Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ekonomi Belanda

Perekonomian Belanda adalahh ekonomi pasar yang sangat maju dengan fokus pada perdagangan dan logistik, manufaktur, jasa, inovasi teknologi, serta energi berkelanjutan dan terbarukan. Belanda menempati peringkat ke-18 sebagai ekonomi terbesar dunia berdasarkan PDB nominal dan peringkat ke-28 berdasarkan paritas daya beli (PPP/KKB), sekaligus menjadi ekonomi terbesar kelima di Uni Eropa berdasarkan PDB nominal. Pada tahun 2023, Belanda memiliki PDB per kapita (nominal) tertinggi ke-11 dan PPP tertinggi ke-13 di dunia, menjadikannya salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi. Banyak perusahaan teknologi terkemuka dunia berkantor pusat atau memiliki markas besar Eropa di Amsterdam, seperti IBM, Microsoft, Google, Oracle, Cisco, Uber, dan Netflix. Kota Rotterdam yang merupakan kota terbesar kedua berfungsi sebagai pusat perdagangan, logistik, dan ekonomi utama dunia serta memiliki pelabuhan terbesar di Eropa. Belanda menduduki peringkat ke-5 dalam Global Innovation Index dan ke-4 dalam Global Competitiveness Report. Di antara negara-negara OECD, Belanda memiliki sistem jaminan sosial yang sangat efisien dengan pengeluaran sosial mencapai sekitar 25,3% dari PDB.

Wikipedia article
Diperbarui 22 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ekonomi Belanda
Ekonomi Belanda
Zuidas, pusat keuangan di Amsterdam
Mata uangEuro (EUR)
Tahun fiskalTahun kalender
Organisasi perdaganganEU, WTO, dan OECD
Statistik
PDB
  • Kenaikan $1,27 triliun (nominal; 2025)[1]
  • Kenaikan $1,53 triliun (PPP; 2025)[1]
Pertumbuhan PDB
  • Kenaikan 0,1% (2023)[1]
  • Kenaikan 1,0% (2024)[1]
  • Kenaikan 1,4% (2025)[1]
  • Kenaikan 1,4% (2026f)[1]
PDB per kapita
  • Kenaikan $70.480 (nominal; 2025)[1]
  • Kenaikan $84.570 (PPP; 2025)[1]
PDB per sektor
  • pertanian: 1,6%
  • industri: 17,9%
  • jasa: 80,2%
  • (2017 est.)[2]
Inflasi (IHK)
  • 4,1% (2023)[3]
  • 3,2% (2024f)[3]
  • 2,3% (2025f)[3]
  • 2,0% (2026f)[3]
Penduduk
di bawah garis kemiskinan
  • 5% (2017 est.)[4]
  • 17,0% berisiko mengalami kemiskinan atau pengucilan sosial (AROPE 2023)[5]
Koefisien gini26,4 rendah (2023)[6]
Angkatan kerja
  • 9.181.373 (2019)[7]
  • 83,5% tingkat pekerjaan (2023)[8]
Angkatan kerja
berdasarkan sektor
  • pertanian: 1,2%
  • industri: 17,2%
  • jasa: 81,6%
  • (2017)[2]
Pengangguran
  • 2,9% (Oktober 2021)[9]
  • 6,9% pengangguran pemuda (Oktober 2021; usia 15 hingga 24 tahun)[9]
Industri utamaPertanian, minyak dan gas alam, logam dan produk teknik, mesin dan peralatan elektronik, kimia, perminyakan, konstruksi, mikroelektronik, perikanan
Eksternal
Ekspor$610 miliar (2023)[2]
Komoditas eksporminyak bumi olahan, peralatan penyiaran, mesin, obat dalam kemasan, minyak bumi mentah (2023)
Tujuan ekspor utama
  •  Jerman 17,1%
  •  Belgia 14,2%
  •  Prancis 10,7%
  •  Italia 6,2%
  •  Britania Raya 4,8%
  •  Amerika Serikat 4,3%
  • (2023)[2]
Impor$710 miliar (2023)[2]
Komoditas imporminyak mentah, minyak bumi olahan, gas alam, peralatan penyiaran, komputer (2023)
Negara asal impor utama
  •  Jerman 15,6%
  •  Amerika Serikat 10,1%
  •  Tiongkok 9,9%
  •  Belgia 9,1%
  •  Britania Raya 5,1%
  •  Prancis 3,4%
  • (2023)[2]
Modal investasi langsung asing
  • $5,499 triliun (2017)[2]
  • Luar negeri: $6,579 triliun (2017)[2]
Utang kotor luar negeri$4,345 triliun (2019)[2]
Pembiayaan publik
Utang publik
  • 48,6% dari PDB (2019)[10]
  • €394,630 miliar (2019)[10]
Pendapatan43,6% dari PDB (2019)[10]
Beban41,9% dari PDB (2019)[10]
Bantuan ekonomi
  • €1,9 miliar dari Dana Struktural dan Investasi Eropa (2007–2013)[11]
  • €1,72 miliar dari Dana Struktural dan Investasi Eropa (2014–2020)[12]
Peringkat utang
  • Standard & Poor's:[13]
  • AAA (Domestik)
  • AAA (Luar negeri)
  • AAA (Asesmen T&C)
  • Outlook: Stabil[14]
  • Moody's:[14]
  • Aaa
  • Outlook: Stabil
  • Fitch:[14]
  • AAA
  • Outlook: Stabil
  • Scope:[15]
  • AAA
  • Outlook: Stabil
Cadangan mata uang asing$54,016 miliar (2021)[2] (ke-41)
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Perekonomian Belanda adalahh ekonomi pasar yang sangat maju dengan fokus pada perdagangan dan logistik, manufaktur, jasa, inovasi teknologi, serta energi berkelanjutan dan terbarukan.[16][17] Belanda menempati peringkat ke-18 sebagai ekonomi terbesar dunia berdasarkan PDB nominal dan peringkat ke-28 berdasarkan paritas daya beli (PPP/KKB), sekaligus menjadi ekonomi terbesar kelima di Uni Eropa berdasarkan PDB nominal.[18] Pada tahun 2023, Belanda memiliki PDB per kapita (nominal) tertinggi ke-11 dan PPP tertinggi ke-13 di dunia, menjadikannya salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi. Banyak perusahaan teknologi terkemuka dunia berkantor pusat atau memiliki markas besar Eropa di Amsterdam, seperti IBM, Microsoft, Google, Oracle, Cisco, Uber, dan Netflix.[19][20] Kota Rotterdam yang merupakan kota terbesar kedua berfungsi sebagai pusat perdagangan, logistik, dan ekonomi utama dunia serta memiliki pelabuhan terbesar di Eropa.[21] Belanda menduduki peringkat ke-5 dalam Global Innovation Index dan ke-4 dalam Global Competitiveness Report. Di antara negara-negara OECD, Belanda memiliki sistem jaminan sosial yang sangat efisien dengan pengeluaran sosial mencapai sekitar 25,3% dari PDB.[22][23][24]

