Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Napoleon Bonaparte

Napoleon Bonaparte, kemudian dikenal dengan nama kerajaannya Napoleon I, adalah seorang jenderal dan negarawan Prancis yang menjadi terkenal selama Revolusi Prancis dan memimpin serangkaian kampanye militer di seluruh Eropa selama Perang Revolusi Prancis dan Perang Napoleon dari tahun 1796 hingga 1815. Ia memimpin Republik Prancis sebagai Konsul Pertama dari tahun 1799 hingga 1804, kemudian memerintah Kekaisaran Prancis sebagai Kaisar Prancis dari tahun 1804 hingga 1814, dan sempat lagi pada tahun 1815. Dia adalah Raja Italia dari tahun 1805 hingga 1814 dan Pelindung Konfederasi Rhine dari tahun 1806 hingga 1813.

Jenderal Prancis, Kaisar Prancis (memerintah 1804–1814, 1815)
Diperbarui 31 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Napoleon Bonaparte
"Napoleon Bonaparte" beralih ke halaman ini. Untuk penggunaan lainnya, lihat Napoleon (disambiguasi) dan Napoleon Bonaparte (disambiguasi).
Untuk polisi Indonesia, lihat Napoleon Bonaparte (polisi).
Napoleon I
Potret Napoleon di akhir usia tiga puluhan, mengenakan seragam militer putih dan biru tua berpangkat tinggi. Dalam gambar aslinya, ia berdiri di tengah perabotan mewah abad ke-18 yang sarat dengan kertas, dan menatap ke arah penonton. Rambutnya bergaya Brutus, dipotong pendek tetapi dengan poni pendek di depan, dan tangan kanannya terselip di rompi.
The Emperor Napoleon in His Study at the Tuileries, 1812
Kaisar Prancis
Pemerintahan Pertama18 Mei 1804 – 6 April 1814
PendahuluLouis XVII (sebagai Raja Prancis)
diri sendiri (sebagai Konsul Pertama Prancis)
PenerusLouis XVIII[a]
Pemerintahan
Kedua
20 Maret 1815 – 22 Juni 1815
PendahuluLouis XVIII [a]
PenerusLouis XVIII[a]
Konsul Pertama Republik Prancis
Masa jabatan
13 Desember 1799 – 18 Mei 1804
Menjabat bersama JJ Cambacérès dan Charles-François Lebrun
Sebelum
Pendahulu
diri sendiri
(sebagai konsul sementara bersama Emmanuel Joseph Sieyès dan Roger Ducos)
Pengganti
diri sendiri
(sebagai Kaisar Prancis)
Konsul Sementara Republik Prancis
Masa jabatan
10 November 1799 – 12 Desember 1799
Menjabat bersama Emmanuel Joseph Sieyès dan Roger Ducos
Sebelum
Pendahulu
Direktori Prancis
Pengganti
diri sendiri [b]
JJ Cambacérès [c]
Charles-François Lebrun
[d]
Daftar jabatan lainnya
Pelindung Konfederasi Rhine
Masa jabatan
12 Juli 1806 – 19 Oktober 1813
Raja Italia
Masa jabatan
17 Maret 1805 – 6 April 1814
Mediator Konfederasi Swiss
Masa jabatan
19 Februari 1803 – 19 Oktober 1813
Presiden Republik Italia
Masa jabatan
26 Januari 1802 – 17 Maret 1805
KelahiranNapoleone di Buonaparte
(1769-08-15)15 Agustus 1769
Ajaccio, Corsica, Prancis
Kematian5 Mei 1821(1821-05-05) (umur 51)
Longwood, Saint Helena
Pemakaman15 Desember 1840
Les Invalidescode: fr is deprecated , Paris
Pasangan
    Joséphine de Beauharnais
    ​
    ​
    (m. 1796; batal. 1810)​
      Marie Louise dari Austria
      ​
      ​
      (m. 1810; pisah. 1814)​
      Tanda tanganNapoleon I
      Pertempuran Napoleon
      Tentang OpenStreetMaps
      Maps: ketentuan penggunaan
      800km
      497mil
      19
      Saint Helena
      19 Exile on Saint Helena Napoleon died on 5 May 1821
      19 Exile on Saint Helena Napoleon died on 5 May 1821
      18
      Rochefort
      18 Surrender of Napoleon on 15 July 1815
      18 Surrender of Napoleon on 15 July 1815
      17
      Waterloo
      17 Battle of Waterloo on 18 June 1815
      17 Battle of Waterloo on 18 June 1815
      16
      Elba
      16 Exile to Elba from 30 May 1814 to 26 February 1815
      16 Exile to Elba from 30 May 1814 to 26 February 1815
      15
      Dizier
      15 Battle of Saint-Dizier is the primary link --- Battle of Brienne on 29 January 1814 Battle of La Rothière on 1 February 1814 Battle of Champaubert on 10 February 1814 Battle of Montmirail on 11 February 1814 Battle of Château-Thierry (1814) on 12 February 1814 Battle of Vauchamps on 14 February 1814 Battle of Mormant on 17 February 1814 Battle of Montereau on 18 February 1814 Battle of Craonne on 7 March 1814 Battle of Laon from 9 to 10 March 1814 Battle of Reims (1814) from 12 to 13 March 1814 Battle of Arcis-sur-Aube from 20 to 21 March 1814 Battle of Saint-Dizier on 26 March 1814
      15 Battle of Saint-Dizier is the primary link --- Battle of Brienne on 29 January 1814 Battle of La Rothière on 1 February 1814 Battle of Champaubert on 10 February 1814 Battle of Montmirail on 11 February 1814 Battle of Château-Thierry (1814) on 12 February 1814 Battle of Vauchamps on 14 February 1814 Battle of Mormant on 17 February 1814 Battle of Montereau on 18 February 1814 Battle of Craonne on 7 March 1814 Battle of Laon from 9 to 10 March 1814 Battle of Reims (1814) from 12 to 13 March 1814 Battle of Arcis-sur-Aube from 20 to 21 March 1814 Battle of Saint-Dizier on 26 March 1814
      14
      Leipzig
      14 Battle of Leipzig is the primary link --- Battle of Lützen (1813) on 2 May 1813 Battle of Bautzen (1813) from 20 to 21 May 1813 Battle of Dresden from 26 to 27 August 1813 Battle of Leipzig from 16 to 19 October 1813 Battle of Hanau from 30 to 31 October 1813
      14 Battle of Leipzig is the primary link --- Battle of Lützen (1813) on 2 May 1813 Battle of Bautzen (1813) from 20 to 21 May 1813 Battle of Dresden from 26 to 27 August 1813 Battle of Leipzig from 16 to 19 October 1813 Battle of Hanau from 30 to 31 October 1813
      13
      Berezina
      13 Battle of Berezina from 26 to 29 November 1812
      13 Battle of Berezina from 26 to 29 November 1812
      12
      Borodino
      12 Battle of Borodino is the primary link --- Battle of Vitebsk on 26 July 1812 Battle of Smolensk on 16 August 1812 Battle of Borodino on 7 September 1812
      12 Battle of Borodino is the primary link --- Battle of Vitebsk on 26 July 1812 Battle of Smolensk on 16 August 1812 Battle of Borodino on 7 September 1812
      11
      Wagram
      11 Pertempuran Wagram adalah penghubung utama --- Pertempuran Teugen-Hausen pada 19 April 1809 Pertempuran Abensberg pada 20 April 1809 Pertempuran Landshut (1809) pada tanggal 21 April 1809 Pertempuran Eckmühl dari tanggal 21 hingga 22 April 1809 Pertempuran Ratisbon pada tanggal 23 April 1809 Pertempuran Aspern-Essling dari tanggal 21 hingga 22 Mei 1809 Battle of Wagram from 5 to 6 July 1809 Pertempuran Znaim dari 10 hingga 11 Juli 1809
      11 Pertempuran Wagram adalah penghubung utama --- Pertempuran Teugen-Hausen pada 19 April 1809 Pertempuran Abensberg pada 20 April 1809 Pertempuran Landshut (1809) pada tanggal 21 April 1809 Pertempuran Eckmühl dari tanggal 21 hingga 22 April 1809 Pertempuran Ratisbon pada tanggal 23 April 1809 Pertempuran Aspern-Essling dari tanggal 21 hingga 22 Mei 1809 Battle of Wagram from 5 to 6 July 1809 Pertempuran Znaim dari 10 hingga 11 Juli 1809
      10
      Somosierra
      10 Pertempuran Somosierra pada tanggal 30 November 1808
      10 Pertempuran Somosierra pada tanggal 30 November 1808
      9
      Friedland
      9 Pertempuran Friedland adalah penghubung utama --- Pertempuran Czarnowo pada 23 Desember 1806 Pertempuran Eylau dari 7 hingga 8 Februari 1807 Pertempuran Friedland pada 14 Juni 1807
      9 Pertempuran Friedland adalah penghubung utama --- Pertempuran Czarnowo pada 23 Desember 1806 Pertempuran Eylau dari 7 hingga 8 Februari 1807 Pertempuran Friedland pada 14 Juni 1807
      8
      Jena
      8 Pertempuran Jena–Auerstedt pada 14 Oktober 1806
      8 Pertempuran Jena–Auerstedt pada 14 Oktober 1806
      7
      Austerlitz
      7 Pertempuran Austerlitz pada tanggal 2 Desember 1805
      7 Pertempuran Austerlitz pada tanggal 2 Desember 1805
      6
      Marengo
      6 Pertempuran Marengo pada tanggal 14 Juni 1800
      6 Pertempuran Marengo pada tanggal 14 Juni 1800
      5
      Cairo
      5 Pemberontakan Kairo adalah tautan utama --- Pertempuran Shubra Khit pada 13 Juli 1798 Pertempuran Piramida pada 21 Juli 1798 Pertempuran Sungai Nil dari 1 hingga 3 Agustus 1798 Pemberontakan Kairo dari 21 hingga 22 Oktober 1798 Pengepungan El Arish dari 8 hingga 20 Februari 1799 Pengepungan Jaffa dari 3 hingga 7 Maret 1799 Pengepungan Acre (1799) dari 20 Maret hingga 21 Mei 1799 Pertempuran Gunung Tabor (1799) pada 16 April 1799 Pertempuran Abukir (1799) pada tanggal 25 Juli 1799
      5 Pemberontakan Kairo adalah tautan utama --- Pertempuran Shubra Khit pada 13 Juli 1798 Pertempuran Piramida pada 21 Juli 1798 Pertempuran Sungai Nil dari 1 hingga 3 Agustus 1798 Pemberontakan Kairo dari 21 hingga 22 Oktober 1798 Pengepungan El Arish dari 8 hingga 20 Februari 1799 Pengepungan Jaffa dari 3 hingga 7 Maret 1799 Pengepungan Acre (1799) dari 20 Maret hingga 21 Mei 1799 Pertempuran Gunung Tabor (1799) pada 16 April 1799 Pertempuran Abukir (1799) pada tanggal 25 Juli 1799
      4
      Malta
      4 Invasi Prancis ke Malta dari 10 hingga 12 Juni 1798
      4 Invasi Prancis ke Malta dari 10 hingga 12 Juni 1798
      3
      Arcole
      3 Pertempuran Arcole adalah tautan utama --- Pertempuran Montenotte dari 11 hingga 12 April 1796 Pertempuran Millesimo dari 13 hingga 14 April 1796 Pertempuran Dego Kedua dari 14 hingga 15 April 1796 Pertempuran Ceva pada 16 April 1796 Pertempuran Mondovì dari 20 hingga 22 April 1796 Pertempuran Fombio dari 7 hingga 9 Mei 1796 Pertempuran Lodi pada 10 Mei 1796 Pertempuran Borghetto pada 30 Mei 1796 Pertempuran Lonato dari 3 hingga 4 Agustus 1796 Pertempuran Castiglione pada 5 Agustus 1796 Pengepungan Mantua (1796–1797) dari 27 Agustus 1796 hingga 2 Februari 1797 Pertempuran Rovereto pada 4 September 1796 Pertempuran Bassano pada 8 September 1796 Pertempuran Bassano Kedua pada 6 November 1796 Pertempuran Caldiero (1796) pada 12 November 1796 Pertempuran Arcole dari 15 hingga 17 November 1796 Pertempuran Rivoli dari 14 hingga 15 Januari 1797 Pertempuran Valvasone (1797) pada 16 Maret 1797 Pertempuran Tagliamento pada 16 Maret 1797 Pertempuran Tarvis (1797) dari 21 hingga 23 Maret 1797
      3 Pertempuran Arcole adalah tautan utama --- Pertempuran Montenotte dari 11 hingga 12 April 1796 Pertempuran Millesimo dari 13 hingga 14 April 1796 Pertempuran Dego Kedua dari 14 hingga 15 April 1796 Pertempuran Ceva pada 16 April 1796 Pertempuran Mondovì dari 20 hingga 22 April 1796 Pertempuran Fombio dari 7 hingga 9 Mei 1796 Pertempuran Lodi pada 10 Mei 1796 Pertempuran Borghetto pada 30 Mei 1796 Pertempuran Lonato dari 3 hingga 4 Agustus 1796 Pertempuran Castiglione pada 5 Agustus 1796 Pengepungan Mantua (1796–1797) dari 27 Agustus 1796 hingga 2 Februari 1797 Pertempuran Rovereto pada 4 September 1796 Pertempuran Bassano pada 8 September 1796 Pertempuran Bassano Kedua pada 6 November 1796 Pertempuran Caldiero (1796) pada 12 November 1796 Pertempuran Arcole dari 15 hingga 17 November 1796 Pertempuran Rivoli dari 14 hingga 15 Januari 1797 Pertempuran Valvasone (1797) pada 16 Maret 1797 Pertempuran Tagliamento pada 16 Maret 1797 Pertempuran Tarvis (1797) dari 21 hingga 23 Maret 1797
      2
      Paris
      2 13 Vendémiaire pada tanggal 5 Oktober 1795
      2 13 Vendémiaire pada tanggal 5 Oktober 1795
      1
      Toulon
      1 Pengepungan Toulon (1793) dari 29 Agustus hingga 19 Desember 1793
      1 Pengepungan Toulon (1793) dari 29 Agustus hingga 19 Desember 1793
      Ubah skala peta layar penuh untuk melihat Saint Helena

