Salakanagara adalah kerajaan mitologi yang dipengaruhi budaya India di Jawa bagian barat yang konon berdiri dari abad ke-2 dan hingga ke-3 Masehi. Letak Salakanagara diperkirakan merujuk pada lokasi bernama Argyre dalam Geographia karya Claudius Ptolemaeus, yang menempatkan Argyre di sebuah pulau bernama Iabadiou.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri mengenai |
|---|
| Sejarah Indonesia |
| Garis waktu |
|
|
Salakanagara adalah kerajaan mitologi yang dipengaruhi budaya India di Jawa bagian barat yang konon berdiri dari abad ke-2 dan hingga ke-3 Masehi. Letak Salakanagara diperkirakan merujuk pada lokasi bernama Argyre dalam Geographia karya Claudius Ptolemaeus, yang menempatkan Argyre di sebuah pulau bernama Iabadiou.[1]
Sumber utama sejarah Salakanagara adalah manuskrip Pustaka Rajya-Rajya i Bhumi Nusantara, yang disusun pada abad ke-17 oleh sebuah dewan yang dipimpin oleh Pangeran Wangsakerta dari Cirebon, serta beberapa catatan dari Tiongkok.[2][3] Karena keberadaan kerajaan tersebut tidak dapat diverifikasi dari prasasti, peninggalan arkeologis, karya sastra, atau catatan sejarah asing pada masa itu, sejarawan modern menganggap manuskrip tersebut tidak dapat diandalkan, dan akibatnya Salakanagara dianggap sebagai mitos.[4]