Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Henry VI dari Inggris

Henry VI adalah Raja Inggris dari tahun 1422 sampai 1461 dan memerintah lagi pada 1470 sampai 1471, serta Raja Prancis dari tahun 1422 sampai 1453, meskipun masih diperdebatkan. Hingga tahun 1437, wilayah kekuasaannya diperintah oleh seorang regent. Sumber kontemporer menyatakan bahwa ia adalah seorang raja yang cinta damai dan taat, tidak sesuai dengan berbagai peperangan yang terjadi pada masa pemerintahannya, misalnya Perang Mawar, yang dimulai setelah ia naik takhta. Menjelang akhir pemerintahannya, ia mengidap kegilaan dan kendali kerajaan diambil alih oleh istrinya, Margaret dari Anjou. Peristiwa ini turut berperan dalam kejatuhan takhtanya, juga runtuhnya Wangsa Lancaster, dan bangkitnya Wangsa York.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Henry VI dari Inggris
Henry VI
Raja Inggris

(periode I; more...)
Berkuasa31 Agustus 1422 – 4 Maret 1461
Penobatan6 November 1429
PendahuluHenry V
PenerusEdward IV
Wali
  • John, Adipati Bedford
  • Humphrey, Adipati Gloucester
  • Henry Beaufort
  • Richard Plantagenet, Adipati York III
Raja Prancis
(Diperdebatkan)
Berkuasa21 Oktober 1422 – 19 Oktober 1453
Penobatan16 Desember 1431
PendahuluCharles VI
PenerusCharles VII
Raja Inggris

(periode II)
Berkuasa30 Oktober 1470 – 11 April 1471
PendahuluEdward IV
PenerusEdward IV
Kelahiran(1421-12-06)6 Desember 1421
Kastel Windsor, Berkshire
Kematian21 Juni 1471(1471-06-21) (umur 49)
Menara London, London
Pemakaman
Kastel Windsor, Berkshire
PermaisuriMargaret dari Anjou
KeturunanEdward Pangeran Wales
WangsaWangsa Lancaster
AyahHenry V dari Inggris
IbuCatherine dari Valois
Tanda tanganHenry VI

Henry VI (6 Desember 1421 – 21 Juni 1471) adalah Raja Inggris dari tahun 1422 sampai 1461 dan memerintah lagi pada 1470 sampai 1471, serta Raja Prancis dari tahun 1422 sampai 1453, meskipun masih diperdebatkan. Hingga tahun 1437, wilayah kekuasaannya diperintah oleh seorang regent. Sumber kontemporer menyatakan bahwa ia adalah seorang raja yang cinta damai dan taat, tidak sesuai dengan berbagai peperangan yang terjadi pada masa pemerintahannya, misalnya Perang Mawar, yang dimulai setelah ia naik takhta. Menjelang akhir pemerintahannya, ia mengidap kegilaan dan kendali kerajaan diambil alih oleh istrinya, Margaret dari Anjou. Peristiwa ini turut berperan dalam kejatuhan takhtanya, juga runtuhnya Wangsa Lancaster, dan bangkitnya Wangsa York.[1]

Kehidupan awal

Artikel utama: Dwimonarki Inggris dan Prancis

Henry adalah anak tunggal dan pewaris takhta Raja Henry V. Ia dilahirkan pada tanggal 6 Desember 1421 di Kastel Windsor dengan nama Henry dari Windsor, dan naik takhta sebagai Raja Inggris pada usia sembilan bulan setelah ayahnya mangkat pada tanggal 21 Oktober 1422. Ia juga menjadi pewaris takhta Prancis setelah kematian kakeknya, Charles VI, sesuai dengan isi Traktat Troya yang disahkan pada tahun 1420. Ibunya, Catherine dari Valois, saat itu masih berusia 20 tahun. Sebagai putri raja Prancis, Catherine dibenci oleh rakyat Inggris dan dilarang mengambil peran dalam pendidikan putranya.

Henry VI dinobatkan saat berusia sembilan bulan.