      Napoleon Bonaparte[e] (lahir Napoleone di Buonaparte;[1][f] 15 Agustus 1769 – 5 Mei 1821), kemudian dikenal dengan nama kerajaannya Napoleon I, adalah seorang jenderal dan negarawan Prancis yang menjadi terkenal selama Revolusi Prancis dan memimpin serangkaian kampanye militer di seluruh Eropa selama Perang Revolusi Prancis dan Perang Napoleon dari tahun 1796 hingga 1815. Ia memimpin Republik Prancis sebagai Konsul Pertama dari tahun 1799 hingga 1804, kemudian memerintah Kekaisaran Prancis sebagai Kaisar Prancis dari tahun 1804 hingga 1814, dan sempat lagi pada tahun 1815. Dia adalah Raja Italia dari tahun 1805 hingga 1814 dan Pelindung Konfederasi Rhine dari tahun 1806 hingga 1813.

      Lahir di pulau Corsica dari keluarga asal Italia, Napoleon pindah ke daratan Prancis pada tahun 1779 dan ditugaskan sebagai perwira di Angkatan Darat Kerajaan Prancis pada tahun 1785. Ia mendukung Revolusi Prancis pada tahun 1789 dan mempromosikan tujuannya di Corsica. Ia naik pangkat dengan cepat setelah memenangkan pengepungan Toulon pada tahun 1793 dan mengalahkan pemberontak royalis di Paris pada 13 Vendémiaire pada tahun 1795. Pada tahun 1796 ia memimpin kampanye militer melawan Austria dan sekutu Italia mereka dalam Perang Koalisi Pertama, meraih kemenangan-kemenangan penting dan menjadi pahlawan nasional. Ia memimpin invasi Mesir dan Suriah pada tahun 1798 yang menjadi batu loncatan menuju kekuasaan politik. Pada bulan November 1799, Napoleon merencanakan Kudeta 18 Brumaire melawan Direktori Prancis dan menjadi Konsul Pertama Republik. Ia memenangkan Pertempuran Marengo pada tahun 1800, yang memastikan kemenangan Prancis dalam Perang Koalisi Kedua, dan pada tahun 1803 ia menjual wilayah Louisiana ke Amerika Serikat. Pada bulan Desember 1804, Napoleon menobatkan dirinya sendiri sebagai Kaisar Prancis, yang selanjutnya memperluas kekuasaannya.

      Gagalnya Perjanjian Amiens menyebabkan Perang Koalisi Ketiga pada tahun 1805. Napoleon menghancurkan koalisi tersebut dengan kemenangan telak di Pertempuran Austerlitz, yang menyebabkan pembubaran Kekaisaran Romawi Suci. Dalam Perang Koalisi Keempat, Napoleon mengalahkan Prusia di Pertempuran Jena–Auerstedt pada tahun 1806, mengawal Grande Arméecode: fr is deprecated nya ke Eropa Timur, dan mengalahkan Rusia pada tahun 1807 di Pertempuran Friedland. Berusaha untuk memperpanjang embargo perdagangan terhadap Inggris, Napoleon menyerbu Semenanjung Iberia dan mengangkat saudaranya Joseph sebagai Raja Spanyol pada tahun 1808, yang memicu Perang Semenanjung. Pada tahun 1809, Austria kembali menantang Prancis dalam Perang Koalisi Kelima, di mana Napoleon memperkuat cengkeramannya atas Eropa setelah memenangkan Pertempuran Wagram. Pada musim panas tahun 1812 ia melancarkan invasi ke Rusia, yang secara singkat menduduki Moskow sebelum melakukan penarikan mundur pasukannya yang dahsyat pada musim dingin itu. Pada tahun 1813 Prusia dan Austria bergabung dengan Rusia dalam Perang Koalisi Keenam, di mana Napoleon dikalahkan secara telak dalam Pertempuran Leipzig. Koalisi menyerang Prancis dan merebut Paris, memaksa Napoleon turun takhta pada bulan April 1814. Mereka mengasingkannya ke pulau Mediterania Elba dan mengembalikan kekuasaan Bourbon. Sepuluh bulan kemudian, Napoleon melarikan diri dari Elba dengan sebuah kapal brig, mendarat di Prancis dengan seribu orang, dan berbaris menuju Paris, sekali lagi mengambil alih kendali negara tersebut. Lawan-lawannya menanggapi dengan membentuk Koalisi Ketujuh, yang mengalahkannya di Pertempuran Waterloo pada bulan Juni 1815. Napoleon diasingkan ke pulau terpencil Saint Helena di Atlantik Selatan, di mana ia meninggal karena kanker perut pada tahun 1821, pada usia 51 tahun.

