Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gempa bumi Sumatra Barat 2009

Gempa bumi Sumatra Barat 2009 atau disebut Gampo bumi 30 September terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Magnitudo di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatra, sekitar 50 km barat laut Kota Padang. Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sebanyak 1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.448 rumah rusak berat, 65.380 rumah rusak sedang, & 78.604 rumah rusak ringan.

Gempa yang terjadi di Sumatra Barat pada tanggal 30 September 2009
Diperbarui 17 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gempa bumi Sumatra Barat 2009
Gempa bumi Sumatra Barat 2009
Searah jarum jam dari atas: Runtuhnya Hotel Ambacang • Kerusakan pada Rumah Gadang • Bangunan hancur di Padang Pariaman • Upaya penyelamatan tanggapan bantuan Australia • Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencari para korban
Gempa bumi Sumatra Barat 2009 di Sumatra
Gempa bumi Sumatra Barat 2009
Padang
Padang
Pariaman
Pariaman
Pekanbaru
Pekanbaru
Medan
Medan
Palembang
Palembang
Tampilkan peta Sumatra
Gempa bumi Sumatra Barat 2009 di Sumatera Barat
Gempa bumi Sumatra Barat 2009
Padang
Padang
Pariaman
Pariaman
Pekanbaru
Pekanbaru
Tampilkan peta Sumatera Barat
Waktu UTC2009-09-30 10:16:10
ISC13801688
USGS-ANSSComCat
Tanggal setempat30 September 2009; 16 tahun lalu (2009-09-30)
Waktu setempat17:16:10 WIB
Magnitudo7.6 Mw[1]
Kedalaman81 km (50 mi)
Episentrum0°43′S 99°58′E / 0.71°S 99.97°E / -0.71; 99.97[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Sumatra_Barat_2009&params=0.71_S_99.97_E_region:ID_type:event <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">0°43′S</span> <span class=\"longitude\">99°58′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">0.71°S 99.97°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">-0.71; 99.97</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt10\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Gempa_bumi_Sumatra_Barat_2009&amp;params=0.71_S_99.97_E_region:ID_type:event\" class=\"external text\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDg\">0°43′S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDw\">99°58′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFA\">0.71°S 99.97°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFw\">-0.71; 99.97</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGA\"/></span>"}' id="mwGQ"/>
JenisReverse
Intraslab
Wilayah bencanaIndonesia, Sumatera Barat
Kerusakan totalRp 21.58 triliun[2]
Intensitas maks.MMI VIII (Parah)
Tsunami27 cm (11 in)
Tanah longsorYa
Korban1.117 meninggal
2.180 terluka[3]

Gempa bumi Sumatra Barat 2009 atau disebut Gampo bumi 30 September terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Magnitudo di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009.[4] Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatra, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.[4] Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang,[5] Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sebanyak 1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.448 rumah rusak berat, 65.380 rumah rusak sedang, & 78.604 rumah rusak ringan.[6]

Latar belakang

Lihat pula: Sesar Semangko
Peta megathrust Sunda dan Sesar Besar Sumatra di Sumatra

Banyak pulau di Indonesia, termasuk Sumatera, terletak di dalam zona aktivitas seismik tinggi yang dikenal sebagai Cincin Api.[7][8] Sepanjang megathrust Sunda, Lempeng Indo-Australia sedang subduksi di bawah lempeng Eurasia.[9] Subduksi menciptakan gempa bumi biasa, banyak dari mereka dari jenis megathrust. Secara khusus segmen Sumatra saat ini mengalami periode peningkatan aktivitas yang dimulai dengan bencana gempa bumi Samudra Hindia 2004. Setiap gempa dari urutan tersebut menambahkan tekanan tambahan pada segmen batas lempeng yang belum bergerak baru-baru ini.[10]

Provinsi Sumatera Barat berada di antara pertemuan dua lempeng benua besar (lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia) dan patahan (sesar) Semangko. Di dekat pertemuan lempeng terdapat patahan Mentawai. Ketiganya merupakan daerah seismik aktif. Menurut catatan ahli gempa wilayah Sumatera Barat memiliki siklus 200 tahunan gempa besar yang pada awal abad ke-21 telah memasuki masa berulangnya siklus.

