Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Candi Srikandi

Candi Srikandi adalah sebuah candi yang terletak di Kompleks Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Fungsinya untuk penyembahan kepada Trimurti yakni Wisnu, Syiwa dan Brahma. Bentuk dan ukuran Candi Srikandi menyerupai kubus dengan dinding yang memiliki relief Trimurti. Pembangunan Candi Srikandi diperkirana setelah awal abad ke 10 Masehi. Candi Srikandi telah menjadi salah satu cagar budaya di Kabupaten Banjarnegara.

candi di Indonesia
Diperbarui 26 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Candi Srikandi
Infotaula de geografia políticaCandi Srikandi
candi Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°12′18.87854″S 109°54′24.93000″E / 7.2052440389°S 109.9069250000°E / -7.2052440389; 109.9069250000 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaJawa Tengah
KabupatenBanjarnegara Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata

Candi Srikandi adalah sebuah candi yang terletak di Kompleks Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara. Fungsinya untuk penyembahan kepada Trimurti yakni Wisnu, Syiwa dan Brahma. Bentuk dan ukuran Candi Srikandi menyerupai kubus dengan dinding yang memiliki relief Trimurti. Pembangunan Candi Srikandi diperkirana setelah awal abad ke 10 Masehi. Candi Srikandi telah menjadi salah satu cagar budaya di Kabupaten Banjarnegara.

Nama

Nama Candi Srikandi berasal dari nama salah satu tokoh dalam wayang.[1] Srikandi adalah nama tokoh yang menjadi istri kedua Arjuna dalam pewayangan dan menjadi titisan Dewi Amba dalam Mahabharata.[2] Dalam pewayangan, Srikandi merupakan seorang wanita dalam kasta Kesatria.[3]

Lokasi

Candi Srikandi terletak di dalam Kompleks Candi Arjuna.[4] Lokasinya berada pada Dataran Tinggi Dieng.[5] Candi Srikandi dalam satu kompleks dengan Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra.[6] Posisi Candi Srikandi berada di sebelah utara Candi Arjuna.[3]

Fungsi

Candi Srikandi merupakan jenis candi umat Hindu.[7] Fungsi dari Candi Srikandi sebagai tempat penyembahan terhadap Trimurti.[3]

Arsitektur

Candi Srikandi

Bentuk Candi Srikandi menyerupai kubus.[3] Candi Srikandi berukuran 4,8 × 3,85 × 4,9 meter.[8] Bangunan Candi Srikandi berada di atas batur setinggi 50 cm.[3] Bagian atap Candi Srikandi telah hancur sehingga bentuk aslinya tidak diketahui.[3] Terdapat motif belah ketupat pada bagian pelipit atap Candi Srikandi.[9]

Pada dinding luar Candi Srikandi, relung arca dibuat sangat menonjol.[10] Dinding-dinding Candi Srikandi memiliki relief Trimurti yang menampilkan Trimurti secara terpisah. Dinding di bagian utara menampilkan Wisnu, bagian selatan menampilkan Brahma, dan bagian timur menampilkan Syiwa.[3]

Pembangunan

Pembangunan candi-candi di Kompleks Candi Arjuna memiliki masa yang berbeda meskipun letaknya saling berdekatan. Candi yang paling awal dibangun ialah Candi Arjuna dan Candi Semar. Lalu kemudian dibangun Candi Puntadewa dan terakhir pembangunan Candi Srikandi dan Candi Sembadra. Pembangunan Candi Srikandi diperkirakan setelah tahun 928 Masehi.[10]

Pelestarian

Bangunan Candi Srikandi masih dalam kondisi kokoh.[11] Candi Srikandi telah menjadi salah satu cagar budaya di Kabupaten Banjarnegara.[12]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 39.
  2. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 211.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Sutopo, dkk. 2021, hlm. 221.
  4. ↑ Andrie, dkk. 2014, hlm. 24.
  5. ↑ Setyowati dan Hardati 2009, hlm. 5.
  6. ↑ Istari 2015, hlm. 65.
  7. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 26.
  8. ↑ Andrie, dkk. 2014, hlm. 25.
  9. ↑ Istari 2015, hlm. 67.
  10. 1 2 Sutopo, dkk. 2021, hlm. 230.
  11. ↑ Setyowati dan Hardati 2009, hlm. 8.
  12. ↑ Sutopo, dkk. 2021, hlm. 32.

Daftar pustaka

  • Andrie P., W., dkk. (2014). "Pesona Candi di Tengah Misteri Dieng". Indonesia dalam Infografik. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-841-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Istari, T.M. Rita (2015). Ragam Hias Candi-Candi di Jawa: Motif dan Maknanya (PDF). Yogyakarta: Penerbit Kepel Press. ISBN 978-602-1228-99-9. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Setyowati, D. L., dan Hardati, P. (2009). Mustofa, Ahmad (ed.). Fenomena Dataran Tinggi Dieng (PDF). Yogyakarta: Grafindo Litera Media. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Sutopo, M., dkk. (2021). Yuliyanti, D., dkk. (ed.). Bawanan Winasis Dieng (PDF). Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ISBN 978-979-8250-82-8. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


