Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Dewan Negara Belanda

Dewan Negara Belanda adalah badan legislatif bikameral Belanda, yang terdiri dari Eerste Kamer atau Senat dan Tweede Kamer atau Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Negara melaksanakan rapat, persidangan dan pertemuan di Kompleks Binnenhof di Den Haag.

Wikipedia article
Diperbarui 3 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dewan Negara Belanda
Dewan Negara

Staten-Generaal
Staten-Generaal der Nederlanden
Jenis
Jenis
Bikameral
MajelisSenat
Dewan Perwakilan Rakyat
Pimpinan
Ketua Senat
Mei Li Vos, PvdA
sejak 5 September 2025
Ketua DPR
Thom van Campen, VVD
sejak 18 November 2025
Komposisi
Anggota225 anggota
75 anggota Senat
150 anggota DPR
Partai & kursi Senat
15 partai
    •   GL — PvdA (14)
    •   BBB (12)
    •   VVD (9)
    •   D66 (7)
    •   CDA (6)
    •   PVV (4)
    •   SP (3)
    •   CU (3)
    •   FVD (3)
    •   PvdD (2)
    •   JA21 (2)
    •   SGP (2)
    •   Volt (2)
    •   50+ (1)
    •   OPNL (1)
    •   Independen (4)
Kursi Dewan Perwakilan Rakyat
15 Partai
    •   D66 (26)
    •   PVV (26)
    •   VVD (22)
    •   GL – PvdA (20)
    •   CDA (18)
    •   JA21 (9)
    •   FVD (7)
    •   BBB (4)
    •   DENK (3)
    •   SGP (3)
    •   PvdD (3)
    •   CU (3)
    •   SP (3)
    •   50+ (2)
    •   Volt (1)
Pemilihan
Sistem pemilihan Senat
Pemilihan tidak langsung
Sistem pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat
Perwakilan proporsional daftar partai metode D'Hondt
Pemilihan terakhir Senat
30 Mei 2023
Pemilihan terakhir Dewan Perwakilan Rakyat
29 Oktober 2025
Tempat bersidang
Binnenhof
Den Haag, Belanda
Situs web
https://www.parlement.nl/
L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Dewan Negara Belanda (bahasa Belanda: Staten-Generaal der Nederlandencode: nl is deprecated ) adalah badan legislatif bikameral Belanda, yang terdiri dari Eerste Kamer atau Senat dan Tweede Kamer atau Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Negara melaksanakan rapat, persidangan dan pertemuan di Kompleks Binnenhof di Den Haag.

Sejarah

Asal mula penamaan

Istilah Staten berasal dari Bahasa Belanda kuno yang makna aslinya berkaitan kelas feodal (estate atau standen dalam bahasa Belanda) yang merupakan stratifikasi sosialita di era pertengahan eropa yang terdiri dari kaum agamawan, bangsawan dan rakyat jelata. Kata Staten digunakan untuk merujuk kepada sebuah badan politik yang mewakili setiap stratifikasi sosialita. Setiap Provinsi di Belanda Habsburg memiliki staten-nya masing-masing.[1] Badan Perwakilan-Badan Perwakilan ini secara bergiliran memiliki representatif dalam majelis yang dikenal sebagai Staten-Generaal.[2]

Pembentukan

Era Habsburg dan Bourgogne

Berdasarkan catatan sejarah, para anggota Staten-Generaal terdiri dari delegasi-delegasi yang berasal dari Negara-Negara (Provinsi) yang ada seperti Negara Bagian Brabant, dan tercatat pada pertengahan abad ke-15 dibawah pemerintahan Adipati Bourgogne. Sesi penting pertama adalah Estates General pada tahun 1464 yang bersidang pada 9 Januari 1464 di Bruges, Flanders atas inisiatif dari States-Holland, States-Flanders dan States-Brabant yang diatur dalam sebuah perjanjian yang diorganisir oleh Philip III.[3] Kemudian persidangan biasa diadakan di Coudenberg, Brussel, Brabant. Hal penting selanjutnya terjadi pada saat persidangan States-General oleh Dewan Keadipatenan pada tanggal 3 Februari 1477 setelah kematian Charles yang Pemberani. Pada persidangan tersebut, States-General dipaksa untuk memberikan Hak Istimewa Besar kepada Maria dari Bourgogne dengan syarat bahwa hak Staten-Generaal untuk bersidang atas usul dari badan itu sendiri tetap diperbolehkan.[3] Fungsi utama dari Staten-General untuk membentuk sebuah badan yang ditujukan kepada pemerintah pusat untuk mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang dianggap penting dengan para Staten dari provinsi-provinsi. Urusan legislatif dan eksekutif masih berada dibawah kendali Raja pada tahun-tahun ini.[3]

Republik Belanda

Majelis Agung Dewan Negara pada tahun 1651.

