Lokomotif JNR DD15 adalah adalah lokomotif diesel hidrolik bergandar Bo'Bo' yang pernah dioperasikan oleh Japan National Railways, JR East, dan JR West sebagai lokomotif pembersih salju sejak tahun 1962 hingga 2017.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| DD15 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Lokomotif DD15-37 yang dipreservasi di Museum Kereta Api Otaru pada tahun 2009 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lokomotif JNR DD15 (国鉄DD15code: ja is deprecated ) adalah adalah lokomotif diesel hidrolik bergandar Bo'Bo' yang pernah dioperasikan oleh Japan National Railways, JR East, dan JR West sebagai lokomotif pembersih salju sejak tahun 1962 hingga 2017.
Klasifikasi DD15 untuk jenis lokomotif ini dijelaskan di bawah ini.
Lokomotif ini dirancang untuk dapat dilengkapi dengan alat pembersih salju tipe plow yang berukuran besar dipasang pada bagian depan dan belakang, ukuran pembersih salju yang sangat besar ditujukan untuk membuatnya dapat membersihkan salju tebal hanya dengan satu lokomotif. Jika pembersih salju dilepas, lokomotif ini dapat digunakan sebagai lokomotif langsir, setara dengan DD13, sehingga meningkatkan efisiensi operasional karena dapat digunakan sepanjang tahun.[1]
Ketika JNR diprivatisasi pada tahun 1987, sebanyak 19 unit lokomotif DD14 dialihkan ke JR East, sementara 13 unit dialihkan ke JR West).
Lokomotif pembersih salju ini dikembangkan berdasarkan model dan teknologi yang diterapkan pada lokomotif langsir DD13, khususnya pada DD13 batch ketiga. Sebanyak 50 unit (nomor 1-46, 301-304) diproduksi oleh Nippon Sharyō antara tahun 1962 hingga 1966.[2]
Meskipun serbaguna, lokomotif ini memiliki beberapa keterbatasan. Saat pembersih salju terpasang, beban gandarnya mencapai 15,5 ton, menjadikannya tidak dapat digunakan di beberapa jalur tertentu. Selain itu, pemasangan dan pelepasan pembersih salju yang sangat besar memerlukan bantuan kerekan (crane), yang menyulitkan penggunaannya untuk operasional umum di musim dingin. Oleh karena itu, produksi model DD14 dihentikan setelah lokomotif DE15 selesai dikembangkan. Lokomotif DE15 menerapkan desain di mana pembersih salju dipasang pada bogie, sehingga dapat mengatasi masalah beban gandar dan pemasangan saat badai salju berlangsung.
Lokomotif DD14 mengadopsi desain kabin sentral (center cab), di mana kabin masinis terletak di antara dua kap (hood) yang menaungi mesin lokomotif. Secara umum, tampilan dan konfigurasi peralatannya sebagian besar identik dengan lokomotif DD13. Fitur spesifik yang membedakan model ini mencakup lampu depan tambahan shield beam di kabin, pembersih salju pada jendela, dan braket untuk pengait pembersih salju yang dipasang pada papan injak (running boards).
Untuk mengkompensasi bobot tambahan dari pembersih salju, terdapat penyesuaian struktural. Ketebalan rangka dikurangi dari 200 mm pada DD13 menjadi 150 mm. Selain itu, kapasitas tangki bahan bakar juga dikurangi dari 2.000 liter menjadi 1.500 liter.
Sistem penggerak lokomotif ini terdiri dari sepasang mesin diesel 6-silinder segaris tipe DMF31SB, yang menghasilkan daya 500 hp pada 1.500 rpm. Transmisi daya menggunakan transmisi hidraulik tipe Lysholm-Smith buatan Shinko Zoki dan bogie yang digunakan adalah tipe DT113 dengan pegas sayap (wing spring), sama seperti yang digunakan pada DD13.
