Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Adies Kadir

Adies Kadir adalah seorang Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang dilantik pada 5 Febuari 2026. Sebelumnya, Adies merupakan politikus yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI sejak 2014 sampai 2026 yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I, serta Wakil Ketua DPR RI. Ia dikenal karena kontroversi pendapatnya terkait kenaikan tunjangan rumah dinas yang menjadi pemantik unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025 sehingga sempat dinonaktifkan sebagai anggota DPR. Ia berhenti menjadi Anggota DPR RI ketika Ia dinominasikan sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.

politikus Indonesia
Diperbarui 14 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Adies Kadir
Adies Kadir
Hakim Konstitusi Republik Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
5 Februari 2026
Ditunjuk olehDPR RI
PresidenPrabowo Subianto
Sebelum
Pendahulu
Arief Hidayat
Pengganti
Petahana
Sebelum
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
(Bidang Ekonomi dan Keuangan)
Masa jabatan
1 Oktober 2024 – 27 Januari 2026
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
KetuaPuan Maharani
Sebelum
Pendahulu
Sufmi Dasco Ahmad
Pengganti
Sari Yuliati
Sebelum
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 27 Januari 2026
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
Grup parlemenFraksi Partai Golongan Karya
Daerah pemilihanJawa Timur I
Informasi pribadi
Lahir17 Oktober 1968 (umur 57)
Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia
Partai politik  Independen
Afiliasi politik
lainnya
  Golkar (–2026)
Anak2
AlmamaterUniversitas Wijaya Kusuma Surabaya
Universitas Merdeka Surabaya
Universitas Merdeka Malang
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
PekerjaanPolitikus
Instagram: adies__kadir Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Adies Kadir (lahir 17 Oktober 1968) adalah seorang Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang dilantik pada 5 Febuari 2026. Sebelumnya, Adies merupakan politikus yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI sejak 2014 sampai 2026 yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur I, serta Wakil Ketua DPR RI (Bidang Ekonomi dan Keuangan) . Ia dikenal karena kontroversi pendapatnya terkait kenaikan tunjangan rumah dinas yang menjadi pemantik unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025 sehingga sempat dinonaktifkan sebagai anggota DPR. Ia berhenti menjadi Anggota DPR RI ketika Ia dinominasikan sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.

Kehidupan awal dan pendidikan

Adies lahir di Balikpapan pada tanggal 17 Oktober 1968 yang merupakan suku bugis.[1][2] Ayahnya, Abdul Kadir Mappong, merupakan mantan ketua pengadilan di Kabupaten Kapuas yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia.[3] Ia memulai pendidikan dasar di SD Negeri VII Selat Hilir dari tahun 1974 hingga 1981. Kemudian, ia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Samarinda dari tahun 1981 dan lulus pada tahun 1984. Ia lulus dari SMA Negeri 3 Kupang pada tahun 1987.[4]

Ia menamatkan pendidikan sarjana teknik sipil (Ir.) di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang dari tahun 1987 dan lulus pada tahun 1993. Pada masa inilah dia menjadi manajer lapang pada tahun 1992 di Lamicitra Nusantara hingga tahun 1996. Selama tiga tahun dari tahun 1996, ia bekerja di Surya Inti Permata Tbk sebagai pengelola proyek sebelum menjabat sebagai direktur utama di Jaya Aditek sampai tahun 2005 dan kembali ke Lamicitra Nusantara sebagai manajer umum sampai tahun 2007. Ia kembali mengambil gelar sarjana hukum (S.H.) di Universitas Merdeka Surabaya dan lulus pada tahun 2003 dan melanjutkan pendidikan magister hukum (M.Hum.) di Universitas Merdeka Malang dan lulus pada tahun 2007. Selepas lulus magister hukum, ia menjabat sebagai mitra pengelola firma hukum Syaiful Ma'arif & Partners.[5] Pada tahun 2017, ia meraih gelar doktoral hukum (Dr.) di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.[6] Pada tahun 2025, ia dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dalam rapat senat terbuka yang diselenggarakan pada 29 November 2025.[7]

