Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung berapi stratovulkano aktif yang terletak di wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, di pulau Lombok, Indonesia. Gunung ini mencapai ketinggian 3.726 meter (12.224 ft), menjadikannya gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan titik tertinggi di provinsi Nusa Tenggara Barat.

gunung di Indonesia
Diperbarui 2 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gunung Rinjani
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Gunung Rinjani" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Mei 2024)
Gunung Rinjani
Gunung Barujari
Titik tertinggi
Ketinggian3.726 m (12.224 ft)[1]
Puncak3.726 m (12.224 ft)
Masuk dalam daftarTitik tertinggi pulau ke-8
Ultra
Ribu
Koordinat8°24′52″S 116°27′35″E / 8.414414°S 116.459767°E / -8.414414; 116.459767[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gunung_Rinjani&params=8.414414_S_116.459767_E_type:mountain_scale:100000 <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">8°24′52″S</span> <span class=\"longitude\">116°27′35″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">8.414414°S 116.459767°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">-8.414414; 116.459767</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCg\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt9\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCw\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwDA\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=Gunung_Rinjani&amp;params=8.414414_S_116.459767_E_type:mountain_scale:100000\" class=\"external text\" id=\"mwDQ\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwDg\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDw\"><span class=\"latitude\" id=\"mwEA\">8°24′52″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwEQ\">116°27′35″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEw\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFA\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwFQ\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFg\">8.414414°S 116.459767°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwGA\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwGQ\">-8.414414; 116.459767</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGg\"/></span>"}' id="mwGw"/>[1]
Penamaan
Nama lokalgunong Rinjani (Sasak)
Geografi
Gunung Rinjani di Lombok
Gunung Rinjani
Gunung Rinjani
Lokasi Gunung Rinjani
LetakTaman Nasional Gunung Rinjani
Lombok, Indonesia
PegununganKepulauan Nusa Tenggara
Geologi
Usia batuanMesozoikum akhir
Jenis gunungSomma
Busur vulkanikBusur Sunda
Letusan terakhir14:45, 27 September 2016 (+08:00) (2016-09-27T14:45+08:00)
Pendakian
Rute termudahSenaru
Rute normalSembalun
AksesTerbatas

Gunung Rinjani (Sasak: ᬕᬸᬦ᭄ᬗᬸᬂ᭞ᬭᬶᬦ᭄ᬚᬦᬶcode: sas is deprecated , translit. gunong rinjani) adalah gunung berapi stratovulkano aktif yang terletak di wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, di pulau Lombok, Indonesia. Gunung ini mencapai ketinggian 3.726 meter (12.224 ft), menjadikannya gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan titik tertinggi di provinsi Nusa Tenggara Barat.[2]

Di samping gunung berapi terdapat kaldera berukuran sekitar 6-x-85-kilometer (3,7 x 52,8 mi), yang berisi danau kawah Segara Anak (terj. har. 'Anak Laut' (dalam bahasa Sasak)) — dinamai demikian karena warna birunya yang mencolok mengingatkan pada lautan.[3] Danau ini terletak pada ketinggian sekitar 2.000 meter (6.600 ft) di atas permukaan laut dan diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 200 meter (660 ft).[4] Kaldera ini juga memiliki beberapa mata air panas.

Gunung Rinjani dan danau kawahnya memiliki arti spiritual yang signifikan bagi masyarakat adat Sasak dan komunitas keagamaan rakyat tertentu,[5] berfungsi sebagai lokasi berbagai upacara keagamaan. Pada April 2018, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengakui Kaldera Gunung Rinjani sebagai bagian dari Jaringan Geopark Global.[6] Perlu dicatat, letusan gunung berapi pada tahun 1257 dianggap sebagai salah satu peristiwa vulkanik global paling dahsyat dalam 2.000 tahun terakhir.[7]

Topografi

Danau kawah Segara Anak dengan Gunung Barujari di tepi danau dilihat dari Puncak Gunung Rinjani di sisi timur.

Gunung Rinjani memiliki titik tertinggi 3.726 mdpl, mendominasi sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara dalam Bahasa Sasak berarti laut atau danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.

Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 – 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015,[8] setelah sebelumnya tercatat meletus Mei 2009 dan pada tahun 2004.[9][10] Letusan tahun 2009 ini memakan korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.[11] Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994.

