Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lokomotif JNR DF50

Lokomotif JNR DF50 adalah adalah lokomotif diesel bergandar Bo'Bo'Bo' yang pernah dioperasikan oleh Japan National Railways sejak tahun 1957 sampai 1985. Per 21 Januari 1985, seluruh armada seri dibesituakan dan hanya tiga yang dipreservasi.

kelas (tipe) lokomotif
Diperbarui 12 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lokomotif JNR DF50
DF50
Lokomotif DF50-65 menarik rangkaian angkutan barang pada tahun 1982.
Jenis dan asal
Sumber tenagaDiesel hidrolik
Produsen
  • Hitachi, Ltd.
  • Mitsubishi Heavy Industries
  • Nippon Sharyō
  • Kawasaki Heavy Industries
Tanggal produksi1957-1963
Jumlah diproduksi138 unit
Data teknis
Konfigurasi:
​
 • AARBBB
 • UICBo'Bo'Bo'
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
BogieDT140 (Tiga gandar)
DT131F (Dua gandar)
Diameter roda1.000 mm (39,370 in)
Jarak gandar2.300 mm (91 in)
Panjang
  • 16.400 mm (650 in)
Lebar2.932 mm (115,4 in)
Tinggi3.987 mm (157,0 in)
Berat siap86 ton (85 ton panjang; 95 ton pendek)
Berat lok81,2 ton (79,9 ton panjang; 89,5 ton pendek)
TransmisiHidrolik
Pemanas kereta apiGenerator uap
Performansi
Kelajuan maksimum90 km/h (56 mph)
Daya mesin
  • 1,060 hp (DF50-0)
  • 1,200 hp (DF50-500)
Karier
OperatorJNR
Lokal Jepang
Mulai dinas1957; 69 tahun lalu (1957)
Dipensiunkan1983; 43 tahun lalu (1983)
Dilestarikan3 unit
Pemilik sekarangJNR
KeadaanAfkir / tidak beroperasi

Lokomotif JNR DF50 (国鉄DF50code: ja is deprecated ) adalah adalah lokomotif diesel bergandar Bo'Bo'Bo' yang pernah dioperasikan oleh Japan National Railways sejak tahun 1957 sampai 1985. Per 21 Januari 1985, seluruh armada seri dibesituakan dan hanya tiga yang dipreservasi.

Klasifikasi

Klasifikasi DF50 untuk jenis lokomotif ini dijelaskan di bawah ini.

  • D: Lokomotif diesel
  • F: Enam poros penggerak
  • 50: Lokomotif dengan kecepatan maksimum 85 km/jam atau lebih

Ikhtisar

Dalam upaya mewujudkan program modernisasi lokomotif dan membebaskan jalur cabang utama (sub-main lines) dari asap lokomotif uap, sebuah unit prototipe diproduksi pada tahun 1957. Kemudian produksi unit tambahan terus berlanjut setelahnya hingga tahun 1963.[1]

Lokomotif ini merupakan lokomotif diesel pertama yang memiliki kemampuan mumpuni untuk melayani kereta penumpang maupun kereta barang di jalur utama. Berkat fleksibilitasnya, seri ini digunakan secara luas untuk berbagai jenis layanan kereta, mulai dari kereta ekspres hingga kereta barang, di jalur-jalur utama dan beberapa jalur cabang non-elektrifikasi di seluruh wilayah Jepang (kecuali wilayah Hokkaido).

Varian

DF50-0

Batch pertama dari seri ini terdiri dari 65 unit lokomotif yang diproduksi antara tahun 1957 hingga 1962. Unit pada varian ini ditenagai oleh mesin diesel Sulzer 8-silinder tipe 8LDA25A yang mampu menghasilkan daya sebesar 1.060 hp.[2] Proses produksinya dilakukan melalui kerja sama antara tiga manufaktur besar di Jepang, yaitu Kisha Seizō, Mitsubishi, dan Nippon Sharyō.[2]

  • Lokomotif DF50-1 menarik angkutan penumpang pada tahun 1979
    Lokomotif DF50-1 menarik angkutan penumpang pada tahun 1979

DF50-500

Batch selanjutnya yang terdiri dari 73 unit lokomotif diproduksi antara tahun 1958 hingga 1963. Berbeda dengan seri sebelumnya, batch ini menggunakan mesin diesel MAN V6 tipe V22/30 dengan keluaran daya yang lebih besar, yakni 1.200 hp. Proses manufaktur untuk unit-unit ini dilakukan oleh perusahaan Hitachi, Kawasaki, dan Toshiba.

