Franky Sibarani memiliki nama lengkap Fransciscus Maria Agustinus Sibarani. Pada 27 November 2014 hingga 27 Juli 2016, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Kepala BKPM
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). |
Franciscus Maria Agustinus Sibarani | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Mulai menjabat 18 Februari 2025 Pengganti Antar Waktu | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Ketua DPR | Puan Maharani |
| Grup parlemen | Fraksi Partai Golongan Karya |
| Daerah pemilihan | Kalimantan Barat I |
| Mayoritas | 35.550 (2024) |
| Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ke-17 | |
| Masa jabatan 27 November 2014 – 27 Juli 2016 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 28 Agustus 1965 Bandung, Jawa Barat |
| Partai politik | Golkar (2024–sekarang) |
| Suami/istri | Endah Dewayani |
| Anak | 3 |
| Almamater | Institut Pertanian Bogor |
| Pekerjaan | Pengusaha |
Franky Sibarani (lahir 28 Agustus 1965) memiliki nama lengkap Fransciscus Maria Agustinus Sibarani. Pada 27 November 2014 hingga 27 Juli 2016, ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal)[1]
Selama menjadi Kepala BKPM terobosan yang dilakukan Franky Sibarani diantaranya perizinan online atau Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi berbasis Elektronik (SPIPISE) pada 15 Desember 2014, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada 26 Januari 2015, Layanan 3 Jam Perizinan Investasi pada 11 Januari 2016. Layanan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) pada 22 Februari 2016, dan Fasilitas Percepatan Jalur Hijau diluncurkan 11 Januari yang lalu hingga 18 Juli 2016.
| Jabatan pemerintahan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Mahendra Siregar |
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal 2014–2016 |
Diteruskan oleh: Thomas Lembong |