Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Festival Film Indonesia 1987

Festival Film Indonesia 1987 adalah Festival Film Indonesia yang ke-XVIII dan diadakan pada 8 Agustus 1987 di Balai Sidang Senayan, Jakarta.

penghargaan ke-18 Festival Film Indonesia
Diperbarui 23 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Festival Film Indonesia ke-18
Tanggal8 Agustus 1987[1]
TempatBalai Sidang Senayan, Jakarta[2]
Sorotan
Film TerbaikNagabonar
Penyutradaraan TerbaikSlamet Rahardjo
Kodrat
Aktor TerbaikDeddy Mizwar
Nagabonar
Aktris TerbaikWidyawati
Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
  • ← 1986
  • Festival Film Indonesia
  • 1988 →

Festival Film Indonesia 1987 adalah Festival Film Indonesia yang ke-XVIII dan diadakan pada 8 Agustus 1987 di Balai Sidang Senayan, Jakarta.[2]

Pada Festival Film Indonesia tahun ini, film Nagabonar garapan Eros Djarot dinobatkan menjadi Film Terbaik.[3] Film tersebut meraih delapan dari 14 Piala Citra yang diberikan. Menteri Penerangan Republik Indonesia, Harmoko menyerahkan Piala Citra untuk Film Terbaik.[1]

Dewan juri

Dewan juri pada Festival Film Indonesia tahun ini diketuai oleh Abdurrahman Wahid, Ketua Umum Dewan Kesenian Jakarta tahun 1982-1985 yang sudah tiga kali menjabat sebagai Ketua Dewan Juri FFI, setelah sebelumnya pada tahun 1985 dan 1986.[4] Sebagai sekretaris merangkap anggota dewan juri adalah Salim Said, akademisi dan praktisi perfilman.[5]

Sementara itu, komite seleksi Festival Film Indonesia tahun ini diketuai oleh Fritz G. Schadt, aktor dan sutradara. Sebagai sekretaris merangkap anggota komite seleksi adalah Mohamad Sadikin Natadipura, produser dan penulis cerita. Komite seleksi FFI 1987 terdiri dari ketua dan delapan anggota, di antara anggota-anggota tersebut yakni Chalid Arifin (penata artistik) dan Rima Melati (aktris).[2]

Film yang lolos seleksi

  • Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
  • Biarkan Bulan Itu
  • Cinta Cuma Sepenggal Dusta
  • Cintaku di Rumah Susun
  • Dibalik Dinding Kelabu
  • Kodrat
  • Menumpas Teroris
  • Naga Bonar
  • Penyesalan Seumur Hidup
  • Pesona Natalia
  • Secawan Anggur Kebimbangan
  • Tak Seindah Kasih Mama
  • Tinggal Sesaat Lagi
  • Tujuh Manusia Harimau

Daftar pemenang dan nominasi

Pemenang dituliskan dengan huruf tebal di urutan pertama. Nominasi diurutkan berdasarkan abjad.