Belanda memiliki ekonomi terbuka yang makmur, dan sangat bergantung pada perdagangan luar negeri. Perekonomian negara ini dikenal dengan hubungan industrial yang stabil, tingkat pengangguran dan inflasi yang relatif rendah, surplus neraca berjalan yang besar (yang dibandingkan dengan ukuran negara bahkan melebihi Jerman), serta peran pentingnya sebagai penghubung transportasi Eropa. Rotterdam merupakan pelabuhan terbesar di Eropa, sementara Amsterdam memiliki salah satu bandara terbesar di dunia. Aktivitas industri terutama berpusat pada pengolahan makanan, bahan kimia, penyulingan minyak bumi, teknologi tinggi, jasa keuangan, sektor kreatif, dan mesin listrik. Sektor pertanian yang sangat termekanisasi hanya mempekerjakan sekitar 2% angkatan kerja tetapi menghasilkan surplus besar untuk industri pengolahan makanan dan ekspor. Belanda bersama dengan 11 mitra Uni Eropa lainnya mulai menggunakan mata uang euro pada 1 Januari 2002.

Belanda memiliki sumber daya gas alam yang stabil sejak tahun 1959 ketika ditemukan sumber gas. Saat ini Belanda menyumbang lebih dari 25% dari seluruh cadangan gas alam di Uni Eropa. Selama beberapa dekade berikutnya, penjualan gas alam menghasilkan peningkatan pendapatan yang signifikan bagi Belanda.[25] Namun konsekuensi tak terduga dari kekayaan energi negara ini awalnya berdampak pada daya saing sektor ekonomi lainnya, memunculkan teori "penyakit Belanda" setelah penemuan ladang gas Groningen yang sangat besar.[25]

Belanda merupakan "negara penghubung" yang membantu mengalirkan keuntungan dari negara-negara dengan pajak tinggi ke surga pajak.[26] Negara ini pernah dinobatkan sebagai surga pajak terbesar ke-7 di dunia.[27]

