Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Festival Film Indonesia 2018

Festival Film Indonesia 2018 adalah perhelatan ajang Festival Film Indonesia yang ke-38. Pada tahun ini, penyelenggaraan FFI 2018 mengambil tema "Mencari Mahakarya: Batasnya Hanya Kualitas". Malam puncak penganugerahan FFI diselenggarakan pada 9 Desember 2018 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Penyelenggaraan FFI tahun ini kembali ke ibu kota setelah ajang Festival Film Indonesia 2017 lalu yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara. Nominasi FFI 2018 telah diumumkan sebulan sebelum penyelenggaraan, pada 9 November 2018. Acara penganugerahan FFI 2018 disiarkan secara langsung oleh Metro TV.

penghargaan ke-38 Festival Film Indonesia
Diperbarui 23 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Festival Film Indonesia 2018
AwardTemplat:SHORTDESC:Award
Festival Film Indonesia 2018
Tanggal9 Desember 2018 (2018-12-09)
LokasiTeater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta
NegaraIndonesia
Pembawa acara
  • Rory Asyari
  • Maudy Koesnaedi
Pembawa pra-acara
  • Alvin Adam
  • Melanie Putria
  • Jason Sambouw
Ikhtisar
Penghargaan terbanyakMarlina si Pembunuh dalam Empat Babak (10)
Nominasi terbanyakMarlina si Pembunuh dalam Empat Babak (14)[1]
Film Cerita Panjang TerbaikMarlina si Pembunuh dalam Empat Babak
Sutradara TerbaikMouly Surya (Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak)
Pemeran Utama Pria TerbaikGading Marten (Love for Sale)
Pemeran Utama Perempuan TerbaikMarsha Timothy (Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak)
Penghargaan seumur hidupWidyawati
Siaran televisi/radio
SaluranMetro TV[2]
Waktu tayang150 menit
← 2017
Festival Film Indonesia
2019 →

Festival Film Indonesia 2018 adalah perhelatan ajang Festival Film Indonesia yang ke-38. Pada tahun ini, penyelenggaraan FFI 2018 mengambil tema "Mencari Mahakarya: Batasnya Hanya Kualitas".[3] Malam puncak penganugerahan FFI diselenggarakan pada 9 Desember 2018[2] di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta.[4] Penyelenggaraan FFI tahun ini kembali ke ibu kota setelah ajang Festival Film Indonesia 2017 lalu yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara.[5] Nominasi FFI 2018 telah diumumkan sebulan sebelum penyelenggaraan, pada 9 November 2018.[6] Acara penganugerahan FFI 2018 disiarkan secara langsung oleh Metro TV.[2]

Festival Film Indonesia tahun ini tidak hanya memberikan penghargaan kepada para insan perfilman Tanah Air namun juga mengapresiasi para kritikus film.[7] Selain itu, tahun ini semua piala dilapisi emas, berbeda dengan tahun sebelumnya di mana piala berlapis emas hanya diperuntukkan bagi piala utama saja.[8]

Pemenang dan nominasi

Nominasi FFI 2018 diumumkan pada 9 November 2018, bertempat di La Moda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta.[9] Film-film yang layak nominasi adalah film-film Indonesia yang tayang pada 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018 di bioskop berbayar dan mendapat Surat Tanda Lulus Sensor dalam kurun waktu 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2019.[10] Sementara film pendek maksimal durasi 50 menit. Tahap penjurian akan berlangsung dari 2 – 25 Oktober 2018 dan dilakukan oleh asosiasi profesi dan komunitas.[11] Seluruh proses penjurian dilakukan di bawah pengawasan konsultan publik independen, Deloitte Consulting.[12]

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak memimpin jauh dengan total perolehan 14 nominasi,[1] diikuti oleh Aruna dan Lidahnya dengan 9 nominasi, serta Sekala Niskala dan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 masing-masing dengan 8 nominasi. Untuk pertama kalinya sejak perhelatan Festival Film Indonesia 1988, kategori Film Terbaik memiliki kurang dari 5 nominasi.