  • Lokomotif DF50-573 menarik angkutan penumpang pada 1979
    Lokomotif DF50-573 menarik angkutan penumpang pada 1979

Penggunaan

Lokomotif Seri DF50 dirancang sebagai lokomotif serbaguna untuk melayani kereta penumpang maupun kereta barang. Untuk menunjang kenyamanan penumpang pada musim dingin, lokomotif ini telah dilengkapi dengan generator uap (steam generator) sebagai pemanas rangkaian kereta.[3]

Selama masa jayanya, lokomotif ini melayani berbagai jalur utama di Jepang, termasuk menarik layanan kereta tidur bergengsi yang dikenal sebagai "Blue Train". Beberapa jalur utama yang pernah dilayani oleh seri ini antara lain:

  • Jalur Utama Hokuriku
  • Jalur Utama San'in
  • Jalur Dosan (Shikoku)
  • Jalur Kisei
  • Jalur Nippo (Kyushu)

Pada tahun-tahun terakhir masa operasionalnya, wilayah tugas DF50 dibatasi hanya di area Kyushu dan Shikoku. Beberapa mulai dibesituakan saat tahun 1976. Sebagian besar unit yang tersisa akhirnya ditarik dari layanan pada tahun 1983. Namun, unit lokomotif DF50-1 menjadi pengecualian; unit pertama ini tidak dibesituakan dan kepemilikannya kemudian beralih ke JR Shikoku untuk tujuan preservasi.

Sejarah

Lokomotif ini awalnya diperkenalkan pada jalur-jalur utama yang belum memiliki jaringan LAA, terutama untuk melayani kereta penumpang. Namun performanya dinilai tidak memadai untuk menggantikan peran lokomotif uap sepenuhnya, khususnya pada layanan kereta barang yang memerlukan daya tarik lebih besar. Selain itu, karena beberapa komponen utamanya diproduksi di bawah lisensi pabrikan luar negeri, yang menjadikan biaya manufakturnya menjadi sangat tinggi.

Sebagai solusi, pada tahun 1962, JNR memperkenalkan lokomotif DD51. Lokomotif ini merupakan unit produksi dalam negeri sepenuhnya yang dilengkapi dengan dua mesin bertenaga masing-masing 1.000 hp. Kekuatan satu unit DD51 ini setara dengan pengoperasian ganda (double-heading) lokomotif seri DF50.

Pada masa-masa terakhirnya, lokomotif ini masih beroperasi di Jalur Utama San'in, Jalur Utama Kisei, Jalur Utama Yosan (sekarang Jalur Yosan), Jalur Utama Dosan (sekarang Jalur Dosan), dan Jalur Utama Nippo. Namun, karena usia teknis dan efisiensi, proses penghapusan armada dengan perucatan (scrapping) mulai dilakukan secara bertahap sejak tahun 1976.

Preservasi

Terdapat tiga unit lokomotif Seri DF50 yang berhasil dilestarikan dan kini menjadi bagian dari koleksi museum serta taman di Jepang.[4]

  • DF50 1: Unit prototipe pertama ini dilestarikan di The Railway History Park di Saijō, Prefektur Ehime. Unit ini memiliki nilai sejarah tinggi sebagai pelopor lokomotif diesel jalur utama pasca-perang.
  • DF50 4: Unit ini dilestarikan di sebuah taman di kota Osaka sebagai monumen publik.
  • DF50 18: Sebelumnya, unit ini merupakan bagian dari koleksi Modern Transportation Museum di Osaka. Namun, setelah museum tersebut ditutup, lokomotif ini dipindahkan ke Tsuyama Railroad Educational Museum di Tsuyama, Prefektur Okayama, pada bulan Maret 2015.
  • Lokomotif DF50-1 dipreservasi di The Railway History Museum Saijō pada 2009
    Lokomotif DF50-1 dipreservasi di The Railway History Museum Saijō pada 2009
  • Lokomotif DF50-4 dipreservasi di Sugawara Tenmangu Osaka pada 2007
    Lokomotif DF50-4 dipreservasi di Sugawara Tenmangu Osaka pada 2007
  • Lokomotif DF50-18 dipreservasi di Tsuyama Railroad Educational Museum pada 2016
    Lokomotif DF50-18 dipreservasi di Tsuyama Railroad Educational Museum pada 2016

