Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Litani

Litani adalah sebuah bentuk doa dalam agama Kristen yang dipakai dalam kebaktian atau misa di gereja dan terdiri dari beberapa ulangan. Kata ini berasal dari bahasa Latin litania yang pada gilirannya diambil dari bahasa Yunani λιτη lite. Artinya secara harfiah adalah doa atau permohonan.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Litani
Buku yang berisi Litani dari berbagai Gereja Santo
Artikel ini membahas mengenai sejenis doa dalam agama Kristen, terutama agama Katolik. Untuk artikel mengenai sungai di Lebanon silakan membaca sungai Litani.

Litani adalah sebuah bentuk doa dalam agama Kristen yang dipakai dalam kebaktian atau misa di gereja dan terdiri dari beberapa ulangan. Kata ini berasal dari bahasa Latin litania yang pada gilirannya diambil dari bahasa Yunani λιτη lite. Artinya secara harfiah adalah doa atau permohonan.

Lihat pula

  • Litani Orang Kudus
  • Himne
  • Litani Kerahiman Ilahi
  • Litani Santa Perawan Maria
  • Litani Hati Kudus Yesus
  • Litani Santo Mikhael
  • Litani Santo Gabriel
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula

Artikel Terkait

Litani Santa Perawan Maria

Litani Santa Perawan Maria merupakan sebuah doa litani Gereja Katolik Roma. Litani ini tercatat mulai digunakan pada awal 1558, dan diresmikan penggunaannya

Litani Orang Kudus

Doa Gereja Katolik

Litani Hati Kudus Yesus

Litani Hati Kudus Yesus merupakan sebuah doa litani Gereja Katolik Roma. Litani ini didoakan untuk menghormati Hati Yesus yang Maha Kudus. Tuhan kasihanilah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026