Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Abu Hurairah

Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi ca 603–679), yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Hurairah, adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal dan merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum Islam Sunni.

sahabat
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Abu Hurairah
Abu Hurairah
Informasi pribadi
Lahirca 603
Al-Jabur, Arabia (sekarang Al Bahah, Arab Saudi)
Meninggal679 (usia 75–76) Madinah , Kekhalifahan Umayyah (sekarang Arab Saudi)
Madinah
MakamPemakaman Al-Baqi, Madinah, Arab Saudi
Suami/istriBasrah binti Ghazwan
PekerjaanGubernur Bahrain
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Abdurrahman bin Shakhr Al-Azdi (bahasa Arab: عبدالرحمن بن صخر الأذدي) ca 603–679), yang lebih dikenal dengan panggilan Abu Hurairah (bahasa Arab: أبو هريرة), adalah seorang Sahabat Nabi yang terkenal dan merupakan periwayat hadits yang paling banyak disebutkan dalam isnad-nya oleh kaum Islam Sunni.

Ibnu Hisyam berkata bahwa nama asli Abu Hurairah adalah Abdullah bin Amin dan ada pula yang mengatakan nama aslinya ialah Abdur Rahman bin Shakhr.[1] Ibunya bernama Umaimah binti Shubaih bin al-Harits yang termasuk periwayat hadis.[2]

Masa muda

Abu Hurairah berasal dari kabilah Bani Daus dari Yaman. Ia diperkirakan lahir 21 tahun sebelum hijrah, dan sejak kecil sudah menjadi yatim. Ketika mudanya ia bekerja pada Basrah binti Ghazwan, yang kemudian setelah masuk Islam dinikahinya.[3] Nama aslinya pada masa jahiliah adalah Abdus-Syams (hamba matahari) dan ia dipanggil sebagai Abu Hurairah (ayah/pemilik kucing) karena suka merawat dan memelihara kucing. Diriwayatkan atsar oleh Imam At-Tirmidzi dengan sanad yang mauquf hingga Abu Hurairah.

Abdullaah bin Raafi' berkata, "Aku bertanya kepada Abu Hurairah, "Mengapa engkau bernama kuniyah Abu Hurairah?" Ia menjawab, "Apakah yang kau khawatirkan dariku?" Aku berkata, "Benar, demi Allah, sungguh aku khawatir terhadapmu." Abu Hurairah berkata, "Aku dahulu bekerja menggembalakan kambing keluargaku dan di sisiku ada seekor kucing kecil (Hurairah). Lalu ketika malam tiba aku menaruhnya di sebatang pohon, jika hari telah siang aku pergi ke pohon itu dan aku bermain-main dengannya, maka aku diberi kuniyah Abu Hurairah (bapaknya si kucing kecil)." [4]

Menjadi muslim

Thufail bin Amru ad-Dausi, seorang pemimpin Bani Daus, kembali ke kampungnya setelah bertemu dengan Nabi Muhammad dan menjadi muslim. Ia menyerukan untuk masuk Islam, dan Abu Hurairah segera menyatakan ketertarikannya meskipun sebagian besar kaumnya saat itu menolak. Ketika Abu Hurairah pergi bersama Thufail bin Amru ke Makkah, Nabi Muhammad mengubah nama Abu Hurairah menjadi Abdurrahman (hamba Maha Pengasih) pada 7 H atau ketika Pertempuran Khaibar.[3] Ia tinggal bersama kaumnya beberapa tahun setelah menjadi muslim, sebelum bergabung dengan kaum muhajirin di Madinah tahun 629 M.

Abu Hurairah pernah meminta Nabi untuk mendoakan agar ibunya masuk Islam,"Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada ibu Abu Hurairah," yang akhirnya ibunya masuk Islam, Abu Hurairah kembali menghadap Nabi dan meminta lagi doanya,"Ya Allah, jadikanlah kedua hambamu ini, dia dan ibunya dicintai hamba-hambaMu yang mukmin dan sebaliknya".[3] Ia selalu menyertai Nabi Muhammad sampai dengan wafatnya Nabi tahun 632 M di Madinah.