      Napoleon dianggap sebagai salah satu komandan militer terhebat dalam sejarah, dan taktik Napoleon masih dipelajari di sekolah-sekolah militer di seluruh dunia. Warisannya bertahan melalui reformasi hukum dan administrasi modern yang diberlakukannya di Prancis dan Eropa Barat, tertuang dalam Kode Napoleon. Ia mendirikan sistem pendidikan publik,[2] menghapuskan sisa-sisa feodalisme,[3] membebaskan kaum Yahudi dan minoritas agama lainnya,[4] menghapuskan Inkuisisi Spanyol,[5] memberlakukan prinsip kesetaraan di depan hukum bagi kelas menengah yang sedang berkembang,[6] dan memusatkan kekuasaan negara dengan mengorbankan otoritas agama.[7] Penaklukannya bertindak sebagai katalisator perubahan politik dan pengembangan negara bangsa. Namun, ia kontroversial karena perannya dalam perang yang menghancurkan Eropa, penjarahan wilayah taklukannya, dan catatannya yang beragam tentang hak-hak sipil. Ia menghapuskan kebebasan pers, mengakhiri pemerintahan perwakilan yang dipilih secara langsung, mengasingkan dan memenjarakan para pengkritik rezimnya, dan mengembalikan perbudakan di koloni-koloni Prancis, melarang masuknya orang kulit hitam dan mulatto ke Prancis, mengurangi hak-hak sipil perempuan dan anak-anak di Prancis, memperkenalkan kembali monarki dan bangsawan turun-temurun,[8][9][10] dan secara keras menekan pemberontakan rakyat terhadap pemerintahannya.[11]

      Asal-usul dan pendidikan

      Ayah Napoleon, Carlo Buonaparte adalah perwakilan Korsika di Kerajaan Louis XVI.

      Napoleon Bonaparte adalah anak kedua dari tujuh bersaudara. Ia lahir di Casa Buonaparte, di kota Ajaccio, Korsika, pada tanggal 15 Agustus 1769, satu tahun setelah kepulauan tersebut diserahterimakan Republik Genova kepada Prancis.[12] Ia lahir dengan nama Napoleone di Bounaparte, tetapi pada usia 20 tahun ia mengubah namanya menjadi Napoléon Bonaparte.[13][note 1]

      Wangsa Bounaparte adalah keluarga bangsawan yang berasal dari Italia, yang pindah ke Korsika pada abad ke-16/[15] Ayahnya, Nobile Carlo Buonaparte, seorang pengacara, pernah menjadi perwakilan korsika saat Louis XVI berkuasa pada tahun 1777. Ibunya bernama Maria Letizia Bonaparte. Ia memiliki seorang kakak, Joseph; dan 5 adik, yaitu Lucien, Elisa, Louis, Pauline, Caroline, dan Jérôme. Napoleon dibaptis sebagai Katolik beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang kedua, tepatnya pada tanggal 21 Juli 1771 di Katedral Ajaccio.[16]

      Kebangsawanan, kekayaan, serta koneksi keluarganya yang luas memberikan Napoleon kesempatan yang besar untuk belajar hingga ke jenjang yang tinggi.[17] Pada bulan Januari 1779, Napoleon didaftarkan pada sebuah sekolah agama di Autun, Prancis, untuk belajar bahasa Prancis, dan pada bulan Mei ia mendaftar di sebuah akademi militer di Brienne-le-Château. Di sekolah, ia berbicara dengan logat Korsika yang kental sehingga ia sering dicemooh oleh teman-temannya; memaksanya untuk belajar.[18] Napoleon pintar matematika, dan cukup memahami pelajaran sejarah dan geografi.[19] Setelah menyelesaikan pendidikannya di Brienne pada tahun 1784, Napoleon mendaftar di sekolah elit École Militaire di Paris. Di sana ia dilatih menjadi seorang perwira artileri. Ketika bersekolah di sana, ayahnya meninggal. Ia pun dipaksa menyelesaikan sekolah yang normalnya memakan waktu dua tahun itu menjadi satu tahun. Ia diuji oleh ilmuwan terkenal Pierre-Simon de Laplace, yang di kemudian hari ditunjuk oleh Napoleon untuk menjadi anggota senat.[20]

      Karier militer

      Lukisan terkenal Napoleon Melintasi Alpen, karya Jacques-Louis David.

      Ia menjadi siswa di Akademi Militer Brienne tahun 1779 pada usia 10 tahun, kecerdasannya membuat Napoleon lulus akademi di usia 15 tahun. Karier militernya menanjak pesat setelah dia berhasil menumpas kerusuhan yang dimotori kaum pendukung royalis dengan cara yang sangat mengejutkan: menembakkan meriam di kota Paris dari atas menara. Peristiwa itu terjadi tahun 1795 saat Napoleon berusia 26 tahun. Berbagai perang yang dimenangkannya di antaranya melawan Austria dan Prusia.

      Kembali ke Korsika

      Bonaparte, 23 tahun, sebagai letnan kolonel batalyon Korsika. Lukisan dibuat tahun 1835 oleh Henri Félix Emmanuel Philippoteaux

      Setelah lulus pada bulan September 1785, Bonaparte ditugaskan menjadi letnan dua di resimen artileri La Fère. Ia bertugas di Valence dan Auxonne hingga pecahnya Revolusi Prancis pada tahun 1789, sehingga ia menghabiskan masa cuti yang panjang di Korsika yang memperkuat nasionalisme Korsikanya.[21][22] Pada bulan September 1789, dia kembali ke Korsika dan mempromosikan perjuangan revolusioner Prancis. Pasquale Paoli kembali ke pulau itu pada bulan Juli 1790, tetapi dia tidak bersimpati pada Bonaparte, karena dia menganggap ayahnya pengkhianat karena meninggalkan perjuangan kemerdekaan Korsika.[23][24]

      Bonaparte terjerumus ke dalam perjuangan tiga arah yang kompleks antara kaum royalis, kaum revolusioner dan nasionalis Korsika. Ia menjadi pendukung Jacobin dan bergabung dengan Republikan Korsika yang pro-Prancis dan menentang kebijakan Paoli dan aspirasinya untuk memisahkan diri.[25] Dia diberi komando atas satu batalyon sukarelawan Korsika dan dipromosikan menjadi kapten tentara reguler pada tahun 1792, meskipun cutinya telah habis dan terjadi perselisihan antara sukarelawannya dan garnisun Prancis di Ajaccio.[26][27]

      Pada bulan Februari 1793, Bonaparte ikut serta dalam ekspedisi Prancis yang gagal ke Sardinia. Kemudian muncul tuduhan bahwa Paoli telah menyabotase ekspedisi tersebut. Pada awal Juni, Bonaparte dan 400 tentara Prancis gagal merebut Ajaccio dari sukarelawan Korsika dan pulau itu kini dikuasai oleh pendukung Paoli. Ketika Bonaparte mengetahui bahwa majelis Korsika telah mencekal dia dan keluarganya, keluarga Buonaparte melarikan diri ke Toulon di daratan Prancis.[28][29]

      Pengepungan Toulon

      Artikel utama: Pengepungan Toulon (1793)
      Bonaparte saat Pengepungan Toulon, 1793, oleh Edouard Detaille

      Bonaparte kembali ke resimennya di Nice dan diangkat menjadi kapten baterai pesisir.[30] Pada bulan Juli 1793, ia menerbitkan sebuah pamflet, Le super de Beaucaire (Perjamuan di Beaucaire), yang menunjukkan dukungannya terhadap Konvensi Nasional yang sekarang sangat dipengaruhi oleh kaum Jacobin.[31][32]

      Pada bulan September, dengan bantuan rekannya dari Korsika, Antoine Christophe Saliceti, Bonaparte ditunjuk sebagai komandan artileri pasukan republik yang dikirim untuk merebut kembali pelabuhan Toulon yang diduduki oleh pasukan Sekutu. Dia dengan cepat meningkatkan jumlah artileri yang tersedia dan mengusulkan rencana untuk merebut benteng bukit di mana senjata republik dapat mendominasi pelabuhan kota dan memaksa Sekutu untuk mengungsi. Rencana itu akhirnya berhasil sehingga pada tanggal 17 Desember, pasukan Republik mampu merebut pelabuhan Toulon.[33]

      Peristiwa Toulon membuat Bonaparte menjadi perhatian orang-orang berkuasa termasuk Augustin Robespierre, adik dari Maximilien Robespierre, seorang Jacobin terkemuka. Dia dipromosikan menjadi brigadir jenderal dan ditugaskan di pertahanan di pantai Mediterania. Pada bulan Februari 1794, ia diangkat menjadi komandan artileri Angkatan Darat Italia dan menyusun rencana untuk menyerang Kerajaan Sardinia.[34][35]

      Tentara Prancis melaksanakan rencana Bonaparte dalam Pertempuran Saorgio Kedua pada bulan April 1794, dan kemudian maju untuk merebut Ormea di pegunungan. Dari Ormea, pasukan ini menuju ke barat untuk mengepung posisi Austro-Sardinia di sekitar Saorge. Setelah kampanye ini, Augustin Robespierre mengirim Bonaparte dalam misi ke Republik Genoa untuk mengetahui niat negara tersebut terhadap Prancis.[36][37]

      13 Vendémiaire

      Etching of a street, there are many pockets of smoke due to a group of republican artillery firing on royalists across the street at the entrance to a building
      Journée du 13 Vendémiaire, tembakan artileri di depan Saint-Roch, Paris, Rue Saint-Honoré