Kebijakan keuangan ketat dihentikan pada tahun 2009 karena krisis kredit saat itu. Sektor perbankan yang relatif besar sebagian dinasionalisasi dan diselamatkan melalui intervensi pemerintah. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,0% pada musim panas 2011, tetapi meningkat tajam menjadi 7,3% pada Mei 2013, dan 6,8% pada 2015. Angka ini turun kembali menjadi 3,9% pada Maret 2018.[28][29] Defisit anggaran negara sekitar 2,2% pada 2015, jauh di bawah norma 3,0% di UE.[30] Pada 2016, anggaran negara menunjukkan surplus 0,4% dan diperkirakan akan tumbuh menjadi surplus lebih dari 1,0% pada 2017.[31] Secara historis, Belanda memperkenalkan dan menciptakan pasar saham[32] yang awalnya berfokus pada perdagangan penggalasan (merchandise) melalui Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC). Belanda adalah anggota pendiri Uni Eropa, OECD, dan Organisasi Perdagangan Dunia.

Sektor primer

Agrikultur

Pada tahun 2018, selain memproduksi produk pertanian lainnya yang lebih kecil,[33] Belanda juga menghasilkan:[34]

  • 1,2 juta ton bawang bombai;
  • 14 juta ton susu sapi;
  • 247 ribu ton barli;
  • 269 ribu ton apel;
  • 295 ribu ton selada;
  • 300 ribu ton jamur dan trafel;
  • 355 ribu ton paprika;
  • 402 ribu ton pir;
  • 410 ribu ton mentimun;
  • 538 ribu ton wortel;
  • 6,0 juta ton kentang (produsen terbesar ke-10 di dunia);
  • 6,5 juta ton bit gula, yang digunakan untuk menghasilkan gula dan etanol;
  • 910 ribu ton tomat;
  • 961 ribu ton gandum.

Sektor energi

Artikel utama: Energi di Belanda

Gas alam

Lihat pula: Penyakit Belanda
Konsesi gas alam di Belanda. Saat ini, Belanda memiliki lebih dari 25% cadangan gas alam di Uni Eropa.
Stasiun Wildervank di ladang gas Groningen, yang mengubah perekonomian Belanda setelah penemuannya pada tahun 1959, yang mengarah pada teori penyakit Belanda

Penemuan ladang gas Groningen pada tahun 1959 dan keuntungan besar yang diperoleh selama beberapa dekade berikutnya diyakini menyebabkan penurunan sektor manufaktur di Belanda,[35] yang kemudian melahirkan teori "penyakit Belanda" (Dutch disease).[25]

Meskipun cadangan minyak di Laut Utara relatif kecil, Belanda memiliki sekitar 25% dari total cadangan gas alam di Uni Eropa.[36] Cadangan gas alam Belanda diperkirakan mencapai 600 miliar kaki kubik (data 2014),[37] atau sekitar 0,3% dari total dunia. Pada tahun 2014–2015, pemerintah memutuskan untuk mengurangi produksi gas di provinsi Groningen secara signifikan akibat masalah penurunan tanah, perbedaan elevasi, dan gempa kecil yang merusak banyak properti. Pada akhir tahun 2018, pemerintah memutuskan untuk menghentikan produksi gas di Groningen sepenuhnya dengan pengurangan bertahap setiap tahun, dan diperkirakan akan berhenti total pada 2028.[38] Namun, pada 23 Juni 2023, pemerintah memutuskan untuk menutup lima fasilitas produksi yang tersisa mulai 1 Oktober 2023. Meski demikian, kemungkinan pembukaan kembali sementara tetap terbuka jika terjadi situasi internasional yang tidak menentu atau cuaca ekstrem. Semua ladang gas akan ditutup dan dibongkar permanen pada 1 Oktober 2024.[39]

Dalam upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, pemerintah Belanda menargetkan seluruh rumah tangga bebas gas alam pada tahun 2050 dengan memberikan subsidi transisi energi.[40] Sebanyak 98% perusahaan di Belanda telah mengambil langkah pengurangan emisi, melampaui rata-rata UE sebesar 89%. Namun, hanya 48% perusahaan yang menetapkan dan memantau target emisi mereka sendiri.[41] Mayoritas perusahaan menekan emisi melalui pengurangan limbah dan daur ulang (86%) serta program efisiensi energi (76%).[42][43]

Hingga tahun 2023, 78% perusahaan Belanda telah berinvestasi dalam pengurangan emisi karbon dan mitigasi bencana iklim, sementara 60% lainnya berencana berinvestasi dalam tiga tahun ke depan. Angka ini jauh di atas rata-rata UE (56% dan 54%).[44] Investasi terbesar dilakukan dalam pengurangan limbah dan peningkatan daur ulang (86%).[45]

Perusahaan-perusahaan Belanda juga lebih cenderung memandang transisi menuju peraturan iklim yang lebih ketat sebagai peluang bisnis (39% dibandingkan dengan rata-rata Eropa sebesar 23%).[46]