Penghargaan

Pemenang ditulis pertama, disorot dalam huruf tebal, dan ditunjukkan dengan belati ganda (‡)

Film Cerita Panjang Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Rama Adi & Fauzan Zidni
    • Aruna dan Lidahnya – Muhammad Zaidy & Mieke Taurisia
    • Sekala Niskala – Kamila Andini & Gita Fara
    • Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta – BRA Mooryati Soedibyo, RA Putri Kuswisnuwardhani & Haryo Tedjo Baskoro
Sutradara Terbaik
  • Mouly Surya – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
    • Kamila Andini – Sekala Niskala
    • Edwin – Aruna dan Lidahnya
Pemeran Utama Pria Terbaik
  • Gading Marten – Love for Sale sebagai Richard
    • Adipati Dolken – #TemanTapiMenikah sebagai Muhammad Pradana Budiarto
    • Ario Bayu – Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta sebagai Sultan Agung Hanyakrakusuma
    • Iqbaal Ramadhan – Dilan 1990 sebagai Dilan
    • Oka Antara – Aruna dan Lidahnya sebagai Farrish
    • Vino G. Bastian – Chrisye sebagai Chrisye
Pemeran Utama Perempuan Terbaik
  • Marsha Timothy – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak sebagai Marlina
    • Della Dartyan – Love for Sale sebagai Arini
    • Dian Sastrowardoyo – Aruna dan Lidahnya sebagai Aruna
    • Prisia Nasution – Lima sebagai Vara
    • Putri Ayudya – Kafir: Bersekutu dengan Setan sebagai Sri
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
  • Nicholas Saputra – Aruna dan Lidahnya sebagai Bono
    • Egi Fedly - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak sebagai Marcus
    • Ence Bagus – Guru Ngaji sebagai Parmin
    • Marthino Lio – Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta sebagai Sultan Agung Hanyakrakusuma
    • Teuku Rifnu Wikana - Wage sebagai Fritz
    • Yoga Pratama - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak sebagai Franz
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
  • Dea Panendra – Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak sebagai Nofi
    • Ayu Laksmi – Sekala Niskala sebagai Ibu
    • Dewi Irawan – Ayat-Ayat Cinta 2 sebagai Katarina
    • Hannah Al Rashid – Aruna dan Lidahnya sebagai Nadezhda
    • Karina Suwandi – Sebelum Iblis Menjemput sebagai Laxmi
    • Ruth Marini – Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sebagai Sinto Gendeng
Penulis Skenario Asli Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Mouly Surya dan Rama Adi
    • Love For Sale – Andi Bachtiar Yusuf dan M. Irfan Ramli
    • Kulari ke Pantai – Gina S. Noer, Mira Lesmana, Riri Riza, dan Arie Kriting
    • Sekala Niskala – Kamila Andini
    • Koki-koki Cilik – Vera Varidia
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
  • Aruna dan Lidahnya – Titien Wattimena, adaptasi novel Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak
    • Teman Tapi Menikah – Johanna Wattimena dan Upi, adaptasi novel #TemanTapiMenikah karya Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion
    • Si Doel The Movie – Rano Karno, adaptasi karakter serial televisi Si Doel Anak Sekolahan karya Rano Karno
Film Dokumenter Panjang Terbaik
  • Nyanyian Akar Rumput – Yuda Kurniawan
    • Lakardowo Mencari Keadilan – Linda Nursanti
    • Semesta – Chairun Nissa
Film Dokumenter Pendek Terbaik
  • Rising from Silence – Shalahuddin Siregar
    • Andreas: Melawan Realitas – Protus Hyasintus Asalang, Handrianus Koli Basa Belolon
    • Angin Pantai Sanleko – Rahung Nasution, Yogi Fuad
    • Deathcrow 48 – Saul Manurung
    • Di Bawah Langit yang Sama – Adih Saputra
    • Lahir di Darat, Besar di Laut – Steven Vicky Sumbodo
    • Neraka di Telapak Kaki – Sarah Adilah
    • Ojek Lusi – Winner Wijaya
    • O-Sepig – Agnes Michelle
    • Pagi yang Sungsang – Pingkan Persitya Polla
Film Pendek Terbaik
  • Kado – Aditya Ahmad
    • Elegi Melodi – Jason Iskandar
    • Har – Luhki Herwanayogi
    • Joko – Suryo Wiyogo
    • Melawan Arus – Eka Saputri
    • Siko – Manuel Alberto Maia
    • Topo Pendem – Imam Syafi’i