      Setelah jatuhnya Maximilien Robespierre pada Juli 1794, hubungan Bonaparte dengan pemimpin Jacobin membuatnya dicurigai secara politik oleh rezim yang baru. Dia ditangkap pada tanggal 9 Agustus tetapi dibebaskan dua minggu kemudian. Dia diperintahkan untuk menyusun rencana untuk menyerang posisi Italia sebagai bagian dari perang Prancis dengan Austria dan pada bulan Maret 1795, dia mengambil bagian dalam ekspedisi untuk mengambil kembali Korsika dari Inggris, tetapi Prancis berhasil dipukul mundur oleh Angkatan Laut Kerajaan.[38]

      Sejak tahun 1794, Bonaparte menjalin hubungan romantis dengan Désirée Clary yang mana saudara perempuannya Julie Clary menikah dengan kakak laki-laki Bonaparte, Joseph. Pada bulan April 1795, Bonaparte ditugaskan ke Angkatan Darat Barat, yang terlibat dalam Perang di Vendée—perang saudara dan kontra-revolusi royalis di wilayah Vendée. Sebagai komando infanteri, ia diturunkan pangkatnya dari jenderal artileri dan ia mengaku kesehatannya buruk sehingga ia tidak bisa ditempatkan di sana.[39] Selama periode ini, ia menulis novel romantis Clisson et Eugénie, tentang seorang prajurit dan kekasihnya, yang sangat mirip dengan hubungan Bonaparte sendiri dengan Clary.[40]

      Pada bulan Agustus, ia memperoleh posisi di Biro Topografi di mana ia bekerja pada perencanaan militer.[40] Pada tanggal 15 September, Bonaparte dikeluarkan dari daftar jenderal dalam dinas reguler karena menolak bertugas dalam kampanye Vendée.[41] Dia meminta pemindahan ke Konstantinopel untuk menawarkan jasanya kepada Sultan Selim III. Permintaan itu akhirnya dikabulkan, tetapi dia tidak pernah mengambil jabatan itu.[42][43]

      Pada tanggal 3 Oktober, kaum royalis di Paris mendeklarasikan pemberontakan melawan Konvensi Nasional.[44] Paul Barras, pemimpin Reaksi Thermidorian, mengetahui rekam jejak militer Bonaparte di Toulon dan menjadikannya orang kedua dalam komando pasukan untuk mempertahankan konvensi di Istana Tuileries. Bonaparte telah menyaksikan pembantaian Garda Raja Swiss selama Pemberontakan 10 Agustus 1792 di sana tiga tahun sebelumnya dan menyadari bahwa artileri akan menjadi kunci pertahanannya. Dia memerintahkan seorang perwira kavaleri muda, Joachim Murat, untuk merebut meriam dan Bonaparte menempatkan mereka di posisi-posisi penting. Pada tanggal 5 Oktober 1795—13 Vendémiaire An IV pada kalender republik Prancis—dia menembaki para pemberontak dengan peluru tabung (kemudian disebut: "grapeshot"). Sekitar 300 hingga 1.400 pemberontak tewas dalam pemberontakan tersebut.[45]

      Peran Bonaparte dalam mengalahkan pemberontakan membuat dia dan keluarganya mendapat perlindungan dari pemerintahan baru, Direktori Prancis. Pada tanggal 26 Oktober, ia dipromosikan menjadi komandan Angkatan Darat Dalam Negeri, dan pada bulan Januari 1796 ia diangkat menjadi kepala Angkatan Darat Italia.

      Dalam beberapa minggu setelah pemberontakan Vendémiaire, Bonaparte terlibat hubungan asmara dengan Joséphine de Beauharnais, mantan simpanan Barras. Josephine dilahirkan di koloni Prancis di Antilles Kecil, dan keluarganya memiliki budak di perkebunan gula. Pasangan ini menikah pada tanggal 9 Maret 1796 dalam sebuah upacara sipil. Bonaparte sekarang terbiasa menyebut dirinya "Napoleon Bonaparte" daripada menggunakan frasa Italia "Napoleone di Buonaparte".[46][47][48]

      Kampanye Italia Pertama

      A three-quarter-length depiction of Bonaparte, with black tunic and leather gloves, holding a standard and sword, turning backwards to look at his troops
      Bonaparte at the Pont d'Arcole, oleh Baron Antoine-Jean Gros, sekitar 1801, Musée du Louvre, Paris

      Dua hari setelah pernikahannya, Bonaparte meninggalkan Paris untuk mengambil alih komando Angkatan Darat Italia. Dia melanjutkan serangan, berharap untuk mengalahkan Kerajaan Sardinia di Piedmont sebelum sekutu Austria mereka dapat melakukan intervensi. Dalam serangkaian kemenangan selama kampanye Montenotte, dia mengalahkan orang-orang Piedmont dari perang dalam waktu dua minggu.[49] Prancis kemudian memusatkan perhatian pada Austria, mengepung Mantua. Austria melancarkan serangan terhadap Prancis untuk memecahkan pengepungan, tetapi Bonaparte mengalahkan setiap upaya Austria mengirim bantuan. Napoleon memenangkan Pertempuran Castiglione, Pertempuran Bassano, Pertempuran Arcole dan Pertempuran Rivoli. Kemenangan Prancis di Rivoli pada Januari 1797 menyebabkan runtuhnya posisi Austria di Italia. Di Rivoli, Austria kehilangan 43% tentaranya yang tewas, terluka atau ditawan.[50][51]

      Prancis kemudian menyerbu jantung Wangsa Habsburg. Pasukan Prancis di Jerman Selatan telah dikalahkan oleh Adipati Charles Duke of Teschen pada tahun 1796, tetapi Charles menarik pasukannya untuk melindungi Wina setelah mengetahui serangan Bonaparte. Dalam pertemuan pertama mereka, Bonaparte mendorong Charles mundur dan menusuk jauh ke wilayah Austria setelah memenangkan Pertempuran Tarvis pada bulan Maret 1797. Khawatir dengan majunya pasukan Prancis yang mencapai Leoben, sekitar 100 km dari Wina, Austria menuntut perdamaian.[52][53]

      Perjanjian Leoben yang ditandatangani pada tanggal 18 April, memberi Prancis kendali atas sebagian besar Italia utara dan Negara-Negara Rendah serta berjanji untuk membagi Republik Venesia dengan Austria. Bonaparte bergerak menuju Venesia dan memaksanya menyerah, mengakhiri 1.100 tahun kemerdekaan Venesia. Dia memberi wewenang kepada Prancis untuk menjarah harta karun seperti Kuda Santo Markus.[54][55]

      Napoleon saat Pertempuran Rivoli, oleh Henri Félix Emmanuel Philippoteaux

      Dalam kampanye Italia ini, pasukan Bonaparte menangkap 150.000 tahanan, 540 meriam, dan 170 panji. Tentara Prancis melakukan 67 agresi dan memenangkan 18 pertempuran melalui teknologi artileri yang unggul dan taktik Bonaparte. Bonaparte mengekstraksi sekitar 45 juta poundsterling Prancis dari Italia selama kampanye, 12 juta poundsterling lainnya berupa logam mulia dan permata, serta lebih dari 300 lukisan dan patung.[56]

      Masa kejayaan

      Pada masa kejayaannya, Napoleon Bonaparte menguasai hampir seluruh dataran Eropa baik dengan diplomasi maupun peperangan. Di antaranya adalah Belanda dengan diangkatnya adiknya Louis Napoleon, Spanyol dengan diangkatnya Joseph Napoleon, Swedia dengan diangkatnya Jenderal Bernadotte sebagai raja yang kemudian melakukan pengkhianatan, sebagian besar wilayah Italia yang direbut dari Austria dan Polandia dengan diangkatnya Joseph Poniatowski sebagai wali negara Polandia.

      Pernikahan

      Napoleon menikahi seorang janda bernama Joséphine de Beauharnais, kehidupan perkawinan Napoleon penuh dengan ketidakpercayaan dan perselingkuhan di antaranya perselingkuhan Napoleon dengan gadis Polandia Maria Walewska sampai akhirnya Joséphine menjadi istri yang setia. Karena usianya yang lebih tua, Joséphine tidak memberikan keturunan pada Napoleon yang kemudian diceraikannya. Kemudian menikah lagi dengan Putri Kaisar Austria Marie Louise dari Parma putri Kaisar Franz dari Jerman dan Austria yang mengikat persekutuan Austria dan Prancis yang dilakukan Kaisar Austria atas nasihat perdana menteri Matternich untuk menyelamatkan negaranya. Pernikahan itu berakhir dengan kekalahan Napoleon yang pertama dengan jatuhnya kota Paris akibat diserang Rusia, Austria dan Prusia serta dibuangnya Napoleon ke pulau Elba. Marie Louise sendiri dibawa pulang oleh ayahnya ke Wina.

      Reformasi

      Lukisan berjudul Bonaparte Before the Sphinx yang dilukis oleh Jean-Léon Gérôme, Hearst Castle pada tahun 1868.

      Napoleon melembagakan berbagai reformasi, seperti pendidikan tinggi, hukum pajak, sistem jalan dan saluran pembuangan, dan mendirikan Banque de France, bank sentral pertama dalam sejarah Prancis. Dia menegosiasikan Konkordat tahun 1801 dengan Gereja Katolik, yang berusaha untuk mendamaikan sebagian besar penduduk Katolik dengan rezimnya. Konkordat ini juga disajikan bersama Artikel Organik, yang mengatur ibadah umum di Prancis. Dia membubarkan Kekaisaran Romawi Suci sebelum penyatuan Jerman pada abad ke-19. Penjualan Wilayah Louisiana pada masanya ke Amerika Serikat, akhirnya menggandakan ukuran Amerika Serikat.

