Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTabiin
Artikel Wikipedia

Tabiin

Tabiin atau Tabi'in, secara etimologi tabiin merupakan bentuk jamak dari tabi. Secara terminologi adalah orang yang bertemu dengan sahabat Nabi Muhammad dalam keadaan Islam dan meninggal juga dalam keadaan Islam. Usia mereka rata-rata lebih muda dari sahabat nabi, bahkan ada yang masih anak-anak atau remaja pada masa sahabat masih hidup. Jadi Tabiin merupakan murid sahabat nabi.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tabiin
Bagian dari seri
Islam
Rukun Iman
  • Keesaan Allah
  • Malaikat
  • Kitab-kitab Allah
  • Nabi dan Rasul Allah
  • Hari Kiamat
  • Qada dan Qadar
Rukun Islam
  • Syahadat
  • Salat
  • Zakat
  • Puasa
  • Haji
  • Sumber hukum Islam
  • al-Qur'an
  • Sunnah (Hadis, Sirah)
  • Tafsir
  • Akidah
  • Fikih
  • Syariat
Sejarah
  • Garis waktu
  • Muhammad
  • Ahlulbait
  • Sahabat Nabi
  • Khulafaur Rasyidin
  • Khalifah
  • Imamah
  • Ilmu pengetahuan Islam abad pertengahan
  • Penyebaran Islam
  • Penerus Muhammad
Budaya dan masyarakat
  • Akademik
  • Akhlak
  • Anak-anak
  • Dakwah
  • Demografi
  • Ekonomi
  • Feminisme
  • Filsafat
  • Hari raya
  • Hewan
  • Kalender
  • Khitan
  • LGBT
  • Madrasah
  • Masjid
  • Musik
  • Pendidikan
  • Perbankan syariah
  • Rukiah
  • Firkah, manhaj, dan mazhab
  • Seni
  • Politik
  • Puisi/syair
  • Perbudakan
  • Sains
  • Tasawuf
  • Wanita
Topik lainnya
  • Murtad
  • Kritik
    • Muhammad
    • al-Qur'an
    • Hadis
  • Agama lain
  • Islamisme
  • Kekerasan
    • Terorisme
    • Perang
  • Islamofobia
  • Jihad
    • Jihadisme
    • Peraturan perang
  • Daftar istilah
  •  Portal Islam
  • l
  • b
  • s
Kaligrafi Tabiin Dalam Aksara Arab
Kaligrafi Tabiin Dalam Aksara Arab

Tabiin atau Tabi'in (bahasa Arab: التابعون/التابعينcode: ar is deprecated , har. 'para pengikut'), secara etimologi tabiin merupakan bentuk jamak dari tabi[1] (bahasa Arab: التابعcode: ar is deprecated , har. 'pengikut'). Secara terminologi adalah orang yang bertemu dengan sahabat Nabi Muhammad dalam keadaan Islam dan meninggal juga dalam keadaan Islam.[1] Usia mereka rata-rata lebih muda dari sahabat nabi, bahkan ada yang masih anak-anak atau remaja pada masa sahabat masih hidup. Jadi Tabiin merupakan murid sahabat nabi.

Rentang masa

Masa tabiin dimulai sejak wafatnya sahabat nabi terakhir, Abu Thufail al-Laitsi, pada tahun 100 H (735 M) di kota Makkah; dan berakhir dengan wafatnya Tabiin terakhir, Khalaf bin Khulaifat, pada tahun 181 H (812 M).[2]

Setelah masa tabiin berakhir, maka diteruskan dengan masa tabiut tabiin atau generasi ketiga umat Islam setelah Nabi Muhammad wafat.[2]

Tingkatan

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam karyanya Taqrib at-Tahdzib membagi para tabiin menjadi empat tingkatan berdasarkan usia dan sumber periwayatannya, yaitu:[3]

