Adhan Dambea adalah politikus Indonesia dari Partai Gerakan Indonesia Raya yang menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo masa jabatan 2008–2013 dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Ia pernah menjabat dalam berbagai posisi di bidang pemerintahan dan legislatif di Gorontalo. Ia menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo selama dua periode.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Adhan Dambea | |
|---|---|
| Wali Kota Gorontalo ke-9 dan ke-11 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Gusnar Ismail |
| Wakil | Indra Gobel |
| Masa jabatan 2008–2013 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Gubernur | |
| Wakil | Feriyanto Mayulu |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 7 Juni 1958 Luwoo, Talaga Jaya, Gorontalo, Sulawesi |
| Partai politik | Partai Gerakan Indonesia Raya (2024–sekarang) |
| Afiliasi politik lainnya |
|
| Suami/istri | Salma Ointoe |
| Anak | 1 |
| Orang tua |
|
Adhan Dambea (lahir 7 Juni 1958) adalah politikus Indonesia dari Partai Gerakan Indonesia Raya yang menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo masa jabatan 2008–2013 dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1] Ia pernah menjabat dalam berbagai posisi di bidang pemerintahan dan legislatif di Gorontalo. Ia menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo selama dua periode.
Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo periode 2008–2013, Adhan telah lebih dulu menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo. Karier politiknya berlanjut sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo hingga tahun 2024.[2]
Ia mendirikan AD Center, sebuah pusat layanan aspirasi masyarakat yang beroperasi setiap akhir pekan di Kota Gorontalo. Pendekatan ini membuatnya semakin dekat di hati masyarakat.[2]
Pada Pilwali Kota Gorontalo 2024, Adhan kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Gorontalo dengan Indra Gobel sebagai pasangan calon. Dalam kampanyenya pada Pilkada 2024, pasangan tersebut mengusung visi yang menekankan perubahan serta penguatan nilai keagamaan dan sosial. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 39.696 suara atau 37,52% dari total suara sah dan ditetapkan oleh KPU Kota Gorontalo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025–2030.[3][4]
Dalam program pemerintahannya, ia menargetkan pengembangan Kota Gorontalo sebagai kota jasa dengan penekanan pada aspek keagamaan, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat. Visi tersebut dijabarkan dalam sejumlah program, antara lain peningkatan kemandirian usaha kecil dan menengah (UKM), penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan Karakter, pengembangan infrastruktur kota, serta reformasi birokrasi.[5]
Program lainnya mencakup pengembangan wisata religius di Kota Gorontalo. Dalam dokumen program kerjanya, ia menyatakan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berkelanjutan.[5]
Adhan Dambea kembali menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo setelah sebelumnya memiliki pengalaman di bidang pemerintahan.[6] Dalam masa jabatannya, ia menyatakan komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Medi Botutihe |
Wali Kota Gorontalo 2008–2013 |
Diteruskan oleh: Weni Liputo (Pj.) Marten Taha |