Abu Utsman An-Nahdi berkata, "Aku pernah bertamu di rurnah Abu Hurairah selama 7 hari. Ketika itu aku melihat dia, istri, dan pembantunya secara bergiliran bangun malam dan membaginya menjadi tiga bagian: yang ini shalat, kemudian membangunkan yang lain, dan jika yang satu shalat, dia membangunkan yang lain."[3]

Peran politik

Umar bin Khattab pernah mengangkat Abu Hurairah menjadi gubernur wilayah Bahrain untuk masa tertentu pada 20 H / 640 M.[5] Saat Umar bermaksud mengangkatnya lagi untuk yang kedua kalinya, ia menolak. Sepulang dari Bahrain, Abu Hurairah membawa setoran zakat 10.000 dirham (sekitar 40 juta rupiah), Umar terkejut dan memeriksa sumber kekayaan Abu Hurairah yang ternyata sesuai dan halal. Dari peristiwa ini kemudian muncul usulan pada Umar untuk memulai administrasi catatan keuangan negara mengikuti cara Bizantium, dan pembagian harta kekayaan rampasan perang dari Persia yang nilainya puluhan ribu dinar (ratusan miliar rupiah) kepada para keluarga Nabi dan sahabatnya.[3]

Abu Hurairah mengikuti pertempuran penaklukkan wilayah Persia bagian utara yaitu Jurjan, dipimpin Abdurrahman bin Rabiah bersama Salman al-Farisyi melawan orang-orang Turki yang dimenangkan pasukan muslimin.[5]

Saat Utsman bin Affan dikepung dan diserang pemberontak, Abu Hurairah termasuk sahabat yang berupaya melindungi Utsman dan memberi nasihat kepada pihak pemberontak.[5] Ketika perselisihan terjadi antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan, ia tidak berpihak kepada salah satu di antara mereka.

Periwayat dan Kesahihan hadis

Abu Hurairah meriwayatkan lebih dari 5.000 hadis, dengan 800 hadis diterima Bukhari,[3] meskipun diketahui dalam biografi sahih Al-Bukhari bahwa Abu Hurairah baru mengenal Nabi Muhammad 3 tahun sebelum Nabi Muhammad meninggal dunia.[6] Bahkan salah satu sahabat paling dekat Nabi Muhammad, Abu Bakar, hanya meriwayatkan 142 hadis. Salah satu kumpulan fatwa-fatwa Abu Hurairah pernah dihimpun oleh Syaikh As-Subki dengan judul Fatawa' Abi Hurairah.

Masjid Abu Hurairah di Mekah.

Namun begitu, ketidakseimbangan antar jumlah hadis dan waktunya yang terbatas bersama Nabi Muhammad membuat sejumlah penulis mempertanyakan keakuratan hadis dari Abu Huraihah. Abdullah Saeed memaparkan bahwa Khalifah Umar bin Khattab tercatat pernah beberapa kali mengancam Abu Hurairah dengan hukuman apabila ia ditemukan mengutip Nabi Muhammad dengan semena-mena.[7][8] Memungkinkan juga jumlah besar riwayat Abu Huraihah tidak disebabkan oleh Abu Hurairah sendiri, tetapi penulis-penulis lain yang setelah masa hidupnya mengatasnamakan Abu Hurairah untuk hadis-hadis tambahan yang kurang kukuh.[9]

Imam Dzahabi menuturkan kemampuan menghafal Abu Hurairah yang luar biasa itu termasuk mukjizat kenabian selain karena umurnya yang masih muda. Abu Hurairah mengatakan bahwa Muhammad berkata kepadanya, "Tidakkah kamu meminta harta rampasan ini sebagaimana yang diminta oleh sahabatmu?" Aku menjiawab, "Aku hanya memintamu agar engkau mengajariku apa yang telah diajarkan Allah kepadamu." Kemudian beliau mengajariku hadis-hadis hingga aku merasa puas dengannya. Lalu Muhammad berkata, "Kumpulkan hadis-hadis itu dan jagalah!" Setelah itu aku tidak lupa satu huruf pun yang beliau sampaikan kepadaku.[3]

