Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Misale Romawi

Misale Romawi adalah buku panduan ibadat yang berisi teks dan rubrik perayaan Misa menurut Ritus Romawi dalam Gereja Katolik.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Misale Romawi
Misale Romanum edisi tahun 2002

Misale Romawi (bahasa Latin: Missale Romanumcode: la is deprecated ) adalah buku panduan ibadat yang berisi teks dan rubrik perayaan Misa menurut Ritus Romawi dalam Gereja Katolik.

Sejarah

Prakonsili Trento

Sebelum Puncak Abad Pertengahan, ada beberapa buah buku panduan ibadat yang digunakan berbarengan dalam perayaan Misa, yakni satu buku sakramentarium yang berisi kumpulan doa, satu atau lebih buku kumpulan bacaan Kitab Suci, serta satu atau lebih buku kumpulan antifon dan madah. Bagian-bagian tertentu dari buku-buku panduan ini lambat laun dipadukan dalam satu buku, sehingga tercipta buku-buku panduan ibadat yang bersifat menyeluruh. Buku-buku semacam ini disebut Missale Plenum (misale lengkap). Pada tahun 1223, Santo Fransiskus Asisi mengarahkan anggota-anggota tarekatnya untuk menggunakan format misale yang digunakan di lingkungan lembaga kepausan (Regula, bab 3). Format misale ini selanjutnya disesuaikan lagi dengan kebutuhan karya kerasulan kelana mereka. Paus Gregorius IX pernah mempertimbangkan untuk menggunakan misale hasil penyesuaian Tarekat Fransiskan ini sebagai misale segenap Gereja Katolik, tetapi tidak kunjung terlaksana. Pada tahun 1277, Paus Nikolaus III akhirnya menetapkan misale hasil penyesuaian Tarekat Fransiskan sebagai misale yang wajib digunakan oleh semua gereja di kota Roma. Praktik ini menular ke seluruh Eropa, terutama setelah Johann Gutenberg menciptakan mesin cetak. Sayangnya, para penyunting percetakan sering kali membuat perubahan di sana-sini sesuka hati mereka, sehingga muncul berbagai variasi misale cetak, bahkan ada sejumlah misale cetak yang sangat menyimpang dari misale asli. Kehadiran mesin cetak juga semakin mempermudah tersebarnya buku-buku liturgi lain yang kurang sahih. Sidang Konsili Trento menyadari bahwa segala kesimpangsiuran ini harus diakhiri.

Dari Konsili Trento sampai Konsili Vatikan II

Missale Romanum edisi percontohan tahun 1884, cetakan tahun 1911

Dalam rangka melaksanakan keputusan Konsili Trento, pada tanggal 14 Juli 1570, Paus Pius V mengesahkan sebuah edisi Misale Romawi yang wajib digunakan oleh seluruh Gereja Latin, kecuali di tempat-tempat yang mengamalkan ritus tradisional setua paling kurang dua abad.

Di kemudian hari, edisi Paus Pius V ini dirasa perlu sedikit direvisi, sehingga Paus Klemens VIII menggantinya dengan edisi Misale Romawi "percontohan" pada tanggal 7 Juli 1604. Edisi percontohan berarti edisi yang wajib diikuti oleh semua percetakan. Edisi percontohan hasil revisi berikutnya disahkan oleh Paus Urbanus VIII pada tanggal 2 September 1634.

Sejak akhir abad ke-17, berbagai misale independen beredar di Prancis dan sekitarnya. Misale-misale independen ini diterbitkan oleh uskup-uskup yang terpengaruh paham Jansenisme dan Galikanisme. Kekisruhan ini berakhir setelah Uskup Langres, Pierre Louis Parisis, dan Abas Biara Saint-Pierre de Solesmes, Prosper Guéranger, memprakarsai gerakan kembali ke Misale Romawi pada abad ke-19. Paus Leo XIII memanfaatkan momentum ini untuk mengesahkan edisi percontohan baru pada tahun 1884. Edisi percontohan baru ini disusun dengan mempertimbangkan seluruh perubahan yang sudah dilakukan sejak masa jabatan Paus Urbanus VIII. Paus Pius X juga pernah merevisi Misale Romawi. Hasil revisinya disahkan sebagai edisi percontohan oleh penggantinya, Paus Benediktus XV, pada tanggal 25 Juli 1920.

