  • Mie Lethek
  • Mie Pentil
  • Mendut
  • Nasi Kucing
  • Onde-onde
  • Ongol-ongol
  • Peyek Kacang
  • Peyek Jingking
  • Peyek Tumpuk
  • Sagon Kotagede
  • Sate Klathak
  • Sega Abang
  • Tempe Benguk
  • Tempe Garit
  • Tempe Gembus
  • Tempe Kara
  • Timus
  • Thiwul
  • Tumpeng
  • Ungrung
  • Wajik
  • Walang Goreng
  • Wedang Ronde
  • Wedang Secang
  • Wedang Uwuh
  • Yangko
Festival dan pesta rakyat
  • Biennale Jogja
  • Jogja Java Carnival
  • Merti bumi tunggul arum
  • Saparan bekakak
  • Sekaten
Media
  • Jogja TV
  • Kedaulatan Rakyat
  • Mataram Surya Visi
  • RBTV (afiliasi dengan Kompas TV)
  • Radar Jogja
  • Radio Retjo Buntung
  • Tribun Jogja
  • TVRI Yogyakarta
Topik lainnya
  • Kesultanan Mataram
  • Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
  • Kadipaten Paku Alaman
  • Hamengkubuwana
  • Paku Alam
  • Sejarah DIY
  • Lambang DIY
  • Garis Imajiner Yogyakarta
  • Alas Mentaok
Lihat pula: Kategori
Proyek  · Portal

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Asal-usul
  2. Riwayat pendiri
  3. Galeri
  4. Lihat pula
  5. Rujukan
  6. Bacaan lanjutan
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Museum Nasional Indonesia

museum di Indonesia

Daftar museum di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar museum di Provinsi DKI Jakarta

Pusat sekitar Monumen Nasional, dan Taman Mini Indonesia Indah. Museum-museum di Jakarta, dan di Indonesia pada umumnya, masih kurang mendapat perhatian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026