Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Terorisme yang dikaitkan dengan Islam

Terorisme yang dikaitkan dengan Islam adalah tindakan terorisme yang dilakukan dengan menghubungkan dengan ajaran umat Islam, khususnya golongan garis keras, yang didorong motivasi tertentu. Tindakan seperti ini membenarkan segala tindakan terorisme agama dan kekerasan politik ekstrem, melalui visi politik utopis negara pan-Islam di bawah hukum Syariah dan kebangkitan Zaman Keemasan Islam. Paham ini dikombinasikan dengan penafsiran menyimpang fundamentalis (non-tradisional) dari konsep jihad, mati syahid, dan konsep agama lainnya yang berasal dari Quran dan Hadits. Tindakan ini juga muncul dari salah penafsiran supremasi Islam yang terangkum dalam formula "Islam ditinggikan dan tidak ada yang lebih tinggi di atasnya".

Wikipedia article
Diperbarui 29 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terorisme yang dikaitkan dengan Islam
Bagian dari seri tentang:
Islamisme
Bulan bintang Islam
Dasar
  • Islam
  • Sejarah
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Sekularisme
Ideologi
  • Islamisme
  • Qutbisme
  • Salafisme
  • Islamisme Syiah
Fundamentalisme Islam
Konsep
  • Kekhalifahan
  • Demokrasi Islam
  • Sosialisme Islam
  • Negara Islam
    • Monarki Islam
    • Republik Islam
  • Islamisasi (pengetahuan)
  • Jihad
  • Pan-Islamisme
  • Pasca-Islamisme
  • Syariah
  • Syura
  • Perbudakan
  • Teori dua bangsa
  • Umat
Pengaruh
  • Anti-imperialisme
  • Anti-Zionisme
  • Kebangkitan Islam
  • Zaman Kejayaan Islam
Gerakan
Mazhab
  • Ahl-i Hadith
  • Deobandi
  • Madkhalisme
  • Gerakan Sahwa
  • Wahhabisme
  • Ibadisme

Politik

  • Hizbut- Tahrir
  • Revolusi Iran
  • Jamaat-e-Islami
  • Millî Görüş
  • Ikhwanul Muslimin
  • Daftar partai politik Islam

Militan

  • Islamisme Militan di
    • Timteng-Afrika Utara
    • Asia Selatan
    • Asia Tenggara
    • Afrika Sub-Sahara
Teks utama
  • Rekonstruksi Pemikiran Agama dalam Islam
    (Iqbal 1930s)
  • Prinsip Negara dan Pemerintahan
    (Asad 1961)
  • Ma'alim fi al-Tariq ("Milestones")
    (Qutb 1965)
  • Pemerintah Islam:
    Pemerintahan Ahli Hukum
    ("Velayat-e faqih")

    (Khomeini 1970)
Kepala negara
  • Ali Khamenei
  • Omar al-Bashir
  • Muammar Gaddafi
  • Ruhollah Khomeini
  • Mohamed Morsi
  • Mohammad Omar
  • Wangsa Saud
  • Wangsa Thani
  • Zia-ul-Haq
Ideolog utama
  • Muhammad Abduh
  • Jamāl al-Dīn al-Afghānī
  • Qazi Hussain Ahmad
  • Muhammad Nasiruddin al-Albani
  • Muhammad Asad
  • Hassan al-Banna
  • Necmettin Erbakan
  • Rached Ghannouchi
  • Safwat Hegazi
  • Muhammad Iqbal
  • Ali Khamenei
  • Ruhollah Khomeini
  • Abul A'la Maududi
  • Taqi al-Din al-Nabhani
  • Yusuf al-Qaradawi
  • Sayyid Qutb
  • Tariq Ramadan
  • Ata Abu Rashta
  • Rashid Rida
  • Navvab Safavi
  • Ali Shariati
  • Haji Shariatullah
  • Hassan Al-Turabi
  • Ahmed Yassin
Topik terkait
  • Kritik terhadap Islamisme
  • Islam dan agama lain
  • Islamofobia
  • Gerakan reformasi
  • Modernitas (Modernisme)

 Portal Islam

Portal Politik
  • l
  • b
  • s

Terorisme yang dikaitkan dengan Islam adalah tindakan terorisme yang dilakukan dengan menghubungkan dengan ajaran umat Islam, khususnya golongan garis keras, yang didorong motivasi tertentu.[1][2] Tindakan seperti ini membenarkan segala tindakan terorisme agama dan kekerasan politik ekstrem, melalui visi politik utopis negara pan-Islam di bawah hukum Syariah dan kebangkitan Zaman Keemasan Islam. Paham ini dikombinasikan dengan penafsiran menyimpang fundamentalis (non-tradisional) dari konsep jihad, mati syahid, dan konsep agama lainnya yang berasal dari Quran dan Hadits.[3][4] Tindakan ini juga muncul dari salah penafsiran supremasi Islam yang terangkum dalam formula "Islam ditinggikan dan tidak ada yang lebih tinggi di atasnya".[5]

