Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Masjid Agung Tanara

Masjid Agung Tanara adalah sebuah masjid yang terletak di Tanara, Kec. Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Masjid ini merupakan peninggalan Raja Banten Pertama, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin, yang memerintah kesultanan Banten tahun 1552 hingga 1570.

masjid di Indonesia
Diperbarui 3 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Masjid Agung Tanara
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
NegaraIndonesia
Arsitektur
TipeMasjid

Masjid Agung Tanara adalah sebuah masjid yang terletak di Tanara, Kec. Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Masjid ini merupakan peninggalan Raja Banten Pertama, yaitu Sultan Maulana Hasanuddin, yang memerintah kesultanan Banten tahun 1552 hingga 1570.

Sejarah

Memang, tak ada prasasti yang menyebutkan bahwa masjid ini didirikan Sultan Maulana Hasanuddin. Bahkan, masyarakat sekitar Tanara sendiri mengait-kaitkan bangunan ibadah ini dengan dunia spiritual. Disana berkembang asumsi bahwa masjid ini dibangun oleh jin. Tanpa arsitek, perencanaan dan bahan bangunan.

Asumsi ini kemudian terbantahkan ketika seorang wakil ketua Masjid Agung Tanara bernama Syibromalisi, menyebutkan bahwa masjid ini didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin dan bukan oleh jin seperti asumsi yang selama ini berkembang. Ia juga bisa membuktikan bahwa masjid ini termasuk tua dan bersejarah.

Pertama, arsitektur dan aksesoris yang terdapat di masjid ini mirip dengan Masjid Agung Banten. Kemungkinan, sang raja memerintahkan seorang arsitek dari Tiongkok untuk membangun masjid ini. Bahkan, masjid ini tergolong lebih dulu dibangun daripada Masjid Agung Banten yang terletak di Banten Lama. Sebab, Masjid Banten didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Yusuf, putra Sultan Maulana Hasanuddin dari pernikahannya dengan Nyi Ayu Kirana. Dia memipin kerajaan Banten usai sepeninggal ayahnya. Namun begitu, tak ada yang bisa memastikan tahun berapa tepatnya masjid ini dibangun. Tidak ada petunjuk sejarah yang menyebutkan. Yang pasti, masjid ini didirikan semasa Sultan Maulana Hasanuddin memeimpin pemerintahan di Banten. Kalau ditilik dari data sejarah, Hasanuddin menjadi Sultan Banten tahun 1552 hingga 1570. Mungkin, antara jeda waktu itulah masjid ini dibangun.

Kedua, di dekat masjid terdapat makam putra Hasanuddin, yaitu Pangeran Sunyararas, hasil pernikahan dengan putri dari Demak. Selain, Pangeran Sunyararas, dari pernikahan ini pula Hasanuddin dikaruniai beberapa anak, yaitu Pangeran Pajajaran, Pangeran Pringgalaya, dan Ratu Kamudarage. Jadi, adalah logis jika masjid ini didirikan Sultan Maulana Hasanuddin, karena letak makam Pangeran Sunyararas tak jauh dari masjid, yaitu hanya sekitar 300 meter.

Ketiga, di bagian atas dinding pintu masuk serambi bagian dalam masjid terdapat itga ukiran batu bergambar lambang kerajaan, yaitu ukiran mirip ujung tombak, ukiran mirip burung garuda, dan ukiran mirip pisau. Semuanya simbol kerajaan Banten yang bisa kita temui di komplek makam Sultan Maulana Hasanuddin di Banten Lama. Disamping itu, secara umum, arsitektur dan aksesoris masjid juga tak jauh beda dengan Masjid Agung Banten.

Keempat, masjid ini dikelola dengan menggunakan hasil tanah sawah yang berasal dari wakaf raja pertama Banten. Hingga kini, tanah wakaf tersebut dikelola pengurus masjid dan hasilnya untuk biaya operasional masjid. Dulu, menurut cerita, pemerintah Banten mewakafkan tanah sawah lebih dari satu hektare untuk keperluan masjid. Kini, luas tanahnya bertambah mencapai 12 hektare, setelah mendapatkan wakaf dari warga. Setiap tahunnya, hasil sawah mencapai sekitar Rp50 juta-an.

Syibromalisi memaklumi bila masjid tua ini luput dari perhatian publik. Sebab, masjid ini tidak dijadikan objek penelitian para ahli sejarah. Bahkan, di beberapa buku sejarah di Banten tidak mencantumkan masjid ini sebagai objek peninggalan kerajaan Islam. Kendati begitu, ia berharap bahwa keberadaan masjid ini dapat menambah khazanah Islam di bidang ilmu sejarah.