Film Cerita Panjang Terbaik
  • Nagabonar
    • Kodrat
    • Biarkan Bulan Itu
    • Cintaku di Rumah Susun
    • Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
Sutradara Terbaik
  • Slamet Rahardjo — Kodrat
    • Nya Abbas Akup — Cintaku di Rumah Susun
    • Wim Umboh — Secawan Anggur Kebimbangan
    • Arifin C. Noer — Biarkan Bulan Itu
    • Sophan Sophiaan — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
Pemeran Utama Pria Terbaik
  • Deddy Mizwar — Nagabonar sebagai Nagabonar
    • El Manik — Biarkan Bulan Itu sebagai Dayan
    • Rano Karno — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat sebagai Nick
    • Slamet Rahardjo — Kodrat sebagai Kodrat
    • Cok Simbara — Penyesalan Seumur Hidup sebagai Aditya
Pemeran Utama Perempuan Terbaik
  • Widyawati — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat sebagai Arini
    • Zoraya Perucha — Secawan Anggur Kebimbangan sebagai Aline
    • Marissa Haque — Biarkan Bulan Itu sebagai Dewi
    • Ita Mustafa — Tinggal Sesaat Lagi sebagai Ria
    • Dewi Yull — Penyesalan Seumur Hidup sebagai Sumi
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
  • Darussalam — Kodrat sebagai Mustakim
    • Afrizal Anoda — Nagabonar sebagai Buyung
    • El Manik — 7 Manusia Harimau sebagai Lebai Karat
    • Remy Silado — Tinggal Sesaat Lagi sebagai Ayah Pance
    • Frans Haryadi — Tinggal Sesaat Lagi sebagai Kakek Ria
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik
  • Roldiah Matulessy — Nagabonar sebagai Ibu Nagabonar
    • Rima Melati — Biarkan Bulan Itu sebagai Anneke
    • Joice Erna — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat sebagai Ira
    • Tutie Kirana — Tinggal Sesaat Lagi sebagai Ibu Ria
Penulis Skenario Terbaik
  • Asrul Sani — Nagabonar
    • Nya Abbas Akup — Cintaku di Rumah Susun
    • Slamet Rahardjo — Kodrat
    • Arifin C. Noer — Biarkan Bulan Itu
    • Frank Rorimpandey — Penyesalan Seumur Hidup
Cerita Asli Terbaik
  • Asrul Sani — Nagabonar
    • Nya Abbas Akup — Cintaku di Rumah Susun
    • Slamet Rahardjo — Kodrat
    • Arifin C. Noer — Biarkan Bulan Itu
    • Abdullah Harahap — Penyesalan Seumur Hidup
Penata Sinematografi Terbaik
  • M. Soleh Ruslani — Kodrat
    • Adrian Susanto — Biarkan Bulan Itu
    • Harry Simon — Secawan Anggur Kebimbangan
    • Harry Simon — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
    • F.E.S. Tarigan — Cintaku di Rumah Susun
Penata Artistik Terbaik
  • A. Affandi S.M — Cintaku di Rumah Susun
    • Hendro Tangkilisan — Biarkan Bulan Itu
    • M.S. Bakti Saleh — Kodrat
    • Radjul Kahfi — Nagabonar
    • El Badrun — Menumpas Teroris
Penyunting Gambar Terbaik
  • Emille Callebaut — Secawan Anggur Kebimbangan
    • Norman Benny — Biarkan Bulan Itu
    • Karsono Hadi — Kodrat
    • S.K. Syamsuri — Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat
Penata Suara Terbaik
  • Hadi Artomo — Nagabonar
    • Zakaria Rasyid — Biarkan Bulan Itu
    • Ibnu Hassan — Tinggal Sesaat Lagi
    • Ibnu Hassan — Penyesalan Seumur Hidup
    • Hartanto — Cintaku di Rumah Susun
Penata Musik Terbaik
  • Franki Raden — Nagabonar
    • Billy J. Budiardjo — Biarkan Bulan Itu
    • Embie C. Noer — Secawan Anggur Kebimbangan
    • Idris Sardi — Penyesalan Seumur Hidup

Film multi-nominasi penghargaan

Nominasi Film Menang
11 Biarkan Bulan Itu
9 Nagabonar 7
Kodrat 3
7 Cintaku di Rumah Susun 1
Arini, Masih Ada Kereta yang Akan Lewat 1
6 Penyesalan Seumur Hidup
5 Tinggal Sesaat Lagi
Secawan Anggur Kebimbangan 1

Referensi

  1. 1 2 Setia, Putu (15 Agustus 1987). "Dari Tarzan sampai Deddy Mizwar". Tempo.co. Diakses tanggal 11 Desember 2024.
  2. 1 2 3 "Tak Lolos, Mau Apa Lagi ?". Tempo.co. 25 Juli 1987. Diakses tanggal 11 Desember 2024.
  3. ↑ "Nagabonar' Film Terbaik * Raih 7 Piala Citra FFI 87". Kompas. 9 Agustus 1987. hlm. 1.
  4. ↑ "Pengalamannya Selaku Juri FFI". Tempo.co. 15 Agustus 1987. Diakses tanggal 11 Desember 2024.
  5. ↑ "Abdurrahman Wahid dan Salim Said". Data Tempo. 25 Juli 1987. Diakses tanggal 11 Desember 2024.
  • l
  • b
  • s
Festival Film Indonesia
  • 1955
  • 1960
  • 1967
  • 1973
  • 1974
  • 1975
  • 1976
  • 1977
  • 1978
  • 1979
  • 1980
  • 1981
  • 1982
  • 1983
  • 1984
  • 1985
  • 1986
  • 1987
  • 1988
  • 1989
  • 1990
  • 1991
  • 1992
  • 2004
  • 2005
  • 2006
  • 2007
  • 2008
  • 2009
  • 2010
  • 2011
  • 2012
  • 2013
  • 2014
  • 2015
  • 2016
  • 2017
  • 2018
  • 2019
  • 2020
  • 2021
  • 2022
  • 2023
  • 2024
  • 2025
Category Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Dewan juri
  2. Film yang lolos seleksi
  3. Daftar pemenang dan nominasi
  4. Film multi-nominasi penghargaan
  5. Referensi

Artikel Terkait

Festival Film Indonesia

penghargaan tahunan bagi insan perfilman Indonesia

Jumbo (film 2025)

film Indonesia tahun 2025 oleh Ryan Adriandhy

Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

film Indonesia tahun 2023 oleh Hanung Bramantyo

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026