Muhammad Sirajuddin "Din" Syamsuddin adalah seorang tokoh Muhammadiyah yang menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2010 dan 2010–2015, jabatannya ini kemudian diteruskan oleh Haedar Nashir. Istrinya bernama Fira Beranata, dan memiliki 3 orang anak. Ia diamanati untuk menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia menggantikan Sahal Mahfudh yang meninggal dunia pada Jumat 24 Januari 2014.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Din Syamsuddin | |
|---|---|
| Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke-14 | |
| Masa jabatan 8 Juli 2005 – 6 Agustus 2015 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ke-6 | |
| Masa jabatan 18 Februari 2014 – 27 Agustus 2015 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia | |
| Masa jabatan 28 Juli 2005 – 18 Februari 2014 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Muhammad Sirajuddin Syamsuddin 31 Agustus 1958 Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia |
| Partai politik | Partai Pelita (sejak 2022) Partai Golkar (sebelum 1998) |
| Suami/istri | Fira Beranata
(m. 1986; meninggal 2010)Novalinda Jonafrianty
(m. 2011; c. 2020)Rashda Diana (m. 2021) |
| Anak | 3 |
| Orang tua |
|
| Pendidikan | Pondok Modern Darussalam Gontor |
| Almamater | IAIN Syarif Hidayatullah Universitas California, Los Angeles |
| Pekerjaan | Ulama |
Muhammad Sirajuddin "Din" Syamsuddin (bahasa Arab: مُحَمَّدُ سِرَاجِ ٱلدِّينِ شَمْسِ ٱلدِّينِcode: ar is deprecated , translit. Muḥammad Sirāj ad-Dīn Šams ad-Dīn; lahir 31 Agustus 1958) adalah seorang tokoh Muhammadiyah yang menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2010 dan 2010–2015, jabatannya ini kemudian diteruskan oleh Haedar Nashir. Istrinya bernama Fira Beranata, dan memiliki 3 orang anak. Ia diamanati untuk menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia,[1] yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia menggantikan Sahal Mahfudh yang meninggal dunia pada Jumat 24 Januari 2014.
Din Syamsuddin menempuh pendidikan mulai dari:[2]
Berikut karier yang diikuti oleh Din Syamsuddin:[3]
Din Syamsuddin resmi menjadi Ketua Umum MUI sebagai ketua umum baru. Din menggantikan Sahal Mahfudz yang meninggal dunia pada Jumat 24 Januari 2014. Keputusan penggantian ditetapkan pada rapat pimpinan MUI yang diselenggarakan pada Selasa 18 Februari 2014. Hasil ini akan diplenokan dan dibuat keputusan rapat secepatnya. Namun ketua umum baru berlaku secara definitif per Selasa 18 Februari 2014.[4] Pada tahun 2015, ia digantikan oleh KH. Ma'ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI yang baru.
| Jabatan organisasi Islam | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Prof. Dr. KH. Ahmad Syafii Ma'arif |
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005–2015 |
Diteruskan oleh: Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si. |
| Didahului oleh: Tidak diketahui |
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia 2005–2014 |
Diteruskan oleh: KH. Ma'ruf Amin |
| Didahului oleh: Dr. (HC). KH. Mohammad Ahmad Sahal Mahfudz |
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia 2014–2015 |
Diteruskan oleh: KH. Ma'ruf Amin |