Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Konsili Nikea II

Konsili Nikea Kedua adalah konsili yang diakui sebagai konsili ketujuh oleh Gereja Katolik Roma dan Ortodoks Timur. Kedua gereja tersebut mengakui konsili ini, sementara pendapat Gereja Protestan bermacam-macam.

Konsili yang diadakan pada tahun 787
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Konsili Nikea II
Konsili Nikea II
Waktu{{{council_date}}}
Diakui oleh
  • Catholic Church
  • Eastern Orthodox Church
  • Anglican Communion
  • Old Catholic Church
  • Some Protestant churches
Konsili sebelumnya
  • Konsili Konstantinopel III (Katolik)
  • Konsili Quinisextum (Ortodoks)
Konsili berikutnya
  • Konsili Konstantinopel Keempat (Katolik Roma)
  • Konsili Konstantinopel Keempat (Ortodoks Timur)
PenyelenggaraKonstantinus VI dan Maharani Irene (sebagai wali)
PemimpinPatriark Tarasios dari Konstantinopel, wakil Paus Adrianus I
Jumlah peserta350 (dua wakil kepausan)
Pokok bahasanIkonoklasme
Dokumen dan keputusan
Penghormatan ikon diperbolehkan
Daftar kronologis Konsili Ekumene
Bagian dari seri tentang
Gereja Ortodoks Timur
Kristos Pantokrator (detail mosaik Deesis)
Mosaik Kristos Pantokrator, Hagia Sofia
Ikhtisar
  • Struktur
  • Teologi (Sejarah teologi)
  • Liturgi
  • Sejarah Gereja
  • Misteri Suci
  • Pandangan tentang keselamatan
  • Pandangan tentang Maria
  • Pandangan tentang ikon
Latar belakang
  • Penyaliban / Kebangkitan / Kenaikan
    Yesus
  • Agama Kristen
  • Gereja Kristen
  • Suksesi apostolik
  • Empat Ciri Gereja
  • Ortodoksi
Organisasi
  • Otokefali
  • Kebatrikan
  • Batrik Ekumenis
  • Tatanan keuskupan
  • Klerus
  • Uskup
  • Imam
  • Diakon
  • Monastisisme
  • Tingkatan monastisisme
Yurisdiksi Otokefali
  • Kepatriarkan Ekumenis Konstantinopel
  • Aleksandria
  • Antiokhia
  • Yerusalem
  • Rusia
  • Serbia
  • Rumania
  • Bulgaria
  • Georgia
  • Siprus
  • Yunani
  • Polandia
  • Albania
  • Ceko dan Slowakia
  • Amerika Utara
Konsili Ekumenis
  • Tujuh Konsili Ekumenis:
  • Ke-1
  • Ke-2
  • Ke-3
  • Ke-4
  • Ke-5
  • Ke-6
  • Ke-7
  • Konsili-konsili penting lainnya:
  • Konsili Quinisextum
  • Konstantinopel IV
  • Konstantinopel V
  • Iași
  • Yerusalem
Sejarah
  • Bapa Gereja
  • Pentarki
  • Imperium Bizantin
  • Kristenisasi Bulgaria
  • Kristenisasi Rus' Kiev
  • Skisma akbar
  • Rusia
  • Kemaharajaan Turki Usmani
  • Amerika Utara
  • Indonesia
Teologi
  • Sejarah teologi Ortodoks
  • Apofatisme
  • Krisma
  • Doa kontemplasi
  • Esensi vs. Energi
  • Hesikasme
  • Tritunggal Maha Kudus
  • Kemanunggalan hipostatis
  • Ikon
  • Metousiosis
  • Teologi mistis
  • Syahadat Nicea
  • Nepsis
  • Oikonomia
  • Ousia
  • Palamisme
  • Filokalia
  • Fronema
  • Dosa
  • Teosis
  • Teotokos
  • Perbedaan dari Gereja Katolik
  • Penentangan Filioque
  • Penentangan supremasi paus
Liturgi dan peribadatan
  • Liturgi Ilahi
  • Ibadat Ilahi
  • Air Suci
  • Akatis
  • Apolitikion
  • Artos
  • Doa Yesus
  • Ektenes
  • Ekologion
  • Ibadat peringatan
  • Ikonostasis
  • Kenangan Abadi
  • Khotbah Paskah
  • Kipas liturgi
  • Kontakion
  • Liti
  • Paraklesis
  • Pedupaan
  • Pembunyian lonceng Rusia
  • Perarakan masuk
  • Perkawinan Ortodoks
  • Praksis
  • Prosfora
  • Omoforion
  • Salam Paskah
  • Semantron
  • Stikeron
  • Sujud Ortodoks
  • Tali doa
  • Tanda Salib
  • Troparion
  • Troparion Paskah
  • Vestimen
Penanggalan liturgi
  • Siklus Paskah
  • 12 Perayaan Agung
  • Perayaan lain:
  • Perayaan Ortodoksi
  • Perantaraan Theotokos
  • Empat masa puasa:
  • Puasa Natal
  • Puasa Agung
  • Puasa Para Rasul
  • Puasa Dormisi
Tokoh besar
  • Atanasius dari Aleksandria
  • Efrem dari Siria
  • Basilios dari Kaesarea
  • Kirilos dari Yerusalem
  • Gregorios dari Nazianzos
  • Gregorios dari Nisa
  • Yohanes Krisostomos
  • Kirilos dari Aleksandria
  • Yohanes Klimakos
  • Maksimus Pengaku Iman
  • Yohanes dari Damaskus
  • Teodoros dari Stoudios
  • Kasiani
  • Kirilos dan Metodios
  • Fotios I dari Konstantinopel
  • Gregorios Palamas
Topik lain
  • Arsitektur
  • Ensiklik Batrik-Batrik Timur
  • Salib Ortodoks
  • Gelar orang kudus
  • Statistik menurut negara
  • l
  • b
  • s
Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Konsili oikumenis
Gambar cetak dari Abad Pembaharuan yang menggambarkan suasana penyelenggaraan Konsili Trento
Gambar Konsili Trento dari era Renaisans
Abad Klasik
(325–451)
  • Nikea I
  • Konstantinopel I
  • Efesus
  • Kalsedon
Abad Pertengahan Awal
(553–870)
  • Konstantinopel II
  • Konstantinopel III
  • Nikea II
  • Konstantinopel IV
Abad Pertengahan Madya
(1123–1312)
  • Lateran I
  • Lateran II
  • Lateran III
  • Lateran IV
  • Lyon I
  • Lyon II
  • Vienne
Abad Pertengahan Akhir
(1414–1563)
  • Konstanz
  • Firenze
  • Lateran V
  • Trento
Zaman Modern
(1869–1965)
  • Vatikan I
  • Vatikan II
 Portal Katolik
  • l
  • b
  • s