      Pada Mei 1802, ia melembagakan Legiun Kehormatan, pengganti dekorasi kebangsawanan yang lama dan ordo ksatria, untuk mendorong pencapaian sipil dan militer; ordo ini masih merupakan dekorasi tertinggi di Prancis.[57]

      Peperangan

      Dalam organisasi militer, Napoleon mengenalkan istilah korps, yang terdiri atas kumpulan divisi. Pembentukan korps ini juga didukung oleh besarnya pendaftaran tentara yang mengakibatkan jumlah tentara menjadi membengkak, sehingga diperlukan suatu kesatuan tentara yang lebih besar dari divisi.

      Napoleon juga dikenal dengan penggunaan artileri secara besar-besaran untuk menghancurkan tentara musuh, ketimbang menggunakan tentara infantri secara langsung. Dalam pemilihan artileri, Napoleon memilih artileri yang memiliki mobilitas tinggi agar bisa mendukung taktik manuver yang sering digunakannya dalam pertempuran. Salah satu artileri yang sering digunakan adalah meriam Sistem Tahun XI yang sebenarnya lebih merupakan inovasi dari meriam Sistem Gribeauval.

      Memori dan Evaluasi

      Kritik

      Tidak semua peperangan berhasil dimenangkan oleh Napoleon. Kegagalan dalam menginvasi daratan Mesir yang akibatnya berhadapan dengan kekuatan Inggris, Mamluk dan Utsmani. Meski di daratan gurun, Napoleon sukses mengalahkan tentara gabungan Utsmani dan Mamluk dalam Pertempuran Piramida, tetapi beberapa hari kemudian armada Prancis dikalahkan oleh armada Inggris di bawah pimpinan Laksamana Horatio Nelson di Teluk Aboukir. Armada Horatio Nelson untuk kedua kalinya berhasil mengalahkan armada Prancis. Kali ini pada pertempuran laut di Trafalgar antara armada Prancis-Spanyol yang dipimpin oleh Laksamana Villeneuve dengan armada Britania Raya yang dipimpin oleh Laksamana Nelson meskipun Nelson gugur dalam pertempuran ini (terkena tembakan sniper Prancis).

      Kegagalan dalam menginvasi Rusia karena ketangguhan dan kecerdikan strategi Jenderal Mikhail Illarionovich Kutuzov dan Tsar Aleksandr I dalam menghadapi pasukan Prancis dengan memanfaatkan musim dingin Rusia yang dikenal mematikan serta pengkhianatan Raja Swedia, Jenderal Bernadotte. Strategi Rusia dalam hal ini adalah membakar kota Moskow ketika Napoleon berhasil menaklukkan kota itu setelah melewati pertempuran melelahkan di Borodino dan mengharapkan sumber logistik baru. Kekalahan di Rusia diulangi lagi oleh Adolf Hitler dari Jerman pada Perang Dunia II.

      Kekalahan yang mengakhiri kariernya sebagai Kaisar Prancis setelah melarikan diri dari Pulau Elba dan memerintah kembali di Prancis selama 100 hari adalah kekalahan di Waterloo ketika berhadapan dengan kekuatan Inggris yang dipimpin Adipati Wellington, Belanda oleh Pangeran van Oranje dan Prusia yang dipimpin oleh Jenderal Blücher serta persenjataan baru hasil temuan Jenderal Shrapnel dari Inggris, yang mengakibatkan dia dibuang ke Pulau Saint Helena sampai wafatnya.

      Lihat pula

      • Perang Napoleon
      • Horatio Nelson
      • Joséphine de Beauharnais
      • Kelamin Napoleon

      Catatan penjelas

      1. ↑ Napoleon disebut Nabolione dalam bahasa Korsika.[14]

      Referensi

      1. ↑ Dwyer (2008a), hlm. xv.
      2. ↑ Grab (2003), hlm. 56.
      3. ↑ Broers, M.; Hicks, P.; Guimera, A. (2012). The Napoleonic Empire and the New European Political Culture. Springer. hlm. 230. ISBN 978-1-137-27139-6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 December 2023. Diakses tanggal 2 December 2023.
      4. ↑ Conner (2004), hlm. 38–40.
      5. ↑ Pérez, Joseph (2005). The Spanish Inquisition: A History. Yale University Press. hlm. 98. ISBN 978-0-300-11982-4. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 December 2023. Diakses tanggal 2 December 2023.
      6. ↑ Fremont-Barnes & Fisher (2004), hlm. 336.
      7. ↑ Grab (2017), hlm. 204–11.
      8. ↑ Dwyer (2015a), hlm. 574–76, 582–84.
      9. ↑ Conner (2004), hlm. 32–34, 50–51.
      10. ↑ Bell (2015), hlm. 52.
      11. ↑ Repa, Jan (2 December 2005). "Furore over Austerlitz ceremony". BBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 April 2010. Diakses tanggal 5 April 2010.
      12. ↑ McLynn 1998, p.6
      13. ↑ Dwyer 2008, p.xv
      14. ↑ Asprey 2000, p.4
      15. ↑ McLynn 1998, h.2
      16. ↑ "Cathedral—Ajaccio". La Fondation Napoléon. Diakses tanggal 2008-05-31.
      17. ↑ Cronin 1994, p.27
      18. ↑ McLynn 1998, p.18
      19. ↑ Asprey 2000, p.13
      20. ↑ McLynn 1998, p.26
      21. ↑ Roberts (2014), Chapter 1, pp. 3–28.
      22. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 36, 38
      23. ↑ Roberts (2014), Chapter 2, pp. 29–53.
      24. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 41-46
      25. ↑ David Nicholls (1999). Napoleon: A Biographical Companion. ABC-CLIO. hlm. 131. ISBN 978-0-87436-957-1.
      26. ↑ McLynn (1997), hlm. 52-54
      27. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 52-53
      28. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 106-122
      29. ↑ McLynn (1997), hlm. 58-63
      30. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 130
      31. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 131-32
      32. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 65-66
      33. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 140-41
      34. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 245-47
      35. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 76-79
      36. ↑ Gueniffey (2015), hlm. 137–159.
      37. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 147-52
      38. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 155-57
      39. ↑ McLynn (1997), hlm. 92
      40. 1 2 Dwyer (2008a), hlm. 165-68
      41. ↑ McLynn (1997), hlm. 93
      42. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 169
      43. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 92
      44. ↑ McLynn (1997), hlm. 96
      45. ↑ Roberts (2014), hlm. 65-66
      46. ↑ Chandler (1966), hlm. 3.
      47. ↑ Dwyer (2008a), hlm. xv
      48. ↑ Broers (2015), hlm. 109
      49. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 195, 204-206
      50. ↑ Bell (2015), hlm. 29.
      51. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 245-50, 268-71
      52. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 282–285
      53. ↑ Zamoyski (2018), hlm. 149-51
      54. ↑ McLynn (1997), hlm. 132
      55. ↑ Dwyer (2008a), hlm. 296
      56. ↑ Bell (2015), hlm. 30.
      57. ↑ Rafe., Blaufarb, (2007). Napoleon A Brief History with Documents. Bedford/Saint Martin's. hlm. 101–102. ISBN 978-1-319-24208-4. OCLC 1257076856. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)

      Bacaan selanjutnya

      • Abbott, John (2005). Life of Napoleon Bonaparte. Kessinger Publishing. ISBN 1-4179-7063-4.
      • Alder, Ken (2002). The Measure of All Things—The Seven-Year Odyssey and Hidden Error That Transformed the World. Free Press. ISBN 0-7432-1675-X.
      • Alter, Peter (2006). T. C. W. Blanning and Hagen Schulze (ed.). Unity and Diversity in European Culture c. 1800. Oxford University Press. ISBN 0-19-726382-8.
      • Amini, Iradj (2000). Napoleon and Persia. Taylor & Francis. ISBN 0-934211-58-2.
      • Archer, Christon I. (2002). World History of Warfare. University of Nebraska Press. ISBN 0-8032-4423-1.
      • Astarita, Tommaso (2005). Between Salt Water And Holy Water: A History Of Southern Italy. W. W. Norton & Company. ISBN 0-393-05864-6.
      • Dwyer, Philip (2008). Napoleon: The Path to Power. Yale University Press.

