Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Zubair bin Awwam

Az-Zubair bin Al-‘Awwam adalah putra bibi Muhammad, yaitu Shafiyyah binti Abdul Muthalib, yang juga salah satu sahabat nabi dan termasuk as-Sabiqun al-Awwalun. Az-Zubair bin Al-'Awwam juga termasuk salah satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga. Nasab lengkapnya ialah Zubair bin Awwam bin Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Kilab bin Murrah. Zubair seumuran dengan Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah dan Saad bin Abi Waqqash. Ia berperawakan tinggi, jika berkendaraan maka kakinya terseret di tanah, ia memiliki jenggot dan cambang tipis dengan rambut tebal.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Zubair bin Awwam
Az-Zubair bin Al-‘Awwam
Lahir594
Mekkah
Meninggal656
Basra
Pengabdian Kekhalifahan Rasyidin.
Dinas/cabang Pasukan Rasyidin
Lama dinas636, 640-642
PangkatKomandan
KomandanPenaklukan Muslim di Mesir, Perang Saudara

Az-Zubair bin Al-‘Awwam[1] (bahasa Arab: الزبير بن العوامcode: ar is deprecated ) adalah putra bibi Muhammad, yaitu Shafiyyah binti Abdul Muthalib, yang juga salah satu sahabat nabi dan termasuk as-Sabiqun al-Awwalun (10 orang yang pertama masuk Islam). Az-Zubair bin Al-'Awwam juga termasuk salah satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga. Nasab lengkapnya ialah Zubair bin Awwam bin Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Kilab bin Murrah. Zubair seumuran dengan Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah dan Saad bin Abi Waqqash. Ia berperawakan tinggi, jika berkendaraan maka kakinya terseret di tanah, ia memiliki jenggot dan cambang tipis dengan rambut tebal.[2]

Ketika pamannya Naufal bin Khuwailid mengetahui Zubair telah memeluk Islam, ia sangat marah dan berusaha menyiksanya, Zubair dimasukkan ke dalam karung tikar, kemudian dibakar. Sebuah riwayat menyebutkan ia memeluk Islam ketika berusia setelah Abu Bakar Al-Siddiq masuk Islam. Dia sempat hijrah ke Habasyah tetapi tidak tinggal lama di sana. Dia menikah dengan Asma' binti Abu Bakar, dan hijrah ke Yastrib, yang kemudian bernama Madinah. Ia mempunyai seorang putra bernama Abdullah bin Az-Zubair yang merupakan bayi muslim pertama yang lahir di Madinah.[3]

Ia juga dikenal sebagai orang pertama yang menghunus pedangnya dalam Islam, hal terjadi saat remaja ia mendengar bahwa nabi diganggu sehingga ia berlari menuju tempat nabi dengan menghunuskan pedang.[4]

Saat Perang Badar, Zubair berusia 17 tahun dan memimpin pasukan berkuda di sayap kanan dengan menggunakan serban berwarna kuning.[2] Saat Perang Uhud telah mereda dan pasukan Quraisy kembali, Nabi mengutus Zubair bersama Abu Bakar memimpin 70 pasukan melakukan pengejaran (menggertak) pasukan musuh. Saat Perang Khandak, Zubair menyerang Bani Quraizhah dengan berkuda dan menewaskan musuh. Dan saat Fathu Mekkah, ia membawa bendera Saad bin Ubadah atas perintah Nabi.[2] Saat Pertempuran Khaibar, Zubair duel satu lawan satu melawan jagoan musuh bernama Yassir dan berhasil mengalahkannya.