Karier

Partai Golkar

Ia menjabat Sekretaris Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golongan Karya (Golkar) dari tahun 2002 hingga tahun 2004 dan melanjutkan sebagai ketua hingga tahun 2009 sekaligus menjabat posisi sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda Dewan Perwakilan Daerah II Partai Golkar Kota Surabaya.[8] Kemudian, ia menjabat Ketua DPD II Partai Golkar dari tahun 2009 sampai 2015.[9] Ia digantikan oleh Muhammad Alyas karena keterlibatannya dalam Musyawarah Nasional di Bali sehingga ia dicopot oleh Musyawarah Nasional di Ancol yang merupakan musyawarah resmi.[10]Ia mulai menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum DPP Partai pada tahun 2018 di bawah kepemimpinan Airlangga Hartanto.[11] Pada tahun 2021, ia terpilih sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Azis Syamsuddin yang terjerat korupsi.[12]

Organisasi masyarakat

Ia menjabat Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia sampai tahun 2007. Lalu, ia menjabat Wakil Ketua Kompartemen KADIN Jawa Timur sampai tahun 2009. Selama menjabat, ia juga menjadi Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong Kota Surabaya hingga tahun 2013.[8] Ia terpilih menjadi Ketua Umum MKGR dari tahun 2020 hingga 2025.[13] Pada tahun 2025, ia kembali maju menjadi calon ketua umum organisasi ini pada periode 2025-2030.[14] Namun, rapat ini ditunda karena aksi protes unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025.[15]

Politik

Ia menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya dari tahun 2009 hingga 2014.[16] Pada tahun 2010, ia mengikuti Pemilihan umum Wali Kota Surabaya 2010 dan kalah dari pasangan Tri Rismaharini bersama Bambang Dwi Hartono.[17] Pada tahun 2014, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam pemilihan umum Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014 dengan perolehan suara 30.090 suara dari daerah pemilihan Jawa Timur 1.[18] Selama menjabat, ia ditunjuk sebagai anggota dari Mahkaman Kehormatan Dewan pada tahun 2015 menggantikan Budi Supriyanto [19] Ia kembali mengikuti Pemilihan umum legislatif Indonesia 2019 dari daerah pemilihan yang sama dan kembali terpilih dengan perolehan 106.106 suara.[20]

Lalu, ia mengikuti Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 dan meraih posisi kedua di daerah pemilihan yang dengan 147.185 suara.[21] Sejak terpilih, Adies menjabat sebagai Wakil Ketua DPR-RI bidang ekonomi dan keuangan[22] yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III dari tahun 2019.[23]

Penonaktifkan sebagai anggota DPR RI

Posisinya sebagai anggota DPR dinonaktifkan karena pendapatnya terkait tunjangan rumah bernilai 50 juta sebulan masuk akal karena tidak mendapatkan rumah dinas.[24] Ia juga mengklarifikasi bahwa tunjangan beras hanya sekitar 200 ribu, bukan 12 juta seperti serta tidak adanya kenaikan gaji pokok anggota DPR.[25] Ia juga meralat bahwa tunjangan perumahan hanya senilai 3 juta per bulan, bukan 50 juta.[26] Ia secara resmi dinonaktifkan pada tanggal 1 September.[27] Bila mengikuti perolehan suara dari partai yang sama, maka anaknya berpotensi akan menggantikan posisinya sebagai peraih suara kedua terbanyak dari partai golkar dari daerah pemilihan Jawa Timur I.[28]

Kehidupan personal

Ia menikah dengan Lita Anastasia dan memiliki dua anak.[29] Anaknya, Adiel Muhammad Kanantha terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2024.[30]