      Pranala luar

      Wikimedia Commons memiliki media mengenai Napoleon I of France.
      Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Napoleon Bonaparte.
      • (Inggris) Situs web Napoleon
      • (Inggris) Situs web Napoleon Exhibit
      Napoleon Bonaparte
      Wangsa Bonaparte
      Jabatan politik
      Didahului oleh:
      konsul dibentuk
      Konsulat Prancis
      1799-1804
      Diteruskan oleh:
      dirinya sebagai Kaisar
      Didahului oleh:
      Louis XVII
      de facto
      Kaisar Prancis
      1804-1814
      Diteruskan oleh:
      Louis XVIII
      Didahului oleh:
      Louis XVIII
      Kaisar Prancis
      1815-1815
      Diteruskan oleh:
      Louis XVIII
      Raja Prancis
      Pranala ke artikel terkait
      • l
      • b
      • s
      Daftar Penguasa Italia
      Lombardia
      • Alboin (565–572)
      • Clefi (572–574)
      • Interregnum (574–584)
      • Autari (584–590)
      • Agilulfo (590–616)
      • Adaloaldo (616–626)
      • Arioaldo (626–636)
      • Rotari (636-652)
      • Rodoaldo (652–653)
      • Ariperto I (653–661)
      • Godeperto (661–662)
      • Pertarito (661–662)
      • Grimoaldo I (662–671)
      • Garibaldo (671)
      • Pertarito (671–688)
      • Cuniperto (688–689)
      • Alachis (689)
      • Cuniperto (689–700)
      • Liutperto (700–702)
      • Ragimperto (701)
      • Ariperto II (702–712)
      • Ansprando (712)
      • Liutprando (712–744)
      • Ildebrando (744)
      • Rachis (744–749)
      • Astolfo (749–756)
      • Desiderius (756–774)
      Karolingia
      • Charlemagne (774–814)
      • Pippin (781–810)
      • Bernardo (810–818)
      • Lothair I (818–855)
      • Ludwig II (855–875)
      • Karl II (875–877)
      • Karlmann (877–879)
      • Karl III (879–887)
      • Arnulf (896–899)
      • Ratoldo (896)
      Kekaisaran Romawi Suci
      • Otto I
      • Otto II
      • Otto III
      • Heinrich II
      • Konrad II
      • Heinrich III
      • Heinrich IV
      • Heinrich V
      • Lothair II
      • Friedrich I
      • Heinrich VI
      • Otto IV
      • Friedrich II
      • Heinrich VII
      • Ludwig IV
      • Karl IV
      • Sigismund
      • Friedrich III
      • Maximilian I
      • Karl V1
      • Ferdinand I
      • Maximilian II
      • Rudolf II
      • Matthias
      • Ferdinand II
      • Ferdinand III
      • Leopold I
      • Joseph I
      • Karl VI
      • Karl VII
      • Francis I
      • Joseph II
      • Leopold II
      • Francis II
      Napoleon
      • Napoleon (1805–1814)
      Kerajaan Italia
      • Victor Emmanuel II (1861–1878)
      • Umberto I (1878–1900)
      • Victor Emmanuel III (1900–1946)
      • Umberto II (1946)
      1Charles V adalah kaisar terakhir yang dimahkotai sebagai Raja Italia. Walaupun demikian, Kekaisaran tetap mengklaim wilayah tersebut hingga berakhirnya Kekaisaran Romawi Suci pada 1806.
      • l
      • b
      • s
      Kepala negara Prancis
      Bernama Francia sejak 481 hingga 843, Francia Barat sejak 843 hingga 987, dan Prancis sejak 987
      Bergelar Presiden Republik sejak 1871, kecuali sejak 1940 hingga 1944 (Kepala Negara) dan 1944 hingga 1947 (Kepala Pemerintahan Sementara)
      Silsilah keluarga kerajaan (terperinci) | Silsilah keluarga kerajaan (sederhana) | Daftar Presiden Prancis
      Meroving (486–751)
      • Chlodio
      • Merovech
      • Childeric I
      • Clovis I
      • Childebert I
      • Chlothar I
      • Charibert I
      • Guntram
      • Chilperic I
      • Sigibert I
      • Childebert II
      • Chlothar II
      • Dagobert I
      • Sigibert II
      • Clovis II
      • Chlothar III
      • Childeric II
      • Theuderic III
      • Clovis IV
      • Childebert III
      • Dagobert III
      • Chilperic II
      • Chlothar IV
      • Theuderic IV
      • Childeric III
      Wangsa Karoling
      Kekaisaran Karoling (751–987)
      • Pippin yang Pendek
      • Carloman I
      • Charles I
      • Louis I
      • Charles II
      • Louis II
      • Louis III
      • Carloman II
      • Charles yang Gendut
      • EudesR
      • Charles III
      • Robert IR
      • RaoulB
      • Louis IV
      • Lothair
      • Louis V
      Wangsa Kapetia (987–1328)
      • Hugh Capet
      • Robert II
      • Henry I
      • Philip I
      • Louis VI
      • Louis VII
      • Philip II
      • Louis VIII
      • Louis IX
      • Philip III
      • Philip IV
      • Louis X
      • John I
      • Philip V
      • Charles IV
      Wangsa Valois (1328–1589)
      • Philip VI
      • John II
      • Charles V
      • Charles VI
      • Charles VII
      • Louis XI
      • Charles VIII
      • Louis XII
      • Francis I
      • Henry II
      • Francis II
      • Charles IX
      • Henry III
      Wangsa Lancaster (1422–1453)
      • Henry VI dari Inggris
      Wangsa Bourbon (1589–1792)
      • Henry IV
      • Louis XIII
      • Louis XIV
      • Louis XV
      • Louis XVI
      • Louis XVII
      Republik Pertama (1792–1804)
      • Konvensi Nasional
      • Direktorat
      • Konsulat
      Kekaisaran Pertama (1804–1815)
      • Napoleon I
      • Napoleon II
      Restorasi Bourbon (1815–1830)
      • Louis XVIII
      • Charles X
      • Louis XIX
      • Henry V
      Monarki Juli (1830–1848)
      • Louis Philippe I
      Republik Kedua (1848–1852)
      • Jacques-Charles Dupont de l'Eure
      • Komisi Eksekutif
      • Louis-Eugène Cavaignac
      • Louis-Napoléon Bonaparte
      Kekaisaran Kedua (1852–1870)
      • Napoleon III
      Pemerintahan Pertahanan Nasional (1870–1871)
      • Louis-Jules Trochu
      Republik Ketiga (1871–1940)
      • Adolphe Thiers
      • Patrice de MacMahon
      • Jules Grévy
      • Sadi Carnot
      • Jean Casimir-Perier
      • Félix Faure
      • Émile Loubet
      • Armand Fallières
      • Raymond Poincaré
      • Paul Deschanel
      • Alexandre Millerand
      • Gaston Doumergue
      • Paul Doumer
      • Albert Lebrun
      Prancis Vichy (1940–1944)
      • Philippe Pétain
      Pemerintahan Sementara (1944–1947)
      • Charles de Gaulle
      • Félix Gouin
      • Georges Bidault
      • Vincent Auriol
      • Léon Blum
      Republik Keempat (1947–1958)
      • Vincent Auriol
      • René Coty
      Republik Kelima (1958–sekarang)
      • Charles de Gaulle
      • Alain Poher*
      • Georges Pompidou
      • Alain Poher*
      • Valéry Giscard d'Estaing
      • François Mitterrand
      • Jacques Chirac
      • Nicolas Sarkozy
      • François Hollande
      • Emmanuel Macron
      Yang dicetak miring adalah penguasa yang diperdebatkan atau pemerintahan interim
      • l
      • b
      • s
      Revolusi Prancis
      • Penyebab
      • Liniwaktu
      • Rezim Ancien
      • Revolusi
      • Kekaisaran konstitusional
      • Republik
      • Directory
      • Konsulat
      • Glossary
      • Journals
      • Museum
      Peristiwa sipil dan politik yang signifikan menurut tahun
      1788
      • Day of the Tiles (7 Jun 1788)
      • Assembly of Vizille (21 Jul 1788)
      1789
      • What Is the Third Estate? (Jan 1789)
      • Réveillon riots (28 Apr 1789)
      • Convocation of the Estates-General (5 May 1789)
      • Death of the Dauphin (4 June 1789)
      • National Assembly (17 Jun – 9 Jul 1790)
      • Tennis Court Oath (20 Jun 1789)
      • National Constituent Assembly (9 Jul – 30 Sep 1791)
      • Storming of the Bastille (14 Jul 1789)
      • Great Fear (20 Jul – 5 Aug 1789)
      • Abolition of Feudalism (4-11 Aug 1789)
      • Declaration of the Rights of Man and of the Citizen (27 Aug 1789)
      • Women's March on Versailles (5 Oct 1789)
      1790
      • Abolition of the Parlements (Feb–Jul 1790)
      • Abolition of the Nobility (19 Jun 1790)
      • Civil Constitution of the Clergy (12 Jul 1790)
      • Fête de la Fédération (14 Jul 1790)
      1791
      • Flight to Varennes (20–21 Jun 1791)
      • Champ de Mars Massacre (17 Jul 1791)
      • Declaration of Pillnitz (27 Aug 1791)
      • The Constitution of 1791 (3 Sep 1791)
      • Legislative Assembly (1 Oct 1791 – Sep 1792)
      1792
      • France declares war (20 Apr 1792)
      • Brunswick Manifesto (25 Jul 1792)
      • Paris Commune becomes insurrectionary (Jun 1792)
      • 10th of August (10 Aug 1792)
      • September Massacres (Sep 1792)
      • National Convention (20 Sep 1792 – 26 Oct 1795)
