Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Geblek

Geblek adalah makanan tradisional yang dibuat dari tepung tapioka dan bumbu bawang yang digoreng gurih. Bentuknya seperti angka delapan berwarna putih bersih dan diolah dengan cara digoreng. Makanan ini populer sebagai jajanan khas dari daerah Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Purworejo, Magelang, dan Kabupaten Wonosobo. Masing-masing daerah memiliki citarasa unik. Misalnya di Wonosobo, Geblek disarankan untuk dimakan bersama tempe kemul dan mi ongklok, sedangkan di Purworejo disarankan untuk menyiramkan kuah kacang ke geblek. Sementara di Magelang, geblek dapat dinikmati tanpa tambahan apapun.

kudapan khas Kulom Progo
Diperbarui 2 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Geblek
Geblek
Geblek
Tempat asalIndonesia
DaerahKabupaten Kulon Progo Kabupaten Purworejo
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Geblek (bahasa Jawa: ꦒꦼꦧ꧀ꦭꦺꦏ꧀code: jv is deprecated , translit. Geblèk) adalah makanan tradisional yang dibuat dari tepung tapioka dan bumbu bawang yang digoreng gurih. Bentuknya seperti angka delapan berwarna putih bersih dan diolah dengan cara digoreng. Makanan ini populer sebagai jajanan khas dari daerah Kabupaten Kulon Progo,[1] Kabupaten Purworejo, Magelang, dan Kabupaten Wonosobo.[2] Masing-masing daerah memiliki citarasa unik.[3] Misalnya di Wonosobo, Geblek disarankan untuk dimakan bersama tempe kemul dan mi ongklok, sedangkan di Purworejo disarankan untuk menyiramkan kuah kacang ke geblek.[4] Sementara di Magelang, geblek dapat dinikmati tanpa tambahan apapun.[5]

Pada awalnya, geblek dikenal sebagai bekal atau makanan selingan bagi petani yang bekerja di sawah. Berbahan dasar singkong yang kaya karbohidrat dan melimpah di daerah setempat, geblek dinilai mampu memberikan rasa kenyang yang bertahan cukup lama bagi para petani.[6]

Karakteristik

Geblek sering disamakan dengan cireng karena bahan baku yang digunakan sama. tapi keduanya berbeda bentuk dan ukuran. Geblek berwarna putih, bentuknya serupa angka delapan, dan punya tekstur kenyal ketika dikunyah.[7] Hisangan ini lebih enak dihidangkan dan disantap ketika masih panas, karena apabila sudah dingin geblek akan terasa lebih keras dan hilang rasa gurihnya.[8]

28. Besengèk dan geblèk

Kandungan gizi

Geblek mengandung energi sebesar 195 kilokalori per 100 gram bagian yang dapat dimakan (BDD), dengan komposisi utama berupa 44,40 gram karbohidrat, 1,70 gram lemak total, dan 0,40 gram protein, serta serat pangan sekitar 3,60 gram. Dari sisi mineral, geblek mengandung natrium 353 miligram, kalium 125 miligram, kalsium 35 miligram, fosfor 13 miligram, zat besi 0,60 miligram, tembaga 300 mikrogram, dan seng 0,30 miligram, sementara kandungan vitaminnya relatif rendah, antara lain vitamin B1 sebesar 0,02 miligram dan vitamin B3 sebesar 0,10 miligram. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa geblek terutama merupakan sumber karbohidrat dengan kandungan lemak dan protein yang relatif rendah.[9]

Warisan budaya

Pemerintah Indonesia telah menetapkan Geblek Kulonprogo sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Penetapan tersebut dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia dengan Sertifikat No SK: 264/M/2018 yang diterbitkan pada 2018.[10]

Referensi

  1. ↑ "Geblek Kulon Progo". warisanbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-17. Diakses tanggal 2021-02-06.
  2. ↑ Sugiono (2019-03-22). "Gurihnya Geblek, Camilan Khas Wonosobo". Perpus.jatengprov.go.id. Diakses tanggal 2022-05-16.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "Geblek Makanan Bukan Makian". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-24. Diakses tanggal 2022-05-16.
  4. ↑ "7 Kuliner Unik di Purworejo". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-07. Diakses tanggal 01 April 2014. ;
  5. ↑ "Geblek Magelang » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-02-08.
  6. ↑ Dhea, Allicia (27 Agustus 2025). "Geblek jadi Ikon Kulon Progo, Ini Cara Membuat dan Filosofinya!". Good News from Indonesia. Diakses tanggal 22 Februari 2026.
  7. ↑ Nursastri, Sri Anindiati (ed.). "Geblek, Cireng Khas Kulon Progo". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-05-26. Diakses tanggal 2019-03-07.
  8. ↑ "Geblek, cemilan khas Desa Grirejo". Girirejo. Diakses tanggal 2026-02-22.
  9. ↑ Risqi, Arie &. "Nilai kandungan gizi Geblek". nilaigizi.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-08.
  10. ↑ "Geblek Kulonprogo". budaya.data.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 22 Februari 2026.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Kandungan gizi
  3. Warisan budaya
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026