Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Candi Kembar Batu

Candi Kembar Batu adalah salah satu candi yang ditemukan di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan candi ini sebagai salah satu bangunan cagar budaya Indonesia. Nomor registrasinya adalah CB.125. Penetapan ini berdasarkan kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 045/M/2000 tertanggal 30 Maret 2000. Arsitektur Candi Kembar Batu berbentuk sebuah kompleks. Lokasinya berjarak 250 meter di sebelah tenggara Candi Tinggi dan Candi Gumpung. Candi Kembar Batu berbentuk persegi panjang dengan ukuran 50 × 64 meter.

bangunan kuil di Indonesia
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Candi Kembar Batu
Candi Kembar Batu di Kompleks Percandian Muaro Jambi

Candi Kembar Batu adalah salah satu candi yang ditemukan di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan candi ini sebagai salah satu bangunan cagar budaya Indonesia. Nomor registrasinya adalah CB.125. Penetapan ini berdasarkan kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 045/M/2000 tertanggal 30 Maret 2000.[1] Arsitektur Candi Kembar Batu berbentuk sebuah kompleks. Lokasinya berjarak 250 meter di sebelah tenggara Candi Tinggi dan Candi Gumpung. Candi Kembar Batu berbentuk persegi panjang dengan ukuran 50 × 64 meter.

Kompleks Candi Kembar Batu terdiri dari satu candi induk, tujuh candi perwara dengan dua diantaranya belum dipugar, dua bangunan yang belum dikenali fungsinya dan pagar keliling dengan gapura. Candi pertama berada di bagian paling depan dari kompleks candi. Ukurannya 11,7 x 11.8 meter dengan bentuk menyerupai podium. Candi ini merupakan candi perwara. Panjang tangga sekitar 2,6 meter. Candi kedua berhadapan dengan candi pertama. Candi ini merupakan candi induk. Ukurannya adalah 1.48 x 11.27 meter dengan ketinggian sekitar 2.62 meter dari permukaan tanah. Sedangkan tiga candi lainnya saling sejajar dengan posisi mengelilingi candi induk. Posisi ini merupakan simbol dari sebuah gunung atau padmasana. Dewa yang disembah pada candi tersebut terwakili melalui posisinya ini.[2]

Lingkungan sekitar

Lokasi Candi Kembar Batu hanya dapat dicapai dengan kendaraan roda dua berupa sepeda. Rute menuju ke lokasi ditempuh dari Desa Muaro Sebo. Sekeliling candi menjadi tempat hidup dari berbagai jenis flora dan fauna. Sebagian besar tanaman berbentuk rumput, semak dan pohon. Selain itu, di sekelilingnya banyak pohon karet. Penduduk setempat menjadikan lingkungan di sekitar candi untuk penghidupan dan keuntungan ekonomi. Bekas batu bata dan gundukan tanah banyak ditemukan di lingkungan Candi Kembar Batu. Selain itu banyak pula terdapat pohon bungur dan pohon unglen yang bermanfaat sebagai penyejuk daerah di sekitar Candi Kembar Batu.[3]