      • First republic declared (22 Sep 1792)
      1793
      • Execution of Louis XVI (21 Jan 1793)
      • Revolutionary Tribunal (9 Mar 1793 – 31 May 1795)
      • Reign of Terror (27 Jun 1793 – 27 Jul 1794)
        • Committee of Public Safety
        • Committee of General Security
      • Fall of the Girondists (2 Jun 1793)
      • Assassination of Marat (13 Jul 1793)
      • Levée en masse (23 Aug 1793)
      • The Death of Marat (painting)
      • Law of Suspects (17 Sep 1793)
      • Marie Antoinette is guillotined (16 Oct 1793)
      • Anti-clerical laws (throughout the year)
      1794
      • Danton and Desmoulins guillotined (5 Apr 1794)
      • Law of 22 Prairial (10 Jun 1794)
      • Thermidorian Reaction (27 Jul 1794)
      • Robespierre guillotined (28 Jul 1794)
      • White Terror (Fall 1794)
      • Closing of the Jacobin Club (11 Nov 1794)
      1795
      • Constitution of the Year III (22 Aug 1795)
      • Conspiracy of the Equals (Nov 1795)
      • Directoire (1795–99)
        • Council of Five Hundred
        • Council of Ancients
      • 13 Vendémiaire 5 Oct 1795
      1797
      • Coup of 18 Fructidor (4 Sep 1797)
      • Second Congress of Rastatt (Dec 1797)
      1799
      • Coup of 30 Prairial VII (18 Jun 1799)
      • Coup of 18 Brumaire (9 Nov 1799)
      • Constitution of the Year VIII (24 Dec 1799)
      • Consulate
      Operasi militer revolusioner
      1792
      • Verdun
      • Thionville
      • Valmy
      • Royalist Revolts
        • Chouannerie
        • Vendée
        • Dauphiné
      • Lille
      • Siege of Mainz
      • Jemappes
      • Namur [fr]
      1793
      • Koalisi Pertama
      • Vendée
      • Neerwinden
      • Battle of Famars (23 May 1793)
      • Expédition de Sardaigne (21 Dec 1792 - 25 May 1793)
      • Pertempuran Kaiserslautern
      • Siege of Mainz
      • Battle of Wattignies
      • Battle of Hondschoote
      • Siege of Bellegarde
      • Battle of Peyrestortes (Pyrenees)
      • Pengepungan Toulon (18 Sep – 18 Dec 1793)
      • First Battle of Wissembourg (13 Oct 1793)
      • Pertempuran Truillas (Pyrenees)
      • Second Battle of Wissembourg (26–27 Dec 1793)
      1794
      • Battle of Villers-en-Cauchies (24 Apr 1794)
      • Pertempuran Boulou (Pyrenees) (30 Apr – 1 May 1794)
      • Battle of Tourcoing (18 May 1794)
      • Battle of Tournay (22 May 1794)
      • Battle of Fleurus (26 Jun 1794)
      • Chouannerie
      • Battle of Aldenhoven (2 Oct 1794)
      1795
      • Perdamaian Basel
      1796
      • Battle of Lonato (3–4 Aug 1796)
      • Pertempuran Castiglione (5 Aug 1796)
      • Battle of Theiningen
      • Battle of Neresheim (11 Aug 1796)
      • Battle of Amberg (24 Aug 1796)
      • Battle of Würzburg (3 Sep 1796)
      • Battle of Rovereto (4 Sep 1796)
      • First Battle of Bassano (8 Sep 1796)
      • Battle of Emmendingen (19 Oct 1796)
      • Battle of Schliengen (26 Oct 1796)
      • Second Battle of Bassano (6 Nov 1796)
      • Pertempuran Calliano (6–7 Nov 1796)
      • Battle of the Bridge of Arcole (15–17 Nov 1796)
      • The Ireland Expedition (Dec 1796)
      1797
      • Naval Engagement off Brittany (13 Jan 1797)
      • Pertempuran Rivoli (14–15 Jan 1797)
      • Battle of the Bay of Cádiz (25 Jan 1797)
      • Perjanjian Leoben (17 Apr 1797)
      • Battle of Neuwied (18 Apr 1797)
      • Treaty of Campo Formio (17 Oct 1797)
      1798
      • French invasion of Switzerland (28 January – 17 May 1798)
      • French Invasion of Egypt (1798–1801)
      • Irish Rebellion of 1798 (23 May – 23 Sep 1798)
      • Quasi-War (1798–1800)
      • Peasants' War (12 Oct – 5 Dec 1798)
      1799
      • Koalisi Kedua (1798–1802)
      • Siege of Acre (20 Mar – 21 May 1799)
      • Battle of Ostrach (20–21 Mar 1799)
      • Battle of Stockach (25 Mar 1799)
      • Battle of Magnano (5 Apr 1799)
      • Battle of Cassano (27 Apr 1799)
      • First Battle of Zurich (4–7 Jun 1799)
      • Battle of Trebbia (19 Jun 1799)
      • Battle of Novi (15 Aug 1799)
      • Second Battle of Zurich (25–26 Sep 1799)
      1800
      • Pertempuran Marengo (14 Jun 1800)
      • Convention of Alessandria (15 Jun 1800)
      • Pertempuran Hohenlinden (3 Dec 1800)
      • League of Armed Neutrality (1800–02)
      1801
      • Perjanjian Lunéville (9 Feb 1801)
      • Perjanjian Florence (18 Mar 1801)
      • Kampanye Algeciras (8 Jul 1801)
      1802
      • Perjanjian Amiens (25 Mar 1802)
      Pemimpin militer
      Prancis Angkatan Darat
      Prancis
      • Eustache Charles d'Aoust
      • Pierre Augereau
      • Alexandre de Beauharnais
      • Jean-Baptiste Bernadotte
      • Louis-Alexandre Berthier
      • Jean-Baptiste Bessières
      • Guillaume Marie Anne Brune
      • Jean François Carteaux
      • Jean Étienne Championnet
      • Chapuis de Tourville
      • Adam Philippe, Comte de Custine
      • Louis-Nicolas Davout
      • Louis Desaix
      • Jacques François Dugommier
      • Thomas-Alexandre Dumas
      • Charles François Dumouriez
      • Pierre Marie Barthélemy Ferino
      • Louis-Charles de Flers
      • Paul Grenier
      • Emmanuel de Grouchy
      • Jacques Maurice Hatry
      • Lazare Hoche
      • Jean-Baptiste Jourdan
      • François Christophe de Kellermann
      • Jean-Baptiste Kléber
      • Pierre Choderlos de Laclos
      • Jean Lannes
      • Charles Leclerc
      • Claude Lecourbe
      • François Joseph Lefebvre
      • Jacques MacDonald
      • Jean-Antoine Marbot
      • Marcellin Marbot
      • François Séverin Marceau-Desgraviers
      • Auguste de Marmont
      • André Masséna
      • Bon-Adrien Jeannot de Moncey
      • Jean Victor Marie Moreau
      • Édouard Mortier, duc de Trévise
      • Joachim Murat
      • Michel Ney
      • Pierre-Jacques Osten [fr]
      • Nicolas Oudinot
      • Catherine-Dominique de Pérignon
      • Jean-Charles Pichegru
      • Józef Poniatowski
      • Laurent de Gouvion-Saint-Cyr
      • Barthélemy Louis Joseph Schérer
      • Jean-Mathieu-Philibert Sérurier
      • Joseph Souham
      • Jean-de-Dieu Soult
      • Louis-Gabriel Suchet
      • Belgrand de Vaubois
      • Claude Victor-Perrin, Duc de Belluno
      Prancis French Navy
      • Charles-Alexandre Linois
      Opposition
      Kekaisaran Austria Austria
      • József Alvinczi
      • Charles, Adipati Teschen
      • Count of Clerfayt (Walloon)
      • Karl Aloys zu Fürstenberg
      • Friedrich Freiherr von Hotze (Swiss)
      • Friedrich Adolf, Count von Kalckreuth
      • Pál Kray (Hungarian)
      • Charles Eugene, Prince of Lambesc (French)
      • Maximilian Baillet de Latour (Walloon)
      • Karl Mack von Leiberich
      • Rudolf Ritter von Otto (Saxon)
      • Prince Josias of Saxe-Coburg-Saalfeld
      • Peter Vitus von Quosdanovich
      • Prince Heinrich XV of Reuss-Plauen
      • Johann Mészáros von Szoboszló (Hungarian)
      • Karl Philipp Sebottendorf
      • Dagobert von Wurmser
      Kerajaan Britania Raya Britania Raya
      • Sir Ralph Abercromby
      • Laksamana Sir James Saumarez
      • Laksamana Sir Edward Pellew
      • Pangeran Frederick, Adipati York dan Albany
      Republik Belanda Republik Belanda
      • William V, Pangeran Oranye
      Prusia Prusia
      • Charles William Ferdinand, Adipati Brunswick-Wolfenbüttel
      • Frederick Louis, Pangeran Hohenlohe-Ingelfingen
      Kekaisaran Rusia Rusia
      • Alexander Korsakov
      • Alexander Suvorov
      Spanyol Spanyol
      • Luis Firmín de Carvajal
      • Antonio Ricardos
      Tokoh dan faksi berpengaruh lainnya
      Society of 1789
      • Jean Sylvain Bailly
      • Gilbert du Motier, Marquis de Lafayette
      • François Alexandre Frédéric, duc de la Rochefoucauld-Liancourt
      • Isaac René Guy le Chapelier
      • Honoré Gabriel Riqueti, comte de Mirabeau
      • Emmanuel Joseph Sieyès
      • Charles-Maurice de Talleyrand-Périgord
      • Nicolas de Condorcet
      Feuillants
      and monarchiens
      • Madame de Lamballe
      • Madame du Barry
      • Louis de Breteuil
      • Loménie de Brienne
      • Charles Alexandre de Calonne
      • de Chateaubriand
      • Jean Chouan
      • Grace Elliott
      • Arnaud de La Porte
      • Jean-Sifrein Maury
      • Jacques Necker
      • François-Marie, marquis de Barthélemy
      • Guillaume-Mathieu Dumas
      • Antoine Barnave
      • Lafayette
      • Alexandre-Théodore-Victor, comte de Lameth