Referensi

  1. ↑ Panjaitan, Rafyq (31 Agustus 2025). "Dilengserkan Partai Golkar dari DPR RI, Ini Rekam Jejak Adies Kadir". Times Indonesia. Diakses tanggal 23 September 2025.
  2. ↑ "Kisah Sukses Adies Kadir di Dunia Politik dan Usaha". Teropong Senayan. Diakses tanggal 31 August 2025.
  3. ↑ "Wakil Ketua DPR RI Periode 2024-2029 Adies Kadir". Kompas. 3 November 2024. Diakses tanggal 31 August 2025.
  4. ↑ Zamzami, Faisal (1 September 2025). "Sosok dan Kekayaan Adies Kadir Blunder Sebut Tunjangan Beras Anggota DPR Hanya Rp 12 Juta Sebulan". Tribun-timur.com. Diakses tanggal 2025-09-23.
  5. ↑ "Mengenal Sosok Adies Kadir, Legislator Golkar DPR RI Asal Jawa Timur - Politiknesia" (dalam bahasa American English). 2022-10-07. Diakses tanggal 2025-09-23.
  6. ↑ "Adies Kadir Lulus Program Doktor Di UNTAG Surabaya". Warta17agustus. 24 Juli 2017. Diakses tanggal 2025-09-23.
  7. ↑ "Prof Adies Jadi Guru Besar Unissula, Ketua DPR Ketua MA Kapolri Menteri Gubernur Walikota dan Bupati Datang Beri Ucapan Selamat". unissula.ac.id. 29 November 2025. Diakses tanggal 2026-02-06.
  8. 1 2 Indra Gunawan, Pratama (18 Oktober 2024). Setiawan, Hendarto (ed.). "Mengenal Sosok Adies Kadir, Pengganti Arinal Djunadi Sebagai Ketua DPD Partai Golkar". radartvnews.com. Diakses tanggal 2025-09-23.
  9. ↑ Ansar, ed. (3 September 2025). "Sosok dan Kekayaan Adies Kadir, Fraksi Cabut Hak Gaji dan Tunjangan DPR Usai Dinonaktifkan". Tribun timur. Diakses tanggal 2025-09-23.
  10. ↑ "Adies Kadir Hormati Keputusan DPP Partai Golkar". ANTARA News Jawa Timur. 12 April 2015. Diakses tanggal 2025-09-23.
  11. ↑ Putri, Zunita Amalia (22 Januari 2018). "Ini Kabinet Airlangga di Sisa Periode Golkar 2014-2019". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-23.
  12. ↑ "Golkar Tunjuk 3 Waketum Baru: Adies Kadir". Tempo. 2021-09-28. Diakses tanggal 2025-09-23.
  13. ↑ Putri, Budiarti Utami (2021-03-19). "Airlangga Lantik Pengurus MKGR 2020-2025, Adies Kadir Ketua Umum". Tempo. Diakses tanggal 2025-09-23.
  14. ↑ Fazli, Achmad Zulfikar (28 Agustus 2025). "Adies Kadir Kembali Maju Jadi Ketua Umum MKGR Periode 2025-2030". Metrotvnews. Diakses tanggal 2025-09-23.
  15. ↑ AR, Fadhel (2025-08-30). "Mubes Ormas MKGR Dibatalkan Usai Demo Anarkis Imbas Tewasnya Affan Kurniawan". AFU. Diakses tanggal 2025-09-23.
  16. ↑ Saptohutomo, Aryo Putranto (1 Oktober 2024). "Profil dan Harta Adies Kadir yang Jadi Wakil Ketua DPR 2024-2029". Kompas. Diakses tanggal 23 September 2025.
  17. ↑ "Pilkada Surabaya: MK Menangkan Risma-Bambang". Politik Indonesia. 23 Agustus 2010. Diakses tanggal 2025-09-23.
  18. ↑ "Walah, Priyo Budi Santoso Tak Lolos ke Senayan?". Wartakotalive.com. 24 April 2014. Diakses tanggal 2025-09-23.
  19. ↑ Hidayat ,, Qur'anul (2015-11-27). "Penjelasan Ical soal Perombakan Anggotanya di MKD - PAGE ALL : Okezone News". Okezone. Diakses tanggal 2025-09-23. Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  20. ↑ Faizal, Achmad (10 Mei 2019). Belarminus, Robertus (ed.). "Raih 40.148 Suara, Ahmad Dhani Dipastikan Tak Lolos Ke Senayan". Kompas. Diakses tanggal 24 September 2025.
  21. ↑ Farisa, Fitria Chusna (2024-03-15). "Ahmad Dhani Amankan Kursi DPR, Suaranya Ungguli Cucu Soekarno di Dapil Jatim I". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-09-23.
  22. ↑ antaranews.com (2024-11-26). "Profil Adies Kadir, wakil ketua DPR 2024-2029". Antara News. Diakses tanggal 2025-09-23.
  23. ↑ Septianto, Bayu (29 Oktober 2019). "Daftar Anggota Komisi III DPR RI 2019-2024: Herman Hery Jadi Ketua". tirto.id. Diakses tanggal 2025-09-23.
  24. ↑ Ni'am, Syakirun (1 September 2025). Akbar, Nawir Arsyad (ed.). "Profil Adies Kadir, Gara-gara Bicara Tunjangan Rumah DPR Kini Dinonaktifkan". Kompas. Diakses tanggal 23 September 2025.
  25. ↑ Tristiani, Novi Embun. "Wakil Ketua DPR Adies Kadir Klarifikasi: Tunjangan Beras Tetap Rp200 Ribu, Bukan Rp12 Juta". Wartajatim.co.id. Diakses tanggal 2025-09-23.
  26. ↑ "Adies Kadir Ralat Hitungan Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta". Tempo. 21 August 2025. Diakses tanggal 31 August 2025.
  27. ↑ Rahmawati, Dwi (31 Agustus 2025). "Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-23.
  28. ↑ Verry, Valentino (3 September 2025). "Profil Adela Kanasya Adies, Pengganti Adies Kadir, Miliki Gelar Mentereng Tanpa Kampus". Wartakota. Diakses tanggal 2025-09-23.
  29. ↑ Bachtiar, Syamsul (28 MAret 2017). "Kisah Sukses Adies Kadir di Dunia Politik dan Usaha". Teropong Senayan. Diakses tanggal 2025-09-23.
  30. ↑ HM, Ahaddiini (2024-09-04). D, Yanuar (ed.). "Adiel Muhammad, Anggota DPRD Sidoarjo Termuda Lulusan Amerika Serikat". jatimnow. Diakses tanggal 2025-09-23.