Referensi

  1. ↑ JR全車輛ハンドブック1995 [JR Rolling Stock Handbook 1995] (dalam bahasa Japanese). Japan: Neko Publishing. 1995. hlm. 71. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. 1 2 Inoue, Kōichi (1999). 国鉄機関車事典: 蒸気・電気・ディーゼル機関車66形式 国鉄機関車辞典 [JNR Locomotive Encyclopedia] (dalam bahasa Japanese). Japan: Sankaido. hlm. 182–183. ISBN 978-4-381-10338-3. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Sasada, Masahiro (September 2012). 国鉄&JR保存車大全 [JNR & JR Preserved Rolling Stock Complete Guide] (dalam bahasa Japanese). Tokyo, Japan: Ikaros Publications Ltd. hlm. 34, 127. ISBN 978-4863206175. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Sasada, Masahiro (September 2012). 国鉄&JR保存車大全 [JNR & JR Preserved Rolling Stock Complete Guide] (dalam bahasa Japanese). Tokyo, Japan: Ikaros Publications Ltd. hlm. 34, 127. ISBN 978-4863206175. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • l
  • b
  • s
Lokomotif di Jepang Jepang
Lokomotif uap
  • 150
  • 160
  • 500
  • 860
  • 900
  • 950
  • 1070
  • 2120
  • 3080
  • 3150
  • 3380
  • 3800
  • 3900
  • 4100
  • 4110
  • 5100
  • 5500
  • 5700
  • 6120
  • 6200
  • 6400
  • 6700
  • 7010
  • 7100
  • 7170
  • 8150
  • 8250
  • 8620
  • 8700
  • 8900
  • 9550
  • 9600
  • 9700
  • B20
  • C10
  • C11
  • C12
  • C50
  • C51
  • C52
  • C53
  • C54
  • C55
  • C56
  • C57
  • C58
  • C59
  • C60
  • C61
  • C62
  • C63
  • D50
  • D51
  • D52
  • D60
  • D61
  • D62
  • E10
Lokomotif diesel
  • DB10
  • DB500
  • DBR600
  • DC10
  • DC11
  • DD10
  • DD11
  • DD12
  • DD13
  • DD14
  • DD15
  • DD16
  • DD17
  • DD18
  • DD19
  • DD20
  • DD21
  • DD50
  • DD51
  • DD53
  • DD54
  • DD200
  • DE10
  • DE11
  • DE15
  • DE50
  • DF50
  • DF200
  • HD300
  • KiYa 143
  • KiYa 291
  • Seibu D15
  • Seibu D21
  • Ooikawa DB1
  • Ooikawa DB51
  • Ooikawa DD100
  • Ooikawa DD20
  • 911
Lokomotif listrik
  • EB10
  • ED10
  • ED15
  • ED16
  • ED17
  • ED18
  • ED19
  • ED60
  • ED61
  • ED62
  • ED70
  • ED71
  • ED72
  • ED73
  • ED74
  • ED75
  • ED76
  • ED77
  • ED78
  • ED79
  • EF10
  • EF13
  • EF15
  • EF16
  • EF30
  • EF50
  • EF51
  • EF52
  • EF53
  • EF55
  • EF56
  • EF57
  • EF58
  • EF59
  • EF60
  • EF61
  • EF62
  • EF63
  • EF64
  • EF65
  • EF66
  • EF67
  • EF70
  • EF71
  • EF80
  • EF81
  • EH10
  • EH50
  • ED500
  • EF200
  • EF210
  • EF500
  • EF510
  • EH200
  • EH500
  • EH800
  • Chichibu DeKi 1
  • Chichibu DeKi 100
  • Chichibu DeKi 200
  • Chichibu DeKi 300
  • Chichibu DeKi 500
  • Meitetsu DeKi 300
  • Meitetsu DeKi 400
  • Meitetsu DeKi 500
  • |Meitetsu EL120
  • Tobu ED4010
  • Tobu ED5000
  • Tobu ED5010
  • Tobu ED5060
  • Seibu E31
  • Seibu E851
  • Ooikawa E10
  • Ooikawa ED90
  • Toei E5000

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Klasifikasi
  2. Ikhtisar
  3. Varian
  4. DF50-0
  5. DF50-500
  6. Penggunaan
  7. Sejarah
  8. Preservasi
  9. Referensi

Artikel Terkait

Lokomotif CC203

salah satu lokomotif diesel-elektrik di Indonesia

Lokomotif CC204

salah satu lokomotif diesel-elektrik di Indonesia

Depo kereta api di Indonesia

Hingga akhir tahun 2024, terdapat sejumlah depo lokomotif, depo kereta, depo gerbong dan depo mekanik aktif di Indonesia yang sebagian besar dikelola

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026