      • Charles Malo François Lameth
      • André Chénier
      • Jean-François Rewbell
      • Camille Jordan
      • Madame de Staël
      • Boissy d'Anglas
      • Jean-Charles Pichegru
      • Pierre Paul Royer-Collard
      Girondis
      • Jacques Pierre Brissot
      • Roland de La Platière
      • Madame Roland
      • Father Henri Grégoire
      • Étienne Clavière
      • Marquis de Condorcet
      • Charlotte Corday
      • Marie Jean Hérault
      • Jean Baptiste Treilhard
      • Pierre Victurnien Vergniaud
      • Bertrand Barère de Vieuzac
      • Jérôme Pétion de Villeneuve
      • Jean Debry
      • Jean-Jacques Duval d'Eprémesnil
      • Olympe de Gouges
      • Jean-Baptiste Robert Lindet
      • Louis Marie de La Révellière-Lépeaux
      The Plain
      • Abbé Sieyès
      • de Cambacérès
      • Charles François Lebrun
      • Lazare Nicolas Marguerite Carnot
      • Philippe Égalité
      • Louis Philippe I
      • Mirabeau
      • Antoine Christophe Merlin de Thionville
      • Jean Joseph Mounier
      • Pierre Samuel du Pont de Nemours
      • François de Neufchâteau
      Montagnards
      • Maximilien Robespierre
      • Georges Danton
      • Jean-Paul Marat
      • Camille Desmoulins
      • Louis Antoine de Saint-Just
      • Paul Nicolas, vicomte de Barras
      • Louis Philippe I
      • Louis Michel le Peletier de Saint-Fargeau
      • Jacques-Louis David
      • Marquis de Sade
      • Georges Couthon
      • Roger Ducos
      • Jean-Marie Collot d'Herbois
      • Jean-Henri Voulland
      • Philippe-Antoine Merlin de Douai
      • Antoine Quentin Fouquier-Tinville
      • Philippe-François-Joseph Le Bas
      • Marc-Guillaume Alexis Vadier
      • Jean-Pierre-André Amar
      • Prieur de la Côte-d'Or
      • Prieur de la Marne
      • Gilbert Romme
      • Jean Bon Saint-André
      • Jean-Lambert Tallien
      • Pierre Louis Prieur
      • Bertrand Barère de Vieuzac
      • Antoine Christophe Saliceti
      Hébertists
      dan Enragés
      • Jacques Hébert
      • Jacques-Nicolas Billaud-Varenne
      • Pierre Gaspard Chaumette
      • Charles-Philippe Ronsin
      • Antoine-François Momoro
      • François-Nicolas Vincent
      • François Chabot
      • Jean Baptiste Noël Bouchotte
      • Jean-Baptiste-Joseph Gobel
      • François Hanriot
      • Jacques Roux
      • Stanislas-Marie Maillard
      • Charles-Philippe Ronsin
      • Jean-François Varlet
      • Theophile Leclerc
      • Claire Lacombe
      • Pauline Léon
      • Gracchus Babeuf
      • Sylvain Maréchal
      Others
      • Charles X
      • Louis XVI
      • Louis XVII
      • Louis XVIII
      • Louis Antoine, Adipati Enghien
      • Louis Henri, Prince of Condé
      • Louis Joseph, Prince of Condé
      • Marie Antoinette
      • Napoléon Bonaparte
      • Lucien Bonaparte
      • Joseph Bonaparte
      • Joseph Fesch
      • Joséphine de Beauharnais
      • Joachim Murat
      • Jean Sylvain Bailly
      • Jacques-Donatien Le Ray
      • Guillaume-Chrétien de Malesherbes
      • Talleyrand
      • Thérésa Tallien
      • Gui-Jean-Baptiste Target
      • Catherine Théot
      • List of people associated with the Revolusi Prancis
      Pemikir berpengaruh
      • Les Lumières
      • Beaumarchais
      • Edmund Burke
      • Anacharsis Cloots
      • Charles-Augustin de Coulomb
      • Pierre Claude François Daunou
      • Diderot
      • Benjamin Franklin
      • Thomas Jefferson
      • Antoine Lavoisier
      • Montesquieu
      • Thomas Paine
      • Jean-Jacques Rousseau
      • Abbé Sieyès
      • Voltaire
      • Mary Wollstonecraft
      Efek budaya
      • La Marseillaisecode: fr is deprecated
      • Cockade dari Prancis
      • Flag dari Prancis
      • Liberté, égalité, fraternitécode: fr is deprecated
      • Marianne
      • Bastille Day
      • Panthéoncode: fr is deprecated
      • French Republican Calendar
      • Cult of the Supreme Being
      • Cult of Reason
        • Temple of Reason
      • Sans-culottescode: fr is deprecated
      • Metric system
      • Phrygian cap
      • Women in the Revolusi Prancis
      • Symbolism in the Revolusi Prancis
      • Historiography of the Revolusi Prancis
      • Influence of the Revolusi Prancis
      • l
      • b
      • s
      Wangsa Bonaparte
      Generasi ke-1
      • Joseph I dari Spanyol
      • Napoléon I
      • Lucien, Pangeran Canino dan Musignano
      • Elisa, Adipatni Agung Toscana
      • Louis I dari Hollandia
      • Pauline, Putri Guastalla
      • Caroline, Ratu Napoli dan Sisilia
      • Jérôme dari Westfalen
      Generasi ke-2
      • Zénaïde, Putri Canino dan Musignano
      • Putri Charlotte
      • Napoléon II
      • Charlotte, Putri Mario Gabrielli
      • Charles Lucien, Pangeran Canino dan Musignano
      • Pangeran Louis Lucien
      • Pangeran Pierre Napoléon
      • Napoléon Charles, Pangeran Hollandia
      • Louis II dari Hollandia
      • Napoléon III
      • Jérôme Napoléon
      • Jérôme Napoléon Charles, Pangeran Montfort
      • Mathilde, Putri San Donato
      • Napoléon Joseph, Pangeran Napoléon
      Generasi ke-3
      • Joseph Lucien, Pangeran Canino dan Musignano
      • Kardinal Lucien Bonaparte, Pangeran Canino dan Musignano
      • Augusta, Putri Placido Gabrielli
      • Napoléon Charles, Pangeran Canino dan Musignano
      • Roland, Pangeran Canino dan Musignano
      • Jeanne, Marchioness Villeneuve-Escaplon
      • Napoléon, Pangeran Kekaisaran Prancis
      • Jerome Napoleon II
      • Charles
      • Victor Napoléon
      • Pangeran Louis Bonaparte
      • Marie Letizia, Adipatni Aosta
      • William Bonaparte-Wyse
      • Marie-Lætitia Bonaparte-Wyse
      • Lucien Napoléon Bonaparte-Wyse
      Generasi ke-4
      • Putri Mary, Nyonya Enrico Gotti
      • Eugénie, Putri La Moskowa
      • Marie, Putri Yunani dan Denmark
      • Marie Clotilde, Comtesse Serge de Witt
      • Louis Napoléon
      • Andrew Bonaparte-Wyse
      • Eugenia Rasponi
      Generasi ke-5
      • Charles Napoléon
      Generasi ke-6
      • Jean-Christophe Napoléon
      Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
      Internasional
      • ISNI
      • VIAF
      • GND
      • FAST
      • WorldCat
      Nasional
      • Amerika Serikat
      • Prancis
      • Data BnF
      • Jepang
      • Italia
      • Australia
      • Republik Ceko
      • Rusia
      • Spanyol
      • Romania
      • Portugal
      • Belanda
      • Norwegia
      • Taiwan
      • Latvia
      • Kroasia
      • Chili
      • Yunani
      • Argentina
      • Korea
      • Swedia
      • Polandia
      • Vatikan
      • Israel
      • Katalonia
      • Belgia
      Akademik
      • CiNii
      • zbMATH
      Seniman
      • ULAN
      • RKD Artists
      • KulturNav
      • FID
      Orang
      • Belanda
        • 2
      • Trove
      • Deutsche Biographie
      • DDB
      Lain-lain
      • IdRef
      • Lexicon Istoric Retic
      • Kamus Sejarah Swiss
      • NARA
      • SNAC
        • 2
      • Te Papa (Selandia Baru)
      • RISM
      1. 1 2 3 Sebagai Raja Prancis
      2. ↑ sebagai konsul pertama
      3. ↑ sebagai konsul kedua
      4. ↑ sebagai konsul ketiga
      5. ↑ English: /nəˈpoʊliən ˈboʊnəpɑːrt/ nə-POH-lee-ən BOH-nə-part; bahasa Prancis: Napoléon Bonapartecode: fr is deprecated [napɔleɔ̃ bɔnapaʁt].
      6. ↑ Italia: [napoleˈoːne di ˌbwɔnaˈparte]; bahasa Korsika: Napulione Buonapartecode: co is deprecated [napuliˈɔnɛ di ˌb(w)ɔnaˈbartɛ].

      Bagikan artikel ini

      Share:

      Daftar Isi

      1. Asal-usul dan pendidikan
      2. Karier militer
      3. Kembali ke Korsika
      4. Pengepungan Toulon
      5. 13 Vendémiaire
      6. Kampanye Italia Pertama
      7. Masa kejayaan
      8. Pernikahan
      9. Reformasi
      10. Peperangan
      11. Memori dan Evaluasi
      12. Kritik
      13. Lihat pula
      14. Catatan penjelas
      15. Referensi
      16. Bacaan selanjutnya

      Artikel Terkait

      Kekaisaran Prancis Pertama

      di benua Eropa yang dipimpin oleh Kaisar Napoleon I. Secara resminya merujuk kepada tempo tahun 1804 hingga tahun 1814, dari Konsulat ke pengembalian Bourbon

      Revolusi Prancis

      revolusi di Prancis dari 1789 hingga 1799

      Perang Napoleon

      perang tahun 1803–1815 yang melibatkan Kekaisaran Prancis

      Jakarta Aktual
      Jakarta Aktual© 2026