Pranala luar

  • Adies Kadir di Instagram
  • l
  • b
  • s
Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
  1. A. Roestandi (2003–08)
  2. Soedarsono (2003–08)
  3. A.S. Natabaya (2003–08)
  4. A.M. Fadjar (2003–09)
  5. J. Asshiddiqie (2003–09)
  6. M. Siahaan (2003–09)
  7. M.L. Marzuki (2003–08, 2008–09)
  8. Harjono (2003–08, 2008–14)
  9. I.D.G. Palguna (2003–08, 2015–20)
  10. M.A. Sanusi (2008–11)
  11. M. Mahfud MD (2008–13)
  12. A. Sodiki (2008–13)
  13. A. Mochtar (2008–13)
  14. M. Alim (2008–15)
  15. Maria F. Indrati (2008–18)
  16. H. Zoelva (2010–15)
  17. A.F. Sumadi (2010–15)
  18. A. Usman (2011–kini)
  19. P. Akbar (2013–17)
  20. A. Hidayat (2013–2026)
  21. Aswanto (2014–2022)
  22. W. Adams (2014–2024)
  23. Suhartoyo (2015–kini)
  24. M.M.P Sitompul (2015–2023)
  25. S. Isra (2017–kini)
  26. E. Nurbaningsih (2018–kini)
  27. D.Y.P. Foekh (2020–kini)
  28. M.G. Hamzah (2022–kini)
  29. R. Mansyur (2023–kini)
  30. A. Sani (2024–kini)
  31. A. Kadir (2026–kini)
  32. L.P. Adi (2026–kini)
Dicetak tebal menandakan Ketua
  • l
  • b
  • s
Fraksi Partai Golongan Karya, 2024–2029
Pimpinan Fraksi MPR
  • Melchias Markus Mekeng (Ketua)
  • Ferdiansyah (Sekretaris)
  • Adde Rosi Khoerunnisa (Bendahara)
Lambang Partai Golongan Karya
Pimpinan Fraksi DPR
  • M. Sarmuji (Ketua)
  • Sari Yuliati (Sekretaris, merangkap Wakil Ketua DPR)
  • Puteri Anetta Komarudin (Bendahara)
Anggota
  • Abraham Sridjaja
  • Ade Ginanjar
  • TBA (menggantikan Adies Kadir)
  • Adrianus Asia Sidot
  • Agun Gunandjar Sudarsa
  • Agung Widiyantoro
  • Agustina Mangande
  • Ahmad Doli Kurnia Tandjung
  • Ahmad Irawan
  • Ahmad Labib
  • Alfons Manibui
  • Ali Mufthi
  • Alien Mus
  • Anang Susanto Suhendar (menggantikan Ace Hasan Syadzily)
  • Andar Amin Harahap
  • Andhika Satya Wasistho (menggantikan Nusron Wahid)
  • Andi Achmad Dara
  • Aprozi Alam
  • Ashraff Abu
  • Atalia Praratya
  • Bambang Heri Purnama
  • Bambang Patijaya
  • Bambang Soesatyo
  • Beniyanto
  • Benny Utama
  • Bias Layar (menggantikan Mukhtarudin)
  • Cek Endra
  • Christiany Eugenia Paruntu
  • Dadang M. Naser
  • Daniel Mutaqien Syafiuddin
  • Dave Akbarshah Fikarno
  • Delia Pratiwi Br. Sitepu
  • Derta Rohidin
  • Dewi Asmara
  • Dewi Yustisiana
  • Doni Akbar
  • Eko Wahyudi
  • Elita Budiati
  • Eric Hermawan
  • Erwin Aksa
  • Firman Soebagyo
  • Firnando H. Ganinduto
  • Franciscus Maria Agustinus Sibarani (menggantikan Maman Abdurrahman)
  • Galih Dimuntur Kartasasmita
  • Gandung Pardiman