Selain Gunung Barujari terdapat pula kawah lain yang pernah meletus,disebut Gunung Rombongan.

Stratigrafi

Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen klastik Neogen (termasuk batu gamping), dan setempat oleh batuan gunung api Oligo-Miosen. Gunung api Kuarter itu sendiri sebagian besar menghasilkan piroklastik, yang dibeberapa tempat berselingan dengan lava. Litologi itu merekam sebagian letusan yang diketahui dalam sejarah. Sejak tahun 1847 telah terjadi 7 kali letusan, dengan jangka istirahat terpendek 1 tahun dan terpanjang 37 tahun.

Seperti pada gunung api lainnya, Koesoemadinata (1979) menyebutkan bahwa aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera adalah pembangunan kembali. Kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan-lepas (piroklastik). Lava umumnya berwarna hitam, dan ketika meleler tampak seperti berbusa. Peletusan pasca pembentukan kaldera relatif lemah, dan lava yang dikeluarkan oleh kerucut Gunung Barujari dan Gunung Rombongan relatif lebih basah dibanding lava gunung api lainnya di Indonesia. Kemungkinan terjadinya awan panas ketika letusan memuncak sangat kecil. Bahan letusan umumnya diendapkan di bagian dalam kaldera saja.

Aliran lava, lahar letusan, lahar hujan, dan awan panas guguran berpeluang mengarah ke Kokok Putih hingga Batusantek. Awan panas guguran dapat terjadi di sepanjang leleran lava baru yang masih bergerak, meskipun kemungkinannya kecil.

Struktur dan Tektonik

Bentuk Kaldera Segara Anak yang melonjong ke arah barat-timur diduga berkaitan dengan struktur retakan di batuan-dasar. Gunung api Rinjani yang terletak di jalur gunung api Kuarter sistem Busur Sunda dibentuk oleh kegiatan tunjaman dasar Samudera Hindia di bawah pinggiran Lempeng Asia Tenggara. Jalur tunjaman yang terletak di selatan menunjukkan adanya gaya mampatan yang berarah utara-selatan. Retakan batuan-dasar yang berarah barat-timur, yang memengaruhi bangun kaldera, dengan demikian ditafsirkan sebagai retakan release yang disebabkan oleh gaya tarikan. Struktur itu setidaknya terbentuk sejak permulaan Zaman Kuarter.

Puncak Gunung Rinjani

Pendakian Gunung Rinjani merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sebagai gunung vulkanik yang masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Animo komunitas pencinta alam di seluruh nusantara bahkan dari mancanegara dalam kegiatan pendakian cukup besar, ini terbukti dengan jumlah pengunjung yang melakukan pendakian setiap tahunnya mengalami peningkatan.[butuh rujukan] Kegiatan pendakian secara besar-besaran dilakukan pada bulan Juli s/d Agustus, pada bulan Agustus (pertengahan) peserta pendakian umumnya didominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui kegiatan “Tapak Rinjani” yang diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh salah satu kelompok pencinta alam di Pulau Lombok yang bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Danau Segara Anak

Pesona unggulan Taman Nasional Gunung Rinjani yang sangat prospektif adalah Danau Segara Anak, lokasi ini dapat ditempuh dari dua jalur resmi pendakian yaitu jalur pendakian Senaru dan jalur pendakian Sembalun.

Untuk mengunjungi Danau Segara Anak dari jalur Senaru dibutuhkan waktu tempuh sekitar 7 – 10 jam berjalan kaki (± 8 Km) dari pintu gerbang jalur pendakian Sedangkan dari jalur pendakian Sembalun ditempuh dalam waktu 8 – 10 jam. Danau segara anak dengan ketinggian ± 2.010 m dpl dan kedalaman danau sekitar ± 230 meter mempunyai bentuk seperti bulan sabit dengan luasan sekitar 1.100 Ha.

Disekitar Danau Segara Anak terdapat lahan yang cukup luas dan datar, dapat digunakan untuk tempat berkemping/berkemah, juga pengunjung bisa memancing ikan di danau atau berendam di air panas yang mengandung belerang.

