Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Candi Dadi

Candi Dadi terletak di Desa Wajak Kidul, Boyolangu, Tulungagung Tulungagung, Jawa Timur. Letak Candi Dadi tidak jauh dari lokasi Candi Cungkup, Candi Gayatri, dan Goa Selomangleng. Candi Dadi sebenarnya merupakan bagian dari kompleks percandian. Desa Wajak Kidul bagian selatan merupakan perbukitan. Pada empat puncak perbukitan tersebut masing-masing terdapat satu buah candi dan Candi Dadi ada pada puncak tertinggi. Pada puncak lain terdapat Candi Gemali, Candi Buto, dan Candi Bubrah/Wurung sehingga membentuk deretan candi dari yang paling rendah ke yang paling tinggi, yaitu Candi Dadi. Selain Candi Dadi, kondisi candi-candi itu sekarang tinggal puing-puing yang berserakan.

bangunan kuil di Indonesia
Diperbarui 27 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Candi Dadi terletak di Desa Wajak Kidul, Boyolangu, Tulungagung Tulungagung, Jawa Timur. Letak Candi Dadi tidak jauh dari lokasi Candi Cungkup, Candi Gayatri, dan Goa Selomangleng. Candi Dadi sebenarnya merupakan bagian dari kompleks percandian. Desa Wajak Kidul bagian selatan merupakan perbukitan. Pada empat puncak perbukitan tersebut masing-masing terdapat satu buah candi dan Candi Dadi ada pada puncak tertinggi. Pada puncak lain terdapat Candi Gemali, Candi Buto, dan Candi Bubrah/Wurung sehingga membentuk deretan candi dari yang paling rendah ke yang paling tinggi, yaitu Candi Dadi. Selain Candi Dadi, kondisi candi-candi itu sekarang tinggal puing-puing yang berserakan.[butuh rujukan]

Selamatan merupakan sarana berdoa masyarakat Jawa. Sebagian masyarakat di sekitar candi menggunakan Candi Dadi sebagai sarana berdoa untuk mendapatkan berkah dari Yang Maha Kuasa. Upacara (doa) biasanya dilakukan pada hari-hari tertentu, terutama pada tanggal 1 Suro. Masyarakat tersebut membentuk sebuah paguyuban aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.[butuh rujukan]

Sejarah

Candi Dadi merupakan candi yang pertama kali dicatat oleh pemerintah Hindia Belanda dalam ROD tahun 1915.[butuh rujukan]

Arsitektur

Candi ini mempunyai denah dasar bujur sangkar berukuran 14x14 m. Ada bagian yang menjorok ke luar tiap sisinya, sehingga dari atas denahnya tampak berbentuk seperti plus. Di dalam denah ini dia atas batur pertama yang tingginya 3,50 m, terdapat susunan batu dengan tinggi 0,60m, juga berdenah salib Portugis yang merupakan batur kedua, kemudian disusul dengan batur rendah berdenah segi delapan dengan tinggi 0,50 m maka tinggi keseluruhan bangunan adalah 4,50 m.[butuh rujukan]

Di bagian tengah bangunan Candi Dadi terdapat sumuran berbentuk kerucut berdiameter 3,75 m, dan puncaknya berdiamtere 3,25 m, serta kedalaman sumur tersebut 3,50 m.[butuh rujukan]

Rangkaian pelipit yang membentuk struktur bangunan adalah pelipit rata dan pelipit sisi genta yang hampir mendekati bentuk sisi miring (nimna). Dan dibangun di puncak bukit yang gak datar, sisi barat dan utara tempat berdirinya candi cukup cram, sehingga diperkuat oleh susunan balok-balok.[1]

Referensi

  1. ↑ Sedyawati, Edi, 1938-. Candi Indonesia. Latief, Feri,, Indonesia. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, (Edisi Cetakan pertama). [Jakarta]. ISBN 9786021766934. OCLC 886882212. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)