Gempa bumi

Peta intensitas guncangan dirilis oleh USGS

Bencana terjadi sebagai akibat dua gempa yang terjadi kurang dari 24 jam pada lokasi yang relatif berdekatan. Pada hari Rabu 30 September terjadi gempa berkekuatan 7,6 pada Skala Richter dengan pusat gempa (episentrum) 57 km di barat daya Kota Pariaman (00,84 LS 99,65 BT) pada kedalaman (hiposentrum) 71 km. Pada hari Kamis 1 Oktober terjadi lagi gempa kedua dengan kekuatan 6,8 Skala Richter, kali ini berpusat di 46 km tenggara Kota Sungaipenuh pada pukul 08.52 WIB dengan kedalaman 24 km.[11][12] Setelah kedua gempa ini terjadi rangkaian gempa susulan yang lebih lemah. Gempa pertama terjadi pada daerah patahan Mentawai (di bawah laut) sementara gempa kedua terjadi pada patahan Semangko di daratan.[13] Getaran gempa pertama dilaporkan terasa kuat di seluruh wilayah Sumatera Barat, terutama di pesisir. Keguncangan juga dilaporkan dari Pematang Siantar, Medan, Kuala Lumpur, Bandar Seri Begawan, Lembah Klang, Jabodetabek, Jakarta, Singapura, Pekanbaru, Jambi, Pulau Batam dari Kota Batam, Palembang dan Bengkulu. Dilaporkan bahwa pengelolaan sejumlah gedung bertingkat di Singapura mengevakuasi stafnya.[14] Kerusakan parah terjadi di kabupaten-kabupaten pesisir Sumatera Barat, bagian selatan Sumatera Utara serta Kabupaten Kerinci (Jambi). Sementara Bandar Udara Internasional Minangkabau mengalami kerusakan pada sebagian atap bandara (sepanjang 100 meter) yang terlihat hancur dan sebagian jaringan listrik di bandara juga terputus.[15] Sempat ditutup dengan alasan keamanan, bandara dibuka kembali pada tanggal 1 Oktober.[16]

Intensitas

Skala intensitas Mercalli berdasarkan lokasi[17]
MMILokasi
MMI VIII (Parah) Padang, Pariaman
MMI VII (Sangat kuat) Payakumbuh, Padangpanjang
MMI VI (Kuat) Bukittinggi
MMI V (Sedang) Pekanbaru, Padangsidempuan, Kota Dumai
MMI IV (Ringan) Kota Jambi, Bengkulu
MMI III (Lemah) Medan, Kuala Lumpur, Singapura

Getaran gempa dirasakan hampir separuh wilayah Sumatra, dan sejauh Malaysia hingga Singapura. Getaran hebat dengan intensitas MMI VIII (Parah) di Padang dan Kota Pariaman dengan bangunan kurang kokoh mengalami kerusakan berat, lalu MMI VII (Sangat kuat) di Payakumbuh, MMI VI (Kuat) di Bukittinggi, MMI V (Sedang) di Pekanbaru dan Kota Dumai, MMI IV (Ringan) di Bengkulu dan Jambi.

Akibat

Salah satu gedung pemerintah yang ambruk di Padang

Peringatan tsunami sempat dikeluarkan namun segera dicabut dan terdapat laporan kerusakan rumah maupun kebakaran.[18] Sejumlah hotel di Padang rusak, dan upaya untuk mencapai Padang cukup sulit akibat terputusnya komunikasi.[19] Korban tewas akibat gempa terus bertambah, dikhawatirkan mencapai ribuan orang.[20] Namun, hingga tanggal 4 Oktober 2009, angka resmi yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah 603 orang korban tewas dan 343 orang dilaporkan hilang.[21] Pada tanggal 13 Oktober 2009, angka korban tewas meningkat menjadi 1.115 jiwa; 675 korban tewas di Padang Pariaman, 313 di Padang, 80 di Agam, dan 37 di Pariaman. Pertolongan yang sangat dibutuhkan oleh korban gempa terutama adalah kekurangan obat-obatan, air bersih, listrik, dan telekomunikasi, serta mengevakuasi korban lainnya.[22]

