Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Santri

Santri diambil dari bahasa pegon سنتري jika ditelusuri lagi maka santri diambil dari huruf arab yaituSin: Sulukul Khoiri artinya perilaku yang baik. Ciri-ciri Santri adalah mempunyai karakter dan kepribadian yang baik. Nun: Naibul Ulama artinya pengganti ulama, jadilah apapun selagi itu baik, benar, dan bermanfaat, tetapi identitas santri adalah tetap sebagai pengganti ulama. Ta’: Ta’alam Wa Tarkal Ma’asi artinya belajar dan meninggalkan maksiat. Lafadz Ta’alam kusandingkan dengan lafadz Tarkal Ma’asi karena seorang santri selain belajar haruslah mengamalkan apa yang telah dipelajari sebagaimana halnya meninggalkan maksiat. Ketika sudah mengetahui bahwa suatu perkara itu maksiat atau dosa maka jauhilah. Ro’: Rodhiya artinya Ridha atau rela dan senang hati. Dapat juga diartikan hati yang berbahagia. Ya’: Yaqin artinya yakin. Wes, seng penting yakin opo-opo bakal kasil.

Istilah Siswa di Pesantren
Diperbarui 8 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Santri
Santri Nusantara
Santri membaca Al-Qur'an setelah salat

Santri diambil dari bahasa pegon [1] سنتري jika ditelusuri lagi maka santri diambil dari huruf arab yaitu

  1. Sin: Sulukul Khoiri artinya perilaku yang baik. Ciri-ciri Santri adalah mempunyai karakter dan kepribadian yang baik.
  2. Nun: Naibul Ulama artinya pengganti ulama, jadilah apapun selagi itu baik, benar, dan bermanfaat, tetapi identitas santri adalah tetap sebagai pengganti ulama.
  3. Ta’: Ta’alam Wa Tarkal Ma’asi artinya belajar dan meninggalkan maksiat. Lafadz Ta’alam kusandingkan dengan lafadz Tarkal Ma’asi karena seorang santri selain belajar haruslah mengamalkan apa yang telah dipelajari sebagaimana halnya meninggalkan maksiat. Ketika sudah mengetahui bahwa suatu perkara itu maksiat atau dosa maka jauhilah.
  4. Ro’: Rodhiya artinya Ridha atau rela dan senang hati. Dapat juga diartikan hati yang berbahagia.
  5. Ya’: Yaqin artinya yakin. Wes, seng penting yakin opo-opo bakal kasil.[2]

Di Indonesia, santri adalah istilah untuk seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren (sekolah asrama Islam). Santri biasanya tinggal di tempat tersebut hingga pendidikan mereka selesai. Setelah menyelesaikan masa studinya, sebagian dari mereka akan melayani pesantren dengan menjadi pengurus. Menurut C.C. Berg, istilah "santri" berasal dari bahasa Sanskerta shastri yang berarti "orang yang mempelajari kitab-kitab Hindu"; istilah ini memiliki akar yang sama dengan kata shastra (sastra).[3][4]

Sejak tahun 2015, tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional di Indonesia. Tanggal tersebut merujuk pada "resolusi jihad" yang dikeluarkan Hasyim Asy'ari dari Nahdlatul Ulama kepada ulama dan santri sebelum revolusi nasional.[5]

