Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Maulana Hasanuddin dari Banten

Sultan Maulana Hasanuddin adalah Pendiri Kesultanan Banten. Ia memiliki nama lain Pangeran Sabakingking dan memerintah di Banten dalam rentang waktu 1552 – 1570 M.

Pahlawan Revolusi Kemerdekaan
Diperbarui 29 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Maulana Hasanuddin dari Banten
"Sultan Hasanuddin" beralih ke halaman ini. Artikel ini membahas mengenai biografi Sultan Banten ke-1. Untuk Sultan Gowa dengan nama yang sama, lihat Sultan Hasanuddin.
Untuk pengertian lain, lihat Hasanuddin (disambiguasi).
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Maulana Hasanuddin dari Banten" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini berkualitas rendah karena menggunakan kata-kata yang berlebihan dan hiperbolis tanpa memberikan informasi yang jelas. Silakan buang istilah-istilah yang hiperbolis tersebut. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Sultan Maulana Hasanuddin
Pendiri Kesultanan Banten
Berkuasa1552–1570
PendahuluJabatan Baru
PenerusMaulana Yusuf
Kelahiran1478
Kematian1570 (umur 91–92)
Kesultanan Banten
Pemakaman
Masjid Agung Banten, Serang
KeturunanMaulana Yusuf dari Banten
Pangeran Sunyararas
Syekh Waliyuddin Pangeran Jaga Lautan
WangsaAl Bantani
AyahSunan Gunung Jati
IbuNyai Ratu Kawunganten
AgamaIslam Sunni

Sultan Maulana Hasanuddin adalah Pendiri Kesultanan Banten. Ia memiliki nama lain Pangeran Sabakingking dan memerintah di Banten dalam rentang waktu 1552 – 1570 M.

Masa Pemerintahan

Maulana Hasanuddin merupakan pendiri sekaligus sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia mendirikan Kesultanan Banten pada tahun 1527 setelah merebut wilayah Banten Girang dari Pucuk Umun. Banten Girang kemudian menjadi wilayah pertama dari Kesultanan Banten.[1]

Di bawah pemerintahannya, Kesultanan Banten mengalami perkembangan pesat di berbagai bidang. Kesultanan Banten adalah kerajaan maritim yang mengandalkan perdagangan untuk menopang perekonomian kerajaan. Untuk memudahkan hubungan dagang dengan pesisir Sumatera melalui Selat Sunda, pusat pemerintahannya kemudian dipindahkan dari pedalaman Banten Girang ke pesisir.[butuh rujukan]

Di kawasan teluk Banten, Maulana Hasanuddin membangun tiga institusi penting sebagai motor perubahan kerajaannya. Tiga institusi tersebut adalah masjid (sebagai basis kegiatan sosial keagamaan), Kraton Surosowan (pusat pemerintahan), dan pelabuhan (sentra ekonomi).[butuh rujukan]

Di tangan Sultan Maulana Hasanuddin, Banten dikenal sebagai bandar besar yang menjadi persinggahan utama dan penghubung antara pedagang dari Arab, Parsi, India dan Tiongkok dengan negara-negara di Nusantara.[butuh rujukan] Selain itu, Kesultanan Banten juga menguasai Lampung yang banyak menghasilkan rempah-rempah.[2] Di era Sultan Maulana Hasanuddin pula, Banten dapat melepaskan diri dari Demak pada 1568 M.[butuh rujukan] Sultan Maulana Hasanuddin wafat pada 1570 dan dimakamkan di Masjid Agung Banten.[butuh rujukan] Ia juga dikenal sebagai Pangeran Surosowan karena telah mendirikan Keraton Surosowan.[3]

Referensi

  1. ↑ BPS Provinsi Banten (2019). Pariwisata Banten dalam Angka Tahun 2019 (PDF). Dinas Pariwisata Provinsi Banten. hlm. 48. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Hakiki, Kiki Muhamad; Effendi, Effendi; Badruzaman, Badruzaman; Badi’ah, Siti; Musofa, Ade (2021-02-11). "Prasasti Dalung Kuripan; Dokumentasi Perjanjian Banten – Lampung Tahun 1552 M". Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama. 15 (2): 301–326. doi:10.24042/ajsla.v15i2.8214. ISSN 2685-3574.
  3. ↑ Ningsih, Widya; Nailufar, Nibras (2021-07-03). "Keraton Surosowan: Fungsi dan Sejarah Berdirinya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-01-27.
Gelar kebangsawanan
Resimen baru Penguasa Banten
1552–1570
Diteruskan oleh:
Maulana Yusuf
  • l
  • b
  • s
Kesultanan Banten Sultan Banten
Banten sebagai Negara Berdaulat
  • Sultan Maulana Hasanuddin
  • Sultan Maulana Yusuf
  • Sultan Maulana Muhammad
  • Sultan Abul Mafakhir
  • Sultan Abu al-Ma'ali
  • Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sultan Haji
  • Sultan Yahya
  • Sultan Zainulabidin
  • Sultan Zainularifin
  • Sultan Zainulalimin
  • Sultan Zainulasyiqin
  • Sultan Aliyuddin I
  • Sultan Muhyiddin
  • Sultan Ishaq
  • Sultan Aliyuddin II
  • Sultan Shafiuddin
Sultan Wakil
  • Sultan Abu al-Ma'ali
  • Sultan Syarifuddin Ratu Wakil
  • Sultan Wakil Pangeran Natawijaya
  • Sultan Wakil Pangeran Suramenggala
Pewaris Kesultanan Banten
  • Pangeran Surya Kumala
  • Pangeran Timoer Soerjaatmadja
  • Ratu Bagus Aryo Marjono Soerjaatmadja
  • Ratu Bagus Abdul Mugni Soerjaatmadja
  • Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja
Di bawah pemerintah Provinsi Banten
Sultan Syarif Muhammad ash-Shafiuddin
Portal Portal Indonesia

Wangsa: Hasan al-Bantani

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Masa Pemerintahan
  2. Referensi

Artikel Terkait

Pahlawan nasional Indonesia

Gelar penghargaan resmi tingkat tertinggi di Indonesia

Revolusi Nasional Indonesia

konflik bersenjata dan perjuangan diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Belanda

Soeprapto

Perwira TNI AD (1920 – 1965)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026