  • Gavriel P. Novanto
  • Gde Sumarjaya Linggih
  • Haeny Relawati Rini Widyastuti
  • Hamka B. Kady
  • Hanan A. Rozak
  • Hasan Basri Agus
  • Heru Tjahjono
  • Hetifah Sjaifudian
  • Ilham Pangestu
  • Ilham Permana
  • Isfhan Taufik Munggaran
  • Jamaludin Malik
  • Juliyatmono
  • Kahar Muzakir (Wakil Ketua MPR)
  • Karmila Sari
  • Lamhot Sinaga
  • M. Taufan Pawe
  • M. Yahya Zaini
  • Maharani
  • Mangihut Sinaga
  • Maruli Siahaan (menggantikan Meutya Hafid)
  • Muhamad Nur Purnamasidi
  • Muhidin Mohammad Said
  • Mujakkir Zuhri
  • Mukhamad Misbakhun
  • Musa Rajekshah
  • Nurul Arifin
  • Nurdin Halid
  • Panggah Susanto
  • Ranny Fahd Arafiq
  • Ravindra Airlangga
  • Ridwan Bae
  • Rikwanto
  • Rizki Faisal
  • Robert Joppy Kardinal
  • Rusli Habibie
  • Rycko Menoza
  • Samsul Bahri Tiyong
  • Sandi Fitrian Noor
  • Sarifah Suraidah
  • Singgih Januratmoko
  • Soedeson Tandra
  • Teti Rohatiningsih
  • T. Zulkarnaini Ampon Bang
  • Trinovi Khairani
  • Tubagus Haerul Jaman
  • Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga
  • Yudha Novanza Utama
  • Yulisman
  • Zigo Rolanda
  • Zulfikar Arse Sadikin
Lihat pula: Fraksi Partai Golongan Karya
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Jawa Timur, 2019–2024
Jawa Timur I
  • Adies Kadir (Golkar)
  • Arzeti Bilbina (PKB)
  • Bambang Dwi Hartono (PDI-P)
  • Indah Kurnia (PDI-P)
  • Lucy Kurniasari (Demokrat)
  • Puti Guntur Soekarno (PDI-P)
  • Rahmat Muhajirin (Gerindra)
  • Sigit Sosiantomo (PKS)
  • Sungkono (PAN)
  • Syaikhul Islam (PKB)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Timur II
  • Aminurokhman (NasDem)
  • Anisah Syakur (PKB)
  • Faisol Reza (PKB)
  • Haerul Amri (NasDem, menggantikan Hasan Aminuddin)
  • Moekhlas Sidik (Gerindra)
  • Mufti Anam (PDI-P)
  • Mukhamad Misbakhun (Golkar)
Jawa Timur III
  • Achmad Fadil Muzakki Syah (NasDem)
  • Anas Thahir (PPP)
  • M. Nasim Khan (PKB)
  • Nihayatul Wafiroh (PKB)
  • Sonny T. Danaparamita (PDI-P)
  • Sumail Abdullah (Gerindra)
  • Zulfikar Arse Sadikin (Golkar)
Jawa Timur IV
  • Amin AK (PKS)
  • Arif Wibowo (PDI-P)
  • Bambang Haryadi (Gerindra)
  • Charles Meikyansah (NasDem)
  • Muhamad Nur Purnamasidi (Golkar)
  • Qumi Husnuniyati (PKB, menggantikan Nur Yasin)
  • Syaiful Bahri Anshori (PKB)
  • Umar Bashor (PDI-P)
Jawa Timur V
  • Ahmad Basarah (PDI-P)
  • Ali Ahmad (PKB)
  • Andreas Eddy Susetyo (PDI-P)
  • Hasanuddin Wahid (PKB, menggantikan Lathifah Shohib)
  • Kresna Dewanata Phrosakh (NasDem)
  • Krisdayanti (PDI-P)