Film Animasi Terbaik
  • Si Juki the Movie – Faza Meonk
    • Keluarga Satu Setengah – Michaela Clarissa Devi
    • Knight Kris – William Fajito, Antonius
    • Terrorvision 3000 – Percelote Galactic
    • Thank You – Benvenuto Lucano Athallah
    • The Awakening Lullaby – Sendika R
Penata Musik Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Zeke Khaseli dan Yudhi Arfani
    • Kafir: Bersekutu dengan Setan – Aghi Narottama, Bemby Gusti, dan Tony Setiaji
    • Kulari ke Pantai – Aksan Sjuman
    • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Aria Prayogi
    • Aruna dan Lidahnya – Ken Jenie dan Mar Galo
Lagu Tema Terbaik
  • "Kulari ke Pantai" dari Kulari ke Pantai – Rayi Putra, Astono Andoko, dan Anindyo Baskoro
    • "Teman tapi Menikah" dari Teman Tapi Menikah – Ade Avery, Jessilardus Mates, dan Ayudia Bing Slamet
    • "Juara" dari Naura & Genk Juara – Mhala Numata dan Tantra Numata
    • "Rindu Sendiri" dari Dilan 1990 – Tarapti Ikhtiar Rinrin dam Muhammad Abbidzar Nur Fauzan
Penata Suara Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Khikmawan Santosa dan Yusuf A. Pattawari
    • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Aria Prayogi dan M. Ichsan Rachmaditta
    • Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta – Satrio Budiono dan Krisna Purna
    • Sekala Niskala – Trisno, Hadrianus Eko dan Yasuhiro Morinaga
Pemeran Anak Terbaik
  • Ni Kadek Thaly Titi Kasih – Sekala Niskala
    • Alifa Lubis – Koki-koki Cilik
    • Bima Azriel – Petualangan Menangkap Petir
    • Fatih Unru – Petualangan Menangkap Petir
    • Ida Bagus Putu Radithya Mahijasena – Sekala Niskala
    • Lil’li Latisha – Kulari ke Pantai
    • Maisha Kanna – Kulari ke Pantai
Pengarah Artistik Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Frans XR Paat
    • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Adrianto Sinaga
    • Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta – Allan Sebastian dan Edy Wibowo
    • Wage – Frans XR Paat
    • Kafir: Bersekutu dengan Setan – Frans XR Paat
Pengarah Sinematografi Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Yunus Pasolang
    • Sekala Niskala – Anggi Frisca
    • Sebelum Iblis Menjemput – Batara Goempar
    • Wage – Hani Pradigya
    • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Ipung Rachmat Syaiful
Penata Rias Terbaik
  • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Jerry Octavianus
    • Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta – Darto Unge
    • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Didin Syamsudin
    • Sebelum Iblis Menjemput – Novie Ariyanti
    • Wage – Retno Astuti
Penata Busana Terbaik
  • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Adrianto Sinaga, Nadia Adharina
    • Wage – Bambang Sugiarto
    • Chrisye – Gemailla Gea Geriantiana
    • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Meutia Pudjowarsito
Penyunting Gambar Terbaik
  • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Kelvin Nugroho
    • Hujan Bulan Juni – Cesa David Luckmansyah
    • Sekala Niskala – Dinda Amanda dan Dwi Agus Purwanto
    • Sebelum Iblis Menjemput – Teguh Raharjo
    • Aruna dan Lidahnya – W. Ichwandiardono
Penata Efek Visual Terbaik
  • Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 – Keliek Wicaksono
    • Kafir: Bersekutu dengan Setan – Canary Project
    • Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak – Danny S. Kim dan Teguh Raharjo
    • 22 Menit – Geppetto Animation
    • Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta – x. Jo, Hery Kuntoro

Pencapaian seumur hidup

  • Widyawati

Film multi-nominasi dan multi-penghargaan

Film Nominasi Menang
Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak 14 10
Aruna dan Lidahnya 9 2
Sekala Niskala 8 1
Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 8 3
Love for Sale 3 1
Kulari ke Pantai 4 1

Presenter dan pengisi acara

Berikut adalah daftar presenter, pembaca nominasi serta pengisi pertunjukan musik.