Zubair punya tombak yang dipakai membunuh musuh saat Perang Badar, tombak itu diminta nabi, saat nabi wafat diwariskan ke Abu Bakar lalu ke Umar lalu ke Utsman, setelah wafat lalu kembali diambil Zubair dan diwariskan ke anaknya Abdullah bin Zubair.[2]

Nasab

Nasab Zubair bersambung dengan Muhammad pada Qushai. Sedangkan ibunya bernama Shafiyah binti Abdul Muthallib. Dia memiliki kunyah (nama panggilan) Abu `Abdillâh. Az-Zubair masuk Islam ketika berumur delapan tahun atau menurut riwayat lain di usia 16 tahun.[5]

Istri dan anak

Zubair menikah delapan kali dan memiliki dua puluh anak.[6]: 75 

  1. Asma' binti Abu Bakar. Mereka menikah sebelum Hijrah tahun 622 dan bercerai saat putra mereka, Urwah masih muda, yaitu sekitar tahun 645.[7]: 179  Beliau menamai anak-anaknya dengan nama Syuhada agar mereka menjadi syuhada dijalan Allah.
    1. Pedang Legendaris Zubair bin Awwam
      Abdullah bin Zubair, diambil dari sahabat yang syahid Abdullah bin Jahsy.
    2. Al-Mundzir diambil dari Nama sahabat yang syahid, Al Mundzir bin Amr
    3. Asim
    4. Al-Muhajir
    5. Khadijah al-Akbar
    6. Ummul Hasan
    7. Aisyah
    8. Urwah diambil dari nama sahabat yang syahid, Urwah bin Amr
  2. Ummu Kultsum binti Uqbah dari klan Umayyah. Mereka menikah pada 629, tetapi "Ummu Kultsum tidak menyukainya", dan mereka bercerai dalam beberapa bulan. Setelah putri mereka lahir, Ummu Kultsum menikah dengan Abdurrahman bin Auf.[7]: 163 
    1. Zainab
  3. Al-Halal binti Qais dari suku Asad.
    1. Khadijah al-Asghar
  4. Ummu Khalid Ama binti Khalid dari klan Umayyah. Ia adalah salah satu dari wanita yang hijrah dan kembali dari Abisinia pada tahun 628.[7]: 164 
    1. Khalid
    2. Amr
    3. Habibah
    4. Saudah
    5. Hindun
  5. Ar-Rabab binti Unaif dari suku Kalb.
    1. Mush'ab diambil dari nama sahabat yang syahid, Mush'ab bin Umair
    2. Hamzah , DIambil dari nama paman Muhammad yang syahid di Uhud, Hamzah bin Abdul Muthalib
    3. Ramlah

Kematian

Makam Zubair bin Awwam di Basra, Irak

Az-Zubair Radhiyallahu anhu meninggal dunia di tangan Amr bin Jurmuz dalam suatu pembunuhan yang licik setelah Perang Jamal di lembah as-Saba`, yaitu nama daerah sejauh tujuh farsakh (kurang lebih 35 KM) dari Basra pada bulan Jumadil ula tahun 36 H di usia 54 tahun lebih dengan mewariskan kekayaan 50 juta dirham (sekitar 200 miliar rupiah).[2][8]

Ali bin Abi Thalib mendatangi ke makamnya menangis melepas kepergian sahabat tercintanya, "Semoga keselamatan dilimpahkan kepada Az Zubair dalam kematian sesudah mencapai kejayaan hidupnya, Selamat. dan sekali lagi selamat untuk pengikut setia Muhammad. [9] Ali menegaskan bahwa pembunuh Zubair tempatnya di neraka.[2]

Amr bin Jurmuz di kemudian hari bertobat dan meminta qishash (hukuman mati) atas perbuatannya kepada Mushab bin Zubair (putra Zubair bin Awwam) saat menjadi Gubernur Irak namun ditolak.[2]

