Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Abdullah bin Zaid bin Ashim

Abdullah bin Zaid bin Ashim adalah seorang sahabat Nabi Muhammad dari golongan Anshar yang berasal dari suku Khazraj, Madinah, keturunan Bani Mazini. Abdullah dipanggil dengan nama Abu Muhammad. Ayahnya bernama Zaid bin Ashim bin Ka‘ab dan ibunya adalah Nusaibah binti Ka‘ab al-Maziniyah atau yang lebih dikenal dengan nama Ummu Umarah. Abdullah bin Zaid yang meriwayatkan hadits tentang wudhu.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Abdullah bin Zaid bin Ashim" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Januari 2026)

Abdullah bin Zaid bin Ashim (bahasa Arab: عبد الله بن زيد بن عاصمcode: ar is deprecated ) adalah seorang sahabat Nabi Muhammad dari golongan Anshar yang berasal dari suku Khazraj, Madinah, keturunan Bani Mazini. Abdullah dipanggil dengan nama Abu Muhammad. Ayahnya bernama Zaid bin Ashim bin Ka‘ab dan ibunya adalah Nusaibah binti Ka‘ab al-Maziniyah atau yang lebih dikenal dengan nama Ummu Umarah.[1] Abdullah bin Zaid yang meriwayatkan hadits tentang wudhu.[2]

Biografi

Nusaibah adalah seorang pejuang wanita (mujahidah menurut Islam) yang menjadikan dirinya sebagai perisai untuk membentengi Muhammad dari serangan musuh dalam Perang Uhud. la mendapat doa dari Nabi bahwa ia akan bersama di surga kelak.

Abdullah bin Zaid bin Ashim menceritakan saat ia mengikut Pertempuran Uhud :

“Aku tetap bertarung bersama Rasulullah di medan Uhud ketika banyak orang yang berlari meninggalkan beliau. Aku dan Ibu mendekati Rasulullah. Kami menjadi tameng hidup untuk melindungi beliau dari serangan musuh. Kemudian beliau bersabda, ‘Hai anak Ummu Umarah!’ Aku pun menjawab, ‘Ya, Rasulullah.’ Nabi berkata lagi, ‘Kemarilah! Ibumu! Ibumu! Balutlah luka-lukanya! Semoga Allah memberkahi kalian."[1]

Ketika Pertempuran Yamamah tahun 632 M pecah dimana pasukan muslimin melawan pasukan Musailamah yang mengaku Nabi, saat itu pedang Abdullah dan pedang Abu Dujanah serta tombak Wahsyi bin Harb menyerang bersamaan ke tubuh Musailamah. Nabi palsu itu pun jatuh tersungkur, tewas seketika.[1]

Kematian

Abdullah ibn Zaid terbunuh dalam Pertempuran Harrah di Madinah semasa Khalifah Yazid bin Muawiyah pada 63 H karena perebutan kekuasaan dengan Abdullah bin Zubair.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Muhammad Raji Hassan, Kinas (2012). Ensiklopedia Biografi Sahabat Nabi. Jakarta: Penerbit Zaman. ISBN 978-979-024-295-1
  2. 1 2 Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala Vol.6. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Kematian
  3. Referensi

Artikel Terkait

Abdullah bin Mas'ud

surga. Nasab lengkapnya Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib bin Syamkh bin Far bin Hudzail bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar, gelarnya Abu

Zaid bin Haritsah

lengkapnya adalah Zaid bin Haritsah bin Syarahil (atau Syurahbil) bin Ka'ab bin Abdil-Uzza bin Yazid bin Imri’il-Qais bin Amir bin an-Nu‘man. Ibunya bernama

Abdullah bin Umar

sahabat Muhammad

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026