Konsili Nikea Kedua adalah konsili yang diakui sebagai konsili ketujuh oleh Gereja Katolik Roma dan Ortodoks Timur. Kedua gereja tersebut mengakui konsili ini, sementara pendapat Gereja Protestan bermacam-macam.

Konsili ini diselenggarakan pada tahun 787 di Nikea (tempat berlangsungnya Konsili Nikea Pertama) untuk membahas mengenai pemulihan penggunaan dan penghormatan ikon,[1] yang sebelumnya dilarang oleh Kaisar Romawi Timur Leo III (717–741). Putranya, Konstantinus V (741–775) mengadakan Konsili Hieria untuk meresmikan pelarangan tersebut.

Latar belakang

Informasi lebih lanjut: Ikonoklasme Bizantium

Penghormatan terhadap ikon para figur kudus Kekristenan telah dilarang oleh Kaisar Konstantinus V dan didukung pula oleh Konsili Hieria (754 M), yang diklaim secara sepihak sebagai konsili oikumenis ketujuh.[2] Konsili Hieria 33 tahun kemudian ditetapkan sebagai konsili yang tidak sah pada Konsili Nikea II oleh Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Katolik karena dalam konsili tersebut tidak ada sama sekali perwakilan dari lima pentarki. Pelaksanaan dari pelarangan penghormatan terhadap ikon ini dijalankan dengan sangat keras misalnya seperti mempersekusi para umat beriman dan para rahib yang masih memuliakan ikon-ikon figur kudus dan ikonoklasme ini juga bermotif politis agar masyarakat tidak hanya menghormati para figur kudus Kekristenan tetapi juga menghormati para penguasa kekaisaran[3] Ikonoklasme ini terus berlanjut hingga masa kekuasaan Kaisar Leo IV Khazar. Namun, ikonoklasme ini terhenti setelah kematian Kaisar Leo IV Khazar.