Pada saat permulaan Revolusi Belanda, Staten-Generaal masih loyal terhadap para Raja Berdaulat Belanda Habsburg Felipe II (Felipe II secara hukum tidak memegang tahta kerajaan Belanda, tetapi ia memegang beberapa jabatan Adipati dan Count dibeberapa provinsi dan kedudukan dalam Kerajaan Belanda Habsburg hanya sebatas Lord). Pada tahun 1576 Staten-Generaal melakukan tindakan pembangkangan terhadap Kerajaan Spanyol, kemudian di tahun 1579 Staten-Generaal terpecah menjadi sejumlah Dewan yang berkedudukan di Provinsi-provinsi Belanda Habsburg. Setelah disepakatinya Akta Abjurasi pada tahun 1581, negara-negara bagian (provinsi) di wilayah utara mengganti kedudukan Felipe II sebagai Lord dan wilayah-wilayah tersebut dikenal sebagai Provinsi Bersatu (Republik Belanda).

Konfederasi ini menempatkan semua fungsi dan wewenangnya kepada Negara-Negara Bagian Republik Belanda dan Otoritas Lokal seperti Vroedschappen. Negara-negara bagian ini kemudian mengangkat semacam duta untuk Staten-Generaal dengan sebuah mandat yang dibatasi oleh perintah dan konsultasi wajib. States-General menjalankan hampir kesemua kewenangan eksekutif[4] setelah Raad van State dibentuk dibawah pengaruh Inggris akibat Perjanjian Nonsuch.[5][6]: 293–294  States-Generaal tetap terus bersidang sampai pembubarannya pada tahun 1795. Jabatan Presiden States-Generaal dirotasi setiap minggu berdasarkan tingkat senioritas para perwakilan yang ada. Dibawah Perjanjuan Uni Utretch, States-Generaal secara resmi memiliki kewenangan berdaulat yang setara dengan kedudukan raja, mewakili Republik dalam urusan luar negeri dan membuat perjanjian dengan para monarki negara-negara lain.[6]: 292–293  Dan tindak lanjutnya, muncul gelar yang dipegang secara kolektif oleh para anggota States-Generaal sebagai seorang Hoogmogende Heren (Tuan, Tuanku).[7]

Akibat dari Revolusi Belanda yang menyebabkan banyak wilayah yang hilang dan dicaplok kembali menyebabkan tidak semua Provinsi aslinya menandatangani Perjanjian Uni Utrecht mengirimkan perwakilannya di States-Generaal. Provinsi Brabant dan Flanders kehilangan perwakilan pada tahun 1587 setelah banyak wilayahnya yang ditaklukkan oleh Tentara Flanders, dan tidak dipulihkan setelah bagian dari wilayahnya direbut kembali oleh Republik Belanda. Wilayah Drenthe tidak pernah diwakili langsung dalam States-Generaal. Dua puluh persen dari wilayah Republik yang baru dikenal sebagai Tanah-General juga tunduk dibawah kuasa Generaliteit.[6]: 297–300  Perusahaan Hindia Timur Belanda (VoC) dan Perusahaan Hindia Barat Belanda juga berada dibawah pengawasan General. Selain itu Pulau Staten di Kota New York (yang aslinya bernama New Amsterdam) dan Pulau Staten di Argentina adalah satu dari sekian tempat yang penamaannya berasal dari Staten-Generaal.