Energi nuklir

Informasi lebih lanjut: Energi nuklir di Belanda
PLTN Borssele

Peneliti di Belanda mulai mempelajari energi nuklir pada tahun 1930-an dan membangun reaktor riset Dodewaard pada tahun 1955. Tujuannya adalah memperkenalkan teknologi tenaga nuklir pada tahun 1962 untuk menggantikan bahan bakar fosil. Pada tahun 1968, reaktor uji coba dihubungkan ke jaringan listrik nasional, tetapi ditutup pada tahun 1997. Pada tahun 1970-an, Belanda menetapkan kebijakan untuk memproses ulang seluruh bahan bakar nuklir bekas. Pada tahun 1984, pemerintah membangun fasilitas penyimpanan jangka panjang (100 tahun) bagi limbah radioaktif tingkat menengah dan rendah, serta meneliti cara pembuangan akhir. Pada September 2003, Central Organization for Radioactive Waste membuat fasilitas penyimpanan sementara untuk limbah radioaktif tingkat tinggi. Satu-satunya reaktor nuklir komersial Belanda adalah Borssele, yang beroperasi sejak tahun 1973 dan menghasilkan sekitar 4% listrik nasional per tahun 2011.[47] Reaktor Dodewaard yang lebih tua adalah reaktor uji yang sempat terhubung ke jaringan listrik nasional, tetapi ditutup pada tahun 1997. Ada pula reaktor riset 2 MW bernama Institut Reaktor Delft (RID) di Universitas Teknologi Delft, yang digunakan untuk penelitian neutron dan positron, bukan untuk produksi energi.

Pada tahun 1994, Dewan Negara Belanda memutuskan untuk menghapus tenaga nuklir secara bertahap setelah perdebatan soal pengelolaan limbah nuklir. Reaktor Dodewaard ditutup pada 1997, dan pemerintah berencana mengakhiri izin operasi Borssele pada tahun 2003, tetapi izin tersebut diperpanjang hingga tahun 2034 dengan syarat memenuhi standar keselamatan tertinggi.[butuh rujukan] Setelah pemilu tahun 2010, pemerintah mulai mendukung ekspansi energi nuklir, dan dua perusahaan pemilik Borssele mengajukan rencana pembangunan reaktor baru.[48][49] Namun, pada Januari 2012, perusahaan Delta menunda keputusan untuk membangun pembangkit nuklir kedua.

Pariwisata

Artikel utama: Pariwisata di Belanda
Kanal di Amsterdam adalah salah satu daya tarik utama pariwisata di Belanda

Pada tahun 2011, Belanda dikunjungi oleh 11,3 juta wisatawan asing.[50] Pada 2012, sektor pariwisata menyumbang 5,4% terhadap PDB dan 9,6% terhadap total lapangan kerja. Dengan peringkat global ke-147 untuk kontribusi terhadap PDB dan ke-83 untuk lapangan kerja, pariwisata tergolong sektor kecil dalam ekonomi Belanda.[51] Holland Utara menjadi provinsi paling populer bagi wisatawan asing pada 2011, dengan 6 juta pengunjung, disusul Holland Selatan dengan 1,4 juta. Mayoritas turis berasal dari Jerman (3 juta), Britania Raya (1,5 juta), dan Belgia (1,4 juta).[52] Hingga 2020, Belanda memiliki sembilan Situs Warisan Dunia UNESCO dan dikenal akan seni serta warisan sejarahnya yang kaya.

Dalam sektor restoran cepat saji dan kudapan, McDonald's menjadi pemain dominan dengan jumlah karyawan terbanyak, diikuti oleh Burger King, FEBO (pemain nasional), dan Kwalitaria. Jaringan lain yang hadir di pasar Belanda antara lain Pizza Hut, Domino's Pizza, dan KFC. Sementara itu, jaringan Belgia Quick telah meninggalkan pasar Belanda sejak tahun 2000.[53]

Perusahaan

Philips, salah satu perusahaan terbesar di dunia berasal dari Belanda

Pada tahun 2022, sektor dengan jumlah perusahaan terbanyak di Belanda adalah sektor jasa dengan 761.749 perusahaan, diikuti sektor keuangan, asuransi, dan properti sebanyak 693.255, serta perdagangan ritel sebanyak 101.025 perusahaan.[54]