Referensi

  1. ↑ Gibbon, p.1693
  2. ↑ Council of Hieria, Canon 19, "If anyone does not accept this our Holy and Ecumenical Seventh Synod, let him be anathema from the Father and the Son and the Holy Ghost, and from the seven holy Ecumenical Synods!" http://www.fordham.edu/halsall/source/icono-cncl754.asp
  3. ↑ Warren T. Treadgold (1997). A History of the Byzantine State and Society. Stanford University Press. hlm. 388. ISBN 978-0-8047-2630-6. Diakses tanggal 27 January 2013.

Bacaan lanjutan

  • Mendham, John, tr. The seventh general council, the second of Nicaea, held A.D. 787, in which the worship of images was established with copious notes from the "Caroline books", compiled by order of Charlemagne for its confutation, London, W.E. Painter, 1850.
  • Concilium Universale Nicaenum Secundum. Concilium actiones I-III, ed. Erich Lambertz (Acta Conciliorum Oecumenicorum 2,3,1), Berlin, New York 2008. ISBN 978-3-11-019002-1 Edition with introduction in the sources.
  • l
  • b
  • s
Konsili oikumenis
Tujuh konsili
oikumenis pertama
  • Nikea I (325)
  • Konstantinopel I (381)
  • Efesus (431)
  • Kalsedon (451)
  • Konstantinopel II (553)
  • Konstantinopel III (680–681)
  • Nicea II (787)
Diakui oleh
Gereja Katolik
  • Tujuh konsili oikumenis pertama
  • Konstantinopel IV (869–70)
  • Lateran I (1123)
  • Lateran II (1139)
  • Lateran III (1179)
  • Lateran IV (1215)
  • Lyon I (1245)
  • Lyon II (1274)
  • Vienne (1311–1312)
  • Konstanz (1414–18)
  • Basel/Firenze (1431–45)
  • Lateran V (1512/17)
  • Trento (1545–63)
  • Vatikan I (1869–70)
  • Vatikan II (1962–65)
Sebagian diakui oleh
Gereja Ortodoks Timur
  • Tujuh konsili oikumenis pertama
  • Konsili Quinisextum (692)
  • Konstantinopel IV (879–80)
  • Konstantinopel V (1341–51)
  • Sinode Iași (1642)
  • Sinode Yerusalem (1672)
  • Sinode Konstantinopel (1872)
  • Konsili Pan-Ortodoks (2016)
Diakui oleh
Gereja Ortodoks Oriental
  • Tiga konsili oikumenis pertama
  • Konsili Efesus II (449)
  • Konsili Efesus III (475)
Diakui oleh
Gereja dari Timur
  • Dua konsili oikumenis pertama
  • Konsili Seleucia-Ctesiphon (410)
  • Sinode Beth Lapat (484)
Lihat juga
  • Konsili gereja kuno (praekumenis) (50/155-314)
  • Gereja Agung (180–451)
    • Gereja negara Kekaisaran Romawi (380-451)
 Portal Katolik  Portal Kekristenan
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik Gereja Ortodoks Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Referensi
  3. Bacaan lanjutan

Artikel Terkait

Tujuh konsili oikumenis pertama

680 hingga 681 dan akhirnya, Konsili Nicea Kedua pada tahun 787. Ketujuh konsili tersebut semuanya diadakan di tempat yang sekarang merupakan negara Turki

Konsili Hieria

Putusan-putusannya diharamkan dalam Konsili Lateran 769 sebelum hampir seluruhnya dibatalkan oleh Konsili Nicaea Kedua pada tahun 787, yang menegaskan ortodoksi dan

Sejarah Gereja Katolik

sejarah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026