Arief Rohman adalah politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang menjabat sebagai Bupati Blora masa jabatan 2021–2025 dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Blora masa jabatan 2016–2021.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arief Rohman | |
|---|---|
| Bupati Blora ke-28 | |
| Mulai menjabat 26 Februari 2021 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Ganjar Pranowo Nana Sudjana (Pj.) Ahmad Luthfi |
| Wakil Bupati Blora | |
| Masa jabatan 2016–2021 | |
| Bupati | Djoko Nugroho |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 8 Maret 1980 Blora, Jawa Tengah |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | PKB |
| Suami/istri | Ainia Shalichah |
| Anak | 6 |
| Almamater | Universitas Darul 'Ulum Universitas Indonesia Universitas Negeri Semarang |
| Profesi | Politikus |
| Situs web | https://www.ariefrohman.com |
Arief Rohman (lahir 8 Maret 1980) adalah politikus Partai Kebangkitan Bangsa yang menjabat sebagai Bupati Blora masa jabatan 2021–2025 dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1][2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Blora masa jabatan 2016–2021.
Pada Pilbup Blora 2024, Arief kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Blora untuk masa jabatan 2025–2030 dengan menggandeng pengusaha sekaligus politikus Partai Gerakan Indonesia Raya, Sri Setyorini. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 395.827 suara atau 83,75% dari total suara sah.[3]
Pada periode kedua, ia mengusung visi "Sesarengan mBangun Blora, Maju dan Berkelanjutan"
"Sesarengan mBangun Blora"
mengandung makna bahwa pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Blora diharapkan dapat dilaksanakan secara bersama bahu membahu dengan mengoptimalkan seluruh potensi dan kapasitas yang dimilikinya dengan dukungan seluruh masyarakat serta stakeholder terkait termasuk pihak swasta.
"Maju"
memiliki orientasi yang menyatakan bahwa pendapatan penduduk yang meningkat, struktur masyarakat menuju industri, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kesejahteraan masyarakat yang meningkat. Ini bermakna Kabupaten Blora adalah kabupaten yang telah mencapai tingkat pembangunan ekonomi, sosial, budaya, yang tinggi, dan adaptif dengan perkembangan teknologi.
"Berkelanjutan"
dalam visi ini mempunyai makna bahwa sinergitas yang telah tertanam dengan kuat di seluruh elemen Masyarakat harus tetap dilanjutkan untuk mewujudkan Blora yang maju, Unggul dan Berdaya Saing. Selain itu, berorientasi sebagai wujud komitmen pembangunan tingkat global. Ini bermakna bahwa Kabupaten Blora berupaya untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan dan perkembangannya yaitu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Arief Rohman menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 2 Banjarejo pada tahun 1986 hingga 1992. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pertama di SMP Negeri 1 Blora dan menyelesaikannya pada tahun 1995. Pendidikan menengah atas kemudian ditempuh di SMA Negeri 1 Blora, yang berhasil ia selesaikan pada tahun 1998.
Selepas SMA, Arief melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan mengambil program S-1 Ilmu Politik di Universitas Darul 'Ulum, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 2002. Semangatnya untuk memperdalam ilmu politik mendorongnya melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 Ilmu Politik di Universitas Indonesia, yang diselesaikan pada tahun 2007.
Tidak berhenti sampai di situ, Arief terus mengembangkan kapasitas akademiknya dengan menempuh program doktoral. Pada tahun 2023 hingga 2024, ia berhasil menyelesaikan pendidikan S-3 Manajemen Kependidikan di Universitas Negeri Semarang.[5]
Dengan perjalanan pendidikan yang panjang dan konsisten ini, Arief Rohman menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memantapkan bekal akademisnya untuk pengabdian di bidang sosial, politik, dan pendidikan.
Perjalanan karier Arief Rohman diawali pada tahun 2004, ketika ia dipercaya menjadi Asisten Pribadi DPR-RI hingga tahun 2008. Pengalamannya dalam mendampingi kerja-kerja legislatif kemudian membawanya ke posisi Tenaga Ahli DPR-RI pada periode 2008–2009.
Pengabdiannya semakin luas ketika pada tahun 2009–2014 ia diamanahi tugas sebagai Staf Khusus Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Di posisi ini, Arief banyak terlibat dalam perumusan kebijakan serta program strategis yang menyentuh langsung masyarakat di daerah tertinggal.
Pada 2014, Arief mulai masuk ke ranah politik daerah dengan menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, meskipun hanya menjabat hingga 2015. Tahun berikutnya, masyarakat Blora memercayakan dirinya sebagai Wakil Bupati Blora untuk periode 2016–2021.
Berbekal pengalaman panjang serta komitmen pada pembangunan daerah, Arief Rohman kemudian terpilih menjadi Bupati Blorapada tahun 2021. Hingga saat ini, ia terus menjalankan amanah sebagai kepala daerah yang berkomitmen membangun Blora menuju daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Sejak muda, Arief Rohman dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Perjalanan organisasinya dimulai pada tahun 1996 ketika ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora hingga 1997. Kiprah kepemimpinannya terus berlanjut saat ia menjadi Wakil Ketua PC IPNU Blora (1999–2000).
Saat menempuh pendidikan tinggi, Arief semakin meneguhkan perannya di organisasi dengan menjadi Sekretaris PK IPNU Undar Jombang (2000–2001) dan kemudian Ketua PK IPNU Undar Jombang (2001–2002). Pada periode 2002–2007, ia didapuk sebagai Ketua Divisi Pengembangan Demokrasi dan HAM LAKPESDAM NU Blora, di mana ia turut berperan dalam penguatan nilai demokrasi dan hak asasi manusia di daerah. Puncaknya, pada tingkat nasional, Arief dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU (2006–2009).
Selain di bidang kepemudaan dan keagamaan, Arief juga aktif di dunia olahraga sebagai Ketua PBSI Blora (2015–2019). Pada periode yang sama, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Blora (2016–2021). Sejak 2020, ia memimpin ROKHMANA / Alumni PP Khozinatul Ulum Blora untuk periode 2020–2030.
Hingga saat ini, kiprah organisasinya semakin luas. Ia menjabat sebagai Ketua Mabimcab Gerakan Pramuka Blora (2021–2026), Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Blora (2021–2026), Ketua PW Pagar Nusa Jawa Tengah (2021–2026), serta Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah (2021–2026). Sejalan dengan kiprah politiknya, ia juga dipercaya memimpin Badan Percepatan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan (BPeK) DPW PKB Jawa Tengah untuk periode 2025–2030.
Dengan rekam jejak panjang tersebut, Arief Rohman menunjukkan dedikasi dan konsistensi dalam mengabdi melalui berbagai organisasi, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Djoko Nugroho |
Bupati Blora 2021-2030 |
Diteruskan oleh: Petahana |
| Didahului oleh: H. Abu Nafi |
Wakil Bupati Blora 2016-2021 |
Diteruskan oleh: Tri Yuli Setyowati, ST., MM. |