  • l
  • b
  • s
Candi & Pura di Indonesia menurut provinsi
Jawa
Banten
  • Banten Girang
  • Citaman
  • Sirit Gopar
Ja-bar
  • *Batujaya
  • *Bojongmenje
  • Cangkuang
  • Cibuaya
  • Karangkamulyan
  • Parahyangan
  • Pegulingan
  • Ronggeng
Ja-teng
  • Angin
  • Arjuna
  • Asu
  • Banon
  • Batur
  • Bima
  • *Bogang
  • *Borobudur
  • Bubrah (Jepara)
  • *Bubrah (Klaten)
  • Bulus
  • Ceto
  • Dieng
  • Dukuh
  • Dwarawati
  • Gatotkaca
  • Gedong Songo
  • Gunung Wukir
  • Gunungsari
  • Kahuripan
  • Karangnongko
  • Kethek
  • Klero
  • Kunti
  • Lawang
  • Liyangan
  • Losari
  • *Lumbung
  • Lumbung (Sengi)
  • *Mendut
  • Menggung
  • Merak
  • Miyono
  • *Ngawen
  • Ngempon
  • Pangkuan
  • *Pawon
  • Pendem
  • Planggatan
  • *Plaosan
  • Prambanan
  • Pringapus
  • Puntadewa
  • Sari Cepogo
  • Selogriyo
  • Semar
  • Sembadra
  • Setyaki
  • Sewu
  • Sirih
  • Srikandi
  • *Sojiwan
  • Sukuh
  • Umbul
  • Watu Kelir
Ja-tim
  • *Adan
  • Ananthaboga
  • Bacem
  • Badut
  • Bajang Ratu
  • Bangkal
  • Banjarsari
  • Belahan
  • Bocok
  • Boyolangu
  • *Brahu
  • Dadi
  • Deres
  • Dermo
  • Dorok
  • Gambar Wetan
  • *Gayatri
  • Gentong
  • Griya
  • Gununggangsir
  • *Jabung
  • *Jago
  • *Jawi
  • Jedong
  • Jolotundo
  • Kalicilik
  • Karang Besuki
  • Kebo Ireng
  • Kedaton
  • Kendalisada
  • Kidal
  • Kotes
  • Kumitir
  • Kunir
  • Lor
  • Mbah Blawu
  • Medalem
  • Meja
  • Mirigambar
  • Ngabab
  • Ngampel
  • Ngetos
  • Pamotan
  • Pandegong
  • Pari
  • Pataan
  • Penampihan
  • Penataran
  • Plumbangan
  • Rambut Monte
  • Rimbi
  • Sanggrahan
  • Sawentar
  • Selo Tumpuk
  • Selokelir
  • Selomangleng
  • Selomangleng
  • Simping
  • Singasari
  • Sirah Kencong
  • Songgoriti
  • Srigading
  • Sumber Agung
  • *Sumberawan
  • Sumberbeji
  • Sumberjati
  • Sumbernanas
  • Sumur
  • Surawana
  • Tapan
  • Tawangalun
  • Tegowangi
  • Tepas
  • Tikus
  • Tondowongso
  • *Trowulan
  • Wangkal
  • Watugong
  • Wayang
  • Wringin Branjang
  • Wringinlawang
Jogja (DIY)
  • Abang
  • *Banyunibo
  • Barong
  • *Dawangsari
  • *Gampingan
  • Gebang
  • Gumbirowati
  • Ijo
  • Kadisoka
  • *Kalasan
  • Keblak
  • Kedulan
  • Kimpulan
  • Klodangan
  • Mantup
  • Miri
  • Morangan
  • *Palgading
  • Payak
  • Pembakaran
  • Plembutan
  • Prambanan
  • Pringtali
  • *Ratu Boko
  • Risan
  • Sambisari
  • *Sanggrahan
  • *Sari
  • *Sewu
  • *Sojiwan
  • Singo
  • Watu Gudhig

Bali
  • Besakih
  • Batukaru
  • Bratan
  • *Kalibukbuk
  • Bukit Dharma
  • Gede Perancak
  • Goa Lawah
  • Gua Gajah
  • Gunung Kawi
  • Jagaraga
  • Kalibukbuk
  • Lempuyang Luhur
  • Mangening
  • *Pegulingan
  • Penataran AL
  • Pusering Jagat
  • Sakenan
  • Tanah Lot
  • Terunyan
  • Tirta Empul
  • Tulukbiyu
  • Uluwatu
Sumatera
Jambi
  • Kembar Batu
  • *Muaro Jambi
  • Orang Kayo Hitam
  • Solok Sipin
Sum-bar
  • Koto Rao
  • *Padangroco
  • *Pulau Sawah
  • *Tanjungmedan
Sum-sel
  • Angsoko
  • Bumiayu
  • Jepara
  • Ki Gede
  • *Lesung Batu
Sum-ut
  • *Bahal
  • Bara
  • Pulo
  • Simangambat
  • *Sipamutung
  • Sitopayan
  • Tandihat
  • Tanjung Bangun
Ba-bel
  • Kota Kapur
Riau
  • *Muara Takus
Kalimantan
Kal-bar
  • Negeri Baru
Kal-sel
  • Agung
  • *Laras
Kal-tim
  • Lesong Batu
  • Kombeng
  • Prasasti Yupa
Nusa
Tenggara
NTB
  • Batu Bolong
  • Gunung Sari
  • Lingsar
  • Meru
  • Wetu Telu
NTT
  • Giri Segara
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia
Ikon rintisan

Artikel bertopik arkeologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Arsitektur
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kuil Hindu di Indonesia

India ke Indonesia pada abad ke-19, sejumlah kuil bergaya India didirikan di berbagai kota di Indonesia, terutama di Medan dan Jakarta. Kuil-kuil Hindu India

Horyuji

bangunan kuil di Jepang

Batu Caves

Caves (Tamil: பத்து மலை; Indonesia: Gua Batu), adalah sebuah bukit kapur, yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua, terletak di distrik Gombak, Selangor

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026