Pada tanggal 28 September 1423, para bangsawan Inggris bersumpah untuk setia kepada Henry VI. Inggris diperintah oleh dewan keadipatian hingga usia Henry cukup mampu untuk memimpin. Dewan keadipatian ini dipimpin oleh pamannya, John, Adipati Bedford. Pada tanggal 17 Juli 1429, Charles VII dinobatkan sebagai Raja Prancis di Katedral Reims,[2] Henry tidak lama kemudian juga dinobatkan sebagai Raja Inggris di Westminster Abbey pada 6 November 1429,[3] diikuti oleh penobatan dirinya secara sepihak sebagai Raja Prancis di Notre Dame de Paris pada tanggal 16 Desember 1431.[4][5] Penobatan terakhir tidak diakui oleh rakyat Prancis.[6]

Kardinal Beaufort dan Adipati Suffolk meyakinkan raja bahwa cara terbaik untuk mengambil hati rakyat Prancis adalah menikah dengan Margaret dari Anjou, keponakan Raja Charles VII. Henry setuju, terutama setelah ia mendengar laporan mengenai kecantikan Margaret, dan mengutus Suffolk untuk bernegosiasi dengan Charles. Charles setuju untuk menikahkan putrinya dengan syarat ia harus diberi tanah yang berada di Maine dan Anjou. Pesta pernikahan digelar di Titchfield Abbey pada tanggal 23 April 1445, satu bulan setelah ulang tahun Margaret ke-15.[7]

Kegilaan dan Perang Mawar

Artikel utama: Perang Mawar

Pada bulan Agustus 1453, Bordeaux dikalahkan oleh Prancis. Henry yang mendengarnya jatuh ke dalam depresi panjang dan mengalami gangguan mental selama hampir setahun. Pada saat itu, Margaret melahirkan putra pertamanya dan Henry bahkan tidak mampu membaptis putra sekaligus ahli warisnya. Diperkirakan bahwa Henry mungkin mewarisi penyakit mental dari kakeknya, Charles VI dari Prancis, yang juga pernah mengalami kegilaan selama tiga puluh tahun sebelum kematiannya.[8]

Pada Hari Natal 1454, Raja Henry sembuh dari kegilaannya. Bangsawan yang merasa tidak puas atas kepemimpinan Henry beralih mendukung Wangsa York, saingan Wangsa Lancaster. Perang saudara pecah antara Lancaster dan York. Adipati York dibunuh oleh anak buah Margaret pada tanggal 30 Desember 1460. Henry digulingkan dan dijebloskan ke penjara pada tanggal 4 Maret 1461 oleh Edward, putra Adipati York. Sedangkan Ratu Margaret diasingkan ke Skotlandia dan kemudian ke Prancis, tetapi ia masih bertekad untuk memenangkan kembali takhta Inggris atas nama suami dan putranya.[9] Henry VI kembali naik takhta pada 30 Oktober 1470 setelah penggulingan Edward, namun pemerintahannya hanya berlangsung kurang dari enam bulan.

Penahanan dan kematian

Edward kembali mengklaim takhta Inggris pada awal 1471 dan sekali lagi berhasil menggulingkan Henry dalam Pertempuran Tewkesbury, sekaligus menyatakan kemenangan York atas Lancaster. Henry ditangkap dan dipenjarakan di Menara London dan wafat pada malam tanggal 21 Juni 1471. Beberapa sejarawan berpendapat bahwa kematian Henry disebabkan oleh pembunuhan yang diperintahkan oleh Edward. Henry wafat tanpa meninggalkan keturunan. Putra semata wayangnya, Edward Pangeran Wales, dibunuh oleh York saat pecahnya perang saudara.[10]

Dalam buku History of Richard III karangan Sir Thomas More, dijelaskan bahwa Richard-lah yang membunuh Henry, tetapi sumber-sumber kontemporer tidak mengakui pendapat ini. Henry VI awalnya dimakamkan di Chertsey Abbey; kemudian pada tahun 1485 jenazahnya dipindahkan ke Kapel St George di Kastel Windsor oleh Raja Richard III.