Di Belanda, 91% perusahaan menyatakan telah berinvestasi dengan baik dalam tiga tahun terakhir (2020–2023), lebih tinggi dari rata-rata Uni Eropa sebesar 82%.[55] Dibandingkan perusahaan Eropa lainnya, perusahaan Belanda lebih fokus pada pengembangan produk atau layanan baru (26%) dibandingkan penggantian (34%). Hanya 7% yang tidak berencana berinvestasi, sejalan dengan rata-rata Uni Eropa (10%).[56] Krisis energi tahun 2022–2023 memang berdampak pada perusahaan Belanda, tetapi tidak separah negara-negara UE lainnya. Meski sebagian besar perusahaan khawatir soal harga energi, hanya 30% yang menganggapnya masalah serius, separuh dari rata-rata UE (59%).[57][58]

Tantangan jangka panjang terbesar bagi investasi di Belanda adalah kekurangan tenaga terampil (71%) dan harga energi tinggi (66%). Namun, hambatan-hambatan ini lebih rendah dibanding rata-rata UE dan juga menurun dari tahun 2021. Misalnya, akses pendanaan hanya menjadi kendala bagi 23% perusahaan Belanda, dibanding 44% di UE.[59]

Pada 2023, sekitar 13% perusahaan Belanda memperkenalkan produk, proses, atau layanan baru di pasar domestik maupun global.[60] Sebagian besar perusahaan Belanda juga lebih maju secara teknologi dibanding rata-rata Eropa, hampir 8 dari 10 (78%) perusahaan sudah menggunakan setidaknya satu teknologi digital, sedangkan rata-rata UE hanya 70%. Teknologi yang paling banyak digunakan meliputi platform digital (59%), robotika (56%), dan Internet of Things (55%), sementara penggunaan pencetakan 3D (19%) dan augmented/VR (15%) masih terbatas.[61]

Perusaaan terbesar

Belanda adalah rumah bagi beberapa perusahaan multinasional besar, termasuk Heineken, Ahold, Philips, TomTom, Randstad NV, dan ING, yang semuanya berkantor pusat di Amsterdam. Ribuan perusahaan non-Belanda juga berkantor pusat di Belanda, seperti EADS, LyondellBasell, dan IKEA, karena tarif pajak perusahaan yang lebih menarik.[butuh rujukan]

Perusahaan-perusahaan terbesar di Belanda dalam Fortune Global 500 per tahun 2022 adalah sebagai berikut:

Peringkat Peringkat Fortune 500 Nama Industri Pendapatan

(juta USD)

Keuntungan

(juta USD)

Aset

(juta USD)

Karyawan Kantor pusat
Kenaikan1 Kenaikan29 Stellantis Otomotif 176.663,0 16.789,1 195.297,9 281.595 Hoofddorp
Kenaikan2 Kenaikan115 Ahold Delhaize Ritel 89.385,6 2.655,5 51.974,5 259.000 Zaandam
Kenaikan3 Kenaikan200 Aegon Jasa keuangan 63.662,7 2.341,0 532.402,5 22.271 Den Haag
Penurunan3 Penurunan207 Airbus Dirgantara dan pertahanan 61.657,5 4.981,2 121.712,4 126.495 Leiden
Kenaikan4 Kenaikan276 Louis Dreyfus Company Makanan 49.569,0 697,0 23.626,0 15.737 Rotterdam
Kenaikan5 Kenaikan287 INGKA Holding Ritel 47.545,8 1.887,1 65.010,9 174.225 Leiden
Kenaikan6 Kenaikan305 LyondellBasell Kimia 46.173,0 5.610,0 36.742,0 19.100 Rotterdam
Penurunan7 Penurunan425 ING Group Perbankan 33.851,4 7.036,1 1.079.297,3 57.660 Amsterdam
Kenaikan8 Kenaikan477 X5 Group Ritel 29.921,7 580,0 17.164,8 340.928 Den Haag
Penurunan9 Penurunan491 Randstad NV Konsultan 29.126,8 908,0 12.552,5 39.530 Diemen

Lihat pula

  • Biro Analisis Kebijakan Ekonomi
  • De Nederlandsche Bank (Bank Sentral Belanda)
  • Daftar perusahaan di Belanda
  • Kementerian Keuangan
  • Model Polder (versi Belanda dari kebijakan konsensus di bidang ekonomi)
  • Dewan Sosial Ekonomi (dewan penasihat ekonomi pemerintah Belanda)
  • Perpajakan di Belanda
  • VNO-NCW (Konfederasi Industri dan Pemberi Kerja Belanda)