  • Para tabiin kelompok utama/senior (kibar at-tabi'in), yang telah wafat sekitar tahun 95 H/713 M. Mereka seangkatan dengan Said bin al-Musayyab (lahir 13 H - wafat 94 H),
  • Para tabiin kelompok pertengahan (al-wustha min at-tabi'in), yang telah wafat sekitar tahun 110 H/728 M. Mereka seangkatan dengan Al-Hasan al-Bashri (lahir 21 H - wafat 110 H) dan Muhammad bin Sirin (lahir 33 H - wafat 110 H),
  • Para tabiin kelompok muda (shighar at-tabi'in) yang kebanyakan meriwayatkan hadis dari para tabiin tertua, yang telah wafat sekitar tahun 125 H/742 M. Mereka seangkatan dengan Qatadah bin Da'amah (lahir 61 H - wafat 118 H) dan Ibnu Syihab az-Zuhri (lahir 58 H - wafat 124 H),
  • Para tabiin kelompok termuda yang kemungkinan masih berjumpa dengan para sahabat nabi dan para tabiin tertua walau tidak meriwayatkan hadis dari sahabat nabi, yang telah wafat sekitar tahun 150 H/767 M. Mereka seangkatan dengan Sulaiman bin Mihran al-A'masy (lahir 61 H - wafat 148 H).

Mayoritas ulama penulis biografi para periwayat hadis (asma ar-rijal) juga membagi para tabiin menjadi tiga tingkatan berdasarkan Sahabat Nabi yang menjadi guru mereka, yaitu:[4]

  • Para tabiin yang menjadi murid para sahabat yang masuk Islam sebelum peristiwa Fathu Makkah,
  • Para tabiin yang menjadi murid para Sahabat yang masuk Islam setelah peristiwa Fathu Makkah,
  • Para tabiin yang menjadi murid para Sahabat yang belum berusia dewasa ketika Nabi Muhammad saw. wafat.

Tabiin perempuan yang paling utama, maka Abu Bakar bin Abu Dawud mengatakan, "Wanita tabiin adalah Hafshah binti Sirin, 'Amrah binti Abdurrahman, dan setelah keduanya adalah Ummu Darda'."[1][5]

Tokoh Tabiin

Di bawah ini adalah daftar beberapa tokoh tabiin yang ternama:

  • Abdullah bin Muhammad bin al-Hanafiyah
  • Abdullah bin Wahb ar-Rasibi
  • Abdurrahman al-Ghafiqi
  • Abdurrahman bin Abi Laila
  • Abubakar bin Abdurrahman
  • Abu Abdurrahman as-Sulami
  • Abu Burdah bin Abu Musa al-Asy'ari
  • Abu Muslim al-Khaulani
  • Abu Idris al-Khaulani
  • Abu Hanifah
  • Abu Ja'far al-Madani
  • Adh-Dhahhak bin Fairuz ad-Dailami
  • Ahnaf bin Qais
  • Ali bin Abdullah
  • Ali bin Husain
  • Al-Mundzir bin Sawi
  • 'Alqamah bin Qais
  • Al-Qasim bin Muhammad
  • Amr bin Dinar
  • Atha bin Abi Rabah
  • Hammam bin Munabbih
  • Hasan bin Muhammad bin al-Hanafiyah
  • Hasan al-Bashri
  • Ibnu Abi Mulaikah
  • Ibnu Juraij
  • Ibnu Katsir al-Makki
  • Ibnu Syihab az-Zuhri
  • Ibnu Sirin
  • Ibrahim bin Abdurrahman bin Auf
  • Ja'far ash-Shadiq
  • Ka'ab al-Ahbar
  • Kharijah bin Zaid
  • Khalid bin Ma'dan
  • Ma'dan bin Abi Thalhah
  • Malik bin Dinar
  • Masruq bin al-Ajda'
  • Muhammad al-Baqir
  • Muhammad bin Abu Bakar
  • Muhammad bin al-Hanafiyah
  • Muhammad bin Sa'ad
  • Mujahid bin Jabir
  • Muslim bin Jundub al-Hudzali
  • Nafi Maula Ibnu Umar
  • Qabishah bin Dzu'aib
  • Rabi'ah bin Farrukh
  • Rabi' bin Khutsaim
  • Raja' bin Haiwah
  • Salim bin Abdullah
  • Said bin al-Musayyib
  • Sa'id bin Jubair
  • Sulaiman bin Yasar
  • Syabats bin Rib'i
  • Syaqiq bin Salamah
  • Syuraih al-Qadhi
  • Thawus bin Kaisan
  • Ubaidillah bin Abdullah
  • Umar bin Abdul Aziz
  • Urwah bin az-Zubair
  • Uwais al-Qarni
  • Wahb bin Munabbih
  • Zirr bin Hubaisy