  • l
  • b
  • s
Candi & Pura di Indonesia menurut provinsi
Jawa
Banten
  • Banten Girang
  • Citaman
  • Sirit Gopar
Ja-bar
  • *Batujaya
  • *Bojongmenje
  • Cangkuang
  • Cibuaya
  • Karangkamulyan
  • Parahyangan
  • Pegulingan
  • Ronggeng
Ja-teng
  • Angin
  • Arjuna
  • Asu
  • Banon
  • Batur
  • Bima
  • *Bogang
  • *Borobudur
  • Bubrah (Jepara)
  • *Bubrah (Klaten)
  • Bulus
  • Ceto
  • Dieng
  • Dukuh
  • Dwarawati
  • Gatotkaca
  • Gedong Songo
  • Gunung Wukir
  • Gunungsari
  • Kahuripan
  • Karangnongko
  • Kethek
  • Klero
  • Kunti
  • Lawang
  • Liyangan
  • Losari
  • *Lumbung
  • Lumbung (Sengi)
  • *Mendut
  • Menggung
  • Merak
  • Miyono
  • *Ngawen
  • Ngempon
  • Pangkuan
  • *Pawon
  • Pendem
  • Planggatan
  • *Plaosan
  • Prambanan
  • Pringapus
  • Puntadewa
  • Sari Cepogo
  • Selogriyo
  • Semar
  • Sembadra
  • Setyaki
  • Sewu
  • Sirih
  • Srikandi
  • *Sojiwan
  • Sukuh
  • Umbul
  • Watu Kelir
Ja-tim
  • *Adan
  • Ananthaboga
  • Bacem
  • Badut
  • Bajang Ratu
  • Bangkal
  • Banjarsari
  • Belahan
  • Bocok
  • Boyolangu
  • *Brahu
  • Dadi
  • Deres
  • Dermo
  • Dorok
  • Gambar Wetan
  • *Gayatri
  • Gentong
  • Griya
  • Gununggangsir
  • *Jabung
  • *Jago
  • *Jawi
  • Jedong
  • Jolotundo
  • Kalicilik
  • Karang Besuki
  • Kebo Ireng
  • Kedaton
  • Kendalisada
  • Kidal
  • Kotes
  • Kumitir
  • Kunir
  • Lor
  • Mbah Blawu
  • Medalem
  • Meja
  • Mirigambar
  • Ngabab
  • Ngampel
  • Ngetos
  • Pamotan
  • Pandegong
  • Pari
  • Pataan
  • Penampihan
  • Penataran
  • Plumbangan
  • Rambut Monte
  • Rimbi
  • Sanggrahan
  • Sawentar
  • Selo Tumpuk
  • Selokelir
  • Selomangleng
  • Selomangleng
  • Simping
  • Singasari
  • Sirah Kencong
  • Songgoriti
  • Srigading
  • Sumber Agung
  • *Sumberawan
  • Sumberbeji
  • Sumberjati
  • Sumbernanas
  • Sumur
  • Surawana
  • Tapan
  • Tawangalun
  • Tegowangi
  • Tepas
  • Tikus
  • Tondowongso
  • *Trowulan
  • Wangkal
  • Watugong
  • Wayang
  • Wringin Branjang
  • Wringinlawang
Jogja (DIY)
  • Abang
  • *Banyunibo
  • Barong
  • *Dawangsari
  • *Gampingan
  • Gebang
  • Gumbirowati
  • Ijo
  • Kadisoka
  • *Kalasan
  • Keblak
  • Kedulan
  • Kimpulan
  • Klodangan
  • Mantup
  • Miri
  • Morangan
  • *Palgading
  • Payak
  • Pembakaran
  • Plembutan
  • Prambanan
  • Pringtali
  • *Ratu Boko
  • Risan
  • Sambisari
  • *Sanggrahan
  • *Sari
  • *Sewu
  • *Sojiwan
  • Singo
  • Watu Gudhig

Bali
  • Besakih
  • Batukaru
  • Bratan
  • *Kalibukbuk
  • Bukit Dharma
  • Gede Perancak
  • Goa Lawah
  • Gua Gajah
  • Gunung Kawi
  • Jagaraga
  • Kalibukbuk
  • Lempuyang Luhur
  • Mangening
  • *Pegulingan
  • Penataran AL
  • Pusering Jagat
  • Sakenan
  • Tanah Lot
  • Terunyan
  • Tirta Empul
  • Tulukbiyu
  • Uluwatu
Sumatera
Jambi
  • Kembar Batu
  • *Muaro Jambi
  • Orang Kayo Hitam
  • Solok Sipin
Sum-bar
  • Koto Rao
  • *Padangroco
  • *Pulau Sawah
  • *Tanjungmedan
Sum-sel
  • Angsoko
  • Bumiayu
  • Jepara
  • Ki Gede
  • *Lesung Batu
Sum-ut
  • *Bahal
  • Bara
  • Pulo
  • Simangambat
  • *Sipamutung
  • Sitopayan
  • Tandihat
  • Tanjung Bangun
Ba-bel
  • Kota Kapur
Riau
  • *Muara Takus
Kalimantan
Kal-bar
  • Negeri Baru
Kal-sel
  • Agung
  • *Laras
Kal-tim
  • Lesong Batu
  • Kombeng
  • Prasasti Yupa
Nusa
Tenggara
NTB
  • Batu Bolong
  • Gunung Sari
  • Lingsar
  • Meru
  • Wetu Telu
NTT
  • Giri Segara
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Ikon rintisan

Artikel bertopik candi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Nama
  2. Lokasi
  3. Fungsi
  4. Arsitektur
  5. Pembangunan
  6. Pelestarian
  7. Referensi
  8. Catatan kaki
  9. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Candi

artikel daftar Wikimedia

Daftar candi di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Candi Prambanan

bangunan kuil di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026