Misale Romawi hasil revisi Paus Pius X hanya mengalami sedikit koreksi, penghapusan, dan penambahan pada teks-teks doa, tetapi mengalami banyak sekali perubahan pada teks-teks rubrik, yakni perubahan-perubahan yang tidak dimasukkan ke bagian Rubricae Generales (rubrik-rubrik umum), tetapi dikumpulkan menjadi bagian tersendiri dengan judul Additiones et variationes in rubricis Missalis (tambahan-tambahan dan variasi-variasi dalam rubrik-rubrik misale).

Kontras dengan upaya tersebut, revisi oleh Paus Pius XII, meskipun terbatas hanya pada liturgi di empat hari dalam tahun Gereja, lebih berani sifatnya, karena perubahan tersebut memerlukan adanya perubahan dalam hukum kanon pula, yang sampai saat itu mengatur bahwa, kecuali untuk perayaan Natal pada tengah malam, Misa haruslah dimulai lebih dari satu jam menjelang fajar atau kurang dari satu jam sesudah tengah hari. Pada bagian yang direvisinya, dia mengantisipasi beberapa perubahan yang baru diberlakukan sepanjang tahun sesudah Konsili Vatikan II. Pembaruan-pembaruan ini mencakup introduksi penggunaan bahasa lokal secara resmi untuk pertama kalinya dalam liturgi. Paus Pius XII menunda penerbitan edisi percontohan yang baru sampai rampungnya pekerjaan komisi yang dibentuknya untuk mempersiapkan suatu revisi umum atas rubrik-rubrik Misale Romawi.[1] Meskipun demikian, dia mengotorisasi percetakan untuk menggantikan naskah-naskah terdahulu dengan naskah-naskah yang dijadikannya wajib pada 1955 untuk keempat hari yang disebutkan di atas.

Penggantinya, Paus Yohanes XXIII, mengeluarkan sebuah edisi percontohan baru pada 1962. Inovasi yang paling menonjol di dalamnya adalah dihapuskannya adjektiva "perfidi" dalam doa Jumat Agung bagi orang-orang Yahudi dan penyisipan nama Santo Yosef dalam kanon (atau Doa Syukur Agung) misa. Rubrik revisi dipersiapkan oleh komisi Paus Pius XII, yang dijadikankan wajib sejak 1 Januari 1961, menggantikan dua dokumen dalam edisi 1920; dan surat apostoliknya Rubricarum instructum menggantikan Bulla sebelumnya, Divino afflatu dari Paus Pius X.

Revisi pascakonsili Vatikan II

Perubahan-perubahan atas liturgi pada 1965 dan 1967 yang timbul dari keputusan-keputusan Konsili Vatikan II tidak dimasukkan ke dalam Misale Romawi, namun direfleksikan dalam terjemahan lokal provisional yang diproduksi tatkala bahasa-bahasa umat mulai dipergunakan selain Bahasa Latin. Bahkan negara-negara yang menggunakan bahasa yang sama memiliki terjemahan yang berbeda dan bervariasi dalam jumlah kata padanan yang digunakan.

Sebagai implementasi keputusan Konsili Vatikan II, Paus Paulus VI pada 1969 mengeluarkan sebuah edisi percontohan revisi lengkap dari Misale Romawi, yang mulai beredar pada 1970. (Suatu naskah pendahuluan non-definitif dari dua bagian dalam edisi ini telah beredar pada 1964.) Edisi percontohan berikutnya dengan perubahan-perubahan kecil terbit pada 1975. Pada 2000, Paus Yohanes Paulus II mengesahkan edisi percontohan lainnya, yang terbit pada 2002.

Sebagaimana dinyatakan oleh Paus Benediktus XVI dalam motu proprio Summorum Pontificum, edisi Misale Romawi 1962 tidak pernah secara yuridis dihapuskan dan bebas dipergunakan oleh para imam Ritus Latin bilamana merayakan misa tanpa dihadiri umat. Imam yang mengurus sebuah gereja dapat diberi izin untuk mempergunakannya di paroki-paroki bagi kelompok-kelompok umat tertentu yang berpegang pada format Ritus Romawi terdahulu, asalkan imam yang mempergunakannya memiliki "kualifikasi untuk melakukannya dan tidak terhalang secara yuridis" (misalnya karena suspensi). Edisi 1962 adalah edisi yang lazim dipergunakan oleh para imam dari persaudaraan-persaudaraan tradisionalis semisal Persaudaraan Imam St. Petrus dan Administrasi Apostolik Personal Santo Yohanes Maria Vianney.

