Simak bin Kharasyah atau yang lebih dikenal dengan Abu Dujanah adalah salah seorang sahabat Anshar dari Bani Sa'idah dari Khazraj. Ia turut serta dalam perang Badar, Uhud, Khaibar, dan Hunain bersama Nabi Muhammad.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama dalam bahasa asli | (ar) أبو دجانة |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | nilai tidak diketahui Madinah |
| Kematian | 634 (Kalender Masehi Gregorius) Yamamah |
| Tempat pemakaman | Pemakaman Syuhada Yamamah |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | prajurit |
| Konflik | Pertempuran Uhud, Pertempuran Yamamah dan Pertempuran Badar |
Simak bin Kharasyah (bahasa Arab: سِمَاكُ بن خَرَشَةcode: ar is deprecated ) atau yang lebih dikenal dengan Abu Dujanah (أبو دُجانة; meninggal 12 H / 632 M) adalah salah seorang sahabat Anshar dari Bani Sa'idah dari Khazraj. Ia turut serta dalam perang Badar, Uhud, Khaibar, dan Hunain bersama Nabi Muhammad.
Saat Pertempuran Uhud, ia diberikan pedang Muhammad, dengan bangganya dan bergaya amanah dan bangga ia maju bertempur dan banyak membunuh pasukan Quraiys. Pada momen akhir ia tetap bertahan dengan banyak luka panah melindungi Muhammad dari kepungan musuh.[1]
Abu Dujanah sering hilang cepat setelah solat subuh, Muhammad bertanya apa masalahnya, ia katakan bahwa di samping rumahnya ada pohon kurma yang buahnya kadang jatuh di depan rumahnya sehingga Abu Dujanah khawatir anaknya bangun pagi memakan kurma yang bukan haknya. Maka Muhammad dan Abu Bakar memberi solusi membeli pohon kurma itu dari uang Abu Bakar.[1]
Saat Pertempuran Khaibar, ia meneriman tantangan pertarungan satu lawan satu sehingga ia berhasil membunuh pasukan yahudi.[2]
Setelah Nabi meninggal, Abu Dujanah turut serta dalam Perang Riddah dan terbunuh dalam Perang Yamamah.[3] Ia termasuk di antara orang-orang yang ambil bagian dalam membunuh Musailamah al-Kazzab dalam Perang Yamamah,[4] bersama dengan Wahsyi dan Abdullah bin Zaid bin Ashim.[5]