Objek lainnya di sekitar Danau Segara Anak adalah Hulu Sungai Koko Puteq ± 150 meter dari Danau Segara Anak. Selain itu terdapat pula Goa Susu, Goa Manik, dan Goa Payung. Goa Susu dipercaya dapat dijadikan media becermin diri serta sering pula dipergunakan sebagai tempat bermeditasi. Sedangkan di bagian bawah Danau Segara Anak terdapat sumber air panas, yaitu Aik Kalak Pengkereman Jembangan yang biasa digunakan untuk menguji dan memandikan benda-benda bertuah (Pedang, Keris, Badik, Tombak, Golok, dll.) di mana jika benda-benda tersebut menjadi lengket apabila direndam itu menandakan benda-benda tersebut jelek/tidak memiliki kekuatan supranatural, sebaliknya apabila benda-benda tersebut tetap utuh berarti benda tersebut memiliki kekuatan supranatural/dipercaya memiliki keampuhan.[butuh rujukan]

Pendakian

Video pendakian Rinjani dan letusan kecil tahun 2010.
Rinjani saat meletus pada tahun 1994

Setiap tahunnya, yaitu di antara bulan Juni-Agustus, banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam.[butuh rujukan]

Suhu udara rata-rata sekitar 20 °C; terendah 12 °C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.[butuh rujukan]

Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau terletak di ketinggian 2.000 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 600m dpl dan 1.150m dpl) di daerah Sembalun Ada empat jalur pendakian yang resmi untuk menuju Gunung RInjani, Jalur Sembalun (Lombok Timur), Jalur Senaru (Lombok Utara), Jalur Aik Berik (Lombok Tengah), dan Jalur Timbanuh (Lombok Timur).

Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di Senaru, karena bisa menghemat 700 m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.

Dari Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau pengunjung bisa berkemah dan memancing. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan untuk berendam di kolam air panas dan mancing.

Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700 m dan menaiki punggungan setinggi 1.000 m yang ditempuh dalam 2 tahap. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, tempat berkemah terakhir untuk menunggu pagi hari. Pendakian ke puncak biasa dilakukan pada pukul 3 dini hari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju puncak tergolong berat[butuh rujukan]; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Daerah pendakian ini memiliki medan pasir, batu, dan tanah. Gunung Agung di Bali, Gunung Raung di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan gairah pendaki.

Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan. Disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal yang berpengalaman untuk mengurangi risiko tersesat dan tetap menghormati budaya adat setempat.

Global Geopark

Gunung Rinjani adalah salah satu Taman Bumi Global atau Global Geopark dari Organisasi Keilmuan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) yang ada di Indonesia. Status Geopark ini didapat pada tahun 2018.[12] Gunung Rinjani menjadi salah satu dari sepuluh Global Geopark yang diakui oleh UNESCO.[13]

Insiden

Kematian Juliana Marins

Juliana Marins, seorang humas Brasil berusia 26 tahun dan pelancong solo dari Niterói, sedang mendaki Gunung Rinjani bersama sekelompok orang ketika dia terpeleset dari jalur pendakian malam hari pada tanggal 20 Juni 2025. Dia dilaporkan meminta pemandunya untuk berhenti karena kelelahan dan beristirahat sendirian; sekitar satu jam kemudian, dia kehilangan pijakan dan jatuh ke jurang yang curam, awalnya meluncur sekitar 300 meter (980 kaki) ke bawah sebelum berhenti sekitar 500 meter (1.600 kaki) di bawah jalan setapak di tengah medan terjal dan tebing yang berbahaya. Rekaman drone dari keesokan paginya menangkap tanda-tanda bahwa dia masih hidup (bergerak dan berteriak minta tolong) tetapi kabut tebal, suhu malam yang sangat dingin, pijakan yang tidak stabil karena tanah longsor, dan cuaca ekstrem membuat penyelamat tidak dapat menjangkaunya dengan cepat. Tim pencari mengerahkan spesialis penyelamatan vertikal dan menyiapkan upaya ekstraksi helikopter, tetapi operasi berulang kali dihentikan oleh jarak pandang yang buruk, angin, dan bahaya tanah longsor lebih lanjut.

