Adam Air Penerbangan 172 (KI172) adalah penerbangan penumpang domestik berjadwal dari Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta ke Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. Pada tanggal 21 Februari 2007, Boeing 737-300 yang mengoperasikan penerbangan tersebut melakukan pendaratan keras di Surabaya dan mengalami keretakan pada badan pesawat di bagian tengah penumpang. Keenam pesawat 737 milik Adam Air yang tersisa langsung dilarang terbang, meskipun lima di antaranya kembali beroperasi secara reguler pada tahun yang sama. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut mengenai keselamatan penerbangan yang dioperasikan oleh Adam Air, yang telah menerima banyak kritik setelah kecelakaan Penerbangan 574 pada tanggal 1 Januari 2007.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Adam Air Penerbangan 172 setelah menabrak landasan pacu. | |
| Ringkasan peristiwa | |
|---|---|
| Tanggal | 21 Februari 2007 |
| Ringkasan | Kegagalan struktural saat mendarat; kelalaian pilot |
| Lokasi | Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur |
| Orang dalam pesawat | 155 |
| Penumpang | 148 |
| Awak | 7 |
| Cedera | 2 |
| Tewas | 0 |
| Selamat | 155 |
| Jenis pesawat | Boeing 737-400 |
| Operator | Adam Air |
| Registrasi | PK-KKV |
| Asal | Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Jakarta |
| Tujuan | Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur |
Adam Air Penerbangan 172 (KI172) adalah penerbangan penumpang domestik berjadwal dari Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta ke Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya.[1] Pada tanggal 21 Februari 2007, Boeing 737-300 yang mengoperasikan penerbangan tersebut melakukan pendaratan keras di Surabaya dan mengalami keretakan pada badan pesawat di bagian tengah penumpang. Keenam pesawat 737 milik Adam Air yang tersisa langsung dilarang terbang, meskipun lima di antaranya kembali beroperasi secara reguler pada tahun yang sama. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut mengenai keselamatan penerbangan yang dioperasikan oleh Adam Air, yang telah menerima banyak kritik setelah kecelakaan Penerbangan 574 pada tanggal 1 Januari 2007.
Pesawat tersebut, Boeing 737-33A, registrasi PK-KKV, diakuisisi oleh Adam Air pada bulan Desember 2006, setelah sebelumnya dioperasikan oleh operator Brasil, Varig. Pesawat ini diproduksi pada tahun 1994.[2]