Galeri

  • Kerusakan di kawasan Kampung Pondok, Padang Barat
    Kerusakan di kawasan Kampung Pondok, Padang Barat
  • Pembersihan puing-puing Perpustakaan Kota yang runtuh
    Pembersihan puing-puing Perpustakaan Kota yang runtuh
  • Pertokoan yang hancur diguncang gempa
    Pertokoan yang hancur diguncang gempa
  • Keretakan jalan aspal di Air Tawar Barat, Padang Utara
    Keretakan jalan aspal di Air Tawar Barat, Padang Utara
  • Hotel Ambacang pasca gempa September 2009
    Hotel Ambacang pasca gempa September 2009
  • Kerusakan di Pariaman
    Kerusakan di Pariaman
  • Bangunan rusak di Padang
    Bangunan rusak di Padang
  • Jurnalis Australia meliputi bencana gempa bumi Sumatra Barat
    Jurnalis Australia meliputi bencana gempa bumi Sumatra Barat
  • Sebuah bangunan di Padang Pariaman keluar dari fondasinya
    Sebuah bangunan di Padang Pariaman keluar dari fondasinya
  • Sebuah bangunan rusak berat di Kota Padang
    Sebuah bangunan rusak berat di Kota Padang
  • Kerusakan di Kota Padang
    Kerusakan di Kota Padang
  • Tugu Peringatan Gempa bumi Padang
    Tugu Peringatan Gempa bumi Padang

Lihat pula

  • flagPortal Indonesia
  • Daftar gempa bumi di Indonesia

Gempa bumi Sumatra Barat lainnya:

  • Gempa bumi Padang Panjang 1926
  • Gempa bumi Alahan Panjang 1943
  • Gempa bumi Sumatra Maret 2007
  • Gempa bumi Pasaman Barat 2022