Lihat juga

  • Islam di Asia Tenggara
  • Kota santri

Referensi

  1. ↑ The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization. Yayasan Islam Nusantara Center.
  2. ↑ Hud, Hud (2022). Nyantri. Jombang: CV. Nakomu. hlm. 5–6. ISBN 9786235433011. Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
  3. ↑ Efendi, Ferry; Makhfudli (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. hlm. 313. ISBN 9789793027944. Diakses tanggal 22 September 2022.
  4. ↑ Raditya, Iswara N (21 October 2019). "Sejarah & Asal Usul Kata Santri: Berasal dari Bahasa Sanskerta?". tirto.id. Diakses tanggal 12 February 2021.
  5. ↑ Harbani, Rahma Indina (22 October 2021). "Hari Santri Nasional 2021 Lahir dari Resolusi Jihad, Bagaimana Awalnya?". Detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 18 October 2022. Diakses tanggal 22 September 2022.
  • l
  • b
  • s
Islam di Indonesia
Cabang lainnya
  • Ahmadiyyah
  • Kejawen
  • Pembagian lama
    • Abangan
    • Priyayi
    • Santri
Tokoh utama
Era klasik
  • Hamzah Fansuri
  • Yusuf Al-Makassari
  • Malikussaleh
  • Ismail al-Khalidi al-Minangkabawi
  • Padri
    • Tuanku Imam Bonjol
    • Tuanku Rao
    • Tuanku Tambusai
  • Walisongo
    • Sunan Ampel
    • Sunan Bonang
    • Sunan Drajat
    • Sunan Giri
    • Sunan Gunung Jati
    • Maulana Malik Ibrahim
    • Sunan Kalijaga
    • Sunan Kudus
    • Sunan Muria
  • Abdurrauf as-Singkili
  • Ali Mughayat Syah
  • Tuanku Nan Tuo
  • Burhanuddin Ulakan
  • Usman bin Yahya
Era Kebangkitan
Nasional
  • Abdullah Ahmad
  • Abdul Karim Amrullah
  • Hasyim Asy'ari
  • Muhammad As'ad al-Bugisi
  • Ahmad Dahlan
  • Abbas Abdullah
  • Tahir bin Jalaluddin
  • Muhammad Djamil Djambek
  • Idrus bin Salim al-Jufri
  • Hasan Ma'shum
  • Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
  • Mas Mansoer
  • Ahmad Khatib al-Minangkabawi
  • Haji Misbach
  • Sulaiman ar-Rasuli
  • Rasuna Said
  • Tjokroaminoto
Pasca-
kemerdekaan
  • Mukti Ali
  • Ulil Abshar Abdalla
  • Abdul Malik Karim Amrullah
  • Firanda Andirja
  • Syech bin Abdul Qodir Assegaf
  • Azyumardi Azra
  • Abu Bakar Ba'asyir
  • Khalid Basalamah
  • Syafiq Riza Basalamah
  • Idham Chalid
  • Djohan Effendi
  • A.R. Fachruddin
  • Abdullah Gymnastiar
  • Wahid Hasyim
  • Adi Hidayat
  • Afifi Fauzi Abbas
  • Rhoma Irama
  • Ali Jaber
  • Yazid bin Abdul Qadir Jawas
  • Kartosoewirjo
  • Ahmad Syafii Maarif
  • Yahya Zainul Maarif
  • Nurcholish Madjid
  • Sahal Mahfudh
  • Munzir Al-Musawa
  • Hasyim Muzadi
  • Zainuddin MZ
  • Harun Nasution
  • Bachtiar Nasir
  • Mohammad Natsir
  • Ahmad Bahauddin Nursalim
  • Amien Rais
  • Idrus Ramli
  • Ahmad Muhtadi Dimyathi
  • Muhammad Rizieq Shihab
  • Quraish Shihab
  • Ma'ruf Amin
  • Said Aqil Siradj
  • Abdul Somad
  • Din Syamsuddin
  • Ahmad Wahib
  • Abdurrahman Wahid
  • Muhammad Luthfi bin Yahya
  • Muammar Z.A.
  • Maimun Zubair
Organisasi
Negara
  • Kementerian Agama Republik Indonesia
    • Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
    • Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
    • Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah
  • Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh
Masyarakat sipil
  • Alkhairaat
  • Lembaga Dakwah Kampus
  • Hidayatullah
  • Hizbut Tahrir Indonesia
  • Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
  • Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia
  • Majelis Mujahidin Indonesia
  • Majelis Ulama Indonesia
  • Al-Irsyad Al-Islamiyyah
  • Front Pembela Islam