Pada saat awal produksi, pada lokomotif seri D15-1 dan DD15-2, pengoperasian sekop salju, flanger (alat untuk mengeruk salju di antara dua rel), dan aileron (sayap pembersih) semuanya dioperasikan menggunakan silinder udara. Sebuah silinder besar untuk membuka dan menutup sayap dipasang di atap depan. Namun pada tahun 1972, hanya mekanisme buka-tutup sayap yang diubah menjadi operasi hidraulik. Mulai dari lokomotif seri DD15-3 dan seterusnya, seluruh operasi sayap dan komponen lain sepenuhnya digerakkan secara hidraulik.
Pada tahun 1966, seiring dengan perbaikan bogie pada seri DD13, bogie pada lokomotif DD15 yang diproduksi tahun 1966 ini juga diperbarui dari DT113D menjadi DT113F. Unit-unit yang dimodifikasi tersebut dibedakan sebagai seri DD15-300 (nomor 301-304).
pembersih salju yang dipasang adalah tipe alat yang beroperasi di jalur ganda, yang berfungsi membersihkan salju di sisi kiri (sepur kiri) arah perjalanan. pembersih ini dipasang secara permanen melalui coupler pada bodi lokomotif dan braket di rangka bawah. Pelepasan pembersih memerlukan bantuan kerekan (crane). Khusus lokomotif seri DD15-16 dan DD15-17, tipe alat pembersih salju dirubah menjadi pembersih salju jalur tunggal di Balai Yasa Niitsu pada tahun 1968.
Meskipun beban gandar lokomotif ini tergolong berat dan terbatas sehingga tidak dapat berjalan di atas jalur tertentu, hal ini justru memberikan keuntungan besar dalam mencegah anjlok saat melakukan operasi pembersihan salju. Selain itu, kemudahan dalam melakukan inspeksi saat membersihkan salju membuat lokomotif DD14 terus digunakan sebagai kendaraan khusus pembersih salju. Penggunaan ini tetap dipertahankan bahkan setelah lokomotif DE15 menjadi model utama untuk kendaraan pembersih salju tipe Russell.
Peralatan pembersih salju jarang dilepas atau dipasang, sehingga lokomotif ini menjadi menganggur sepenuhnya di luar musim dingin. Di luar tugas pembersihan salju, lokomotif ini hanya kadang-kadang digunakan untuk melangsir gerbong-gerbong yang hendak berpindah jalur atau diparkirkan ke jalur simpang.
Setelah beroperasi selama lebih dari 40 tahun dan mesin lokomotif telah menunjukkan tanda-tanda penuaan, JR East menarik semua unit lokomotif ini dari layanan dan membesituakannya secara bertahap hingga tahun 2010. Keputusan ini didorong oleh pengenalan kendaraan pemeliharaan dan pembersih salju terbaru ENR-1000 yang lebih modern. Sementara itu, JR West mengganti peran DD14 dengan Kereta Rel Diesel Seri Kiha 143.
Pada April 2013, JR West memiliki lima unit lokomotif (nomor 11, 13, 14, 15, dan 31) pada Divisi Regional Toyama dan Divisi Kereta Api Regional Fukui memiliki dua unit (nomor 10 dan 39). Namun lokomotif seri DD15-39 dibesituakan pada Juli 2013. Unit seri 10, 13, 14, 15, dan 31 juga dibesituakan pada Maret 2017. Lokomotif utuh terakhir yang tersisa, lokomotif seri DD15-11, dibesituakan pada 30 Juni tahun yang sama dan secara resmi menandai penghapusan total model DD14 dari armada JR yang dapat dioperasikan.[3]
Lokomotif ini sempat dipreservasi namun akhirnya dibongkar dan bentuk fisiknya tidak lagi dapat ditemukan setelah lokomotif-lokomotif yang dilestarikan lainnya dipindahkan dari Stasiun Rifu ke lokasi yang tidak diketahui.
Lokomotif ini tersimpan dan dipreservasi di Museum Kereta Api Mikasa di Mikasa, Hokkaido.
Lokomotif ini dipreservasi sejak tahun 2011 setelah dinas terakhirnya untuk JR West.
Lokomotif ini tersimpan dan dipreservasi di Museum Kota Otaru yang terletak di Temiya, Hokkaido.