Referensi

  1. ↑ ANSS. "M 7.6 - 30 km WSW of Pariaman, Indonesia 2009". Comprehensive Catalog. U.S. Geological Survey.
  2. ↑ "Kerugian Gempa Sumbar Rp21,58 Triliun". Antara News. 15 November 2009. Diakses tanggal 2 Oktober 2024.
  3. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 15 October 2009. Diakses tanggal 14 October 2009. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  4. 1 2 "Magnitude 7.6 – SOUTHERN SUMATRA, INDONESIA". United States Geological Survey. 2009-09-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-04. Diakses tanggal 2009-09-30.
  5. ↑ KOMPAS.COM – 289 Warga Padang Pariaman Masih Tertimbun Diarsipkan 2009-10-25 di Wayback Machine.
  6. ↑ KOMPAS.COM – Korban Gempa Sudah 1.117 Orang Diarsipkan 2009-10-19 di Wayback Machine.
  7. ↑ "Pacific Ring of Fire: Why is Indonesia prone to natural disasters?". France 24. 23 December 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-31. Diakses tanggal 2022-10-30.
  8. ↑ Anthony Reid (2015). "History and Seismology in the Ring of Fire: Punctuating the Indonesian Past". Dalam Henley, David; Nordholt, Henk Schulte (ed.). Environment, Trade and Society in Southeast Asia: A Longue Durée Perspective. Brill. hlm. 62–77. JSTOR 10.1163/j.ctt1w76vg1.8.
  9. ↑ "Subduction zone beneath Sumatra, Indonesia". Earth Observatory of Singapore. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-03. Diakses tanggal 2022-10-30.
  10. ↑ John McCloskey; Suleyman S. Nalbant; Sandy Steacy (17 March 2005). "Earthquake risk from co-seismic stress". Nature. 434 (291). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-30. Diakses tanggal 2022-10-30.
  11. ↑ Indonesia quake toll soars past 400 Diarsipkan 2020-11-09 di Wayback Machine.. CNN edisi 1 Oktober 2009
  12. ↑ Another Strong Quake Rock Sumatra Diarsipkan 2009-10-15 di Wayback Machine.. Tempointeraktif.com. Diakses 1 Oktober 2009.
  13. ↑ BMKG: Gempa di Jambi-Bengkulu Bukan Gempa Susulan Gempa Sumbar Diarsipkan 2016-03-09 di Wayback Machine.. cbn news portal diakses 1 Oktober 2009
  14. ↑ "Powerful 7.6-magnitude quake strikes Indonesia". Channel NewsAsia. 2009-09-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-03. Diakses tanggal 2009-09-30.
  15. ↑ "Bandara Minangkabau Jadi Lokasi Pengungsian". Okezone.com. Okezone. 2009-10-01. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-05. Diakses tanggal 2009-10-02.
  16. ↑ "Padang Airport reopened for commercial flights". Antara. 2009-10-01. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-01-15. Diakses tanggal 2009-10-02.
  17. ↑ "PAGER". USGS (dalam bahasa Inggris). 2023-03-14. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-12-06. Diakses tanggal 2023-03-14.
  18. ↑ "Indonesia 7.6 Earthquake Triggers, Baru diralat BMKG gempa sumbar 7,9 sr Tsunami Alert, Panic in Padang". Jakarta Globe. 2009-09-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-03. Diakses tanggal 2009-09-30. ;
  19. ↑ Beaumont, Peter (30 September 2009). "Desperate hunt for the living as Sumatra quake toll mounts". guardian.co.uk. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-29. Diakses tanggal 2009-09-30.
  20. ↑ Tausende Tote in Sumatra befürchtet Diarsipkan 2009-10-03 di Wayback Machine.. N24.de Diakses 1 Oktober 2009.
  21. ↑ Yonda Sisko. BNPB: Korban Tewas Capai 603 Orang. Diarsipkan 2009-10-07 di Wayback Machine. DetikNews. Diakses 4 Oktober 2009.
  22. ↑ Wali kota Padang Fauzi Bahar berbicara kepada radio el-Shinta, seperti dikutip oleh BBC Diarsipkan 2022-08-17 di Wayback Machine.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gempa bumi Sumatra Barat 2009.
  • US Geological Survey Diarsipkan 2009-10-02 di Wayback Machine.
  • BBC video Diarsipkan 2022-03-19 di Wayback Machine. di youtube
  • (Indonesia) Foto-foto musibah gempa (1) Diarsipkan 2022-04-21 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Foto-foto musibah gempa (2) Diarsipkan 2023-02-27 di Wayback Machine.
