Resolusi 92 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 8 Mei 1951, menyatakan bahwa mengingat resolusi sebelumnya yang meminta pelaksanaan gencatan senjata dalam konflik Arab-Israel, Dewan mencatat bahwa pertempuran telah pecah di dan sekitar zona demiliterisasi yang ditetapkan oleh Perjanjian Gencatan Senjata Umum Israel-Suriah pada tanggal 20 Juli 1949 dan terus berlanjut meski gencatan senjata telah diperintahkan oleh Pelaksana Kepala Staf Organisasi Pengawas Gencatan Senjata Perserikatan Bangsa-Bangsa di Palestina. Dewan meminta semua pihak di wilayah tersebut menghentikan pertempuran dan mematuhi kewajiban dan komitmennya terhadap resolusi dan perjanjian sebelumnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Resolusi 92 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
| Tanggal | 8 Mei 1951 |
| Sidang no. | 545 |
| Kode | S/2130 (Dokumen) |
| Topik | Persoalan Palestina |
Ringkasan hasil | 10 mendukung Tidak ada menentang 1 abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 92 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 8 Mei 1951, menyatakan bahwa mengingat resolusi sebelumnya yang meminta pelaksanaan gencatan senjata dalam konflik Arab-Israel, Dewan mencatat bahwa pertempuran telah pecah di dan sekitar zona demiliterisasi yang ditetapkan oleh Perjanjian Gencatan Senjata Umum Israel-Suriah pada tanggal 20 Juli 1949 dan terus berlanjut meski gencatan senjata telah diperintahkan oleh Pelaksana Kepala Staf Organisasi Pengawas Gencatan Senjata Perserikatan Bangsa-Bangsa di Palestina. Dewan meminta semua pihak di wilayah tersebut menghentikan pertempuran dan mematuhi kewajiban dan komitmennya terhadap resolusi dan perjanjian sebelumnya.
Resolusi ini diadopsi dengan sepuluh suara mendukung; Uni Soviet abstain.