Selama empat hari dia terdampar, keluarga Juliana secara terbuka membantah laporan bahwa dia telah diberi makanan, air, pakaian, atau tempat berteduh, menyebut operasi penyelamatan itu salah penanganan, mungkin dipentaskan, dan dirusak oleh informasi yang salah. Mereka menuduh bahwa otoritas setempat menyesatkan mereka, menunda pembaruan penting, dan bahkan memalsukan rekaman penyelamatan drone. Keterlibatan diplomatik termasuk Kementerian Luar Negeri Brasil yang mengirim dua pejabat ke Jakarta untuk memantau kemajuan dan mendukung keluarga tersebut. Pada tanggal 24 Juni, pejabat Indonesia mengonfirmasi kematiannya setelah tim mengakses jurang dan memeriksa kondisinya—saat itu, dia telah bergeser lebih dekat, hingga sekitar 150 meter (490 kaki) ke bawah, tetapi sudah tidak dapat ditolong lagi. Jenazahnya berhasil ditemukan keesokan harinya, setelah upaya pengambilan melalui darat selama lebih dari lima jam yang menghindari penggunaan helikopter karena bahaya yang terus berlanjut.

Tragedi itu memicu kemarahan yang meluas di seluruh Brasil. Keluarga Juliana kemudian meminta penyelidikan formal oleh pihak berwenang Brasil dan Indonesia, untuk meminta pertanggungjawaban atas apa yang mereka lihat sebagai penyelamatan yang gagal, kurangnya transparansi, dan pengawasan yang lalai. Insiden tersebut juga memicu pernyataan solidaritas dari Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Kementerian Luar Negeri.

Galeri

  • Danau Segara Anak
    Danau Segara Anak
  • Jalur Pendakian Sembalun
    Jalur Pendakian Sembalun
  • Jalan menuju Jalur Sembalun
    Jalan menuju Jalur Sembalun
  • Kaldera Rinjani
    Kaldera Rinjani
  • Gunung rinjani
    Gunung rinjani
  • Gunung Rinjani dari Jalur Sembalun
    Gunung Rinjani dari Jalur Sembalun
  • Gunung Rinjani dan danau Segara Anak
    Gunung Rinjani dan danau Segara Anak

Lihat pula

  • Daftar gunung di Indonesia
  • Daftar gunung

Referensi

  1. 1 2 "Rinjani". Global Volcanism Program. Institusi Smithsonian. Diakses tanggal 2021-02-25.
  2. ↑ "Information – Rinjani". Global Vulcanism Program USGS-Smithsonian. Diakses tanggal 13 September 2010.
  3. ↑ "Datang dan Nikmatilah Danau di Puncak Rinjani|". 18 January 2014.
  4. ↑ Langston-Able, Nick (2007). Playing with Fire. United Kingdom: Freak Ash Books. hlm. 184. ISBN 9780955340345.
  5. ↑ "Datang dan Nikmatilah Danau di Puncak Rinjani|". 18 January 2014.
  6. ↑ "Unesco designates Mount Rinjani as global geopark". Antara News. Diakses tanggal 16 April 2018.
  7. ↑ Vidal, Céline M.; Komorowski, Jean-Christophe; Métrich, Nicole; Pratomo, Indyo; Kartadinata, Nugraha; Prambada, Oktory; Michel, Agnès; Carazzo, Guillaume; Lavigne, Franck; Rodysill, Jessica; Fontijn, Karen; Surono (2015). "Dynamics of the major plinian eruption of Samalas in 1257 A.D. (Lombok, Indonesia)". Bulletin of Volcanology (dalam bahasa Inggris). 77 (9): 73. Bibcode:2015BVol...77...73V. doi:10.1007/s00445-015-0960-9. ISSN 1432-0819. S2CID 127929333.
  8. ↑ Letusan Anak Rinjani Lumpuhkan Penerbangan Australia Bali Diarsipkan 2021-06-04 di Wayback Machine.. dw.com. 3 November 2015
  9. ↑ Anak Gunung Rinjani Meletus Diarsipkan 2009-05-06 di Wayback Machine.. Kompas. Edisi 2 Mei 2009 daring. Diakses 2 Mei 2009.
  10. ↑ Gunung Baru Jari Masih Semburkan Api Diarsipkan 2013-01-27 di Wayback Machine.. Media Indonesia Daring. Edisi 19-05-2009.
  11. ↑ Anak Gunung Rinjani Semburkan Bola Api Diarsipkan 2009-05-22 di Wayback Machine.. Media Indonesia Daring. Edisi 19-05-2009
  12. ↑ "List of APGN members – Asia Pacific Geoparks Network". asiapacificgeoparks.org. Diakses tanggal 2024-05-24.
  13. ↑ "List of UNESCO Global Geoparks and Regional Networks". UNESCO. Diakses tanggal 2024-05-24.