  • http://zalzalahwob.blogspot.com/2011/11/gelombang-permurtadan-di-reruntuhan.html Diarsipkan 2022-04-21 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Gempa bumi besar di Indonesia
Sebelum 1900
  • Laut Banda 1629
  • Ambon 1674
  • Jawa 1699
  • Sumatra 1797
  • Bali 1815
  • Sumatra 1833
  • Bogor 1834
  • Nias 1843
  • Laut Banda 1852
  • Sumatra 1861
  • Jawa 1867
  • Pulau Seram 1899
1900-1999
  • Sumatra 1907
  • Kerinci 1909
  • Sulawesi-Mindanao 1913
  • Bali 1917
  • Padang Panjang 1926
  • Sumatra Barat Daya 1931
  • Sumatra 1933
  • Sumatra 1935
  • Laut Banda 1938
  • Alahan Panjang 1943
  • Jawa Tengah 1943
  • Laut Seram 1965
  • Sulteng 1968
  • Sulawesi 1969
  • Irian Jaya 1976
  • Bali 1976
  • Sumba 1977
  • Yapen 1979
  • Bali 1979
  • Irian Jaya 1981
  • Flores 1982
  • Sumut 1984
  • Irian Jaya 1989
  • Kalabahi 1991
  • Flores 1992
  • Liwa 1994
  • Jatim 1994
  • Timor 1995
  • Kerinci 1995
  • Sulteng 1996
  • Biak 1996
  • Maluku Utara 1998
  • Selat Sunda 1999
2000-2009
  • Banggai 2000
  • Enggano 2000
  • Sumatra 2002
  • Alor 2004
  • Nabire 2004
  • Sumatra 2004
  • Laut Banda 2005
  • Nias–Simeulue 2005
  • Yogya 2006
  • Jabar 2006
  • Palu 2006
  • Sumbar 2007
  • Sumatra 2007
  • Jawa 2007
  • Bengkulu 2007
  • Sulawesi 2008
  • Simeulue 2008
  • Papua Barat 2009
  • Kepulauan Talaud 2009
  • Tasikmalaya 2009
  • Sumbar 2009
  • Laut Banda 2009
  • Paser 2009
2010-2019
  • Sumsel 2010
  • Sumut 2010
  • Papua 2010
  • Mentawai 2010
  • Aceh 2010
  • Singkil 2011
  • Cilacap 2011
  • Sumut 2011
  • Bali 2011
  • Sumatra 2012
  • Sulteng 2012
  • Aceh Januari 2013
  • Lombok 2013
  • Aceh 2013
  • Halmahera 2014
  • Kebumen 2014
  • Papua 2015
  • Sorong 2015
  • Mentawai 2016
  • Pidie Jaya 2016
  • Jawa 2017
  • Lebak 2018
  • Lombok Juli 2018
  • Lombok Agustus 2018
  • Sulawesi 2018
  • Laut Banda 2019
  • Banten 2019
2020-2029
  • Sulut 2021
  • Sulbar 2021
  • Jatim April 2021
  • Jatim Mei 2021
  • Karangasem 2021
  • Pasaman Barat 2022
  • Cianjur 2022
  • Maluku 2023
  • Kepulauan Mentawai April 2023
  • Laut Jawa 2024
  • Jawa Barat 2024
  • Sarmi 2025
  • Poso 2025
  • Sumenep 2025
  • Pacitan 2026
  • Laut Maluku 2026
  • l
  • b
  • s
Bencana alam, kecelakaan, dan kerusuhan di Indonesia tahun 2000-2009
Bencana alam
Banjir & longsor
Banjir lumpur panas Sidoarjo · Banjir Jakarta
Gempa bumi
  • Banggai 2000
  • Bengkulu 2000
  • Alor 2004
  • Sumbar 2007
  • Paser 2009
  • Nabire 2004
  • Aceh 2004
  • Laut Banda 2005
  • Sumatera 2005
  • Jawa 2006
  • Sulawesi Jan 2006
  • Sulawesi Jul 2006
  • Yogyakarta 2006
  • Bengkulu 2007
  • Jawa 2007
  • Sumatera Barat 2007
  • Simeulue 2008
  • Sulawesi 2008
  • Jawa Barat 2009
  • Laut Banda 2009
  • Papua Barat 2009
  • Sumatera 2009
  • Sumatera Barat 2009
  • Talaud 2009
Kerusakan alam lain
  • Lesus Lempuyangan
  • Semburan lumpur panas Mataloko
  • Pembalakan hutan di Indonesia
  • Ledakan meteor Bone 2009
Kecelakaan
Pesawat terbang
Lion Air 332 · Lion Air 538 · Mandala Airlines 91 · Adam Air 172 · Adam Air 574 · Garuda Indonesia 200 · Sriwijaya Air 62 · C-130H Hercules 2009 · Mimika Air 514 · Merpati 9760 ·
Kapal
Digoel · Senopati Nusantara · Tri Star 1 · Levina I · Wahai Star · Dumai Express · Teratai Prima
Lain-lain
  • Insiden perbatasan Indonesia dan Timor Leste
  • Pengeboman Marriott 2003
  • Penyerempetan kapal Indonesia dan Malaysia
  • Insiden Alastlogo 2007
  • Insiden Monas 2008
  • Insiden Zakat Pasuruan 2008
  • Pengeboman Jakarta 2009
  • Aliran Dana Century
◀ 1990-an 2010 ▶

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Gempa bumi
  3. Intensitas
  4. Akibat
  5. Galeri
  6. Lihat pula
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Gempa bumi Sumatra September 2007

gempa bumi di Indonesia

Gempa bumi Jawa Barat 2009

gempa bumi magnitudo 7,0 di Jawa Barat, Indonesia, pada 2 September 2009

Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004

Bencana yang terjadi di Indonesia dan Samudra Hindia pada tanggal 26 Desember 2004

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026