Pranala luar

  • CBS - Statistics agency of the Netherlands
  • CPB - Netherlands Bureau for Economic Policy Analysis Diarsipkan 2006-08-15 di Wayback Machine.
  • DNB - Dutch central bank Diarsipkan 2006-07-18 di Wayback Machine.
  • Eurostat - EU statistics agency
  • CIA World Factbook Diarsipkan 2020-05-21 di Wayback Machine.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 "IMF DataMapper: Netherlands". International Monetary Fund. 2025. Diakses tanggal 31 May 2025.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "The World Factbook". CIA.gov. Central Intelligence Agency. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 May 2022. Diakses tanggal 17 May 2022.
  3. 1 2 3 4 "World Economic Outlook database: October 2024". imf.org. International Monetary Fund.
  4. ↑ Marie, Wildeboer Schut, Jean; Stella, Hoff (2 March 2017). "Verwachte armoede in 2015–2017". Armoede in Kaart. 2016 (2016). Diakses tanggal 4 January 2018. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ↑ "People at risk of poverty or social exclusion". ec.europa.eu/eurostat. Eurostat.
  6. ↑ "Gini coefficient of equivalised disposable income - EU-SILC survey". ec.europa.eu/eurostat. Eurostat.
  7. ↑ "Labor force, total - Netherlands". data.worldbank.org. World Bank. Diakses tanggal 1 November 2019.
  8. ↑ "Employment rate by sex, age group 20-64". ec.europa.eu/eurostat. Eurostat. Diakses tanggal 20 July 2024.
  9. 1 2 "Unemployment down to pre-pandemic level". CBS. 18 November 2021.
  10. 1 2 3 4 "Euro area and EU27 government deficit both at 0.6% of GDP" (PDF). ec.europa.eu/eurostat. Eurostat. Diakses tanggal 28 April 2020.
  11. ↑ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 25 December 2017. Diakses tanggal 25 December 2017. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  12. ↑ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 20 April 2017. Diakses tanggal 25 December 2017. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  13. ↑ "Sovereigns rating list". Standard & Poor's.
  14. 1 2 3 Rogers, Simon; Sedghi, Ami (15 April 2011). "How Fitch, Moody's and S&P rate each country's credit rating". The Guardian. Diakses tanggal 31 May 2011.
  15. ↑ "Scope affirms the Netherlands' credit ratings at AAA with Stable Outlook". Scope Ratings. Diakses tanggal 11 October 2024.
  16. ↑ "Netherlands: Introduction". globaledge.msu.edu (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-01.
  17. ↑ "Netherlands information on economic freedom | Facts, data, analysis, charts and more". www.heritage.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-07-01.
  18. ↑ "World Bank Open Data". World Bank Open Data. Diakses tanggal 2025-07-01.
  19. ↑ "The Next Global Tech Hotspot? Amsterdam Stakes Its Claim". bloomberg.com. 22 Mei 2016.
  20. ↑ "The Netherlands is One of the Best Countries for Tech Companies". Visit Leiden (dalam bahasa Inggris). 2023-02-13. Diakses tanggal 2025-07-01.
  21. ↑ "Bevolkingsontwikkeling; regio per maand". CBS StatLine. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Juli 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2021.
  22. ↑ Kenworthy, Lane (1999). "Do Social-Welfare Policies Reduce Poverty? A Cross-National Assessment" (PDF). Social Forces. 77 (3): 1119–1139. doi:10.2307/3005973. JSTOR 3005973. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 10 August 2013.
  23. ↑ Moller, Stephanie; Huber, Evelyne; Stephens, John D.; Bradley, David; Nielsen, François (2003). "Determinants of Relative Poverty in Advanced Capitalist Democracies". American Sociological Review. 68 (1): 22–51. doi:10.2307/3088901. JSTOR 3088901.
  24. ↑ "Social Expenditure – Aggregated data". Organisation for Economic Co-operation and Development.
  25. 1 2 3 Banning, Cees (17 June 2009). "The Dutch curse: how billions from natural gas went up in smoke". NRC Handelsblad. Diarsipkan dari asli tanggal 21 December 2016.
  26. ↑ Schindler, Dirk (January 28, 2022). "Is the Netherlands Still a Tax Haven?". Erasmus University Rotterdam. Diakses tanggal April 2, 2023.