Khalifah Marwan bin Hakam pernah mengundang Abu Hurairah untuk membacakan beberapa hadis, diam-diam juru tulis Marwan mencatat apa yang diucapkan Abu Hurairah. Tahun berikutnya Marwan menguji ingatan Abu Hurairah dengan menyampaikan kembali hadis-hadis yang disampaikannya tahun lalu, Abu Hurairah pun menyampaikan dengan kalimat tanpa kesalahan satu huruf pun. Muridnya Humam bin Munabbih mencatat hadis-hadis Abu Hurairah dalam kumpulan tulisan yang dikenal sebagai Shahifah as-Sahihah.[2]

Keturunan

Abu Hurairah termasuk salah satu di antara kaum fakir muhajirin yang tidak memiliki keluarga dan harta kekayaan, yang disebut Ahlush Shuffah, yaitu tempat tinggal mereka di depan Masjid Nabawi.[2] Abu Hurairah mempunyai empat anak laki-laki yang bernama Al-Muharrir, Muharriz, Abdurrahman dan Bilal, serta seorang anak perempuan yang menikah dengan Said bin Musayyib, yaitu salah seorang tokoh tabi'in terkemuka.[10]

Kematian

Pada tahun 678 atau tahun 57 H, Abu Hurairah jatuh sakit, meninggal di Madinah, dan dimakamkan di Jannatul Baqi 2 tahun sebelum meninggalnya Muawiyah.

Referensi

  1. ↑ As Sirah An Nabawiyah li Ibnu Hisyam, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam al Muafiri (Ibnu Hisyam)
  2. 1 2 3 Al-Gharani, Ibnu Marzuqi (2018-01-03). The Great Mothers. LAKSANA. hlm. 85. ISBN 978-602-407-294-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
  4. ↑ Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sa'iid Al-Muraabithiy, telah menceritakan kepada kami Rauh bin 'Ubaadah, telah menceritakan kepada kami Usaamah bin Zaid, dari 'Abdullaah bin Raafi', ia berkata, aku bertanya kepada Abu Hurairah. Jaami' At-Tirmidzi no. 3805, Imam At-Tirmidzi berkata, "hasan gharib." dan Sunan At-Tirmidzi no. 3840
  5. 1 2 3 Tabari, Imam (1993). History of al-Tabari Vol.13. New York: State University of New York Press. ISBN 0-7914-0851-5
  6. ↑ "Abu Hurayra and the Falsification of Hadith". al-islam.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-08-03. Diakses tanggal 2019-11-12. ;
  7. ↑ Saeed, Abdullah (2013). Reading the Qur'an in the Twenty-First Century: A Contextualist Approach (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 131797414X.
  8. ↑ Armstrong, Karen (2019). The Lost Art of Scripture (dalam bahasa Inggris). Random House. hlm. 390-391. ISBN 147354727X.
  9. ↑ "ON THE TRUTHFULNESS OF ABU HURAYRAH IN NARRATING HADITH". University of Malaya. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-03. Diakses tanggal 12 December 2020.
  10. ↑ "Kemulian Lain Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu". almanhaj.or.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-02. Diakses tanggal 2021-07-23.

Bacaan lanjutan

  • Mursi, Muhammad Said. Tokoh-tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah. Penerjemah: Khoirul Amru Harahap, Lc, MHI & Achmad Fauzan, Lc, MAg. Cet-1, Jakarta. Pustaka Al-Kautsar, 2007.