Pranala luar

  • Taman Nasional Gunung Rinjani Diarsipkan 2023-06-08 di Wayback Machine.
  • Wonderful Indonesia Gunung Rinjani Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine.
  • Diarsipkan 2019-05-10 di Wayback Machine.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mount Rinjani.
  • l
  • b
  • s
Taman bumi di Indonesia
Global UNESCO
Taman Bumi Gunung Batur (2012) · Taman Bumi Pegunungan Sewu (2015) · Taman Bumi Gunung Rinjani (2018) · Taman Bumi Ciletuh-Palabuhanratu (2018) · Taman Bumi Kaldera Toba (2020) · Taman Bumi Belitong (2021) · Taman Bumi Maros-Pangkep (2022) · Taman Bumi Ijen (2023) · Taman Bumi Merangin (2023) · Taman Bumi Raja Ampat (2023)
Logo Taman Bumi Global UNESCO

Logo Pesona Indonesia

Logo Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
Nasional
Taman Bumi Bojonegoro (2017) · Taman Bumi Gunung Tambora (2017) · Taman Bumi Karangsambung-Karangbolong (2018) · Taman Bumi Meratus (2018) · Taman Bumi Natuna (2018) · Taman Bumi Ngarai Sianok-Maninjau (2018) · Taman Bumi Pongkor (2018) · Taman Bumi Ranah Minang Silokek (2018) · Taman Bumi Sawahlunto (2018)
Lokal
Taman Bumi Bayah Dome · Taman Bumi Bayat · Taman Bumi Blora · Taman Bumi Boki Maruru · Taman Bumi Bone · Taman Bumi Bromo Tengger Semeru · Taman Bumi Danau Poso · Taman Bumi Danau Tarusan Kamang · Taman Bumi Dieng · Taman Bumi DIY · Taman Bumi Gayo-Alas · Taman Bumi Gorontalo · Taman Bumi Gunung Batu Benau Bulungan–Berau · Taman Bumi Gunung Penanggungan · Taman Bumi Gunung Sunda · Taman Bumi Halmahera Barat · Taman Bumi Kelimutu-Ende · Taman Bumi Krakatoa · Taman Bumi Lembah Harau · Taman Bumi Mandala Galunggung · Taman Bumi Matano · Taman Bumi Pangandaran · Taman Bumi Prasejarah Tritik · Taman Bumi Rajamandala · Taman Bumi Ranau Suoh · Taman Bumi Rawa Dano · Taman Bumi Sangkulirang-Mangkalihat · Taman Bumi Sesar Palu-Koro · Taman Bumi Singkarak-Danau Kembar · Taman Bumi Solok Selatan · Taman Bumi Talamau · Taman Bumi Ternate · Taman Bumi Tondano · Taman Bumi Toraja · Taman Bumi Trenggalek · Taman Bumi Tsunami Purba Aceh · Taman Bumi Tulungagung · Taman Bumi Ujung Kulon · Taman Bumi Walanae Soppeng
  • l
  • b
  • s
Gunung di Indonesia
Gunung-gunung di Sumatra
Aceh
  • Abongabong
  • Bandahara
  • Bateekeubeu
  • Geureudong
  • Kembar
  • Leuser
  • Perkison
  • Peuet Sagoe
  • Seulawah Agam
  • Ulumasen
Sumatera Utara
  • Barus
  • Hutapanjang
  • Lubukraya
  • Pangulubao
  • Pusuk Buhit
  • Sibayak
  • Sibualbuali
  • Sibuaten
  • Sihapuabu
  • Sinabung
  • Sorik Marapi
  • Toba (di Danau Toba)
Sumatera Barat
  • Kerinci (perbatasan dengan Jambi)
  • Marapi
  • Pasaman
  • Sago
  • Singgalang
  • Talamau
  • Talang
  • Tandikat
Bengkulu
  • Bungkuk
  • Dingin (perbatasan dengan Sumsel)
  • Gedang Seblat (perbatasan dengan Jambi)
  • Hitam (perbatasan dengan Sumsel)
  • Kaba