  27. ↑ "},"date":{"wt":"2024"},"title":{"wt":"Corporate Tax Haven Index"},"url":{"wt":"https://cthi.taxjustice.net/full-list"},"website":{"wt":"Tax Justice Network"},"access-date":{"wt":"January 27, 2025"},"quote":{"wt":""}},"i":0}}]}' id="mwBFk"/>"Corporate Tax Haven Index". Tax Justice Network. 2024. Diakses tanggal January 27, 2025.
  28. ↑ "Kerncijfers - arbeid". Centraal Bureau voor de Statistiek. Diakses tanggal 14 April 2012.
  29. ↑ "Unemployment falls below 4 percent". CBS. 19 April 2018. Diakses tanggal 19 April 2018.
  30. ↑ "Begrotingstekort 2011 valt hoger uit". z24. 17 February 2012. Diakses tanggal 14 April 2012.
  31. ↑ "CBS StatLine - Overheid; Overheidssaldo en overheidsschuld". Statline.cbs.nl. Diakses tanggal 4 January 2018.
  32. ↑ "Missing File" (PDF). 1.worldbank.org. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 14 September 2012. Diakses tanggal 4 January 2018.
  33. ↑ France production in 2018, by FAO
  34. ↑ Netherlands production in 2018, by FAO
  35. ↑ "The Dutch Disease" (26 November 1977). The Economist, pp. 82–83.
  36. ↑ "The hunt for gas and oil reserves that are more difficult to extract". EBN. Diarsipkan dari asli tanggal 7 September 2015.
  37. ↑ Focus on Dutch Oil and Gas 2015 (PDF) (Report). EBN. 2015. hlm. 10.
  38. ↑ "Gas field earthquakes put Netherlands' biggest firms on extraction notice". TheGuardian.com. 23 January 2018.
  39. ↑ "Gaswinning Groningen stopt per 1 oktober 2023". rijksoverheid.nl (dalam bahasa Belanda). 23 June 2023.
  40. ↑ "Van der Pekbuurt gaat als eerste Amsterdamse wijk van het aardgas af" (dalam bahasa Belanda). 1 October 2018.
  41. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  42. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  43. ↑ "A Circular Economy in the Netherlands by 2050" (PDF).
  44. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  45. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  46. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  47. ↑ "Nuclear Power in the Netherlands". World Nuclear Association (WNA). January 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 27 February 2013. Diakses tanggal 21 February 2011.
  48. ↑ Orlowski, Andrew (10 February 2011). "Holland slashes carbon targets, shuns wind for nuclear". The Register. Diakses tanggal 21 February 2011.
  49. ↑ Gassmann, Michael (8 Februari 2011). "Energiepolitik: Holland plant strahlende Zukunft". Financial Times Deutschland (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari asli tanggal 11 Februari 2011. Diakses tanggal 21 Februari 2011.
  50. ↑ "UNWTO Tourism Highlights, 2013 Edition". United Nations World Tourism Organization. Diarsipkan dari asli tanggal 9 April 2014. Diakses tanggal 25 August 2013.
  51. ↑ "Netherlands Economic Impact Report". World Travel & Tourism Council. Diakses tanggal 25 August 2013.
  52. ↑ "Toerisme en recreatie in cijfers 2012" (dalam bahasa Belanda). Statistics Netherlands. 16 November 2012. Diakses tanggal 25 August 2013.
  53. ↑ Brian Towers; Tony Royle, ed. (2 August 2004). Labour Relations in the Global Fast-Food Industry. Taylor & Francis. hlm. 93-94. ISBN 9781134597635.
  54. ↑ "Industry Breakdown of Companies in Netherlands". HitHorizons.
  55. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  56. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  57. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  58. ↑ "Energy crisis has disruptive effect on Dutch manufacturing".
  59. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  60. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  61. ↑ Bank, European Investment (2024-01-31). EIB Investment Survey 2023 - Netherlands overview (dalam bahasa Inggris). European Investment Bank. ISBN 978-92-861-5684-7.
  • l
  • b
  • s
Ekonomi Eropa
Negara
berdaulat
Eropa Utara
  • Denmark
  • Estonia
  • Finlandia
  • Islandia
  • Republik Irlandia
  • Latvia
  • Lituania
  • Norwegia
  • Swedia
  • Britania Raya
    • Inggris
    • Irlandia Utara
    • Skotlandia