  • Moreno Soeprapto (Gerindra)
  • Ridwan Hisjam (Golkar)
Jawa Timur VI
  • Ahmad Rizki Sadig (PAN)
  • Anggia Ermarini (PKB)
  • An’im Falachuddin Mahrus (PKB)
  • Arteria Dahlan (PDI-P)
  • Endro Hermono (Gerindra)
  • Guruh Soekarnoputra (PDI-P)
  • Muhammad Sarmuji (Golkar)
  • Nurhadi (NasDem)
  • Sri Rahayu (PDI-P)
Jawa Timur VII
  • Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat)
  • Ali Mufthi (Golkar, menggantikan Gatot Sudjito)
  • Ibnu Multazam (PKB)
  • Ina Ammania (PDI-P)
  • Johan Budi (PDI-P)
  • Sartono Hutomo (Demokrat)
  • Sri Wahyuni (NasDem)
  • Supriyanto (Gerindra)
Jawa Timur VIII
  • Abdul Hakim Bafagih (PAN)
  • Bimantoro Wiyono (Gerindra, menggantikan Soepriyatno)
  • Ema Umiyyatul Chusnah (PPP)
  • Guntur Sasono (Demokrat)
  • Mindo Sianipar (PDI-P)
  • Muhaimin Iskandar (PKB)
  • Muhtarom (PKB)
  • Sadarestuwati (PDI-P)
  • Soehartono (NasDem)
  • Yahya Zaini (Golkar)
Jawa Timur IX
  • Abidin Fikri (PDI-P)
  • Didik Mukrianto (Demokrat)
  • Farida Hidayati (PKB)
  • Haeny Relawati Rini Widyastuti (Golkar)
  • Ratna Juwita Sari (PKB)
  • Wihadi Wiyanto (Gerindra)
Jawa Timur X
  • Debby Kurniawan (Demokrat)
  • Dyah Roro Esti Widya Putri (Golkar)
  • Jazilul Fawaid (PKB)
  • Khilmi (Gerindra)
  • Nasyirul Falah Amru (PDI-P)
  • Zainuddin Maliki (PAN)
Jawa Timur XI
  • Achmad Baidowi (PPP)
  • Hasani Bin Zuber (Demokrat)
  • Muhammad Ali Ridha (Golkar, menggantikan Zainudin Amali)
  • R. Imron Amin (Gerindra)
  • Said Abdullah (PDI-P)
  • Slamet Ariyadi (PAN)
  • Syafiuddin (PKB)
  • Willy Aditya (NasDem)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2019–2024
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Jawa Timur, 2024–2029
Jawa Timur I
  • Adies Kadir (Golkar)
  • Arizal Tom Liwafa (PAN)
  • Arzeti Bilbina (PKB)
  • Bambang Haryo Soekartono (Gerindra)
  • Dhani Ahmad Prasetyo (Gerindra)
  • Indah Kurnia (PDI-P)
  • Lita Machfud Arifin (NasDem)
  • Lucy Kurniasari (Demokrat)
  • Puti Guntur Soekarno (PDI-P)
  • Reni Astuti (PKS)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Timur II
  • Anisah Syakur (PKB, menggantikan Faisol Riza)
  • Anwar Sadad (Gerindra)
  • Dini Rahmania (NasDem)
  • Mufti Anam (PDI-P)
  • Hilman Mufidi (PKB, menggantikan Irsyad Yusuf)
  • Mukhamad Misbakhun (Golkar)
  • Syaiful Nuri (PAN)
Jawa Timur III
  • Dina Lorenza Audria (Demokrat)
  • Ina Ammania (PDI-P)
  • M. Nasim Khan (PKB)
  • Nihayatul Wafiroh (PKB)
  • Sonny T. Danaparamita (PDI-P)
  • Sumail Abdullah (Gerindra)
  • Zulfikar Arse Sadikin (Golkar)
