Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913
Artikel Wikipedia

Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913

Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913 adalah sebuah Gempa bumi Megathrust berkekuatan 7.9 Mw yang mengguncang lepas pantai antara Mindanao dan Sulawesi Utara pada tanggal 14 Maret 1913. Gempa bumi ini memiliki Intensitas maksimum Modified Mercalli sebesar IX (Hebat). Sebagian besar dari 138 korban jiwa terjadi di Pulau Sangihe yang disebabkan oleh semburan lumpur.

Wikipedia article
Diperbarui 6 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913
Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913
Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913 di Sulawesi
Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913
Tampilkan peta Sulawesi
Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913 di Asia Tenggara
Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913
Tampilkan peta Asia Tenggara
Waktu UTC1913-03-14 08:45:05
ISC914043
USGS-ANSSComCat
Tanggal setempat14 Maret 1913 (1913-03-14)
Waktu setempat16:45
Magnitudo7.9 Mw[1]
Kedalaman15 km (9 mi)
Episentrum5°32′38″N 125°53′28″E / 5.544°N 125.891°E / 5.544; 125.891[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Sulawesi%E2%80%93Mindanao_1913&params=5.544_N_125.891_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">5°32′38″N</span> <span class=\"longitude\">125°53′28″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">5.544°N 125.891°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">5.544; 125.891</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt9\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Gempa_bumi_Sulawesi%E2%80%93Mindanao_1913&amp;params=5.544_N_125.891_E_\" class=\"external text\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDg\">5°32′38″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDw\">125°53′28″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFA\">5.544°N 125.891°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFw\">5.544; 125.891</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGA\"/></span>"}' id="mwGQ"/>
JenisMegathrust
Wilayah bencana
  • Sulawesi Utara, Indonesia
  • Mindanao, Filipina
Intensitas maks.MMI IX (Hebat)
TsunamiYa
Korban138 tewas

Gempa bumi Sulawesi–Mindanao 1913 adalah sebuah Gempa bumi Megathrust berkekuatan 7.9 Mw yang mengguncang lepas pantai antara Mindanao dan Sulawesi Utara pada tanggal 14 Maret 1913.[1] Gempa bumi ini memiliki Intensitas maksimum Modified Mercalli sebesar IX (Hebat). Sebagian besar dari 138 korban jiwa terjadi di Pulau Sangihe yang disebabkan oleh semburan lumpur.[2]

Gempa bumi

Guncangan utama Mw 7,9 (mainshock) didahului oleh gempa awal. Gempa utama memiliki Intensitas Modified Mercalli maksimum sebesar IX (Hebat) di Davao dan Sarangani. MMI VIII (Parah) diamati di Talacogon; MMI VII (Sangat kuat) diamati di Pulau Sangihe, Cotabato, Baganga, Butuan, Cabadbaran dan Tandag.

Dampak dan korban

Indonesia

Di Pulau Sangihe, guncangan gempa berlangsung selama 4 ± 2 menit dan terdengar suara gemuruh yang hebat. Orang-orang terbanting ke tanah. Ada 20 orang yang tewas. Rumah-rumah yang terletak di rawa terangkat dari tanah dan tenggelam ke samping atau runtuh. Banyak bangunan runtuh di Enemawira, Peta dan Tabukan. Sekolah, rumah dan bisnis runtuh di Tamako. Di Manganitu dan Kendahe, kerusakan parah terjadi. Runtuhan dan jatuhnya batu tersebar luas di sepanjang garis pantai yang berbatu. Retakan yang meluas muncul di tanah, beberapa menyemburkan air. Penurunan tanah terjadi di daerah Menalu; laut menggenangi sebagian dataran dan penduduk yang tersisa direlokasi. Penurunan tanah pantai juga terjadi di Teluk Peta, Tamako dan Tabukan.[3]

Di Teluk Menalu, 1.000 m3 (35.000 kaki kubik) material jatuh ke air dari ketinggian 80 m (260 kaki). Di sebelah baratnya, aliran lumpur mengalir sejauh 1 km (0,62 mil) dari Bukit Endongo, mengubur 117 penduduk desa dan 29 rumah. Aliran lumpur mengubur area tersebut di bawah material setebal 6 m (20 kaki). Aliran lumpur membendung sungai dan meluap. Di Manganitu, jembatan-jembatan hanyut.

Di Pulau Siau, satu orang tewas dan ada yang terluka. Retakan tanah, longsoran, dan runtuhan batu terjadi tetapi tidak ada penurunan tanah di pesisir. Orang-orang juga tidak dapat berdiri saat terjadi guncangan. Banyak bangunan bata hancur dan beberapa gubuk ambruk ke satu sisi. Dampak dan kerusakan lingkungan serupa terjadi di Kepulauan Talaud tetapi tidak ada korban jiwa.[4]

Filipina

Guncangan berlangsung selama setengah menit di Kepulauan Sarangani dan banyak pohon tumbang. Di Kota Davao, osilasi kuat terekam selama dua hingga lima menit. Gubuk-gubuk yang terbuat dari daun palem ambruk dan beberapa dinding batu runtuh. Orang-orang di kota itu juga terbanting ke tanah. Retakan terbuka di tanah menyemburkan pasir dan air. Di sepanjang Sungai Agusan, air bergerak ke arah timur-barat, menggoyangkan perahu-perahu. Guncangan juga terasa di Baganga, Talakogon, Cotabato, dan Butuan. Guncangan juga terasa di Bohol, Cebu, dan Leyte; tidak ada guncangan yang terasa di Negros dan Panay.