Selain itu, beberapa imam yang berada dalam situasi yang disebut "situasi separasi"[2] juga merayakan misa secara umum dengan menggunakan edisi-edisi Misale Romawi selain yang terakhir. Para pengguna lain ini adalah Serikat Santo Pius X, yang mempergunakan edisi percontohan tahun 1962, dan para anggota Serikat Santo Pius V, yang mempergunakan edisi sebelumnya.

Referensi

  1. ↑ Apostolic Letter Rubricarum instructum
  2. ↑ Wawancara dengan Kardinal Darío Castrillón Hoyos dalam 30Days, September 2005 Diarsipkan 2006-02-13 di Wayback Machine.).

Lihat pula

  • Sakramentarium
  • Misa
  • Misa Pra-Tridentina
  • Misa Tridentina
  • Misa Paulus VI
  • Buku-buku liturgi Ritus Romawi

Pranala luar

Naskah lengkap Misale Romawi

  • 2002 edisi percontohan, naskah elektronik
  • 1962 edisi percontohan Misale Romawi dipindai dalam warna hitam dan putih
  • Presentasi Gabungan 1920-1962 dari Misale Romawi (beberapa bagian, seperti Ordo Missae memiliki naskah tahun 1962, lainnya, seperti Ritus servandus in celebratione Missae, memiliki naskah tahun 1920)
  • Edisi percontohan Misale Romawi 1920, dengan perayaan-perayaan peringatan yang dimutakhirkan hingga akhir 1920-an Diarsipkan 2020-03-01 di Wayback Machine.
  • Misale Romawi diterbitkan oleh Pustet, 1894 (edisi percontohan 1884)
  • Misale Romawi, diterbitkan oleh Pustet, 1862 (edisi percontohan 1634, dimutakhirkan hingga 1862)
  • Missale Romanum Mediolani, 1474, Henry Bradshaw Society