Bagian-bagian masjid

Masjid Agung Tanara berdenah segi empat dengan tempat imam yang menonjol sedikit ke depan. Masjid ini terbagi atas lima bagian, yaitu bagian dalam masjid, serambi dalam, serambi kanan, serambi kiri, dan kolam wudhu. Luas bangunan utama, yaitu bangunan aslinya sekitar 15x15 meter. Bagian ini menghubungkan pintu masuk bagian dalam dengan pintu masuk bagian luar. Dulu, bagian ini merupakan halaman masjid.

Di bagian utama masjid terdapat mihrab khutbah yang terbuat dari kayu. Benda tersebut masih asli. Tingginya mencapai 4 meter. Mimbar ini memiliki kuncup yang mirip dengan kuncup bangunan Masjid Agung Banten. Bahkan, bentuknya hampir sama dengan mimbar khutbah di Masjid Agung Banten.

Hal istimewa lainnya adalah mihrab imam (pengimaman). Bagian ini termasuk peninggalan Sultan Maulana Hasanuddun, karena dia sendiri yang mendirikan. Tingginya hanya 165 cm. Pendek sekali. Namun begitu, meski terlihatp pendek, setiap jamaah yang menjadi imam salat pasti bisa masuk ke dalam. Pasalnya, setinggi apapun seseorang, bila menjadi imam salat, ia bisa masuk ke ruang pengimaman. Dari sini mungkin ada makna filosofis. Yang pasti, posisi kepala dan mata dianjurkan mengarah ke bawah tempat sujud. Kita diajarkan untuk tidak mengarahkan pandangan ke depan saat salat.