Presenter

NamaPeran
Rory Asyari
Maudy Koesnaedi
Pembawa acara
Chand Parwez ServiaPresenter kategori Film Terbaik
Riri Riza
Mira Lesmana
Presenter kategori Penyutradaraan Terbaik
Marcella ZaliantyPresenter kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik
Reza RahadianPresenter kategori Pemeran Utama Pria Terbaik
Marsha TimothyPresenter kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik
Abimana AryasatyaPresenter kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik
Lukman SardiPresenter Lifetime Achievement
Jajang C. NoerPresenter In Memoriam
Marini Soerjosoemarno
Aimee Saras
Presenter kategori Penata Suara, Pencipta Lagu Tema dan Penata Musik Terbaik
Dennis AdhiswaraPresenter kategori Pengarah Artistik dan Penyunting Gambar Terbaik
Roy LolangPresenter kategori Pengarah Sinematografi Terbaik
Vino G. BastianPresenter kategori Penulis Skenario Asli Terbaik
Nirina ZubirPresenter kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik
Kelly TandionoPresenter kategori Penata Efek Visual Terbaik
Ari Irham
Caitlin Halderman
Presenter kategori Penata Rias dan Penata Busana Terbaik
Ernest Prakasa
Meira Anastasia
Presenter kategori Film Dokumenter Panjang dan Pendek Terbaik
Wulan GuritnoPresenter kategori Film Animasi dan Film Pendek Terbaik
Robby Ertanto
M. Adhiyat
Presenter kategori Pemeran Anak Terbaik

Pengisi acara

NamaPeranPertunjukan
Jakarta City PhilharmonicOrkestraOrkestra
Dira SugandiPenyanyi"Huma di atas Bukit", "Tjitra"
Lukman SardiMonologMonolog "Film Bagus Citra Indonesia"
Ayu LaksmiPenyanyi"Duh Atma" dari Sekala Niskala
Dea PanendraPenyanyi"Lazuardi" dari Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak
Ario Bayu
Adinia Wirasti
PenariGendhing Gadhung Mlati dari Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta
Barry Likumahuwa Swing CrewPenyanyi"Sarinande", "Dayung Sampan", "Goro-Gorone", "Rayuan Pulau Kelapa"
Monita TahaleaPenyanyi"Antara Kita" dari Aruna dan Lidahnya

In Memoriam

Segmen In Memoriam tahun ini dibawakan oleh Jajang C. Noer. Segmen ini mengenang para tokoh industri perfilman yang meninggal dunia pada tahun 2017–2018.

Mereka yang berpulang rentang November 2017–November 2018:

  • Advent Bangun – aktor
  • Amoroso Katamsi – aktor
  • Andika Putrasahadewa – musikus
  • Arief Rivan – aktor
  • Bondan Winarno – penulis
  • Deddy Sutomo – aktor
  • Dwi Agus Purwanto – penyunting gambar
  • George Taka – aktor
  • Gogon – pelawak, aktor
  • Harry Moekti – penyanyi, aktor
  • Jockie Soerjo Prajogo – musikus, penyanyi, komponis film
  • Laila Sari – aktris, penyanyi
  • Pretty Asmara – aktris, pelawak
  • Rudy Wowor – aktor
  • Sys NS – aktor, penulis, produser, sutradara
  • Tino Saroengallo – aktor, penulis, produser, sutradara
  • Titi Qadarsih – aktris, penyanyi
  • Usbanda – aktor
  • Yon Koeswoyo – musikus, penyanyi, aktor

Lihat pula

  • Indonesian Movie Actors Awards 2018
  • Festival Film Bandung 2018
  • Indonesian Box Office Movie Awards 2018
  • Usmar Ismail Awards 2018