Letusan vulkanik

The Straits Times dan Malay Mail melaporkan letusan gunung berapi di Gunung Awu. Letusan tersebut diduga dipicu oleh gempa bumi tersebut dan terjadi bersamaan dengan semburan lumpur di Bukit Endongo. "Gelombang pasang" setinggi 15 m (49 kaki) menghancurkan garis pantai. Letusan itu terukur 2 pada indeks ledakan vulkanik.[5]

Lihat pula

  • flagPortal Indonesia
  • flagPortal Filipina
  • Daftar gempa bumi di Indonesia
  • Gempa bumi Kepulauan Talaud 2009
  • Gempa bumi Teluk Moro 1976

Referensi

  1. 1 2 "M 7.9 - 47 km ESE of Kalbay, Philippines". United States Geological Survey.
  2. ↑ ISC (27 June 2022), ISC-GEM Global Instrumental Earthquake Catalogue (1904–2018), Version 9.1, International Seismological Centre
  3. ↑ National Geophysical Data Center (1972). "National Geophysical Data Center / World Data Service (NGDC/WDS)". Global Significant Earthquake Database. NOAA National Centers for Environmental Information. doi:10.7289/V5TD9V7K. Diakses tanggal 19 March 2023.
  4. ↑ Soloviev, S. L.; Go, CH. N. (1984). Catalogue of tsunamis on the western shore of the Pacific Ocean (PDF) (Report). Nauka Publishing House, Moscow, USSR, Canadian Translation of Fisheries and Aquatic Sciences. hlm. 272–273.
  5. ↑ National Geophysical Data Center (1972). "National Geophysical Data Center / World Data Service (NGDC/WDS): NCEI/WDS Global Significant Volcanic Eruptions Database. NOAA National Centers for Environmental Information". NOAA National Centers for Environmental Information. doi:10.7289/V5JW8BSH. Diakses tanggal 19 March 2023.
  • l
  • b
  • s
Gempa bumi besar di Indonesia
Sebelum 1900
  • Laut Banda 1629
  • Ambon 1674
  • Jawa 1699
  • Sumatra 1797
  • Bali 1815
  • Sumatra 1833
  • Bogor 1834
  • Nias 1843
  • Laut Banda 1852
  • Sumatra 1861
  • Jawa 1867
  • Pulau Seram 1899
1900-1999
  • Sumatra 1907
  • Kerinci 1909
  • Sulawesi-Mindanao 1913
  • Bali 1917
  • Padang Panjang 1926
  • Sumatra Barat Daya 1931
  • Sumatra 1933
  • Sumatra 1935
  • Laut Banda 1938
  • Alahan Panjang 1943
  • Jawa Tengah 1943
  • Laut Seram 1965
  • Sulteng 1968
  • Sulawesi 1969
  • Irian Jaya 1976
  • Bali 1976
  • Sumba 1977
  • Yapen 1979
  • Bali 1979
  • Irian Jaya 1981
  • Flores 1982
  • Sumut 1984
  • Irian Jaya 1989
  • Kalabahi 1991
  • Flores 1992
  • Liwa 1994
  • Jatim 1994
  • Timor 1995
  • Kerinci 1995
  • Sulteng 1996
  • Biak 1996
  • Maluku Utara 1998
  • Selat Sunda 1999
2000-2009
  • Banggai 2000
  • Enggano 2000
  • Sumatra 2002
  • Alor 2004
  • Nabire 2004
  • Sumatra 2004
  • Laut Banda 2005
  • Nias–Simeulue 2005
  • Yogya 2006
  • Jabar 2006
  • Palu 2006
  • Sumbar 2007
  • Sumatra 2007
  • Jawa 2007
  • Bengkulu 2007
  • Sulawesi 2008
  • Simeulue 2008
  • Papua Barat 2009
  • Kepulauan Talaud 2009
  • Tasikmalaya 2009
  • Sumbar 2009
  • Laut Banda 2009
  • Paser 2009
2010-2019
  • Sumsel 2010
  • Sumut 2010
  • Papua 2010
  • Mentawai 2010
  • Aceh 2010
  • Singkil 2011
  • Cilacap 2011
  • Sumut 2011
  • Bali 2011
  • Sumatra 2012
  • Sulteng 2012
  • Aceh Januari 2013
  • Lombok 2013
  • Aceh 2013
  • Halmahera 2014
  • Kebumen 2014
  • Papua 2015
  • Sorong 2015
  • Mentawai 2016
  • Pidie Jaya 2016
  • Jawa 2017
  • Lebak 2018
  • Lombok Juli 2018
  • Lombok Agustus 2018
  • Sulawesi 2018
  • Laut Banda 2019
  • Banten 2019
2020-2029
  • Sulut 2021
  • Sulbar 2021
  • Jatim April 2021
  • Jatim Mei 2021
  • Karangasem 2021
  • Pasaman Barat 2022
  • Cianjur 2022
  • Maluku 2023
  • Kepulauan Mentawai April 2023
  • Laut Jawa 2024
  • Jawa Barat 2024
  • Sarmi 2025
  • Poso 2025
  • Sumenep 2025
  • Pacitan 2026
  • Laut Maluku 2026

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Gempa bumi
  2. Dampak dan korban
  3. Indonesia
  4. Filipina
  5. Letusan vulkanik
  6. Lihat pula
  7. Referensi

Artikel Terkait

Daftar gempa bumi di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026