Penggalan naskah

  • Pedoman Umum Misale Romawi 2002 Terjemahan Bahasa Inggris, dengan penyesuaian untuk Amerika Serikat
  • Pedoman Umum Misale Romawi 2002 Diarsipkan 2007-02-02 di Wayback Machine. Terjemahan Bahasa Inggris, dengan penyesuaian untuk Inggris dan Wales
  • Pedoman Umum Misale Romawi 2002 Diarsipkan 2008-07-20 di Wayback Machine. Terjemahan Inggris, dengan penyesuaian untuk Australia
  • Pedoman Umum Misale Romawi 2002 Naskah bahasa latin, tanpa penyesuaian untuk negara-negara tertentu
  • Promulgasi Misale Romawi yang direvisi dengan dekret Konsili Vatikan Kedua Diarsipkan 2012-11-01 di Wayback Machine., 1969
  • Terjemahan Bahasa Inggris dari rubrik-rubrik Misale Romawi 1962 Diarsipkan 2008-04-12 di Wayback Machine.
  • Ordo Missae dari Misale Romawi 1962 Diarsipkan 2008-04-12 di Wayback Machine. dengan suatu terjemahan Bahasa Inggris dan audio dari naskah Latin
  • Ordo Missae dari Misale Romawi 1474 Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Liturgi dalam Gereja Katolik
Upacara liturgi
  • Perayaan Ekaristi
  • Baptis
  • Ibadat harian
  • Phos Hilaron
  • Perarakan
  • Misa Arwah
  • Adorasi Ekaristi
  • Kidung Gregorian
Peralatan liturgi
  • Piala
  • Patena
  • Sibori
  • Krisma
  • Monstrans
  • Cruet
  • Turibulum
  • Navikula
  • Aspersorium
  • Aspergilum
  • Lonceng altar
  • Pax
  • Tintinnabulum
  • Umbraculum
  • Baldachin
  • Panji prosesi
  • Ampul
  • Korporal
  • Lavabo
  • Navikula
  • Palla
  • Piksis
  • Purifikatorium
  • Manuterge
  • Conopée
  • Kelchvelum
  • Bursa
  • Velum
Buku liturgi
  • Misale Romawi
    • Tata Perayaan Ekaristi
  • Brevir
  • Kitab Injil
  • Leksionari
  • Doa kolekta
  • Antifon
  • Graduale
  • Martirologi
  • Ritual Romawi
  • Kitab Mazmur
  • Sacramentary
  • Buku ibadat harian
Busana
  • Alba
  • Amik
  • Singel
  • Dalmatik
  • Jubah
  • Kasula
  • Mitra
  • Mozeta
  • Pallium
  • Korkap
  • Stola
  • Superpli
  • Vimpa
  • Zucchetto
Ritus
Gereja Latin
Terkini
  • Ritus Ambrosian
  • Ritus Braga
  • Ritus Mozarabik
  • Ritus Roma
    • Misa Paulus VI (forma ordinaria)
    • Misa Tridentina
      • Misa Forma Ekstraordinaria
    • Tata Cara Anglikan
    • Tata Cara Zaire
Ordo
  • Ritus Benediktin
  • Ritus Karmelit
  • Ritus Dominikan
Dahulu
  • Ritus Afrika
  • Ritus Aquileian
  • Britania
    • Ritus Seltik
    • Ritus Durham
    • Tata Cara Hereford
    • Tata Cara Sarum
    • Tata Cara York
  • Misa Pra-Tridentin
Katolik
Timur
  • Ritus Aleksandria
  • Ritus Armenia
  • Ritus Antiokhia
    • Suriah Barat
    • Malankara
  • Ritus Bizantin
  • Ritus Suriah Timur
    • Malabar
Lihat pula: Misa
  • l
  • b
  • s
Kitab suci
Kuno
  • Teks Piramida (Agama Mesir Kuno)
  • Weda (Hindu)
  • Digambara (Jainisme)
  • Avesta (Zoroastrianisme)
  • Daodejing (Taoisme)
  • Tripitaka (Buddhisme)
  • Tripitaka Pali (Buddhisme Therawada)
    • Parakanonika (Buddhisme Therawada)
  • Komentar (Buddhisme Therawada)
  • Subkomentar (Buddhisme Therawada)
  • Alkitab Ibrani (Yudaisme, Kekristenan)
    • Taurat Samaria (Samaritanisme)
  • Deuterokanonika (Katolik Roma, Kekristenan awal)
  • Metamorphoses (Politeisme Romawi)
  • Perjanjian Baru (Kekristenan)
  • Perpustakaan Nag Hammadi (Gnostisisme)
  • Talmud (Yudaisme)
  • Theogonia (Politeisme Yunani)
  • Upanisad (Hindu)
  • Enneads (Neoplatonisme)
  • Liturgi Ilahi (Kekristenan Timur)
Pertengahan
  • Purana (Hindu)
    • Puya (Sanamahisme)
  • Al-Qur'an (Islam)
  • Kojiki (Shinto)
  • Hymne Ambrosia (Katolik Roma)
  • Hadis (Islam)
  • Summa Theologiae (Katolik Roma)
  • Tripitaka Tionghoa (Buddhisme Han)
  • Tripitaka Koreana (Buddhisme Korea)
Modern awal
  • Guru Granth Sahib (Sikh)
  • Katekismus Besar Luther (Lutheranisme)
  • Pengakuan Iman Augsburg (Protestantisme)
  • Katekismus Heidelberg (Protestantisme)
  • Buku Doa Umum (Anglikanisme)
  • Misale Romawi (Katolik Roma)
  • Katekismus Roma (Katolik Roma)
Modern
  • Kitab Mormon (Mormonisme, 1830)
  • Ofudesaki (Tenrikyo, 1869)
  • Kitáb-i-Aqdas (Baha'i, 1873)
  • Liber AL vel Legis (Thelemite, 1904)
  • Tripitaka Taishō (Buddhisme Mahayana, 1924-1934)
  • Kitab Bayangan (Paganisme Wicca, 1950)
  • Dianetiks (Scientology, 1950)
  • The Satanic Bible (Setanisme, 1969)
  • Geniokrasi (Raelianisme, 1977)
  • Katekismus Gereja Katolik (Katolik Roma)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Prakonsili Trento
  3. Dari Konsili Trento sampai Konsili Vatikan II
  4. Revisi pascakonsili Vatikan II
  5. Referensi
  6. Lihat pula
  7. Pranala luar
  8. Naskah lengkap Misale Romawi
  9. Penggalan naskah

Artikel Terkait

Tata Perayaan Ekaristi

buku panduan liturgi Ritus Romawi Gereja Katolik dalam Bahasa Indonesia

Pedoman Umum Misale Romawi

awal edisi Misale Romawi sejak tahun 1970. Kode Rubrik tahun 1960 menggantikan Rubricae Generales Missalis, yang telah ada dalam Misa Romawi Tridentina

Doa Bapa Kami

Doa yang di diajarkan Yesus pada murid-muridnya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026