Jawa Timur IV
  • Amin AK (PKS)
  • Arif Wibowo (PDI-P)
  • Bambang Haryadi (Gerindra)
  • Charles Meikyansah (NasDem)
  • Kawendra Lukistian (Gerindra)
  • Muhammad Khozin (PKB, menggantikan Achmad Ghufron Sirodj)
  • Muhamad Nur Purnamasidi (Golkar)
  • Rivqy Abdul Halim (PKB)
Jawa Timur V
  • Ahmad Basarah (PDI-P)
  • Ahmad Irawan (Golkar)
  • Ali Ahmad (PKB)
  • Andreas Eddy Susetyo (PDI-P)
  • Gamal Albinsaid (PKS)
  • Hasanuddin Wahid (PKB)
  • Ma'ruf Mubarok (Gerindra)
  • Moreno Soeprapto (Gerindra)
Jawa Timur VI
  • Ahmad Rizki Sadig (PAN)
  • Anggia Ermarini (PKB)
  • An’im Falachuddin Mahrus (PKB)
  • Endro Hermono (Gerindra)
  • Heru Tjahjono (Golkar)
  • Muhammad Sarmuji (Golkar)
  • Nurhadi (NasDem)
  • Pulung Agustanto (PDI-P)
  • Romy Soekarno (PDI-P)
Jawa Timur VII
  • Ahmad Iman Sukri (PKB)
  • Ali Mufthi (Golkar)
  • Budi Sulistyono (PDI-P)
  • Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat)
  • Novita Hardini (PDI-P)
  • Riyono (PKS)
  • Sartono Hutomo (Demokrat)
  • Supriyanto (Gerindra)
Jawa Timur VIII
  • Abdul Hakim Bafagih (PAN)
  • Abdul Halim Iskandar (PKB)
  • Banyu Biru Djarot (PDI-P)
  • Bimantoro Wiyono (Gerindra, menggantikan Mochamad Irfan Yusuf)
  • Guntur Sasono (Demokrat)
  • Meitri Citra Wardani (PKS)
  • Muhammad Habibur Rochman (NasDem)
  • Rusdi Kirana (PKB)
  • Sadarestuwati (PDI-P)
  • Yahya Zaini (Golkar)
Jawa Timur IX
  • Abidin Fikri (PDI-P)
  • Anna Mu'awanah (PKB)
  • Eko Wahyudi (Golkar)
  • Haeny Relawati Rini Widyastuti (Golkar)
  • Ratna Juwita Sari (PKB)
  • Wihadi Wiyanto (Gerindra)
Jawa Timur X
  • Ahmad Labib (Golkar)
  • Jazilul Fawaid (PKB)
  • Khilmi (Gerindra)
  • Nasyirul Falah Amru (PDI-P)
  • Nila Yani Hardiyanti (PDI-P)
  • Thoriq Majiddanor (NasDem)
Jawa Timur XI
  • Ansari (PDI-P)
  • Eric Hermawan (Golkar)
  • Hasani Bin Zuber (Demokrat)
  • R. Imron Amin (Gerindra)
  • Said Abdullah (PDI-P)
  • Slamet Ariyadi (PAN)
  • Syafiuddin (PKB)
  • Willy Aditya (NasDem)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2024–2029

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal dan pendidikan
  2. Karier
  3. Partai Golkar
  4. Organisasi masyarakat
  5. Politik
  6. Penonaktifkan sebagai anggota DPR RI
  7. Kehidupan personal
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Ansar Ahmad (politikus Indonesia)

gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia

Sugiono (politikus)

Menteri Luar Negeri RI ke-19

Fathi

politikus Indonesia (lahir 1982)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026