Gempa bumi Sumatra 1797 terjadi pada 7 Februari 1797, pukul 22.00 waktu setempat, merupakan gempa bumi pertama dari serangkaian gempa bumi besar yang terjadi pada bagian segmen Sumatra di Sesar Sunda megathrust. Gempa ini memicu gelombang tsunami yang menyebabkan kerusakan parah di Kota Padang. Kapal-kapal Inggris seberat 150–200 ton didorong hingga sejauh 1 km ke pedalaman Batang Arau.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Waktu setempat | 22:00[1] |
|---|---|
| Magnitudo | 8.6–8.8 Mw[2] |
| Episentrum | 1°00′S 99°00′E / 1.0°S 99.0°E / -1.0; 99.0[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Sumatra_1797¶ms=1_S_99_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">1°00′S</span> <span class=\"longitude\">99°00′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">1.0°S 99.0°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-1.0; 99.0</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwDA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt11\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwDQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwDg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Sumatra_1797&params=1_S_99_E_\" class=\"external text\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwEA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwEg\">1°00′S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwEw\">99°00′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwFA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwFw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwGA\">1.0°S 99.0°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwGQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwGg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwGw\">-1.0; 99.0</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwHA\"/></span>"}' id="mwHQ"/> |
| Wilayah bencana | Sumatra, Perusahaan Hindia Timur Belanda |
| Intensitas maks. | MMI IX (Hebat) |
| Tsunami | Ya |
| Korban | Banyak sekali |

Gempa bumi Sumatra 1797 terjadi pada 7 Februari 1797, pukul 22.00 waktu setempat, merupakan gempa bumi pertama dari serangkaian gempa bumi besar yang terjadi pada bagian segmen Sumatra di Sesar Sunda megathrust. Gempa ini memicu gelombang tsunami yang menyebabkan kerusakan parah di Kota Padang. Kapal-kapal Inggris seberat 150–200 ton didorong hingga sejauh 1 km ke pedalaman Batang Arau.
Pulau Sumatra terletak pada batas lempeng konvergen antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Konvergensi antar lempeng-lempeng ini sangat miring di dekat Sumatra. Secara historis, gempa bumi megathrust besar atau raksasa juga tercatat pernah terjadi pada tahun 1833, 1861, 2004, 2005 dan 2007, sebagian besar dari gempa-gempa ini memicu gelombang tsunami yang menghancurkan. Gempa bumi megathrust yang lebih kecil juga terjadi di celah kecil antara daerah yang bergeser saat terjadinya gempa besar, yaitu pada tahun 1935, 1984, 2000 dan 2002.[3]
Gempa bumi ini menyebabkan runtuh atau rusaknya banyak rumah. Gelombang tsunami menghantam sebuah kapal Inggris bermuatan 150-200 ton yang ditambatkan di Batang Arau, dan menyapunya hingga sejauh 1 km ke pedalaman Kota Padang. Perahu-perahu kecil juga dihanyutkan hingga 1,8 km ke hulu sungai.[3] Di Air Manis, seluruh wilayahnya digenangi air dan mayat beberapa warga yang memanjat pohon untuk menghindari gelombang tsunami ditemukan keesokan harinya di cabang-cabang pohon. Hanya dua korban yang dilaporkan tewas di Kota Padang, tetapi jumlah korban yang tewas di Air Manis lebih banyak. Gelombang tsunami dilaporkan juga mencapai Kepulauan Batu.[3]
Getaran gempa di Padang berlangsung selama satu menit, laporan pada tahun 1845 dan 1847 mengatakan bahwa gempa ini adalah gempa terkuat yang tercatat dalam memori penduduk Padang, atau gempa terkuat selama empat puluh tahun.[3]
Tinggi gelombang tsunami di Padang dan desa Air Manis diperkirakan sekitar 5–10 m.[4] Catatan tsunami untuk peristiwa ini menyatakan bahwa tsunami mungkin disebabkan oleh longsor bawah laut yang dipicu oleh gempa bumi.[5]