Referensi

  1. 1 2 Firmansyah, Wahyu (10 November 2018). Anita K Wardhani (ed.). "Film Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak Tercatat sebagai Peraih Nominasi Terbanyak di FFI 2018". Tribunnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-28. Diakses tanggal 10 November 2018.
  2. 1 2 3
  3. ↑ "FFI 2018 Kembali Diadakan di Jakarta". CNN Indonesia. 2 Oktober 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-13. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  4. ↑ Wirastama, Purba (2 November 2018). "Malam Anugerah Piala Citra 2018 akan Digelar di Jakarta". Metrotvnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-27. Diakses tanggal 10 November 2018.
  5. ↑ Pangerang, Andi Muttya Keteng (1 Oktober 2018). Irfan Maullana (ed.). "Penyelenggaraan Festival Film Indonesia 2018 Akan "Pulang" ke Jakarta". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-30. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  6. ↑ Munady (11 November 2018). "Pengumuman Nominasi Piala Citra : FFI 2018". Citraselebriti.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-08. Diakses tanggal 13 November 2018.
  7. ↑ Pangerang, Andi Muttya Keteng (2 Oktober 2018). Kistyarini (ed.). "FFI 2018 Akan Berikan Apresiasi bagi Para Kritikus Film". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  8. ↑ Syaukani, Abdul Rahman (2 Oktober 2018). "FFI 2018: Semua Piala Citra Dilapisi Emas". Tabloid Bintang. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-06. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  9. ↑ Setiawan, Tri Susanto (9 November 2018). Irfan Maullana (ed.). "Simak Daftar Lengkap Nominasi FFI 2018". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 10 November 2018.
  10. ↑ "Ternyata Begini Skema Penilaian Piala Citra FFI 2018". Viva.co.id. 2 Oktober 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-28. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  11. ↑ Novianti Setuningsih, ed. (2 Oktober 2018). "Proses Penjurian FFI 2018 Dijamin Tanpa Intervensi". Jawa Pos. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-12. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.
  12. ↑ Wahyudi, Tri (2 Oktober 2018). "Festival Film Indonesia 2018 Siap Digelar Pada Desember". Book My Show. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-11. Diakses tanggal 3 Oktober 2018.

Pranala luar

  • Situs web resmi Festival Film Indonesia Diarsipkan 2023-06-02 di Wayback Machine.
  • Festival Film Indonesia 2018 di Instagram
  • l
  • b
  • s
Festival Film Indonesia
  • 1955
  • 1960
  • 1967
  • 1973
  • 1974
  • 1975
  • 1976
  • 1977
  • 1978
  • 1979
  • 1980
  • 1981
  • 1982
  • 1983
  • 1984
  • 1985
  • 1986
  • 1987
  • 1988
  • 1989
  • 1990
  • 1991
  • 1992
  • 2004
  • 2005
  • 2006
  • 2007
  • 2008
  • 2009
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
  • 2022
  • 2023
  • 2024
  • 2025
Category Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pemenang dan nominasi
  2. Penghargaan
  3. Pencapaian seumur hidup
  4. Film multi-nominasi dan multi-penghargaan
  5. Presenter dan pengisi acara
  6. Presenter
  7. Pengisi acara
  8. In Memoriam
  9. Lihat pula
  10. Referensi
  11. Pranala luar

Artikel Terkait

Festival Film Indonesia 2011

Festival Film Indonesia 2011 adalah Festival Film Indonesia yang ke-31. Malam Puncak FFI 2011 diselenggarakan pada tanggal 10 Desember 2011 di Jakarta

Film Dokumenter Terbaik Festival Film Indonesia

Penghargaan untuk Film Dokumenter Terbaik mulai diberikan pada Festival Film Indonesia 2006. Pada tahun 2013, kategori tersebut dipecah menjadi dua kategori

Byeon Woo-seok

beberapa penghargaan popularitas, menerima 2 nominasi Grand Prize (Daesang) di Asian Artist Awards dan Korea Drama Awards. Serta nominasi Penghargaan Aktor

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026