Tindakan ini telah mengakibatkan sejumlah insiden dan jatuhnya korban, terutama di negara mayoritas berpenduduk Muslim; seperti Irak, Afghanistan, Nigeria, Pakistan, dan Suriah.[6] Pada tahun 2015, Indeks Terorisme Global 2016 menyebutkan bahwa, sebanyak empat kelompok ekstremis Islam terbesar: ISIS, Boko Haram, Taliban dan Al-Qaeda; bertanggung jawab atas 74% dari total kematian akibat terorisme di seluruh dunia.[7] Dalam beberapa dasawarsa terakhir, insiden seperti itu telah pecah dalam skala global, yang berdampak tidak hanya atas negara-negara mayoritas Muslim di Afrika dan Asia, tetapi juga terhadap negara lain; antara lain negara-negara anggota Uni Eropa, Rusia, Australia, Kanada, Israel, India, Inggris, dan Amerika Serikat. Serangan terorisme Islam mengincar Muslim ataupun non-Muslim.[8] Di sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim, para teroris ini berhadapan dengan kelompok perlawanan bersenjata,[9] aparatur negara, dan proksi mereka, dan di tempat lain dengan kecaman yang datang dari tokoh-tokoh Islam.[10][11][12]

Terminologi

Penggunaan istilah "terorisme Islam" secara harfiah hingga kini masih diperdebatkan. Cara penyebutan seperti itu dalam diskursus politik di Barat, dinilai "kontra-produktif", "terlalu dipolitisasi", "secara intelektual dapat dipertanyakan", serta dinilai dapat "merusak hubungan masyarakat".[13]

Akan tetapi, sementara pihak yang mendukung penggunaan istilah ini menganggap, bahwa penyangkalan penggunakan istilah "terorisme Islam" adalah "menipu diri sendiri", "sensor besar-besaran", serta "ketidakjujuran intelektual".[14][15][16][17]

Contoh organisasi dan aksi

"Bendera hitam Jihad ", digunakan oleh berbagai organisasi Islamis sejak akhir dekade 1990-an, terdiri dari tulisan Syahadat putih di atas latar hitam.


  • Abu Sayyaf, Philippines
  • Brigade Syuhada Al-Aqsa, Jalur Gaza dan Tepi Barat
  • Jamaah Islamiah, Mesir
  • Al-Qaeda, global
  • Al-Shabaab, Somalia
  • Ansar al-Islam, Irak
  • Ansar al-sharia, Libya
  • Armed Islamic Group (GIA), Aljazair
  • Boko Haram, Nigeria
  • Emirat Kaukasus, Rusia
  • Gerakan Islam Turkestan Timur (ETIM), China
  • Jihad Islam Mesir, Mesir
  • Great Eastern Islamic Raiders' Front (IBDA-C), Turki
  • Hamas, Jalur Gaza dan Tepi Barat
  • Harkat-ul-Mujahideen al-Alami, Pakistan
  • Hezbollah, Lebanon
  • Gerakan Islam Asia Tengah, Asia Tengah
  • Gerakan Islam Uzbekistan, Uzbekistan
  • Negara Islam Iraq dan Suriah, global
  • Jaish-e-Mohammed, Pakistan dan Kashmir
  • Jamaat Ansar al-Sunna, Irak
  • Jemaah Islamiyah, Indonesia
  • Lashkar-e-Taiba, Pakistan dan Kashmir
  • Lashkar-e-Jhangvi, Pakistan
  • Maute, Filipina
  • Front Pembebasan Islam Moro, Filipina
  • Kelompok Kombatan Islam Maroko, Maroko dan Eropa
  • Jihad Islam Palestina, Jalur Gaza dan Tepi Barat
  • Tawhid dan Jihad, Irak

Lihat juga

  • Portal Islam
  • Konflik Arab-Israel
  • Terorisme Kristen
  • Kritik terhadap Islamisme
  • Terorisme domestik
  • Sejarah terorisme
  • Iran dan terorisme yang disponsori negara
  • Islam: Apa yang Harus Diketahui Barat
  • Ekstremisme Islam
  • Islamisme
  • Terorisme agama Yahudi
  • Daftar serangan teroris Islam
  • Kekerasan politik Palestina
  • Agama dan pembangunan perdamaian
  • Agama damai
  • Perang agama
  • Amerika Serikat dan terorisme yang disponsori negara

