Liturgi Ilahi atau biasa disebut Liturgi Suci adalah sebutan untuk ibadat Ekaristi atau Perjamuan Kudus dalam liturgi Kristiani tradisi Bizantium. Oleh karena itu, sebutan Liturgi Suci digunakan dalam Gereja-Gereja Ortodoks Timur dan Gereja-Gereja Katolik Timur. Komunitas Kristen Armenia, baik yang tergabung dalam Gereja Apostolik Armenia maupun Gereja Katolik Armenia, juga menggunakan sebutan ini. Beberapa Gereja Ortodoks Oriental menggunakan istilah "Kurban Suci" untuk menyebut liturgi Ekaristi. Liturgi Ekaristi Ritus Latin juga kadang-kadang disebut Liturgi Suci, tetapi lebih umum disebut Misa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bagian dari seri tentang |
| Gereja Ortodoks Timur |
|---|
| Ikhtisar |
| Bagian dari seri tentang |
| Kekristenan |
|---|
|
|
Liturgi Ilahi (bahasa Inggris: Divine Liturgycode: en is deprecated ) atau biasa disebut Liturgi Suci adalah sebutan untuk ibadat Ekaristi atau Perjamuan Kudus dalam liturgi Kristiani tradisi Bizantium. Oleh karena itu, sebutan Liturgi Suci digunakan dalam Gereja-Gereja Ortodoks Timur dan Gereja-Gereja Katolik Timur. Komunitas Kristen Armenia, baik yang tergabung dalam Gereja Apostolik Armenia [1] maupun Gereja Katolik Armenia,[2] juga menggunakan sebutan ini. Beberapa Gereja Ortodoks Oriental menggunakan istilah "Kurban Suci" (Bahasa Syria: qurbono qadisho, Bahasa Armenia: surb patarag) untuk menyebut liturgi Ekaristi. Liturgi Ekaristi Ritus Latin juga kadang-kadang disebut Liturgi Suci (Bahasa Latin: Divina Liturgia), tetapi lebih umum disebut Misa.
Dalam tradisi Kristiani Timur, khususnya tradisi Gereja Ortodoks Timur, Liturgi Suci dipandang melampaui waktu dan dunia. Seluruh umat beriman diyakini dipersatukan dalam penyembahan di dalam Kerajaan Allah bersama-sama dengan orang-orang kudus yang telah berpulang, dan malaikat-malaikat di surga. Dari sudut pandang ini, segala sesuatu dalam Liturgi Suci dilihat sebagai lambang, tetapi juga tidak sekadar perlambang belaka, akan tetapi menjadikan realitas yang tak kasatmata itu mewujud nyata. Menurut tradisi dan keyakinan Kristiani Timur, Liturgi Suci berakar pada peribadatan Agama Yahudi dan adaptasi dari ibadat Agama Yahudi oleh umat Kristiani perdana. Hal ini dapat dilihat pada bagian pertama Liturgi Suci, yakni "Liturgi Sabda" yang meliputi pembacaan ayat-ayat kitab suci dan khotbah/homili. Bagian keduanya diyakini ditambahkan berdasarkan Perjamuan Terakhir dan perayaan-perayaan ekaristi pertama oleh umat Kristiani purba. Umat Kristiani Timur yang turut serta dalam Liturgi ini secara tradisi juga percaya bahwa Ekaristi adalah bagian terpenting dari peribadatan tersebut, karena mereka percaya bahwa Ekaristi sungguh-sungguh menjadi Tubuh dan Darah sejati dari Kristus, dan dengan mengambil bagian dalam Ekaristi, mereka memandang diri mereka bersama-sama menjadi Tubuh Kristus (yakni, Gereja). Tiap Liturgi berbeda-beda satu sama lain, tetapi sebagian besar sangat mirip satu dengan yang lain dengan penyesuaian-penyesuaian berdasarkan tradisi, tujuan, budaya, dan teologi.[3][4]

Ada tiga macam Liturgi Suci yang umum digunakan dalam Gereja-Gereja Katolik Timur dan Gereja-Gereja Ortodoks Timur:
Selain itu, terdapat dua bentuk Liturgi Suci lainnya, tetapi sangat jarang sekali digunakan:
Format Liturgi suci bersifat tetap, meskipun bacaan dan nyanyian berganti-ganti menurut masa liturgi dan hari raya.
Meskipun masing-masing liturgi berbeda satu dengan yang lain, Liturgi Suci selalu terdiri atas tiga bagian yang saling berhubungan:
Sebuah perayaan liturgi Bizantium terdiri atas:
Perjalanannya menuju Kerajaan Allah. Inilah yang akan kita tuju-tidak secara simbolis, tetapi yang sesungguhnya.
Romo Alexander Schmemann, For the Life of the World,.
Kami tidak tahu apakah kami tengah berada di surga ataukah di dunia.
Duta Besar Bangsa Rus Kiev (Abad ke-10 Masehi), Kutipan apokrifa dari Kristianisasi Bangsa Rus Kiev,.
Bagian ini bersifat pribadi, hanya diikuti oleh imam dan diakon. Bagian ini melambangkan tahun-tahun tersembunyi dari kehidupan Kristus di dunia.
Bagian ini merupakan bagian liturgi yang bersifat publik:
Dalam Gereja purba, hanya warga Gereja yang sudah dibaptis yang dalam keaadan suci yang diizinkan mengikuti bagian Liturgi ini.
bagian2 yang bertanda ° berarti dapat berubah sesuai hari atau masa liturgi pada tahun yang bersangkutan. Beberapa bagian berubah pada setiap Liturgi suci, beberapa bagian banya berubah pada hari Paskah.
Perhatikan bahwa hampir semua bacaan dilantunkan sepanjang Liturgi Suci, bukan hanya nyanyian-nyanyian pujian, melainkan juga litani-litani, doa-doa, kredo, dan bahkan pembacaan Alkitab. Satu-satu pengecualian adalah khotbah.
Gereja Ortodoks Koptik memiliki 3 Liturgi Suci utama:
Liturgi St. Basil digunakan hampir setiap hari Minggu.
Kristen Ortodoks Timur
Kristen Ortodoks Oriental
Komentar dalam bahasa Inggris mengenai Liturgi Armenia (Badarak)