States-Generaal "Selatan" setelah tahun 1579 adalah kelanjutan dari States-Generaal karena badan tersebut berada di bawah kendali Belanda Habsburg. Setelah penaklukan kembali sebagian besar wilayah di Negara Bagian Brabant dan Flanders, Negara negara bagian tersebut kembali mengirimkan perwakilannya di States-Generaal Belanda Selatan, bersama dengan provinsi-provinsi yang "patuh" dalam Uni Arras. States-Generaal Selatan hanya bersidang secara formal untuk waktu-waktu tertentu saja. Sesi sidang terakhir berlangsung pada tahun 1634, ketika Raja Felipe IV membubarkan States-Generaal Selatan.[5]: 315–321 

States-Generaal di Den Haag dan Brussels berakhir pada tahun 1795, wilayah selatan dikuasai Prancis dan Wilayah Utara menyaksikan proklamasi Republik Batavia dan diikuti dengan pembukaan sidang Majelis Nasional pada tanggal 1 Maret 1796.

Kerajaan Belanda

Trêveszaal, tempat di mana Dewan Menteri Belanda melakukan pertemuan mingguan dan menerima delegasi luar negeri

Penggunaan nama Staten-Generaal dipakai kembali dalam Parlemen Belanda di tahun 1814 setelah berakhirnya aneksasi Kekaisaran Prancis Pertama oleh Napoleon I di tahun 1813. Staten-Generaal yang terbaru ini memiliki sedikit kemiripan dengan Staten-Generaal pada era Republik Belanda. Bermula dari Parlemen satu kamar Kepangeranan Berdaulat Belanda Bersatu yang dibentuk tetapi tanpa memiliki kewenangan eksekutif dengan 55 perwakilan dari wilayah Provinsi-Negara Bagian. Akan tetapi seluruh rakyat Belanda dan tanpa seorang Last En Ruggespraakcode: nl is deprecated (dimana Belanda menjadi negara kesatuan dibawah Republik Batavia dan struktur federal Republik Belanda tidak dipulihkan).[8]: 136  Staten-Generaal menjadi sebuah lembaga parlemen dua kamar dibawah Kerajaan Bersatu Belanda di tahun 1815 yang terdiri dari 50 anggota Senat yang diangkat untuk masa jabatan seumur hidup berasal dari ridderschappencode: nl is deprecated (sebuah Badan Perwakilan Aristokrat) dan dari 110 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (terdiri dari 55 Perwakilan dari wilayah utara dan 55 Perwakilan dari wilayah selatan) yang anggotanya dipilih oleh Provinsi-Negara Bagian.[8]: 138 

Setelah Revolusi Belgia Tahun 1830, dibawah Kerajaan Belanda Staten-Generaal tetap menjadi Parlemen dua kamar, namun setelah amendemen Konstitusi Belanda di tahun 1848, para anggota Senat dipilih dari Provinsi-Negara Bagian dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dipilih langsung dalam sistem yang menggunakan distrik elektoral (satu kursi untuk 45.000 pemilih). Dewan Perwakilan Rakyat menjadi sangat berkuasa pada waktu yang bersamaan dikarenakan menerima kewenangan penting seperti hak untuk bertanya dan hak amendemen, sedangkan hak hak lainnya seperti hak penganggaran dikuatkan. Secara resminya Staten-Generaal diperkuat, karena setelahnya, para menteri kabinet secara politik bertanggung jawab kepada Staten-Generaal yang membuat peran Monarki Belanda menjadi seremonial.[8]: 142–145 

Dengan revisi konstitusional di tahun 1888, jumlah keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat dipaskan menjadi 100 anggota, sedangkan keanggotaan Senat diperbesar menjadi 50 anggota. Hak pilih diperbesar pada saat yang sama, tetapi tetap terbatas pada warga negara laki-laki yang memiliki kekayaan tertentu. Hak pilih universal laki-laki akan diberikan pada tahun 1917 dan hak pilih perempuan akan diberikan pada tahun 1919. Pada kesempatan ini, sistem pemilihan diubah menjadi perwakilan proporsional. Staten-Generaal ditangguhkan dari tahun 1940 hingga 1945, selama pendudukan Jerman. Pada tahun 1956 jumlah anggota Senat diperbesar menjadi 75 orang, dan Dewan Perwakilan Rakyat menjadi 150 orang.[8]: 151, 153–155, 329 