Referensi

  1. ↑ "Candi Kembar Batu - Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya". cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 12 Juli 2021.
  2. ↑ Siswanto, dkk. (2017). "Pariwisata dan Pelestarian: Suatu Pendekatan untuk Mencegah Kerusakan pada Bangunan Candi Masa Sriwijaya" (PDF). Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. 1: C 034. doi:10.32315/sem.1.c029. ISBN 978-602-17090-4-7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 2021-07-12.
  3. ↑ Pratiwi (2017). "Konsep Kosmologi Candi Kembar Batu di Muara Jambi". Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah. 3 (2): 65. ISSN 2621-7058.
  • l
  • b
  • s
Candi & Pura di Indonesia menurut provinsi
Jawa
Banten
  • Banten Girang
  • Citaman
  • Sirit Gopar
Ja-bar
  • *Batujaya
  • *Bojongmenje
  • Cangkuang
  • Cibuaya
  • Karangkamulyan
  • Parahyangan
  • Pegulingan
  • Ronggeng
Ja-teng
  • Angin
  • Arjuna
  • Asu
  • Banon
  • Batur
  • Bima
  • *Bogang
  • *Borobudur
  • Bubrah (Jepara)
  • *Bubrah (Klaten)
  • Bulus
  • Ceto
  • Dieng
  • Dukuh
  • Dwarawati
  • Gatotkaca
  • Gedong Songo
  • Gunung Wukir
  • Gunungsari
  • Kahuripan
  • Karangnongko
  • Kethek
  • Klero
  • Kunti
  • Lawang
  • Liyangan
  • Losari
  • *Lumbung
  • Lumbung (Sengi)
  • *Mendut
  • Menggung
  • Merak
  • Miyono
  • *Ngawen
  • Ngempon
  • Pangkuan
  • *Pawon
  • Pendem
  • Planggatan
  • *Plaosan
  • Prambanan
  • Pringapus
  • Puntadewa
  • Sari Cepogo
  • Selogriyo
  • Semar
  • Sembadra
  • Setyaki
  • Sewu
  • Sirih
  • Srikandi
  • *Sojiwan
  • Sukuh
  • Umbul
  • Watu Kelir
Ja-tim
  • *Adan
  • Ananthaboga
  • Bacem
  • Badut
  • Bajang Ratu
  • Bangkal
  • Banjarsari
  • Belahan
  • Bocok
  • Boyolangu
  • *Brahu
  • Dadi
  • Deres
  • Dermo
  • Dorok
  • Gambar Wetan
  • *Gayatri
  • Gentong
  • Griya
  • Gununggangsir
  • *Jabung
  • *Jago
  • *Jawi
  • Jedong
  • Jolotundo
  • Kalicilik
  • Karang Besuki
  • Kebo Ireng
  • Kedaton
  • Kendalisada
  • Kidal
  • Kotes
  • Kumitir
  • Kunir
  • Lor
  • Mbah Blawu
  • Medalem
  • Meja
  • Mirigambar
  • Ngabab
  • Ngampel
  • Ngetos
  • Pamotan
  • Pandegong
  • Pari
  • Pataan
  • Penampihan
  • Penataran
  • Plumbangan
  • Rambut Monte
  • Rimbi
  • Sanggrahan
  • Sawentar
  • Selo Tumpuk
  • Selokelir
  • Selomangleng
  • Selomangleng
  • Simping
  • Singasari
  • Sirah Kencong
  • Songgoriti
  • Srigading
  • Sumber Agung
  • *Sumberawan
  • Sumberbeji
  • Sumberjati
  • Sumbernanas
  • Sumur
  • Surawana
  • Tapan
  • Tawangalun
  • Tegowangi
  • Tepas
  • Tikus
  • Tondowongso
  • *Trowulan
  • Wangkal
  • Watugong
  • Wayang
  • Wringin Branjang
  • Wringinlawang
Jogja (DIY)
  • Abang
  • *Banyunibo
  • Barong
  • *Dawangsari
  • *Gampingan
  • Gebang
  • Gumbirowati
  • Ijo
  • Kadisoka
  • *Kalasan
  • Keblak
  • Kedulan
  • Kimpulan
  • Klodangan
  • Mantup
  • Miri
  • Morangan
  • *Palgading
  • Payak
  • Pembakaran
  • Plembutan
  • Prambanan
  • Pringtali
  • *Ratu Boko
  • Risan
  • Sambisari
  • *Sanggrahan
  • *Sari
  • *Sewu
  • *Sojiwan
  • Singo
  • Watu Gudhig

Bali
  • Besakih
  • Batukaru
  • Bratan
  • *Kalibukbuk
  • Bukit Dharma
  • Gede Perancak
  • Goa Lawah
  • Gua Gajah
  • Gunung Kawi
  • Jagaraga
  • Kalibukbuk
  • Lempuyang Luhur
  • Mangening
  • *Pegulingan
  • Penataran AL
  • Pusering Jagat
  • Sakenan
  • Tanah Lot
  • Terunyan
  • Tirta Empul
  • Tulukbiyu
  • Uluwatu
Sumatera
Jambi
  • Kembar Batu
  • *Muaro Jambi
  • Orang Kayo Hitam
  • Solok Sipin
Sum-bar
  • Koto Rao
  • *Padangroco
  • *Pulau Sawah
  • *Tanjungmedan
Sum-sel
  • Angsoko
  • Bumiayu
  • Jepara
  • Ki Gede
  • *Lesung Batu
Sum-ut
  • *Bahal
  • Bara
  • Pulo
  • Simangambat
  • *Sipamutung
  • Sitopayan
  • Tandihat
  • Tanjung Bangun
Ba-bel
  • Kota Kapur
Riau
  • *Muara Takus
Kalimantan
Kal-bar
  • Negeri Baru
Kal-sel
  • Agung
  • *Laras
Kal-tim
  • Lesong Batu
  • Kombeng
  • Prasasti Yupa
Nusa
Tenggara
NTB
  • Batu Bolong
  • Gunung Sari
  • Lingsar
  • Meru
  • Wetu Telu
NTT
  • Giri Segara
Lihat pula: Candi Indonesia, *: Candi Buddha, Candi/kuil di luar Indonesia

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lingkungan sekitar
  2. Referensi

Artikel Terkait

Kuil Hindu di Indonesia

India ke Indonesia pada abad ke-19, sejumlah kuil bergaya India didirikan di berbagai kota di Indonesia, terutama di Medan dan Jakarta. Kuil-kuil Hindu India

Kuil Hirohara

bekas kuil Shinto peninggalan masa pendudukan Jepang di kota Medan; satu-satunya kuil Shinto yang masih bertahan di Asia Tenggara sejak menyerahnya Jepang

Horyuji

bangunan kuil di Jepang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026