  • Pandan Bungsu
Riau
  • Jadi
Kepulauan Riau
  • Bedung
  • Bintan
  • Daik
  • Demit
  • Karimun
  • Kijang
  • Lengkuas
  • Ranai
Jambi
  • Gedang Seblat (perbatasan dengan Bengkulu)
  • Kerinci (perbatasan dengan Sumbar)
  • Kunyit
  • Tujuh
  • Masurai
  • Sumbing
Sumatera Selatan
  • Belirang-Beriti
  • Dempo
  • Dingin (perbatasan dengan Bengkulu)
  • Hitam (perbatasan dengan Bengkulu)
  • Patah
Lampung
  • Betung
  • Buleud
  • Krakatau (di Selat Sunda)
  • Pesagi
  • Pesawaran
  • Pugung
  • Punggur
  • Rajabasa
  • Ratai
  • Ridingan
  • Sekincau
  • Seminung
  • Suoh
  • Tanggamus
  • Tanggang
  • Tangkit Cumbi
  • Tangkit Tebak
Kepulauan
Bangka Belitung
  • Maras
Gunung-gunung di Jawa
Jakarta
tidak ada
Jawa Barat
  • Batu Jonggol
  • Baud Jonggol
  • Bongkok
  • Bedil
  • Bohong
  • Buleud
  • Bukit Tunggul
  • Burangrang
  • Cakrabuana
  • Calancang
  • Cangah
  • Ceremai
  • Cikuray
  • Cupu
  • Galunggung
  • Gede
  • Geulis
  • Guntur
  • Halimun (perbatasan dengan Banten)
  • Hanjawong
  • Kamojang
  • Kancana
  • Karacak
  • Kencana
  • Kendang
  • Kiaraberes-Gagak
  • Kuta Jonggol
  • Lalakon
  • Lamajang
  • Limbung
  • Malabar
  • Manglayang
  • Masigit
  • Munara
  • Nyungcung
  • Padakasih
  • Pancar
  • Pangrango
  • Papandayan
  • Patuha
  • Perbakti
  • Pojoktiga (perbatasan dengan Jateng)
  • Puncak Besar
  • Riung
  • Salak
  • Sanggabuana
  • Sawal
  • Sadakeling
  • Sunda
  • Tampomas
  • Tangkuban Parahu
  • Telaga Bodas
  • Tilu
  • Waringin
  • Wayang
  • Windu
Banten
  • Aseupan
  • Endut
  • Halimun (perbatasan dengan Jabar)
  • Karang
  • Kendeng
  • Krakatau (di Selat Sunda)
  • Pulosari
Jawa Tengah
  • Andong
  • Gajah
  • Genuk
  • Lasem
  • Lawu (perbatasan dengan Jatim)
  • Merapi (perbatasan dengan Yogya)
  • Merbabu
  • Muria
  • Pojoktiga (perbatasan dengan Jabar)
  • Parahu
  • Rogojembangan
  • Sindara
  • Sipandu
  • Slamet
  • Srandil
  • Sumbing
  • Telomoyo
  • Tidar
  • Ungaran
  • Pegunungan Kapur Utara (perbatasan dengan Jatim)
  • Pegunungan Kendeng (perbatasan dengan Jatim)
  • Pegunungan Menoreh (perbatasan dengan Yogya)
  • Pegunungan Sewu (perbatasan dengan Yogya dan Jatim)
Yogyakarta
  • Kucir
  • Merapi (perbatasan dengan Jateng)
  • Nglanggeran
  • Pegunungan Baturagung
  • Pegunungan Menoreh (perbatasan dengan Jateng)
  • Pegunungan Sewu (perbatasan dengan Jateng dan Jatim)
Jawa Timur
  • Anjasmoro
  • Argapura
  • Argowayang
  • Arjuno
  • Baluran
  • Banyak
  • Batok
  • Biru
  • Bromo
  • Buring
  • Butak
  • Geger
  • Gumitir
  • Ijen
  • Kawi
  • Kelud
  • Kembar I
  • Kembar II
  • Klotok
  • Kursi
  • Lawu (perbatasan dengan Jateng)
  • Lemongan
  • Liman
  • Limo
  • Lurus
  • Merapi
  • Pandan
  • Panderman
  • Penanggungan
  • Penanjakan
  • Pendil
  • Rante
  • Raung
  • Ringgit
  • Semeru