Rujukan

  1. 1 2 3 Thabhan, Mahmud (2019 M/1441 H). Dasar-Dasar Ilmu Hadits. Jakarta: Ummul Qura. hlm. 239. ISBN 9786027637863. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Nashruddin Baidan (2003). Perkembangan Tafsir al-Qur'an di Indonesia. Tiga Serangkai. hlm. 10. ISBN 979-668-213-3, 9789796682133.
  3. ↑ Sayeed, Asma (2013). Women and the Transmission of Religious Knowledge in Islam. Cambridge University Press. hlm. 82. ISBN 1-107-35537-0, 9781107355378.
  4. ↑ Siddiqi, Muhammad (1993). Hadith Literature (PDF). Oxford: The Islamic Texts Society. hlm. 29. ISBN 0946621381.
  5. ↑ Ummu Darda' di sini adalah Ummu Darda As-, namanya adalah Hujaimah, ada yang mengatakan Juhaimah, ia adalah istri dari Abu Darda. Ummu Darda' Al-Kubro juga merupakan istri dari Abu Darda, akan tetapi ia seorang wanita dari kalangan sahabat, namanya adalah Khairah.
  • l
  • b
  • s
Daftar tabi'in

Abu Hanifah • Abu Muslim al-Khaulani • Ashamah an-Najasyi • Uwais al-Qarni • Ashim bin Umar • Iyas bin Muawiyah al-Muzani • Aban bin Utsman bin Affan • Abu al-Aswad ad-Du'ali • Hasan al-Bashri • Ubaid bin Umair al-Kinani • Thawus bin Kaisan • Raja' bin Haiwah • Abdullah ibnul Mubarak • Rabi'ah bin Farrukh • Zainab binti Ali • Salim bin Abdullah • Sa'id bin Jubair • Said bin al-Musayyib • Syuraih al-Qadhi • Amir bin Abdu Qais • Abdul Malik bin Marwan • Urwah bin az-Zubair • Atha bin Abi Rabah • Yahya bin Ya'mar • Nafi maula Ibnu Umar • Uqbah bin Nafi' • Umar bin Abdul-Aziz • Al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakr • Malik bin Dinar • Atha bin Yasar • Ibnu Sirin • Mush'ab bin az-Zubair • Musa bin Nushair

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • İslâm Ansiklopedisi

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rentang masa
  2. Tingkatan
  3. Tokoh Tabiin
  4. Rujukan

Artikel Terkait

Gelar kehormatan Islam

Muhammad atau nabi lainnya (misalnya alayhis-salām), atau para sahabat dan tabiin. Setelah menyebut nama Allah atau salah satu nama indah yang dimiliki oleh-Nya

Jannatul Baqi

tersebut dimakamkan para keluarga dan sahabat Nabi Islam, Muhammad, serta para tabiin dan tabiuttabiin. Juga disebut sebagai Baqīʿ al-Gharqad (bahasa Arab: بَقِيْع

Atha bin Abi Rabah

penafsiran Al-Qur'an dan mengajar para tabiin dan tabiut tabiin. Atha bin Abi Rabah merupakan golongan tabiin yang paling akhir meninggal. Pemikiran fikih

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026