Referensi

  1. ↑ "Zubair bin Awwam, Pengawal Rasulullah SAW yang Dijamin Surga". Republika Online. 2020-09-17. Diakses tanggal 2021-05-01.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala. Jakarta: Pustaka Azzam. hlm. 57. ISBN 9786022362708. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Handayani, Linda (2012-02-17). "Mengapa Zubair bin Awwam Menceraikan Asma binti Abu Bakar?". Fimadani. Diakses tanggal 2023-08-11.
  4. ↑ Liputan6.com (2023-03-27). "Kisah Zubair Bin Awwam, Ksatria Pembela Nabi yang Pertama Menghunus Pedang". liputan6.com. Diakses tanggal 2023-08-10. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  5. ↑ Fathul Bâri Juz 7 hlm 93
  6. ↑ Muhammad ibn Saad. Kitab al-Tabaqat al-Kabir vol. 3. Translated by Bewley, A. (2013). The Companions of Badr. London: Ta-Ha Publishers.
  7. 1 2 3 Muhammad ibn Saad. Kitab al-Tabaqat al-Kabir vol. 8. Translated by Bewley, A. (1995). The Women of Madina. London: Ta-Ha Publishers.
  8. ↑ Fadhâilus Shahâbah Lil Imâm Ahmad hlm 914
  9. ↑ Muhammad Khalid, Khalid (Januari 2018). Biografi 60 Sahabat Nabi. Jakarta: Ummul Qura. hlm. 368–375. ISBN 9786029896886. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • Zubair bin Awwam, dalam situs Al-Ikhwan.net/ Diarsipkan 2011-07-01 di Wayback Machine.
  • Zubair bin Awwam, dalam situs Almanhaj.or.id/
  • l
  • b
  • s
As-Sabiqun al-Awwalun
  • Abbas bin Abdul Muthalib
  • Abdullah bin Abdul-Asad
  • Abdullah bin Jahsy
  • Abdullah bin Mas'ud
  • Abdullah bin Rawahah
  • Abdullah bin Zubair
  • Abdurrahman bin Auf
  • Al-Arqam bin Abi al-Arqam
  • Abu Bakar Al-Shiddiq
  • Abu Dzar Al-Ghiffari
  • Abu Hudzaifah bin Utbah
  • Abu Martsad al-Ghanawi
  • Abu Ubaidah bin al-Jarrah
  • Aisyah
  • Ali bin Abi Thalib
  • Amir bin Fuhairah
  • Ammar bin Yasir
  • Arwa binti Kuraiz
  • Asma' binti Abu Bakar
  • Bilal bin Rabah
  • Fatimah binti al-Khattab
  • Hamzah bin Abdul Muthalib
  • Ja'far bin Abi Thalib
  • Khabbab bin 'Art
  • Khadijah binti Khuwailid
  • Miqdad bin Aswad
  • Mua'dz bin Jabal
  • Muawiyah bin Abu Sufyan
  • Mus'ab bin Umair
  • Sa’id bin Al-Ash
  • Sa'ad bin Abi Waqqas
  • Said bin Zayd bin Amru
  • Shafiyah binti Huyay
  • Shuhaib ar-Rumi
  • Sumayyah binti Khayyat
  • Thalhah bin Ubaidillah
  • Ubaidah bin Harits
  • Ubay bin Ka'ab
  • Umar bin Anbasah
  • Umar bin Khattab
  • Ummu Aiman
  • Ummu al-Fadl Lubaba
  • Utsman bin Affan
  • Utsman bin Mazh'un
  • Waraqah bin Naufal
  • Yasir bin Amir
  • Zaid bin Haritsah
  • Zubair bin Awwam bin Khuwailid
  • l
  • b
  • s
Daftar Sahabat Nabi Islam Muhammad
Abbad bin Bisyr · Abbas bin Abdul-Muththalib · Abdullah bin Abbas · Abdullah bin Abdul-Asad · Abdullah bin Abdullah bin Ubay · Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi · Abdullah bin Ja'far · Abdullah bin Mas'ud · Abdullah bin Rawahah · Abdullah bin Salam · Abdullah bin Umar · Abdullah bin Ummi Maktum · Abdullah bin Zubair · Abdurrahman bin Abi Bakar · Abdurrahman bin Auf · Abu Ayyub al-Anshari · Abu Bakar · Abu Dujanah · Abu Dzar Al-Ghifari · Abu Hudzaifah bin Utbah · Abu Hurairah · Abu Lubabah bin Abdul-Mundzir · Abu Martsad al-Ghanawi · Abu Musa al-Asy'ari · Abu Qatadah · Abu Sufyan bin Harb · Abu Sufyan bin al-Harits · Abu Thalhah al-Anshari · Abu Ubaidah bin al-Jarrah · Abu al-Ash bin ar-Rabi' · Abu Darda · Abu Bashir · Abu Sa'id al-Khudri · Attab bin Usaid · Al-Ala' bin al-Hadhrami · Al-Barra' bin Malik · Al-Harits bin Hisyam · Al-Nahdiah · Ali bin Abi Thalib · Amir bin Abi Waqqash · Amir bin Fuhairah · Amr bin al-Jamuh · Amr bin Tsabit · Ammar bin Yasir · Amr bin al-Ash · An-Nu'man bin Muqarrin · An-Nu'man bin Malik · Anas bin Malik · Aqil bin Abi Thalib · Arfajah al-Bariqi · Aus bin ash-Shamit · Basyir bin Sa'ad · Bilal bin Rabah · Bilal bin al-Harits · Al-Fadhl bin al-Abbas · Fatimah binti Asad · Fatimah binti Hizam · Fairuz ad-Dailami · Ghaurats bin Harits · Habbab bin Mundzir · Habibah binti Ubaidillah · Hakim bin Hazm · Halimah As-Sa'diyah · Hamzah bin Abdul-Muththalib · Hanzhalah bin Abi Amir · Haritsah binti al-Muammil · Hasan bin Ali · Hatib bin Abi Baitah · Hisyam bin al-Ash · Hudzaifah bin al-Yaman · Hujr bin Adi · Husain bin Ali · Ikrimah bin Abu Jahal · Ja'far bin Abi Thalib · Jarir bin Abdullah al-Bajali · Julaybib · Khabbab bin al-Arat · Khadijah binti Khuwailid · Khalid bin Sa`id · Khalid bin Walid ·  · Khaulah binti al-Azwar · Khaulah binti Hakim · Khaulah binti Tsa'labah · Khubaib bin Adi · Khunais bin Hudzafah · Khuzaimah bin TsabitLayla binti al-Minhal · Lubabah binti al-Harith · Lubaynah · Malik bin Nuwairah · Marwan bin al-Hakam · Miqdad bin Amr · Mua'dz bin Jabal · Muawiyah bin Abu Sufyan · Muhammad bin Maslamah · Mughirah bin Syu'bah · Mush'ab bin Umair · Qatadah bin an-Nu'man · Qudamah bin Mazh'un · Rabi'ah bin Aktsam · Rabi'ah bin al-Harits · Rukanah al-Mutthalibi · Sa'ad bin ar-Rabi' · Sa'ad bin Abi Waqqash · Sa'ad bin Mu'adz · Sa'ad bin Ubadah · Shafiyyah binti Abdul Muthalib · Sa'id bin al-Ash · Sa'id bin Amir al-Jumahi · Sa'id bin Zaid · Salim bin Ma'qil · Salman al-Farisi · Shuhaib ar-Rumi · Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi · Sufyan bin 'Auf · Sumayyah binti Khayyat · Syaibah bin 'Utsman · Tamim ad-Dari · Thalhah bin Ubaidillah · Thariq bin Syihab · Thulaib bin Umair · Tsuwaibah · Tsumamah bin Utsal · Ubadah bin ash-Shamit · Ubadah bin Al-Khasykhasy · Ubaidah bin al-Harits · Ubay bin Ka'ab · Umamah binti Abi al-Ash · Umar bin Khattab · Ummi Hani · Ummi Kultsum binti Ali · Ummu Ruman · Ummi Syarik · Ummi Ubays · Uqbah bin Amir · Urwah bin Mas'ud · Usamah bin Zaid · Usaid bin Hudhair · Utbah bin Ghazwan · Utsman bin Affan · Utsman bin Mazh'un · Utsman bin Hunaif · Wahb bin Umair · Wahb bin Sa'ad · Wahsyi bin Harb · Yazid bin Abu Sufyan · Zaid bin Arqam · Zaid bin Haritsah · Zaid bin Tsabit · Zainab binti Ali · Zubair bin Awwam · Zunirah al-Rumiyah
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • İslâm Ansiklopedisi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Nasab
  2. Istri dan anak
  3. Kematian
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Abdullah bin Zubair

Sahabat nabi Islam Muhammad dan Khalifah anti-Umayyah di Makkah (683–692)

Sa'ad bin Abi Waqqash

sahabat Muhammad

Thalhah bin Ubaidillah

sahabat Muhammad

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026