  • Suket
  • Welirang
  • Widodaren
  • Wilis
  • Pegunungan Kapur Utara (perbatasan dengan Jateng)
  • Pegunungan Kendeng (perbatasan dengan Jateng)
  • Pegunungan Sewu (perbatasan dengan Jateng dan Yogya)
Gunung-gunung di Kalimantan
Kalimantan Barat
  • Kelam
  • Palung
  • Rumput
Kalimantan Tengah
  • Bondang
  • Kanamu
  • Liyang
  • Bukit Raya
  • Sapathawung
Kalimantan Selatan
  • Halau-halau
  • Pamaton
  • Pegunungan Meratus
Kalimantan Timur
  • Batubrok
  • Ilas Mapulu
  • Kemul
  • Liangpran
  • Lumut
  • Mesangat
  • Pegunungan Muller (perbatasan dengan Kalbar)
Kalimantan Utara
  • Bekayan
  • Harun
  • Makita
Gunung-gunung di Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
  • Abang
  • Agung
  • Batur
  • Batukaru
  • Merbuk
NTB
  • Rinjani
  • Sangeang Api
  • Tambora
NTT
  • Batutara
  • Ebulobo
  • Egon
  • Fatuleu
  • Fatu Timao
  • Iliboleng
  • Ililabalekan
  • Ilimuda
  • Iliwerung
  • Ine Lika
  • Inierie
  • Iya
  • Kelimutu
  • Kelinabe
  • Lakaan
  • Leroboleng
  • Lewotobi
  • Lewotolo
  • Mutis
  • Poco Leok
  • Poco Mandasawu
  • Rokatenda
  • Sirung
  • Sukaria
  • Wanggameti
Gunung-gunung di Sulawesi
Sulawesi Barat
  • Gandang Dewata
Sulawesi Utara
  • Awu
  • Empung
  • Karangetang
  • Kaweng
  • Klabat
  • Kombi
  • Lokon
  • Mahawu
  • Masarang
  • Ruang
  • Sahendaruman
  • Soputan
  • Tangkoko
  • Tondano
Sulawesi Tengah
  • Bulutumpu
  • Colo
  • Dako
  • Gawalise
  • Kajoga
  • Kalangkangan
  • Katopasa
  • Mao
  • Nokilalaki
  • Ogoamas
  • Sojol
  • Timbulon
  • Tinombala
  • Tokala
Sulawesi Selatan
  • Balease
  • Bawakaraeng
  • Buntu Kabobong
  • Latimojong
  • Lompobattang
  • Nepo
Sulawesi Tenggara
  • Kabaena
  • Mekongga
  • Pagogul
Gorontalo
  • Gunung Yile-Yile
  • Gunung Pontolo
  • Gunung Biawu
  • Gunung Tolinggula
  • Gunung Paku
  • Gunung Dulukapa
  • Gunung Boliyohuto
  • Gunung Timbulon
  • Gunung Bilontalo
  • Gunung Pombatoa
  • Gunung Gambuta
  • Gunung Dapi
  • Gunung Padasepayo
  • Gunung Bonggolo Sapi
  • Gunung Buwano Olowala
  • Gunung Mohenti
  • Gunung Polalo Dupoto
  • Gunung Lamu
  • Huidu Malango
  • Gunung Tilongkabila
Gunung-gunung di Kepulauan Maluku dan Papua
Maluku
  • Binaia
  • Gamsunoro
  • Kapalamadan
  • Sahuwai
  • Waloolon
Maluku Utara
  • Api
  • Batusibela
  • Dukono
  • Gamalama
  • Gamkonora
  • Hiri
  • Ibu
  • Kie Besi
  • Tigalalu
  • Todoko-Ranu
Papua Barat
  • Arfak
  • Irau
  • Mebo
  • Umsini
  • Wats
Papua
  • Bijih
  • Dafonsoro
  • Gunung Menuk
  • Pegunungan Foja
  • Pegunungan Jayawijaya
Daftar pegunungan di Indonesia · Daftar gunung di Indonesia menurut lokasi
  • l
  • b
  • s
Tempat wisata di Nusa Tenggara Barat
Gunung
  • Gunung Tambora
  • Gunung Rinjani
  • Gunung Punikan
  • Gunung Barujari
  • Bukit Savana Propok
  • Bukit Savana Dandaun
  • Bukit Nanggi
