Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Festival Film Indonesia 1980

Festival Film Indonesia 1980 adalah Festival Film Indonesia yang ke-XI.

penghargaan ke 11 Festival Film Indonesia
Diperbarui 24 Januari 2017

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Festival Film Indonesia ke-11
Tanggal27 April 1980[1]
TempatGOR Semarang, Semarang, Jawa Tengah[2]
Sorotan
Film TerbaikPerawan Desa
Penyutradaraan TerbaikFrank Rorimpandey
Perawan Desa
Aktor TerbaikTidak diberikan
Aktris TerbaikJenny Rachman
Kabut Sutra Ungu
  • ← 1979
  • Festival Film Indonesia
  • 1981 →

Festival Film Indonesia 1980 adalah Festival Film Indonesia yang ke—XI.

Pada Festival Film Indonesia tahun ini, film Perawan Desa garapan Frank Rorimpandey dinobatkan menjadi Film Terbaik.[3] Film tersebut meraih empat dari 12 Piala Citra yang diberikan untuk film, penyutradaraan, skenario terbaik, serta penataan gambar terbaik. Sementara itu, film Kabut Sutra Ungu garapan Sjuman Djaya turut berhasil memenangkan empat Piala Citra, untuk pemeran utama wanita terbaik, penataan sinematografi, suara dan musik terbaik. Menteri Penerangan Republik Indonesia, Ali Murtopo menyerahkan Piala Citra untuk Film Terbaik.[4]

Untuk pertama kalinya, Festival Film Indonesia tahun ini tidak menganugerahi Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik.[4]

Kontroversi

Tidak ada pemenang Aktor Terbaik

Dewan juri Festival Film Indonesia 1980 mengumumkan tidak ada Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik tahun tersebut. Hal ini dikarenakan dewan juri menilai tidak ada pemain film pria yang mampu menafsirkan karakterisasi peran yang dibawakannya secara mantap. Dengan kata lain, dari puluhan film yang dinilai juri, tak ada satu pun pemain utama pria yang mampu berakting dengan baik.[4] Pada unggulan pemeran utama pria, ada beberapa nama yang muncul yaitu Fachrul Rozi (Harmonikaku), W.D. Mochtar (Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa), Ryan Hidayat (Anna Maria), Zainal Abidin (Si Pincang), dan Deddy Hariadi (Si Pincang).

Film Dokumenter masuk kategori Film Terbaik

Pada Festival Film Indonesia tahun ini, dewan juri memutuskan menominasikan film dan beberapa unsur film Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa produksi Pusat Film Negara (PFN) dengan sutradara Arifin C. Noer. Keputusan ini diprotes keras oleh rombongan wartawan film dari Jakarta yang menyampaikan mosi tidak percaya pada putusan juri atas dasar pelanggaran yang dilakukan panitia FFI memasukkan film itu dalam kategori film cerita panjang. Hal ini lantaran secara materil "Yuyun" memang merupakan film cerita panjang, tetapi izin produksinya menggunakan izin film dokumenter.[5]

Daftar pemenang dan nominasi

Pemenang dituliskan dengan huruf tebal di urutan pertama. Nominasi diurutkan berdasarkan abjad.