Peninggalan

Koin emas Henry VI

Salah satu prestasi terbesar Henry adalah perhatiannya yang besar terhadap dunia pendidikan. Pada masa pemerintahannya, ia mendirikan Eton College dan King's College, Cambridge. Sekolah-sekolah ini dibangun dengan gaya arsitektur Gotik dan Perpendikular. Setiap tahunnya, kematian Henry secara rutin diperingati oleh kedua sekolah ini dengan menaburkan bunga lili putih dan mawar di tempat ia menghembuskan nafas terakhir di Menara London.

Pada tahun 1590, William Shakespeare menulis drama trilogi yang mengisahkan mengenai kehidupan Henry VI, yakni Henry VI, Bagian 1, Henry VI, Bagian 2, dan Henry VI, Bagian 3. Jenazah dan sosok hantunya juga muncul dalam drama Richard III. Penulis J.K. Rowling juga menyebutkan Henry VI dalam bukunya The Tales of Beedle the Bard, dikisahkan dalam buku tersebut bahwa ia memiliki penasihat seorang penyihir.

Silsilah

Silsilah Henry VI dari Inggris
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
16. Edward III dari Inggris
 
 
 
 
 
 
 
8. John of Gaunt, 1st Adipati Lancaster
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
17. Philippa of Hainault
 
 
 
 
 
 
 
4. Henry IV dari Inggris
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
18. Henry of Grosmont, 1st Adipati Lancaster
 
 
 
 
 
 
 
9. Blanche dari Lancaster
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
19. Isabel de Beaumont
 
 
 
 
 
 
 
2. Henry V dari Inggris
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
20. William de Bohun, 1st Earl of Northampton
 
 
 
 
 
 
 
10. Humphrey de Bohun, 7th Earl of Hereford
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
21. Elizabeth de Badlesmere
 
 
 
 
 
 
 
5. Mary de Bohun
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
22. Richard FitzAlan, 10th Earl of Arundel
 
 
 
 
 
 
 
11. Joan FitzAlan
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
23. Eleanor of Lancaster
 
 
 
 
 
 
 
1. Henry VI dari Inggris
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
24. John II dari Prancis
 
 
 
 
 
 
 
12. Charles V of France
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
25. Bonne of Bohemia
 
 
 
 
 
 
 
6. Charles VI dari Prancis
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
26. Peter I, Adipati Bourbon
 
 
 
 
 
 
 
13. Joanna dari Bourbon
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
27. Isabelle dari Valois
 
 
 
 
 
 
 
3. Catherine dari Valois
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
28. Stephen II, Adipati Bavaria
 
 
 
 
 
 
 
14. Stephen III, Adipati Bavaria
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
29. Elizabeth dari Sisilia
 
 
 
 
 
 
 
7. Isabeau of Bavaria
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
30. Bernabò Visconti
 
 
 
 
 
 
 
15. Taddea Visconti
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
31. Beatrice della Scala
 
 
 
 
 
 

Referensi

  1. ↑ The standard modern biography is Bertram Wolffe, Henry VI, London, 1981; the authoritative academic text is Ralph Griffiths, The Reign of Henry VI, Berkeley 1981
  2. ↑ Kendall, hlm. M., Louis XI: The Universal Spider, USA 1971, pp.39-40
  3. ↑ Lingard, John, A History of England, Vol. V, 1854, pg. 90.
  4. ↑ Lingard, hlm. 91.
  5. ↑ C T Allmand & Dorothy Styles, "The Coronations of Henry VI", History Today, vol 32, issue 5 (1982). Accessed 28 February 2013
  6. ↑ Wolffe, B., Henry VI, London, 1981, pp. 79-80; apparently this "caused its own crisis of confidence... 'motions and stirrings' had been made
  7. ↑ Griffiths, R.,The Reign of Henry VI, Berkeley 1981, hlm. 298
  8. ↑ Charles VI, in turn, could have inherited the hereditary trait from his mother Joanna of Bourbon, who showed signs of mental illness, and her Bourbon family, where her grandfather Louis I, Adipati Bourbon, her father Peter I, Adipati Bourbon and her brother Louis II, Adipati Bourbon each had symptoms of the ailment.
  9. ↑ Wolffe, Bertram (1981). Henry VI. London: Eyre Methuen. hlm. 342–344.
  10. ↑ John W. McKenna (1965), "Henry VI of England and the Dual Monarchy: aspects of royal political propaganda, 1422–1432", Journal of the Warburg and Courtauld Institutes 28:145–62.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Henry VI of England.
Henry VI dari Inggris
Wangsa Lancaster
Cabang kadet Wangsa Plantagenet
Lahir: 6 Desember 1421 Meninggal: 21 Mei 1471
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Henry V
Adipati Aquitaine
1422–1453
Dianeksasi oleh Prancis
Raja Inggris
Ketuanan Irlandia