  • Bukit Anak Dara
  • Bukit Pal Jepang
  • Bukit Sempana
  • Bukit Torok
  • Bukit Merese
  • Bukit Batu Idung
  • Bukit Nipah
  • Bukit Pengawisan
  • Bukit Tunak
  • Bukit Korea Dopang
  • Bukit Belibe
  • Bukit Bengkaung
  • Bukit Selong
  • Bukit Malimbu
Gili
  • Gili Trawangan
  • Gili Meno
  • Gili Air
  • Gili Meno
  • Gili Kondo
  • Gili Nanggu
  • Gili Petelu
  • Gili Pasir
  • Gili Gili Kedis
  • Gili Sudak
  • Gili Kapal
  • Gili Bidara
  • Gili Kere
  • Gili Gede
  • Gili Ringgit
Air terjun
  • Air Terjun Batu Santek
  • Air Terjun Segenter
  • Air Terjun Timponan
  • Air Terjun Penimbungan
  • Air Terjun Semporonan
  • Air Terjun Tibu Ijo
  • Air Terjun Tibu Remeneng
  • Air Terjun Tibu Atas
  • Air Terjun Sendang Gile
  • Air Terjun Umar Maya
  • Air Terjun Benang Kelambu
  • Air Terjun Kelep
  • Air Terjun Tiu Pituq
  • Air Terjun Tiu Teja
  • Air Terjun Benang Stokel
  • Air Terjun Tiu Pupus
  • Air Terjun Gangga
  • Air Terjun Torean Lauq
  • Air Terjun Dewi Selendang
  • Air Terjun Candi Batu
  • Air Terjun Bale Dalem
  • Air Terjun Jeruk Manis
  • Air Terjun Titian Batu Kawangan
  • Air Terjun Lantan
  • Air Terjun Tiu Sekeper
  • Air Terjun Otak Kokok
  • Air Terjun Plas
  • Air Terjun Kerta Gangga
  • Air Terjun
  • Air Terjun Durian Indah
  • Air Terjun Jaran Kurus
  • Air Terjun Babak Pelangi
  • Air Terjun Sesere
  • Air Terjun Dewi Kejong
Pantai
  • Pantai Senggigi
  • Pantai Kuta, Lombok
  • Pantai Tangsi
  • Pantai Batulayar
  • Pantai Kura Kura
  • Pantai Cemara
  • Pantai Ekas
  • Pantai Tanjung Bloam
  • Pantai Gili Sunut
  • Pantai An
  • Pantai Surga
  • Pantai Kaliantan
  • Pantai Ketapang
  • Pantai Ketapang
  • Pantai Lemerang
  • Pantai Kuwang Wai
  • Pantai Ketapang Indah
  • Pantai Gerandangan
Sejarah
  • Bendungan Koperan Selat Narmada
  • Kota Tua Ampenan
  • Tuntang Tungkek Narmada
  • Bendungan Sesaot
Taman dan hutan
  • Taman Narmada
  • Taman Mayura
  • Taman Miring Sesaot
  • Taman Sangkareang
  • Narmada Botanic Garden
  • Taman Impian Suranadi
  • Taman Kota Gerung
  • Taman Kota Sandik
  • Hutan Sesaot
  • Hutan Suranadi
  • Hutan Pusuk Gunung Sari
  • Hutan Pusuk Sembalun
Basis data pengawasan otoritas: Geografis Sunting di Wikidata
  • Global Volcanism Program

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Topografi
  2. Stratigrafi
  3. Struktur dan Tektonik
  4. Puncak Gunung Rinjani
  5. Danau Segara Anak
  6. Pendakian
  7. Global Geopark
  8. Insiden
  9. Kematian Juliana Marins
  10. Galeri
  11. Lihat pula
  12. Referensi
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar-daftar gunung di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar gunung di Indonesia menurut lokasi

artikel daftar Wikimedia

Daftar gunung di Indonesia menurut ketinggian

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026