Referensi

  1. ↑ Augustus Richard Norton; Joseph A. Kéchichian (2009). "Terrorism". Dalam John L. Esposito (ed.). The Oxford Encyclopedia of the Islamic World. Oxford: Oxford University Press.
  2. ↑ Thomas Hegghammer (2013). "Terrorism". Dalam Gerhard Böwering, Patricia Crone (ed.). The Princeton Encyclopedia of Islamic Political Thought. Princeton University Press. hlm. 545–547.
  3. ↑ Holbrook, Donald (2010). "Using the Qur'an to Justify Terrorist Violence". Perspectives on Terrorism. 4 (3). Terrorism Research Initiative and Centre for the Study of Terrorism and Political Violence.
  4. ↑ Holbreook, Donald (2014). The Al-Qaeda Doctrine. London: Bloomsbury Publishing. hlm. 30ff, 61ff, 83ff. ISBN 978-1623563141.
  5. ↑ Yohanan, Friedmann (2003). Morgan, David (ed.). Tolerance and Coercion in Islam: Interfaith Relations in the Muslim Tradition. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-0521827034. OCLC 57256339.
  6. ↑ "Global Terrorism Index Report 2015" (PDF). Institute for Economics & Peace. November 2015. hlm. 10. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-02-07. Diakses tanggal October 5, 2016.
  7. ↑ Global Terrorism Index 2016 (PDF). Institute for Economics and Peace. 2016. hlm. 4. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-11-17. Diakses tanggal 14 December 2016.
  8. ↑ Siddiqui, Mona (August 23, 2014). "Isis: a contrived ideology justifying barbarism and sexual control". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal August 24, 2014. Diakses tanggal January 7, 2015.
  9. ↑ Constanze Letsch. "Kurdish peshmerga forces arrive in Kobani to bolster fight against Isis". The Guardian. Diakses tanggal 7 January 2015.
  10. ↑ Charles Kurzman. "Islamic Statements Against Terrorism". UNC.edu. Diakses tanggal Jan 31, 2017.
  11. ↑ Fawaz A. Gerges. "Al-Qaida today: a movement at the crossroads". openDemocracy. Diarsipkan dari asli tanggal 25 October 2014. Diakses tanggal 7 January 2015.
  12. ↑ Christine Sisto. "Moderate Muslims Stand against ISIS". National Review Online. Diakses tanggal 7 January 2015.
  13. ↑ Jackson, Richard (2007). "Constructing Enemies: 'Islamic Terrorism' in Political and Academic Discourse". Government and Opposition. 42 (3): 394–426. doi:10.1111/j.1477-7053.2007.00229.x. ISSN 0017-257X.
  14. ↑ "Obama Would Rather Declare War on the English Language than Speak of Islamic Terrorism".
  15. ↑ Terrorism (4 April 2016). "4 Problems With Obama Censoring 'Islamist Terrorism'". The Federalist.
  16. ↑ Terrorism (20 June 2016). "Obama Admin Deletes ISIS References From Orlando 911 Calls". The Federalist.
  17. ↑ "Why can't we talk frankly about Islamic terrorism?".


  • Kepel, Gilles (2002). Jihad: The Trail of Political Islam. Harvard University Press. ISBN 978-0674010901.
  • Bin Laden, Osama; Lawrence, Bruce (2005). Messages to the world: the statements of Osama Bin Laden. Verso. ISBN 978-1844670451.
  • Cooper, William Wager; Yue, Piyu (2008). Challenges of the muslim world: present, future and past. Emerald Group Publishing. ISBN 978-0444532435.
  • Dreyfuss, Robert (2006). Devil's Game: How the United States Helped Unleash Fundamentalist Islam. Macmillan. ISBN 978-0805081374.
  • Sageman, Marc (2004). Understanding terror networks. ISBN 978-0812238082.
  • Scheuer, Michael; Anonymous (2004). Imperial Hubris: Why the West Is Losing the War on Terror. Dulles, Virginia: Potomac Books (formerly Brassey's, Inc.). ISBN 978-0965513944.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Terminologi
  2. Contoh organisasi dan aksi
  3. Lihat juga
  4. Referensi

Artikel Terkait

Terorisme yang dikaitkan dengan Kristen

Terorisme Kristen suatu bentuk terorisme keagamaan, merujuk pada tindakan terorisme yang dilakukan oleh kelompok atau individu yang mengaku memiliki motivasi

Terorisme yang dikaitkan dengan Yahudi

Terorisme agama Yahudi adalah kegiatan terorisme yang mengatasnamakan agama Yahudi. Menurut Mark Burgess (peneliti dari Center for Defense Information)

Abu Bakar Ba'asyir

Tokoh Islam di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026