1422–1461
Diteruskan oleh:
Edward IV
Didahului oleh:
Edward IV
Raja Inggris
Ketuanan Irlandia

1470–1471
Bangsawan Inggris
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Henry dari Monmouth
Adipati Cornwall
1421–1422
Lowong
Selanjutnya dijabat oleh
Edward dari Westminster
  • l
  • b
  • s
Kepala Negara Monarki Inggris, Skotlandia dan Britania Raya
Kepala Negara Monarki Inggris Pra-1603Kepala Negara Monarki Skotlandia Pra-1603
  • Alfred Agung
  • Edward Tua
  • Ælfweard
  • Æthelstan
  • Edmund I
  • Eadred
  • Eadwig
  • Edgar
  • Edward Martir
  • Æthelred Kurang Petuah
  • Svend Janggut Cukit
  • Edmund Lambung Besi
  • Knut Agung
  • Harold Kaki Terwelu
  • Harthacnut
  • Edward Pengaku Iman
  • Harold Putra Godwin
  • Edgar Ætheling
  • William Sang Penakluk
  • William II
  • Henry I
  • Stephen
  • Matilda
  • Henry II
  • Henry Raja Remaja
  • Richard Hati Singa
  • John
  • Henry III
  • Edward I
  • Edward II
  • Edward III
  • Richard II
  • Henry IV
  • Henry V
  • Henry VI
  • Edward IV
  • Edward V
  • Richard III
  • Henry VII
  • Henry VIII
  • Edward VI
  • Jane
  • Mary I dan Philip
  • Elizabeth I
  • Cináed I
  • Donald I
  • Causantín I
  • Áed
  • Giric
  • Eochaid
  • Donald II
  • Causantín II
  • Malcolm I
  • Indulf
  • Dub
  • Cuilén
  • Amlaíb
  • Cináed II
  • Causantín III
  • Cináed III
  • Malcolm II
  • Duncan I
  • Macbeth
  • Lulach
  • Malcolm III Canmore
  • Donald III
  • Duncan II
  • Donald III
  • Edgar
  • Alexander I
  • David I
  • Malcolm IV
  • William I
  • Alexander II
  • Alexander III
  • Margaret
  • Interegnum Pertama
  • John
  • Interegnum Kedua
  • Robert I
  • David II
  • Edward
  • Robert II
  • Robert III
  • James I
  • James II
  • James III
  • James IV
  • James V
  • Mary I
  • James VI
  • Kepala Negara Monarki Inggris dan Skotlandia Pasca-Penggabungan Mahkota Tahun 1603
  • James I
  • Charles I
  • Persemakmuran
  • Charles II
  • James II & VII
  • Mary II dan William III & II
  • Anne
  • Kepala Negara Monarki Britania Raya Pasca-Undang-Undang Penggabungan Tahun 1707
  • Anne
  • George I
  • George II
  • George III
  • George IV
  • William IV
  • Victoria
  • Edward VII
  • George V
  • Edward VIII
  • George VI
  • Elizabeth II
  • Charles III
  • Tokoh yang namanya ditulis miring masih diperdebatkan.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Latvia
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Finlandia
  • Belgia
Seniman
  • ULAN
  • MusicBrainz
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Te Papa (Selandia Baru)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Kegilaan dan Perang Mawar
  3. Penahanan dan kematian
  4. Peninggalan
  5. Silsilah
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Henry VIII dari Inggris

Raja Inggris dari tahun 1509 hingga 1547

Edward VI dari Inggris

Raja Inggris dan Irlandia dari tahun 1547 hingga 1553

James Charles Stuart

Raja Skotlandia (1566–1625), Raja Inggris dan Irlandia (1603–1625)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026