    • Wales
Eropa Barat
  • Austria
  • Belgia
  • Prancis
  • Jerman
  • Liechtenstein
  • Luksemburg
  • Monako
  • Belanda
  • Swiss
Eropa Tengah
  • Ceko
  • Hungaria
  • Polandia
  • Slowakia
  • Slovenia
Eropa Timur
  • Belarus
  • Bulgaria
  • Moldova
  • Rumania
  • Rusia2
  • Ukraina
Eropa Selatan
  • Albania
  • Andorra
  • Bosnia dan Herzegovina
  • Kroasia
  • Siprus1
  • Yunani
  • Italia
  • Kosovo
  • Malta
  • Montenegro
  • Makedonia Utara
  • Portugal
  • San Marino
  • Serbia
  • Spanyol
  • Vatikan
Lintas benua
  • Armenia1
  • Azerbaijan1
  • Georgia1
  • Kazakhstan2
  • Turki2
Negara dengan
pengakuan terbatas
  • Abkhazia1
  • Republik Artsakh1
  • Ossetia Selatan1
  • Siprus Utara1
  • Transnistria
Dependensi dan
wilayah lain
  • Åland
  • Kepulauan Faroe
  • Gibraltar
  • Guernsey
  • Jersey
  • Pulau Man
  • Svalbard
1 Terkadang dimasukkan ke Asia, tergantung definisi perbatasan. 2 Negara lintas benua.
  • l
  • b
  • s
Topik Belanda 
Bagian dari Kerajaan Belanda
Sejarah
  • Suku Jermanik
  • Era Romawi
  • Frisii, Chamavi, Batavi, Kananefata
  • Masa Migrasi
  • Sakson, Frisia, Franka Sali
  • Dorestad, Utrecht
  • Pengembangan pusat perkotaan
  • Kerajaan Frisia
  • Kerajaan Franka
  • Franka Tengah
  • Lorraine Hilir
  • Flanders, Holland, Kemerdekaan Frisia
  • Brabant, Gelre
  • Kekaisaran Romawi Suci
  • Belanda Burgundy
  • Belanda Habsburg
  • Renaisans
  • Tujuh Belas Provinsi
  • Belanda Spanyol
  • Perang Delapan Puluh Tahun
  • Republik Belanda
  • Masa Keemasan
  • Revolusi Batavia
  • Republik Bataaf
  • Kerajaan Holland
  • Penggabungan
  • Kepangeranan
  • Kerajaan Bersatu
  • Perang Dunia II
    • Invasi Jerman Nazi
    • Hari Pembebasan Belanda
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Piagam Kerajaan Belanda
  • Perkawinan sejenis
  • Resesi Besar
  • Krisis utang Eropa
  • Malaysia Airlines MH17
  • Pandemi virus Corona
Geografi
  • Burung
  • Kota
  • Deltawerken
  • Gempa bumi
  • Titik ekstrem
  • Pengendalian banjir
  • Ladang gas
  • Pulau
  • Danau
  • Mamalia
  • Gunung dan bukit
  • Wilayah
  • Sungai
  • Delta Rhein–Meuse–Scheldt
  • Gunung berapi
  • Situs Warisan Dunia
  • Zuiderzeewerken
Politik
  • Aborsi
  • Kabinet
  • Perubahan iklim
  • Konstitusi
  • Korupsi
  • Demografi
  • Kebijakan obat-obatan
  • Pendidikan
  • Pemilihan umum
  • Eutanasia
  • Pelayanan kesehatan
    • Kesehatan
  • Tunawisma
  • Hubungan luar negeri
  • HAM
    • LGBT
  • Kehakiman
  • Imigrasi
  • Hukum
    • Penegak hukum
    • Firma Hukum
  • Monarki
  • Munisipalitas
  • Provinsi
  • Republikanisme
  • Parlemen
  • Partai politik
  • Perdana Menteri
  • Dewan air
  • Militer
    • Darat
    • Laut
    • Udara
    • Marsose
Ekonomi
  • Indeks AEX
  • Bank sentral
  • Energi
  • Euronext
  • Model polder
  • Perpajakan
  • Telekomunikasi
  • Pariwisata
  • Serikat pekerja
Transportasi
  • Bersepeda
  • Transportasi
    • Transportasi umum
    • Transportasi rel
    • Transportasi jalan
Kebudayaan
  • Arsitektur
  • Seni
  • Ganja
  • Sinema
  • Hidangan
    • Wine
  • Etiket
  • Tanda kehormatan
  • Ketidakberagamaan
  • Bahasa
  • Sastra
  • Media
  • Musik
  • Orde kekesatriaan
  • Orang Belanda
  • Pornografi
  • Prostitusi
  • Hari libur
  • Agama
  • Olahraga
  • Simbol nasional
    • Lagu kebangsaan
    • Lambang negara
    • Bendera
    • Singa Belanda
    • Singa Republik
  • Oranjegekte
  • Terminologi
  • Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sektor primer
  2. Agrikultur
  3. Sektor energi
  4. Gas alam
  5. Energi nuklir
  6. Pariwisata
  7. Perusahaan
  8. Perusaaan terbesar
  9. Lihat pula
  10. Pranala luar
  11. Referensi

Artikel Terkait

Belanda

negara konstituen Kerajaan Belanda & negara di Eropa Barat Laut

Hindia Belanda

koloni Belanda di Asia Tenggara; sejak tahun 1949 dikenal sebagai Indonesia

Ekonomi

area produksi, distribusi dan perdagangan, juga konsumsi barang dan layanan oleh agen berbeda

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026