  • Jaringan Islam Liberal
  • Majelis Rasulullah
  • Muhammadiyah
    • Aisyiyah
  • Himpunan Mahasiswa Islam
  • Nahdlatul Ulama
    • Gerakan Pemuda Ansor
  • Nahdlatul Wathan
  • Perhimpunan Al-Irsyad
  • PERSIS
  • Persatuan Tarbiyah Islamiyah
  • Rabithah Alawiyah
  • Sarekat Islam
  • Sumatera Thawalib
Partai politik
  • Partai Bulan Bintang
  • Partai Sarekat Islam Indonesia
  • Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
  • Partai Masyumi
  • Partai Kebangkitan Bangsa
  • Partai Amanat Nasional
  • Partai Matahari Bangsa
  • Persatuan Muslim Indonesia
  • Partai Keadilan Sejahtera
  • Partai Kebangkitan Nasional Ulama
  • Partai Persatuan Pembangunan
Laskar
  • Banser
  • Darul Islam
  • Jamaah Ansharut Tauhid
  • Jamaah Islamiyah
  • KOKAM
  • Laskar Jihad
  • Mujahidin Indonesia Timur
Sejarah
Pra-
kemerdekaan
  • Penyebaran Islam di Nusantara
  • Ekspedisi Utsmaniyah ke Aceh
  • Wali Sanga
  • Negeri Islam di Indonesia
    • Kesultanan Aceh
    • Kesultanan Banjar
    • Kesultanan Bolango
    • Kesultanan Demak
    • Kesultanan Gorontalo
    • Kesultanan Gowa
    • Kesultanan Malaka
    • Kesultanan Mataram
    • Kesultanan Samudera Pasai
    • Kesultanan Ternate
    • Kesultanan Tidore
    • Kesultanan Yogyakarta
  • Perang Padri
Pasca-
kemerdekaan
  • Piagam Jakarta
  • Petisi 50
  • Peristiwa Tanjung Priok
  • Pemberontakan di Aceh
  • Kerusuhan Kepulauan Maluku
  • Kerusuhan Poso
  • Fatwa tentang Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme Agama
  • November 2016 / Desember 2016 / Aksi 112
Daerah
Sumatra
  • Aceh
  • Bengkulu
  • Jambi
  • Kepulauan Riau
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Lampung
  • Riau
  • Sumatera Barat
  • Sumatera Selatan
  • Sumatera Utara
Jawa
  • Banten
  • Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Yogyakarta
Nusa Tenggara
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
Kalimantan
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
Sulawesi
  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Utara
Maluku
  • Maluku
  • Maluku Utara
Papua
  • Papua
  • Papua Barat
  • Papua Barat Daya
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan
  • Papua Tengah
Kebudayaan
  • Adat
  • Arsitektur
    • Bedug
    • Tajug
  • Pakaian
    • Peci
    • Sarung
  • Lebaran
  • Masjid
    • Masjid Istiqlal
  • Musabaqah Tilawatil Quran
  • Saman
  • Sekaten
  • Slametan
  • Tabligh Akbar
  • Tabuik
  • Tausiyah
  • "Tombo Ati"
  • Yaqowiyu
Pendidikan
  • Iqro
  • Jamiat Kheir
  • Kitab kuning
  • Kyai
  • LIPIA
  • Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri
  • Pesantren
    • Pondok Pesantren Walibarokah Kediri
    • Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Surau
Gerakan
  • Islam Nusantara
  • Jamaah Tabligh
  • Jemaah Tarbiyah
  • Modernisme Islam
  • Islam tradisionalis
  • Salafi
  • Syiah
Lainnya
  • Al-Munir
  • Babad Tanah Jawi
  • Hukum jinayat di Aceh
  • Sajarah Banten
  • Tafsir Al-Mishbah
  • Masjid di Indonesia
  • Sejarah Indonesia
  • Pahlawan Nasional Indonesia


Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Referensi

Artikel Terkait

Pesantren

sekolah asrama Islam di Indonesia

Pendidikan Islam di Indonesia

tersebut kemudian dikenal dengan istilah pondok pesantren, di mana "pondok" berarti tempat tinggal, sedangkan "pesantren" merupakan penyantrian yang memiliki

Pesantren Sabilunnajat

Pesantren Sabilunnajat adalah sebuah pesantren yang terletak di Dusun Sukamaju, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026