Film Cerita Panjang Terbaik
  • Perawan Desa
    • Harmonikaku
    • Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Rembulan dan Matahari
Sutradara Terbaik
  • Frank Rorimpandey — Perawan Desa
    • Arifin C. Noer — Harmonikaku
    • Arifin C. Noer — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Slamet Rahardjo — Rembulan dan Matahari
    • Sjumandjaja — Kabut Sutra Ungu
    • Hasmanan — Anna Maria
Pemeran Utama Pria Terbaik
  • TIDAK DIBERIKAN PEMENANG
    • Ryan Hidayat — Anna Maria sebagai Boy
    • W.D. Mochtar — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa sebagai Bapak Yuyun
    • Fachrul Rozi — Harmonikaku sebagai Sani
    • Zainal Abidin — Si Pincang sebagai Bapak Arifin
    • Deddy Hariadi — Si Pincang sebagai Arifin
Pemeran Utama Perempuan Terbaik
  • Jenny Rachman — Kabut Sutra Ungu sebagai Miranti
    • Farah Meuthia — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa sebagai Yuyun
    • Marini Soerjosoemarno — Anna Maria sebagai Anna Maria Larasati
    • Nia Daniaty — Antara Dia dan Aku sebagai Nur
    • Ira Maya Sopha — Ira Maya Si Anak Tiri sebagai Ira Maya
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
  • Hassan Sanusi — Rembulan dan Matahari sebagai
    • Charlie Sahetapy — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa sebagai Fauzan
    • Maruli Sitompul — Perawan Desa sebagai Prostector Muhammad
    • Amak Baldjun — Janur Kuning sebagai
    • Amak Baldjun — Sepasang Merpati sebagai
    • El Manik — Kabut Sutra Ungu sebagai Harry
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
  • Christine Sukandar — Rembulan dan Matahari sebagai Paitun
    • Rae Sita — Perawan Desa sebagai Sudarsini
    • Tutie Kirana — Buah Terlarang sebagai Ibu Rani
Penulis Skenario Terbaik
  • Putu Wijaya — Perawan Desa
    • Slamet Rahardjo — Rembulan dan Matahari
    • Arifin C. Noer — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Misbach Jusa Biran — Karena Dia
    • Sjumandjaja — Kabut Sutra Ungu
Penata Sinematografi Terbaik
  • Leo Fiole — Kabut Sutra Ungu
    • Hasan Basri Jafar — Anna Maria
    • M. Soleh Ruslani — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Lukman Hakim Nain — Ach Yang Benerrr...
    • Tantra Surjadi — Rembulan dan Matahari
Penata Artistik Terbaik
  • Judy Soebroto — Rembulan dan Matahari
    • El Badrun — Donat Pahlawan Pandir
    • Ibnu Samsi — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Ramidi Rogodjampi — Ach Yang Benerrr...
    • Djufri Tannissan — Bayang-Bayang Kelabu
Penyunting Gambar Terbaik
  • Cassim Abbas — Perawan Desa
    • Cassim Abbas — Romantika Remaja
    • Mulyadi — Anna Maria
    • Supandi — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Suryo Susanto — Rembulan dan Matahari
    • B. Benny M.S. — Remaja Idaman
    • Janis Badar — Sepasang Merpati
Penata Suara Terbaik
  • Suparman Sidik — Kabut Sutra Ungu
    • Suparman Sidik — Di Ujung Malam
    • Suparman Sidik — Rembulan dan Matahari
    • Kuspandi — Anna Maria
    • Kuspandi — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • E. Sambas — Buah Terlarang
Penata Musik Terbaik
  • Sudharnoto — Kabut Sutra Ungu
    • Idris Sardi — Anna Maria
    • Embie C. Noer — Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
    • Frans Haryadi — Di Ujung Malam

Film multi-nominasi penghargaan

Nominasi Film Menang
11 Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa
9 Rembulan dan Matahari 3
7 Kabut Sutra Ungu 4
Anna Maria
6 Perawan Desa 4
3 Harmonikaku
2 Si Pincang
Buah Terlarang
Sepasang Merpati
Di Ujung Malam
Ach Yang Benerrr...

Referensi

  1. ↑ "YENNY RACHMAN TERIMA PIALA CITRA FFI 80". Antara Foto. 29 April 1980. Diakses tanggal 7 Desember 2024.
  2. ↑ "Benyamin Sueb Hadiri FFI 1980 di Semarang". Data Tempo. 29 April 1980. Diakses tanggal 7 Desember 2024.
  3. ↑ "Jenny Rachman, Pemain Utama Wanita Terbaik FFI' 80 * "Perawan Desa" Filem Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik Tak Terpilih". Kompas. 28 April 1980. hlm. 1.
  4. 1 2 3 Yudiawan, Deni (28 April 2017). "#KlipingPR Tak Ada Aktor Terbaik di FFI 1980". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 7 Desember 2024.
  5. ↑ Bintang, Ilham (23 November 2010). "Kisruh FFI dari Masa ke Masa". Antara. Diakses tanggal 7 Desember 2024.
  • l
  • b
  • s
Festival Film Indonesia
  • 1955
  • 1960
  • 1967
  • 1973
  • 1974
  • 1975
  • 1976
  • 1977
  • 1978
  • 1979
  • 1980
  • 1981
  • 1982
  • 1983
  • 1984
  • 1985
  • 1986
  • 1987
  • 1988
  • 1989
  • 1990
  • 1991
  • 1992
  • 2004
  • 2005
  • 2006
  • 2007
  • 2008
  • 2009
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
  • 2022
  • 2023
  • 2024
  • 2025
Category Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kontroversi
  2. Tidak ada pemenang Aktor Terbaik
  3. Film Dokumenter masuk kategori Film Terbaik
  4. Daftar pemenang dan nominasi
  5. Film multi-nominasi penghargaan
  6. Referensi

Artikel Terkait

Festival Film Indonesia

penghargaan tahunan bagi insan perfilman Indonesia

Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

film Indonesia tahun 2023 oleh Hanung Bramantyo

Imajinari

Rumah produksi film asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026