Referensi

  • l
  • b
  • s
Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Sumatra
Aceh
  • Baitul Makmur
  • Baiturrahim Singkil
  • Baiturrahim Ulee Lheue
  • Habib Muda Seunagan
  • Oman Al-Makmur
  • Po Teumeureuhom
  • Pucok Krueng
  • Rahmatullah Lampuuk
  • Raya Baiturrahman Aceh
  • Sheikh Abdurrauf
  • Teungku di Anjong
  • Tua Indra Puri
  • Tua Indra Purwa
Bengkulu
  • Jamik Bengkulu
  • Akbar At-Taqwa
  • Al-Ikhlas Bengkulu
Jambi
  • Al-Falah Jambi
  • Pondok Tinggi
  • Ikhsaniyyah
Kepulauan Riau
  • Agung Batam
  • Sultan Lingga
  • Sultan Riau
Lampung
  • Terapung Al-Aminah
Riau
  • Al-Manan
  • Ar-Rahman
  • Air Tiris
  • Lama Kunto
Kep. Bangka Belitung
  • Kiai Muara Ogan
Sumatera Barat
  • 60 Kurang Aso
  • Al-Muhsinin
  • Nurul Iman
  • Nurul Islam
  • Al-Hakim
  • Al-Imam
  • Ampang Gadang
  • Asasi
  • Babussalam
  • Bingkudu
  • Ishlah Pariangan
  • Istighfar
  • Birugo
  • Mandiangin
  • Parabek
  • Sungai Jambu
  • Taluak
  • Kurai Taji
  • Lubuk Bauk
  • Muhammadan
  • Nurul Amin Pagaruyung
  • Nurul Huda Sawahlunto
  • Nurul Iman Koto Gadang
  • Pariaman
  • Pincuran Gadang
  • Rao-Rao
  • Air Pampan
  • Ampek Lingkuang
  • Andalas
  • Balai Gadang Mungo
  • Bayur
  • Ganting
  • Koto Baru
  • Kubang Putih
  • Kubang
  • Lima Kaum
  • Padusunan
  • Pincuran Tujuah
  • Sumatra Barat
  • Teluk Bayur
  • Saadah
  • Sheikh Burhanuddin
  • Taqwa Muhammadiyah
  • Tua Siguntur
  • Tuanku Pamansiangan
  • Kayu Jao
  • Koto Nan Ampek
  • Ummil Qura
  • Piladang
Sumatera Selatan
  • Agung Palembang
  • Cheng Ho Palembang
Sumatera Utara
  • Al-Mashun
  • Al-Osmani
  • Azizi
  • Lama Gang Bengkok
Jawa
Banten
  • Banten
  • Al-A'zhom
  • Ats-Tsauroh
  • Caringin
  • Carita
  • Fathullah
  • Kali Pasir
  • Kasunyatan
  • Nurul Ikhlas
DKI Jakarta
  • Al-Alam Marunda
  • Al-Azhar Jakarta
  • Al-Makmur
  • Angke
  • An-Nawier
  • Cut Meutia
  • Hasyim Asy'ari
  • Hidayatullah Jakarta
  • Islamic Center Jakarta
  • Istiqlal
  • Kampung Baru
  • Lautze
  • Luar Batang
  • Pangeran Diponegoro
  • Ramlie Musofa
  • Sunda Kelapa
  • Langgar Tinggi
Jawa Barat
  • Cirebon
  • Harakatul Jannah
  • Manonjaya
  • Sumedang
  • Al-Imtizaj
  • Al-Furqon
  • Al-Hurriyyah
  • Al-Jabbar
  • At-Taqwa Cirebon
  • Dian Al-Mahri
  • Al-Huda Pangandaran
  • Al-Juman
  • Merah Panjunan
  • Rahmatan Lil-Alamin
  • Bandung
  • Salman ITB
  • Sumber
Jawa Tengah
  • Al-Jami
  • Baitul Makmur Jepara
  • Brebes
  • Demak
  • Agung Jawa Tengah
  • Purbalingga
  • Surakarta
  • Tegal
  • Besar Al-Atiiq Kauman Salatiga
  • Agung Semarang
  • Mantingan
  • Menara Kudus
  • Nurut Taqwa
  • Saka Tunggal Banyumas
  • Sheikh Zayed
  • Sholihin
  • Wustha Mangkunegaran
  • Raden Sayyid Kuning
DIY
  • Ad-Darajat Babadan
  • Gedhe Kauman
  • Gedhe Mataram
  • Jogokariyan
  • Kampus Universitas Gadjah Mada
  • Kauman Pleret
  • Pajimatan Imogiri
  • Plasakuning
  • Saka Tunggal
  • Syuhada
  • Taqwa Wonokromo
Jawa Timur
  • An-Nur Pare
  • Baitul Hakim
  • Baiturrahman Trenggalek
  • Agung Malang
  • Sumenep
  • Al-Karomah Kresek
  • Al-Akbar
  • Al-Qana Taman
  • Ampel
  • Baiturrahman Banyuwangi
  • Cheng Ho Surabaya
  • Ahmad Dahlan
  • Miftahul Jannah
  • Namira
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Daftar
  • Baitul Makmur Denpasar
  • Keramat Kuno
  • Nurul Huda
  • Jamik Singaraja
  • Agung Sudirman
NTB
  • Bayan Beleq|Bayan Beleq|Bayan Beleq
  • Raya Hubbul Wathan
  • Agung Darussalam Sumbawa Barat
  • Agung Praya
  • Lama Gunung Pujut
NTT
  • Agung Al-Baitul Qadim
  • Al-Muqarrabin
Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Al-Falah Mempawah
  • Keraton Landak
  • Keraton Sambas
  • Pontianak
  • Sultan Nata
  • Kiai Gede
  • Mujahidin
  • Singkawang
Kalimantan Selatan
  • Al-Karomah
  • Al-Jihad
  • Ar-Raudhah Sekumpul
  • As-Suada
  • Banjarmasin
  • Pandulangan
  • Sungai Banar
  • Tuhfaturroghibin
  • Banua Halat
  • Pelajau
  • Muhammadiyah Kelayan
  • Banua Lawas
  • Amuntai
  • Sabilal Muhtadin
  • Sheikh Abdul Hamid
  • Sultan Suriansyah
  • Riadhussalihin
Kalimantan Tengah
  • Al-Istiqlal
  • Ar-Raudhah
  • Baiturrahman Buntok
  • Darul Awwabin
  • Darussalam Palangka Raya
  • Wahyu Al-Hadi
Kalimantan Timur
  • Negara Ibu Kota Nusantara
  • Darussalam
  • Islamic Center Samarinda
  • Aji Amir Hasanuddin
  • Shiratal Mustaqiem
Kalimantan Utara
  • Kasimuddin
Sulawesi
Gorontalo
  • Hunto Sultan Amai
Sulawesi Barat
  • Agung Mamuju
  • Raya Syuhada
Sulawesi Selatan
  • 99 Kubah
  • Al-Markaz Al-Islami
  • Amirul Mukminin
  • Katangka
  • Nur Balangnipa
  • Makassar
  • Tua Palopo
Sulawesi Tengah
  • Arqam Baburahman
Sulawesi Tenggara
  • Wolio
  • Al-Alam Kendari
Sulawesi Utara
  • Kiai Madja
Kepulauan Maluku
Maluku
  • Wapauwe
Maluku Utara
  • Al-Munawwar Ternate
  • Sultan Ternate
Pulau Papua
Papua
  • Nurul Amin
Papua Barat
  • Tua Patimburak
Papua Barat Daya
  • Al-Akbar Sorong
Papua Pegunungan
  • Al-Ihsan Jayawijaya
Papua Selatan
  • An-Nur Agats Asmat
Papua Tengah
  • Baabul Munawwar
  • Kategori
  • Daftar
  • Commons

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Bagian-bagian masjid
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar masjid di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Masjid di Indonesia

Masjid di Indonesia adalah tempat-tempat penyelenggaraan Salat Lima Waktu dan Salat Jumat secara berjamaah secara rutin. Keberadaan masjid-masjid berusia

Arsitektur masjid di Indonesia

Arsitektur masjid di Indonesia merupakan bagian utama dari arsitektur Islam Indonesia. Meskipun banyak bangunan Islam tertua di Jawa dan hampir semuanya di Sumatera

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026