Gunung Kendang adalah gunung berapi stratovolcano yang terletak di perbatasan kecamatan Kertasari, Kab. Bandung dan kecamatan Pasirwangi, Kab. Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Kendang terdapat empat lapangan Fumarol termasuk Kawah Manuk, dengan luas kawah 2,75 km. Gunung Kendang memiliki sublimasi Sulfur, letupan lumpur panas, dan Mata air panas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Gunung Kendang | |
|---|---|
| Titik tertinggi | |
| Ketinggian | 2.608 m (8.556 kaki)[1] |
| Koordinat | 7°14′S 107°43′E / 7.23°S 107.72°E / -7.23; 107.72 |
| Geografi | |
![]() | |
| Letak | Jawa, Indonesia |
| Pegunungan | Pegunungan Selatan |
| Geologi | |
| Jenis gunung | Stratovolcano |
Gunung Kendang adalah gunung berapi stratovolcano yang terletak di perbatasan kecamatan Kertasari, Kab. Bandung dan kecamatan Pasirwangi, Kab. Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Kendang terdapat empat lapangan Fumarol termasuk Kawah Manuk, dengan luas kawah 2,75 km. Gunung Kendang memiliki sublimasi Sulfur, letupan lumpur panas, dan Mata air panas.
Punggung lereng Gunung Kendang yang memanjang dari utara ke selatan menjadi batas alami bagi empat daerah aliran sungai utama seperti DAS Citarum yang berbatasan dengan DAS Cimanuk disebelah timur punggung lereng. DAS Cimanuk berbatasan dengan DAS Cikandang dan DAS Cilaki disebelah barat punggung lereng. DAS Cikandang berbatasan dengan DAS Cilaki pada sisi timur lereng. Terakhir DAS Cilaki yang berbatasan dengan DAS Citarum disebelah utara.[2]
Mayoritas lereng komplek Gunung Kendang sebelah timur merupakan hulu sub DAS bagi DAS Cimanuk di mana aliran utamanya (Sungai Cimanuk) bermuara ke pantai utara Jawa. Sedangkan DAS Cikandang yang berada di sisi lereng selatan hingga barat daya serta DAS Cilaki, sama-sama mengalirkan air dari anak-anak sungai yang ada di dalamnya menuju pesisir selatan Jawa. Gunung Kendang merupakan titik terjauh di ujung tenggara daerah aliran sungai Citarum.[2]