Pranala luar

  • Pranala Sunni
    • Biography of a Companion: Abu Hurayrah - www.usc.edu
    • Defense of Abu Hurayrah, A Reply to some erroneous claims - islamicweb.com
    • Abu Huraira: The Beloved Narrator - geocities.com
    • Narrations sited by Imam Bukhari - www.SearchTruth.com
    • Narrations sited by Imam Muslim - www.SearchTruth.com
    • Biografi singkat Abu Hurairah - Ustadz Abdullah Zaen, MA - www.youtube.com
  • Pranala Syiah
    • Abu Huraira's Character and Hadith Calling for His Condemnation (excerpt from Peshawar Nights) - al-islam.org
    • Abu Hurairah or Paul? - al-islam.org
    • critical Shi'a biography - rafed.net
  • Pranala Non-Muslim
    • Mausoleum of Abu Huraira - archnet.org
  • l
  • b
  • s
Daftar Sahabat Nabi Islam Muhammad
Abbad bin Bisyr · Abbas bin Abdul-Muththalib · Abdullah bin Abbas · Abdullah bin Abdul-Asad · Abdullah bin Abdullah bin Ubay · Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi · Abdullah bin Ja'far · Abdullah bin Mas'ud · Abdullah bin Rawahah · Abdullah bin Salam · Abdullah bin Umar · Abdullah bin Ummi Maktum · Abdullah bin Zubair · Abdurrahman bin Abi Bakar · Abdurrahman bin Auf · Abu Ayyub al-Anshari · Abu Bakar · Abu Dujanah · Abu Dzar Al-Ghifari · Abu Hudzaifah bin Utbah · Abu Hurairah · Abu Lubabah bin Abdul-Mundzir · Abu Martsad al-Ghanawi · Abu Musa al-Asy'ari · Abu Qatadah · Abu Sufyan bin Harb · Abu Sufyan bin al-Harits · Abu Thalhah al-Anshari · Abu Ubaidah bin al-Jarrah · Abu al-Ash bin ar-Rabi' · Abu Darda · Abu Bashir · Abu Sa'id al-Khudri · Attab bin Usaid · Al-Ala' bin al-Hadhrami · Al-Barra' bin Malik · Al-Harits bin Hisyam · Al-Nahdiah · Ali bin Abi Thalib · Amir bin Abi Waqqash · Amir bin Fuhairah · Amr bin al-Jamuh · Amr bin Tsabit · Ammar bin Yasir · Amr bin al-Ash · An-Nu'man bin Muqarrin · An-Nu'man bin Malik · Anas bin Malik · Aqil bin Abi Thalib · Arfajah al-Bariqi · Aus bin ash-Shamit · Basyir bin Sa'ad · Bilal bin Rabah · Bilal bin al-Harits · Al-Fadhl bin al-Abbas · Fatimah binti Asad · Fatimah binti Hizam · Fairuz ad-Dailami · Ghaurats bin Harits · Habbab bin Mundzir · Habibah binti Ubaidillah · Hakim bin Hazm · Halimah As-Sa'diyah · Hamzah bin Abdul-Muththalib · Hanzhalah bin Abi Amir · Haritsah binti al-Muammil · Hasan bin Ali · Hatib bin Abi Baitah · Hisyam bin al-Ash · Hudzaifah bin al-Yaman · Hujr bin Adi · Husain bin Ali · Ikrimah bin Abu Jahal · Ja'far bin Abi Thalib · Jarir bin Abdullah al-Bajali · Julaybib · Khabbab bin al-Arat · Khadijah binti Khuwailid · Khalid bin Sa`id · Khalid bin Walid ·  · Khaulah binti al-Azwar · Khaulah binti Hakim · Khaulah binti Tsa'labah · Khubaib bin Adi · Khunais bin Hudzafah · Khuzaimah bin TsabitLayla binti al-Minhal · Lubabah binti al-Harith · Lubaynah · Malik bin Nuwairah · Marwan bin al-Hakam · Miqdad bin Amr · Mua'dz bin Jabal · Muawiyah bin Abu Sufyan · Muhammad bin Maslamah · Mughirah bin Syu'bah · Mush'ab bin Umair · Qatadah bin an-Nu'man · Qudamah bin Mazh'un · Rabi'ah bin Aktsam · Rabi'ah bin al-Harits · Rukanah