  • Senat (Eerste Kamer)
    Senat (Eerste Kamer)
  • Dewan Perwakilan Rakyat (Tweede Kamer)
    Dewan Perwakilan Rakyat (Tweede Kamer)

Fungsi

Dewan Perwakilan Rakyat
  • 150 anggota
  • dipilih langsung dalam pemilihan umum
  • masa jabatan: 4 tahun
Senat
  • 75 anggota
  • dipilih secara tidak langsung melalui dewan provinsi
  • masa jabatan 4 tahun
Verenigde Vergadering

(sidang gabungan kedua majelis)

Dewan Negara bertemu dalam sidang gabungan setidaknya setahun sekali, pada pembukaan tahun parlemen, ketika raja menyampaikan Pidato dari Tahta pada Hari Pangeran. Pada acara-acara khusus, seperti ketika Dewan Negara memberikan suara pada pernikahan anggota keluarga kerajaan, pelantikan raja, atau kematian anggota keluarga kerajaan, kedua majelis juga bertemu dalam sidang gabungan (Verenigde Vergadering), dengan ketua Senat. Sidang berlangsung di Ridderzaal (Aula Ksatria) di Binnenhof, kecuali untuk pelantikan raja, yang berlangsung di Nieuwe Kerk di Amsterdam. Selebihnya, kedua majelis bersidang secara terpisah.

Secara konstitusional, semua fungsi parlemen diberikan kepada kedua majelis, kecuali hak inisiatif dan amendemen, yang hanya dimiliki oleh DPR. Sidang Gabungan juga mengangkat raja jika tidak ada pewaris takhta dan bupati tidak dapat menjalankan kekuasaannya.[9]

Pertanyaan penting adalah apakah hubungan antara kabinet dan parlemen harus bersifat dualistik atau monistik. Artinya, apakah menteri dan pemimpin partai politik yang berkuasa di parlemen harus menyiapkan keputusan politik penting. Berdasarkan posisi dualistik ini, anggota parlemen dari partai politik yang berkuasa harus tetap independen dari kabinet. Istilah "monisme" digunakan untuk merujuk pada sikap bahwa keputusan penting harus disiapkan oleh rakyat dari koalisi yang berkuasa guna mendorong stabilitas politik.

Pranala luar

  • Situs web resmi
    • Senat
    • Dewan Perwakilan Rakyat

Referensi

  1. ↑ Unlike the Estates General of France, which were organised by estate.
  2. ↑ Koenigsberger, H.G. (2001). Monarchies, States Generals and Parliaments: The Netherlands in the Fifteenth and Sixteenth Centuries. Cambridge U.P.
  3. 1 2 3
  4. ↑ Martin, Kimberly. "The Political Institutions of the Dutch Republic, 1572–1672" (PDF). umassd.edu. University of Massachusetts Dartmouth. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 4 June 2014.
  5. 1 2
  6. 1 2 3 Israel, Jonathan I. (1998). The Dutch Republic: Its Rise, Greatness and Fall, 1477–1806. Clarendon Press.
  7. ↑ Hoogmogende (superlative of the adjective mogend(e)) Heren was translated into Latin in international treaties not as potentissimos (superlative of potens) Dominos, as it should have been, but as Celsos Potentesque Dominos, and the latter wording was rendered in English as "high and mighty lords", which is still the standard translation.
  8. 1 2 3 4 Pot, C.W. van der; et al. (2006). Van der Pot, Handboek van het Nederlandse staatsrecht, 15th edition. Kluwer.
  9. ↑ "Democracy in the Netherlands". www.houseofrepresentatives.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2025-07-30.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Asal mula penamaan
  3. Pembentukan
  4. Fungsi
  5. Pranala luar
  6. Referensi

Artikel Terkait

Belanda

negara konstituen Kerajaan Belanda & negara di Eropa Barat Laut

Hukum kewarganegaraan Belanda

Kewarganegaraan Belanda, yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 1985. Peraturan berlaku untuk seluruh Kerajaan Belanda, yang meliputi negara Belanda itu sendiri

Kabinet Belanda

individu maupun kolektif (sebagai kabinet), bertanggung jawab kepada Dewan Negara Belanda atas kebijakan pemerintah dan harus mendapat kepercayaan mereka.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026