al-Mutthalibi · Sa'ad bin ar-Rabi' · Sa'ad bin Abi Waqqash · Sa'ad bin Mu'adz · Sa'ad bin Ubadah · Shafiyyah binti Abdul Muthalib · Sa'id bin al-Ash · Sa'id bin Amir al-Jumahi · Sa'id bin Zaid · Salim bin Ma'qil · Salman al-Farisi · Shuhaib ar-Rumi · Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi · Sufyan bin 'Auf · Sumayyah binti Khayyat · Syaibah bin 'Utsman · Tamim ad-Dari · Thalhah bin Ubaidillah · Thariq bin Syihab · Thulaib bin Umair · Tsuwaibah · Tsumamah bin Utsal · Ubadah bin ash-Shamit · Ubadah bin Al-Khasykhasy · Ubaidah bin al-Harits · Ubay bin Ka'ab · Umamah binti Abi al-Ash · Umar bin Khattab · Ummi Hani · Ummi Kultsum binti Ali · Ummu Ruman · Ummi Syarik · Ummi Ubays · Uqbah bin Amir · Urwah bin Mas'ud · Usamah bin Zaid · Usaid bin Hudhair · Utbah bin Ghazwan · Utsman bin Affan · Utsman bin Mazh'un · Utsman bin Hunaif · Wahb bin Umair · Wahb bin Sa'ad · Wahsyi bin Harb · Yazid bin Abu Sufyan · Zaid bin Arqam · Zaid bin Haritsah · Zaid bin Tsabit · Zainab binti Ali · Zubair bin Awwam · Zunirah al-Rumiyah
  • l
  • b
  • s
Kekhalifahan Rasyidin
Khalifah
(al-Khulafāʾ ar-Rāsyidūn)
  • Abu Bakar
  • Umar
  • Utsman
  • Ali
Pemerintahan
  • Khilafah
  • Pemerintahan Islam
  • Demokrasi Islam
  • Syura
  • Diwan
Pejabat dan Jenderal
  • Hasan bin Ali (khalifah sementara)
  • Mu'awiyah bin Abu Sufyan
  • Abu Hurairah
  • Amr bin Ash
  • Khalid bin Walid
  • Ikrimah bin Abu Jahal
  • Shafwan bin Muattal (en)
  • Sa'ad bin Abi Waqqash
  • Al-Qa'qa' bin Amir at-Tamimi (en)
  • Ubadah bin Shamit
  • Zubair bin Awwam
  • Abu Ubaidah bin al-Jarrah
Peristiwa utama
  • Saqifah Bani Sa'idah
  • Pemilihan Utsman
  • Pengumpulan al-Qur'an
  • Pengepungan rumah Utsman
  • Masa pemerintahan Ali
  • Pembunuhan Ali
  • Perjanjian Hasan–Mu'awiyah
Militer
  • Perang Riddah
    • Pertempuran Yamamah
    • Pertempuran Buzakhah
    • Pertempuran Ghamrah
    • Pertempuran Dzul Qassa
  • Ekspansi Militer
    • Ekspedisi Usamah
    • Pertempuran Yarmuk
    • Pertempuran Ajnadain
    • Penaklukan Yerusalem
    • Pertempuran Tiang Kapal
    • Pertempuran al-Qadisiyah
    • Pertempuran Nahawand
  • Fitnah pertama
    • Pertempuran Jamal
    • Pertempuran Siffin
    • Pertempuran Nahrawan
  • Angkatan Darat
  • Angkatan Laut
  • Kota garnisun
Demografi dan Ekonomi
  • Ajam
  • Dzimmi
  • Sahabat Nabi
  • Baitul Mal
  • Kharaj
  • Khums
  • Jizyah
  • Zakat
Kesehatan
Wabah Amwas
Artikel terkait
  • Suksesi Muhammad
  • Kematian Muhammad
  • Daftar Khalifah
  • Daftar imperium terbesar
  • Portal Islam
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Swedia
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Masa muda
  2. Menjadi muslim
  3. Peran politik
  4. Periwayat dan Kesahihan hadis
  5. Keturunan
  6. Kematian
  7. Referensi
  8. Bacaan lanjutan
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Pesta Sahabat

teater musikal

Sahabat Nabi

sahabat, murid, atau anggota keluarga Nabi Muhammad

Persahabatan

kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026